JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar aksi pembentangan bendera merah putih raksasa berukuran 30×50 cm. Aksi dilakukan di depan Museum Sumpah Pemuda, di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Kamis (28/10/2021).
“Momentun Sumpah Pemuda ke 93 tahun yang bertema ‘Merajut Kembali Merah Putih Yang Terkoyak’ ini diharapkan dapat menyatukan kembali rakyat Indonesia yang sudah terpecah belah. Dimana, seluruh pemuda pemudi Indonesia dapat berikrar sesuai dengan ikrar pendahulu bangsa, untuk meraih kejayaan,” Presiden FSPPB Arie Gumilar ujarnya.
ketika bangsa ini tidak baik-baik saja, saatnya seluruh elemen anak bangsa berikrar kembali menyatakan bahwa seluruh pemuda pemudi, putra putri Indonesia bertumpah darah satu tanah air Indonesia. Berbangsa satu bangsa Indonesia. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.
Ini adalah momentum kita kembali meraih kejayaan. Yang bisa mengantarkan negeri ini menjadi Indonesia emas adalah persatuan dan kesatuan bangsa.
Presiden FSPPB Arie Gumilar juga mengajak seluruh elemen bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk turut membacakan ikrar yang sama, di hari Peringatan Sumpah Pemuda ini.
“Berikrar pada diri sendiri, berikrar pada kelompok, dan berikrar pada negara. Serta berikrar pada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa kita akan mampu dengan persatuan dan kesatuan bangsa inshaAllah bangsa kita akan menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang hebat, bangsa yang maju. Dan Indonesia akan meraih kejayaan,” ujarnya.
Kepala Bidang Media FSPPB Marcellus Hakeng Jaya wibawa menegaskan bahwa aksi yang diikuti sekitar 150 massa yang tergabung dalam FSPPB dan masyarakat sepak bola Indonesia ini, tidak berniat mengganggu jalannya arus lalu lintas di lokasi.
“Kegiatan yang spontanitas dilakukan itu merupakan inisiasi agar seluruh elemen bangsa bisa bersatu dan melupakan sejenak polemik negara dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93,” ungkapnya.