Connect with us

Metro

Forkopimko Jakarta Selatan Gelar Rakor Menyambut Natal dan Tahun Baru 2021

Published

on

Kodam Jaya, Jaksel – Forkopimko Jakarta Selatan hari ini Senin 21 Desember 2020 menggelar Rapat Koordinasi Lintas Sektoral dalam rangka menyambut Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, di Ruang rapat lantai dua Kantor Walikota Jakarta Selatan.

Kegiatan ini dihadiri Oleh Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana. S.IP., Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali, Lc., M.Ag., Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto dan para Camat Sejakarta Selatan serta perwakilan para Sudin.

Dandim 0504/Jakarta Selatan Kolonel Inf Ucu Yustiana memberikan apresiasi atas terselenggaranya Rakor Lintas Sektoral ini, Menurutnya kegiatan rapat ini digelar untuk mensinergikan menyamakan persepsi antar unsur Tiga Pilar menjelang akhir tahun baik dalam rangka menjaga kamtibmas maupun upaya pengendalian penyebaran virus covid – 19 menjelang perayaan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Rakor lintas sektoral ini bentuk sinergitas seluruh lapisan dalam rangka pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang perayaan Hari Natal 2020 dan Tahun Baru 2021, serta yang tidak kalah pentingnya adalah membahas tentang upaya pengendalian penularan virus covid – 19”, kata Kolonel Inf Ucu Yustiana.

“Pada intinya kami akan mendukung segala upaya dalam pengamanan lingkungan dan upaya pendisiplinan warga masyarakat akan aturan protokol kesehatan untuk memutus mata rantai penularan virus covid – 19”, tambahnya.

Sementara itu Walikota Jakarta Selatan Marullah Matali mengungkapkan dalam pelaksanaan pengendalian kegiatan masyarakat dalam upaya pencegahan covid – 19 di masa libur hari raya natal 2020 dan tahun baru 2021 berpacu pada Instruksi Gubernur DKI Nomor 64 thn 2020 dan Seruan Gubernur DKI Jakarta No 17 thn 2020

“Upaya pencegahan covid – 19 di masa libur hari raya natal 2020 dan tahun baru 2021 sudah di atur dengan di keluarkannya Instruksi Gubernur DKI Nomor 64 thn 2020 dan Seruan Gubernur DKI Jakarta No 17 thn 2020 yang diberlakukan dari tanggal 18 Desember 2020 sampai dengan 8 Januari 2021”, ungkap Walikota Jakarta Selatan.

“Di dalamnya sudah dimuat tentang himbauan agar masyarakat tetap tinggal di dalam rumah dan mengurangi kegiatan diluar kecuali untuk keperluan mendesak tetapi tetap menerapkan protokol kesehatan memakai masker, menjaga jarak dan tidak menghadiri atau membuat kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan”, ujarnya.

“Untuk perkantoran sudah diatur Batasan jam operasional paling lama pukul 19.00 WIB dan menerapkan kapasitas jumlah orang paling bayak 50% dari kapasitas yang ada, serta untuk pelaku usaha pusat pembelanjaan dan tempat wisata jam operasional paling lama pukul 21.00 WIB dengan jumlah pengunjung paling banyak 50%. Khusus tanggal 24, 27 Desember 2020 dan 31Desember 2020 sampai dengan 3 Januari 2021 pelaku usaha agar menerapkan Batasan waktu sampai dengan pukul 19.00 WIB”, jelas Marullah Matali

“Khusus menyambut tahun baru diwilayah Jakarta Selatan tidak ada perayaan, taman – taman kota dan tempat wisata serta tempat – tempat yang dapat mengundang kerumunan akan kami tutup untuk sementara”, lanjutnya.

senada dengan Walikota dan Komandan Kodim 0504/JS Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto menambahkan, pihaknya terus mendukung upaya pengamanan dalam mewujudkan situasi kondusif menjelang perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021 di lingkungan Kota Administrasi Jakarta Selatan.

“Guna mewujudkan Kamtibmas yang kondusif menjelang maupun dalam hari perayaan Natal dan Tahun Baru kami siap memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat serta kami akan mendukung segala upaya dalam rangka pencegahan covid – 19”, pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Taruna Bakti University Buka Akses Beasiswa Bagi Generasi Muda Banjar

Published

on

By

JAKARTA – Rektor Frado Sibarani menginisiasi pembukaan bus promosi kampus Taruna Bakti University sebagai upaya membangun hubungan dan kolaborasi dengan komunitas masyarakat Banjar di wilayah Jabodetabek, di Balai Pertemuan Majapahit,Minggu (10/05/2026)

Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi

kampus dalam memperkenalkan program pendidikan unggulan sekaligus membuka akses beasiswa bagi generasi muda berprestasi dari berbagai daerah.

Dalam sambutannya, Dr. Frado Sibarani mengapresiasi panitia dan tokoh masyarakat Banjar yang telah memberikan ruang bagi Taruna Bakti University untuk lebih dekat dengan masyarakat.

“Kami membuka peluang beasiswa bagi anak-anak pintar, atlet berprestasi, hingga pemain sepak bola profesional untuk dapat melanjutkan pendidikan di Taruna Bakti University. Tahun lalu, kami telah memberikan beasiswa kepada sekitar 150 mahasiswa,” ujar Frado.

Sebagai kampus yang terus berkembang di bidang teknologi dan industri kreatif, Taruna Bakti University kini menghadirkan sejumlah program studi baru berbasis sains dan teknologi, seperti Informatika, Data Science, dan Rekayasa Logistik.

Program-program tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan industri masa depan, khususnya pada bidang kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dan keamanan siber yang saat ini berkembang pesat.

Frado yang memiliki pengalaman lebih dari 15 tahun bekerja di Singapura dalam bidang teknologi informasi dan keamanan server menegaskan bahwa pengembangan sumber daya manusia Indonesia di sektor AI dan cyber security menjadi salah satu fokus utama kampus yang dipimpinnya.

“Saya ingin generasi muda Indonesia memiliki kemampuan dan daya saing global dalam bidang AI dan cyber security. Taruna Bakti University hadir untuk menjadi bagian dari pengembangan talenta digital Indonesia,” katanya.

Ia juga berharap ke depan dapat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam bidang pendidikan dan pengembangan keamanan siber.
Menurutnya, potensi generasi muda Banjar sangat besar dan perlu mendapatkan akses pendidikan tinggi yang berkualitas.

“Saya berharap suatu saat dapat berkunjung ke Kalimantan Selatan untuk membangun kerja sama di bidang pendidikan dan cyber security, sekaligus mengundang putra-putri Banjar untuk berkuliah di Taruna Bakti University,” tambahnya.

Taruna Bakti University yang berlokasi di Jalan RE Martadinata terus memperkuat posisinya sebagai kampus berbasis teknologi dan inovasi.

Selain aktif mendorong pengembangan talenta digital, Frado juga mengantongi sejumlah sertifikasi internasional di bidang teknologi informasi dan keamanan siber, di antaranya Certified Artificial Intelligence, Certified in Cyber Security, Certified Ethical Hacker (CEH), Computer Hacking Forensic Investigator (CHFI), hingga Certified Chief Information Security Officer (CCISO).

Melalui pendekatan langsung kepada komunitas masyarakat Banjar di Jabodetabek, Taruna Bakti University berharap dapat memperluas akses pendidikan tinggi sekaligus mencetak generasi muda Indonesia yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi tantangan era digital

Continue Reading

Metro

Gerakan Sadar Budaya Ajak Masyarakat Jaga Budaya Betawi Tetap Inklusif

Published

on

By

Jakarta — Momentum Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan dan Rapat Kerja (Raker) III Dewan Adat Bamus Betawi dimanfaatkan sebagai ajang mempererat persatuan sekaligus membangun kesadaran kolektif untuk menjaga budaya Betawi agar tetap inklusif dan tidak terkotak-kotak oleh kepentingan politik praktis.

Ketua Umum Gerakan Sadar Budaya, Raden Panca Nur, mengajak seluruh elemen masyarakat Betawi, mulai dari pelaku budaya, pemangku adat, pemerhati budaya, hingga generasi muda, untuk bersama-sama mengembalikan budaya kepada nilai luhur dan fitrahnya.

“Budaya Betawi harus kembali menjadi ruang yang inklusif dan dapat dinikmati semua kalangan. Jangan sampai budaya hanya menjadi alat kooptasi atau komoditas kepentingan tertentu,” ujar Raden Panca Nur dalam kegiatan Halal Bihalal Silaturahmi Kebangsaan dan Raker III Dewan Adat Bamus Betawi, Sabtu (10/5/2026).

Menurutnya, kondisi ekosistem budaya saat ini mulai mengalami kerusakan akibat terlalu sering dicampuradukkan dengan kepentingan politik praktis. Hal tersebut, kata dia, membuat budaya kehilangan esensi sebagai perekat sosial masyarakat.

Ia menegaskan bahwa Gerakan Sadar Budaya hadir untuk membangun kesadaran bersama agar budaya Betawi tetap terjaga sebagai identitas masyarakat Jakarta yang terbuka, arif, dan penuh nilai kebersamaan.

“Kalau budaya terus dibawa ke politik praktis, akhirnya muncul sekat-sekat di tengah masyarakat. Orang jadi malas hadir dalam kegiatan budaya karena merasa ada kepentingan tertentu. Padahal budaya seharusnya menjadi ruang pemersatu,” katanya.

Raden Panca Nur juga menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keberlangsungan budaya Betawi di tengah perkembangan Jakarta sebagai kota metropolitan. Menurutnya, tantangan besar ke depan adalah membangun ekosistem budaya yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

Selain itu, ia berharap para tokoh, ketua adat, serta pemerhati budaya Betawi semakin sadar akan pentingnya menjaga marwah budaya dan melahirkan pemimpin-pemimpin baru yang memiliki kepedulian terhadap pelestarian budaya Betawi.

“Kita ingin budaya Betawi ke depan lebih baik, lebih terbuka, dan benar-benar kembali kepada nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Dewan Adat Bamus Betawi Gelar Halal Bihalal, Silaturahmi Kebangsaan dan Raker III Tahun 2026

Published

on

By

JAKARTA — Dewan Adat Badan Musyawarah (Bamus) Betawi menggelar acara Halal Bihalal, Silaturahmi Kebangsaan serta Rapat Kerja (Raker) III Tahun 2026 sebagai momentum mempererat persatuan, menjaga nilai budaya Betawi, dan memperkuat sinergi kebangsaan di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung dengan penuh keakraban tersebut dihadiri jajaran pengurus Dewan Adat Bamus Betawi, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda Betawi, serta sejumlah undangan dari berbagai elemen organisasi kemasyarakatan dan pemerintahan, di Gedung Vokasi kementrian tenaga kerja.Minggu (10/5/2026)

Dalam sambutannya, M.R. Eki Pitung Ketua Dewan Adat Bamus Betawi menyampaikan bahwa Halal Bihalal bukan hanya menjadi tradisi tahunan pasca Hari Raya Idulfitri, tetapi juga menjadi wadah memperkuat ukhuwah, persaudaraan, serta semangat menjaga persatuan bangsa.

Raker tahun ini memiliki arti penting karena Jakarta akan memasuki usia lima abad pada tahun 2027 mendatang. Menurutnya, masyarakat Betawi sebagai penduduk asli Jakarta harus tetap menjadi bagian penting dalam perkembangan ibu kota tanpa kehilangan identitas budayanya.

“Betawi bukan hanya bagian dari sejarah Jakarta, tetapi juga bagian dari identitas bangsa Indonesia. Karena itu budaya, tradisi, adat istiadat, hingga karakter masyarakat Betawi harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi muda,” ujar Eki Pitung.

“Melalui momentum Halal Bihalal dan Silaturahmi Kebangsaan ini, kami ingin mempererat hubungan antarsesama, memperkuat persatuan, dan menjaga nilai-nilai budaya Betawi sebagai bagian dari kekayaan bangsa Indonesia,” ujarnya.

Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan Rapat Kerja III Tahun 2026 yang membahas berbagai program strategis organisasi ke depan, mulai dari pelestarian budaya Betawi, pemberdayaan generasi muda, hingga penguatan peran masyarakat adat dalam pembangunan nasional.

Dalam forum rapat kerja tersebut, para peserta turut memberikan berbagai masukan dan gagasan untuk meningkatkan kontribusi Dewan Adat Bamus Betawi dalam menjaga kebudayaan lokal agar tetap eksis di tengah perkembangan zaman.

Suasana acara berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari pembacaan doa, sambutan tokoh adat, diskusi organisasi, hingga ramah tamah bersama.

Dewan Adat Bamus Betawi berharap kegiatan ini dapat menjadi sarana memperkuat solidaritas masyarakat Betawi sekaligus memperkokoh semangat kebangsaan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Budaya Betawi harus terus dilestarikan dan diwariskan kepada generasi muda. Dengan kebersamaan dan persatuan, kita dapat menjaga identitas budaya sekaligus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” tutupnya.

Continue Reading

Trending