Connect with us

TNI / Polri

Perkuat Literasi Digital, Pussansiad Gelar KKS TNI AD 2021

Published

on

JAKARTA, – Untuk kedua kalinya, Pusat Sandi dan Siber Angkatan Darat (Pussansiad) kembali menggelar Kompetisi Komunitas Siber (KKS) TNI AD yang diikuti kalangan pelajar, mahasiswa, dan TNI.

Seperti tahun sebelumnya, KKS TNI-AD TA. 2021 ini diharapkan menjadi wadah untuk meningkatkan kemampuan keamanan siber para peserta, serta dapat terjalin silaturahmi antara Pussansiad dengan talenta-talenta keamanan siber, baik dari lingkungan TNI, pelajar maupun Mahasiswa, sesuai dengan tema Kompetisi Komunitas Siber tahun ini yaitu “Kompetisi Komunitas Siber TNI AD Tahun 2021 Guna Memperkuat Literasi Digital Dalam Menghadapi Era Transformasi Digital”.

Dalam penyelenggaraan KKS TNI AD Tahun 2021 ini digelar dengan metoda yang berbeda dari tahun sebelumnya, yaitu secara daring (Online) dan secara offline. Final KKS 2021 ini dilaksanakan secara daring dari Hotel Novotel Mangga Dua Square, Selasa (28/9/2021) dan disiarkan secara langsung melalui saluran Media Sosial Pussansiad.

Asisten Teritorial (Aster) Kasad, Mayjen TNI Nurchahyanto, M.Sc., dalam sambutan Final KKS TNI AD 2021 mengatakan, melihat perkembangan teknologi yang semakin pesat dan cepat pada era revolusi Industri 4.0, hal ini berdampak positif pada tingginya minat dan ketertarikan generasi muda pada bidang IT, sehingga TNI AD mewadahinya dalam Kompetisi Siber sebagai bentuk implementasi pembangunan dan penguatan komunitas dalam perwujudan bela negera pada era milenial.

“Salah satu ancaman tersebar bangsa saat ini adalah ancaman disintegrasi bangsa, yang disebabkan maraknya penyalahgunaan digital dengan dilakukannya penyebaran berita hoaks dan ujaran kebencian, diharapkan dengan Kompetisi Komunitas Siber ini, para komunitas dapat berkontribusi positif dengan ikut berpartisipasi aktif dalam mewujudkan situasi kondusif serta menjadi pioner di dunia maya dalam mengawal persatuan dan kesatuan bangsa, “ ujar Aster Kasad.

Di sela-sela Final KKS TNI AD 2021 ini juga digelar Webinar secara online. Kompetisi Komunitas Siber TNI Angkatan Darat (KKS TNI-AD) adalah ajang yang diselenggarakan oleh Pussansiad yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi generasi muda, untuk menguji kemampuan dalam bidang keamanan siber.

Sementara itu, Wakil Komandan Pussansiad Kolonel Arm Wawan Hermawan, S.I.P., menyampaikan, kompetisi ini bersifat online maupun offline, dengan peserta diminta untuk menyelesaikan dan menjawab beberapa jenis soal dan skenario. Beberapa soal dan skenario yang diadakan berbasis pada Open-Source Intelligence (OSINT), Digital Forensic, Cryptography, Reverse engineering and Binary Exploitation, Web Vulnerability, Attack and Defence.

“Kami berharap, dari para peserta KKS TNI AD ini ada yang berminat untuk menjadi prajurit TNI, untuk kalangan Mahasiswa dapat melalui jalur Sepa PK TNI dan untuk pelajar SMA/SMK melalui jalur penerimaan Bintara PK Reguler atau Bintara Talenta, “ ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, Kompetisi ini bertujuan untuk menjangkau seluas-luasnya talenta-talenta pada bidang keamanan siber. Pada tahun 2021 ini, penyelenggaraan KKS TNI-AD masih diselenggarakan saat kondisi pandemi Covid-19 masih belum mereda. Oleh karena itu, babak kualifikasi dan final diadakan secara full online. Sementara kompetisi untuk babak final akan diselenggarakan dengan peserta dibatasi masing-masing hanya 5 tim pada kategori TNI dan Mahasiswa.

Keluar sebagai pemenang pada KKS TNI AD 2021 ini untuk kategori Pelajar SMA/SMK Juara I dari Tim Mendung Junior dari SMK Negeri 7 Makassar, Juara II Tim Pacarmu Bahagiaku Mas dari SMK Negeri 3 Batu dan Juara III Tim Panitia dari SMKN 1 Batam. Sedangkan untuk Kategori Mahasiswa, Juara I Tim Super Blackteam dari Institut Pertanian Bogor, Juara II Tim Ini Aja Nama Timnya dari Telkom University dan Juara III Tim Panitia dari Telkom University. Untuk Kategori TNI Juara I Batasena Army dari Dam XII/Tpr Juara II Tim Charlie Kopassus dari Kopassus dan Juara III Tim Kenzie Cyber dari Pusintelad.

Masing-masing pemenang mendapat hadiah uang pembinaan dari penyelenggara (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Lantik 993 Bintara Remaja di SPN Lido

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melantik 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pelantikan digelar dalam Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026).

Sebanyak 993 siswa tersebut resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan pembentukan. Pelantikan ini menjadi awal tugas mereka sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang seorang Bhayangkara muda untuk mengabdi di institusi Polri,” ujarnya.

Komjen Pol Asep Edi Suheri berpesan agar para bintara remaja menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan setiap anggota Polri harus menjaga sikap agar tidak mencederai hati masyarakat maupun nama baik institusi.

Kapolda juga menekankan pentingnya keimanan dan ketakwaan, kepatuhan terhadap Tribrata, Catur Prasetya, serta kode etik profesi Polri. Para bintara remaja diminta menjaga integritas, menghindari pelanggaran, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Menurutnya, bintara remaja merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas Polri karena akan banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu bekerja disiplin, loyal, berintegritas, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Ingatlah bahwa Tribrata mengajarkan kita untuk menjadi polisi yang baik. Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, namun polisi yang baik sudah tentu akan profesional,” katanya.

Selain menekankan pengabdian yang humanis, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan. Para bintara remaja diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar Brimob, agar siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara terukur dan profesional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para bintara remaja untuk memasuki dunia pengabdian sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan hadir sebagai sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang humanis.

Continue Reading

TNI / Polri

Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Published

on

By

Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku hingga 31 Agustus, Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Layanan Samsat

Published

on

By

Jakarta — Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor yang diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, program pemutihan pajak kendaraan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kepemilikan kendaraan.

“Program pemutihan ini berlaku selama tiga bulan. Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Kombes Komarudin.

Kombes Komarudin menjelaskan, masyarakat dapat mendatangi kantor-kantor Samsat di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mendapatkan layanan pembayaran pajak kendaraan. Pihaknya telah menyiapkan personel, sarana prasarana, serta pengaturan alur pelayanan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah wajib pajak selama program berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan personel di lapangan, termasuk sarana dan prasarana pelayanan di Samsat, agar masyarakat yang datang dapat terlayani dengan baik. Kami ingin memastikan proses pelayanan berjalan tertib, lancar, nyaman, dan tidak menyulitkan masyarakat,” katanya.

Kombes Komarudin juga mengimbau masyarakat agar mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya melalui layanan resmi Samsat. Petugas, kata dia, akan membantu memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat datang langsung ke Samsat dan mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya. Pelayanan dibuka setiap hari kerja, Senin hingga Sabtu, kecuali hari libur nasional atau tanggal merah,” ujarnya.

Kombes Komarudin berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, tidak hanya untuk menyelesaikan kewajiban pajak, tetapi juga memperbaiki data kepemilikan kendaraan.

“Silakan manfaatkan program ini sampai 31 Agustus 2026. Ini kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kendaraan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending