Connect with us

TNI / Polri

Dislitbangad Gelar Uji Coba Prototipe Alat Tes Garjas B3 (Lungers) Sistem Elektronik

Published

on

JAKARTA, – Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Dislitbangad) menggelar uji coba Prototipe alat tes kesegaran jasmani B3 (Lungers) sistem elektronik hasil Penelitian dan Pengembangan Pertahanan (Litbanghan) Dinas Jasmani TNI AD (Disjasad), bertempat di Laboratorium Dislitbangad, Batujajar, Bandung, Jawa Barat, Jumat (25/6/2021).

Kolonel Arm Ayi Supriatna, S.I.P, M.M., selaku Pengendali dan Pengawas Kegiatan (Dalwasgiat) mengatakan bahwa pelaksanaan uji coba prototipe tersebut dalam rangka menyikapi perkembangan teknologi Informatika dan elektronika saat ini.

Dengan memanfaatkan sistem digital yang mampu mengintegrasikan sistem kamera yang menghasilkan video gambar untuk diterapkan pada aplikasi sistem tes atau pengujian pada item kesegaran jasmani antara lain Garjas B3 (Lungers).

“Apabila memungkinkan satu peralatan dapat diintegrasikan pada seluruh alat pengujian Garjas, yang telah dibuat sebagai satu kesatuan sistem alat pengukuran atau tes kesegaran jasmani secara menyeluruh,” ujarnya.

Selama pelaksanaan proses pengujian, tetap mempedomani Syarat-Syarat Tipe (SST) guna mendapatkan materiel yang berkualitas. Sehingga prototipe alat tes kesegaran jasmani B3 (Lunges) Sistem Elektronik hasil Litbanghan ini, harus memenuhi persyaratan umum yang meliputi syarat (Kaidah) Ilpengtek.

Aspek yang harus dipertimbangkan dalam persyaratan umum adalah aspek ekonomi, tingkat teknologi yang digunakan, kemampuan dukungan industri dalam negeri dan kemampuan dukungan logistik Nasional.

Menurutnya, persyaratan ini bersifat kualitatif, namun demikian penilaiannya dalam bentuk angka (kuantitatif) yang telah ditentukan batas-batasnya secara jelas dan harus dijadikan salah satu dasar pertimbangan dalam menganalisa hasil uji coba prototipe alat tes kesegaran jasmani B3 (Lunges) Sistem Elektronik ini.

Harapannya, prototipe tersebut dapat memenuhi beberapa Aspek yang menjadi persyaratan umum, yaitu pertama memiliki usia pakai yang relatif lama. Maksudnya prototipe alat tes kesegaran jasmani B3 (Lunges) Sistem Elektronik ini merupakan alat bantu pelaksanaan Tes Kesegaran Jasmani Lungers agar diperoleh hasil tes yang valid, reliabel dan objektif sehingga kebutuhan operasional di lapangan dapat berjalan dengan baik dan tidak mengalami hambatan.

Oleh karena itu, materiel yang digunakan harus memiliki kualitas yang cukup baik sehingga dari aspek operasinya peralatan ini memiliki life time (usia pakai) yang cukup lama.

Kedua, mampu untuk mengukur kekuatan dan daya tahan otot tungkai atas maupun tungkai bawah sesuai dengan prosedur baku tentang ketentuan penilaian Gerakan Lunges (Garjas “B3”) secara real time. Dan yang ketiga, harus memiliki nilai ekonomi yang tinggi baik pada saat pengadaan dan penggunaan.

Berkaitan dengan hal tersebut, maka materi yang diujikan mulai dari aspek konstruksi dan perlangkapan, materi uji aspek kemampuan, materi uji aspek kelancaran kerja serta materi uji aspek insani.

Kegiatan uji coba dihadiri Paban III/Litbangasro Srenaad dan Paban IV/Binsisops Sopsad, Sesdislitangad, Kasubdisjianbang Disjasad, Kabag Jianinsanmat Subdisjianbang, Kasi Materiel Baginsanmat Subdisjianbang, perwira Dislaikad dan para pejabat terkait lainnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Menhub: Manfaatkan WFA dan Diskon Tarif Tol untuk Urai Kepadatan Arus Balik

Published

on

By

Bekasi – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengimbau masyarakat untuk menghindari penumpukan arus balik pada 28 dan 29 Maret 2026 dengan memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) serta diskon tarif tol. Imbauan itu disampaikan usai peninjauan arus balik bersama lintas kementerian dan stakeholder di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center, Jati Asih, Kota Bekasi, Rabu (25/3/2026). Dudy Purwagandhi merupakan Menteri Perhubungan saat ini, dan pada hari yang sama Kemenhub juga menegaskan pentingnya kewaspadaan menghadapi arus balik.

Dalam keterangannya, Menhub menyampaikan bahwa pergerakan angkutan umum selama masa Lebaran menunjukkan tren kenaikan. Pergerakan angkutan umum pada periode H-8 sampai H-3 tercatat meningkat, begitu pula dengan keberangkatan penumpang yang disebut masih bersifat dinamis hingga akhir masa pemantauan pada 29 Maret.

Menhub mengatakan, pemerintah terus mengantisipasi potensi kepadatan pada puncak arus balik yang masih mungkin terjadi dalam beberapa hari ke depan. Karena itu, masyarakat diharapkan dapat mengatur waktu perjalanan lebih awal agar distribusi kendaraan tidak menumpuk pada hari-hari terakhir masa libur.

“Kami mengharapkan masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan WFA maupun diskon tarif tol yang diberlakukan pada tanggal 26 dan 27 Maret, sehingga kepadatan yang diperkirakan terjadi pada tanggal 28 dan 29 Maret dapat dikurangi,” ujarnya.

Selain itu, Menhub juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang dinilai cukup disiplin mengikuti arahan petugas di lapangan. Menurutnya, kepatuhan pengguna jalan turut berkontribusi pada penurunan angka kecelakaan dan fatalitas selama masa angkutan Lebaran.

Ia pun mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran 2026, mulai dari TNI, Polri, BUMN, operator transportasi, hingga seluruh petugas lapangan yang terus bekerja menjaga keselamatan, keamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Menko PMK: Arus Mudik Lancar, Pemerintah Imbau Masyarakat Tak Menumpuk Saat Arus Balik

Published

on

By

Bekasi – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa pelaksanaan arus mudik Lebaran Idulfitri 1447 H/2026 M sejauh ini berjalan dengan baik dan lancar. Hal itu disampaikannya usai peninjauan arus balik di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center, Jati Asih, Kota Bekasi, Rabu (25/3/2026). Pratikno saat ini menjabat sebagai Menko PMK.

Dalam keterangannya, Pratikno menyebut volume kendaraan selama periode H-12 hingga H-3 tercatat cukup tinggi. Meski demikian, arus mudik tetap dapat dikendalikan dengan baik berkat sinergi lintas sektor dan kesiapan para petugas di lapangan.

Ia juga menyampaikan bahwa berdasarkan paparan yang diterimanya, terjadi kenaikan pada sejumlah indikator pergerakan masyarakat, baik di jalan tol maupun pada sektor penyeberangan. Namun di tengah kenaikan itu, pelaksanaan arus mudik tetap berjalan tertib dan lancar, bahkan angka kecelakaan lalu lintas dilaporkan mengalami penurunan sekitar 16 persen.

Menurut Pratikno, kelancaran arus mudik tahun ini patut disyukuri. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kementerian Perhubungan, Polri, Jasa Marga, aparat pemerintah, BUMN, hingga perusahaan angkutan yang telah bekerja keras selama masa Lebaran.

“Keberhasilan ini tidak hanya karena langkah antisipatif, tetapi juga karena respons cepat yang berbasis data riil. Teknologi monitoring yang ketat membuat setiap perkembangan di lapangan dapat segera direspons,” ujarnya.

Menko PMK juga mengingatkan bahwa arus balik sudah mulai berlangsung dan diperkirakan masih akan meningkat. Karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak menumpuk perjalanan pada tanggal 28 dan 29 Maret, serta mulai memanfaatkan waktu kembali lebih awal agar kepadatan dapat terurai

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Tinjau Arus Balik Lebaran di Jati Asih Pastikan Perjalanan Masyarakat Aman dan Nyaman

Published

on

By

Bekasi – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo meninjau arus balik Lebaran Idul Fitri 1447 H/2026 M. di Kantor Jasa Marga Toll Road Command Center, Jati Asih, Kota Bekasi, Rabu (25/3/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memantau langsung volume kendaraan, pola pergerakan arus lalu lintas, serta kesiapan personel dalam mengantisipasi kepadatan di masa arus balik. Dari pusat kendali itu, jajaran Polri juga memonitor titik-titik rawan kepadatan dan menyiapkan langkah cepat agar perjalanan masyarakat tetap aman dan lancar.

Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengatakan seluruh jajaran diminta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama arus balik Lebaran. Menurutnya, kehadiran personel di lapangan harus benar-benar dirasakan, baik dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas maupun saat memberikan bantuan kepada pemudik yang membutuhkan.

“Kami ingin memastikan seluruh jajaran memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dalam pelaksanaan arus balik Lebaran. Kehadiran personel di lapangan harus benar-benar dirasakan, baik dalam menjaga kelancaran arus lalu lintas maupun dalam memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan selama perjalanan,” ujarnya.

Selain itu, Kapolri juga mengimbau kepada masyarakat yang melaksanakan perjalanan arus balik agar tetap mematuhi aturan lalu lintas, menjaga kondisi fisik, serta memanfaatkan rest area secara bijak untuk beristirahat. Ia menegaskan pentingnya keselamatan sebagai prioritas utama, sehingga perjalanan dapat berlangsung lancar, aman, dan nyaman hingga tiba di tujuan.

Continue Reading

Trending