Connect with us

TNI / Polri

Kadislitbangad Buka Sosialisasi Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP)

Published

on

Jakarta, – Kepala Dinas Penelitian dan Pengembangan TNI AD (Kadislitbangad) Brigjen TNI Terry Tresna Purnama, S.I.Kom., M.M., membuka kegiatan Sosialiasi Undang – Undang (UU) Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP), bertempat di ruang Satiti Madislitbangad, Matraman, Jakarta, Selasa (22/3/2022).

Dalam keterangan tertulis Dislitbangad, Kadislitbangad menyampaikan bahwa regulasi di Indonesia berubah sesuai dinamika perkembangan kehidupan bangsa dan negara Indonesia. Terkait regulasi tentang pajak, paparnya telah terbit Undang-Undang (UU) HPP yang telah disetujui dan menjadi UU Nomor 7 tahun 2021 ada 9 Bab. Bentuknya omnibus karena merevisi beberapa elemen yaitu mengenai Ketentuan Umumnya, UU Pajak Penghasilan, UU Pajak Pertambahan Nilai, UU Cukai, dan Pajak Karbon.

Undang Undang RI nomor 7 tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan ini ujarnya, harus dipahami khususnya di Dislitbangad dan harus terapkan dalam penyelenggaraan Program Kerja dan Anggaran tahun 2022 yang sedang berjalan.

Tujuan dari Sosialisasi Harmonisasi Peraturan Perpajakan tersebut, kata Kadislitbangad yaitu untuk meningkatkan pemahaman tentang peraturan perpajakan sebagai administrasi pertanggungjawaban keuangan yang benar dan tepat sesuai dengan peraturan dan ketentuan yang berlaku dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran.

Ia pun berharap hasil pelaksanaan kegiatan sosialisasi ini hendaknya dijadikan sebagai pedoman dan acuan dalam pelaksanaan kegiatan program dan anggaran pada triwulan dan tahun anggaran yang sedang berjalan dan selanjutnya selama regulasi harmonisasi perpajakan ini berlaku.

Selaku Kadislitbangad, Brigjen TNI Terry mengimbau kepada seluruh peserta sosialisasi, agar memanfaatkan kegiatan ini sebaik mungkin untuk menyerap materi yang diberikan sehingga paham benar tentang peraturan perpajakan yang berlaku.

Kesempatan ini hendaknya dimanfaatkan juga sebagai sarana untuk berdiskusi dan bertanya tentang kendala dan permasalahan yang biasanya dihadapi berkaitan dengan pertanggungjawaban keuangan, agar memperoleh jawaban dalam pelaksanaan kegiatan program dan anggaran Dislitbangad sehingga dapat berjalan dengan lancar, tertib dan akuntabel.

Hadir dalam kegiatan sosialiasi tersebut yaitu Sesdis, Pa Ahli, para Kasubdis dan Kabag serta anggota Madislitbangad, hadir juga dua anggota KPP, yakni Ibu Riana Anggita Sari dan Bapak Sarif Robik. (Dispenad).

Continue Reading

TNI / Polri

Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I, Kapolri: Tuntaskan Target Swasembada Pangan Presiden

Published

on

By

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan tanam raya jagung serentak se-Indonesia kuartal I tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini merupakan komitmen untuk menuntaskan target swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk menuntaskan agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden,” kata Sigit kepada awak media, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menyatakan, untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, Polri terus menggandeng kelompok tani, elemen masyarakat hingga seluruh kementerian/lembaga terkait.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan kegiatan tanam raya jagung secara serentak untuk semester pertama, di mana kegiatan kali ini adalah merupakan program lanjutan dari target kami untuk menanam satu juta hektar,” ujar Sigit.

Di sisi satu, kata Sigit, kegiatan ini juga bagian dari upaya untuk menjawab dan mengantisipasi dinamika konflik global yang belakangan semakin memanas.

“Karena Bapak Presiden selalu menyampaikan agar kita mampu untuk melaksanakan swasembada pangan, swasembada energi, dan tentunya ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan swasembada ataupun ketahanan pangan khususnya jagung,” ucap Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, swasembada pangan juga akan turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Yang juga membutuhkan pakan ternak baik untuk ayam potong ataupun ayam petelur, sehingga kemudian ini pun harus terus kita dorong,” tambah Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga menyambut baik adanya kesepakatan bersama dengan Himbara untuk membantu memberikan KUR kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Sehingga harapan kita dengan diberikannya KUR ini dari bank-bank Himbara, ini juga bisa membuat petani lebih bergairah. Karena petani memiliki modal yang bisa digunakan mulai dari pertanaman, kemudian perawatan dengan menggunakan pupuk dan pestisida, maupun nanti setelah selesai,” papar Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih, Permudah Akses Warga

Published

on

By

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 57 jembatan merah putih Presisi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo untuk kemaslahatan masyarakat.

“Di sisi lain kami juga kali ini meresmikan pembangunan 57 jembatan Merah Putih sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Sigit di Ogan Ilir Sumsel, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menjelaskan, jalur penghubung ini sengaja dibangun oleh Polri agar bisa dimanfaatkan untuk para anak sekolah, petani maupun masyarakat sekitar. Dengan begitu, dapat mempercepat atau mempermudah akses warga.

“Yang tadinya mungkin harus berputar, dengan jembatan yang ada bisa jauh lebih singkat,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit berharap, jembatan ini dapat memangkas ongkos logistik dari para petani. Sehingga, roda perekonomian bertumbuh untuk masyarakat.

“Dan harapan kita ini juga selain memperpendek jarak waktu, juga bisa membantu memotong ongkos logistik dari petani yang mungkin lewat jalur tersebut,” ucap Sigit.

Sigit juga mengapresiasi jajarannya dan meminta untuk terus mengawal serta mendukung apa yang menjadi program Pemerintah untuk masyarakat Indonesia.

“Dan juga tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan terus bekerja semangat untuk betul-betul bisa menjalankan apa yang menjadi program Bapak Presiden untuk masyarakat,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Sukses Pada Penanaman Jagung Tahun 2025, Polda Metro Jaya Menambah Jumlah Lahan Menjadi 50 Hektar pada Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I di Bekasi Tahun Ini

Published

on

By

Bekasi – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mendampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menghadiri kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri secara virtual dan terpusat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan dilaksanakan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dan turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta Kapolres Metro Bekasi.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan kegiatan penanaman jagung serentak ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 36 Polda sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan.

“Pada hari ini Bapak Kapolri memimpin langsung kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I yang dipusatkan di Polda Sumatera Selatan dan diikuti oleh seluruh Polda di Indonesia sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional,” kata Wakapolri.

Ia menjelaskan pada Kuartal I tahun ini target penanaman jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare. Pada tahun 2025 lalu, Polri telah berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare.

“Pada tahun 2026 kekurangan dari target satu juta hektare tersebut akan terus kita upayakan terpenuhi. Jika target tersebut tercapai maka potensi produksi jagung nasional diperkirakan bisa mencapai bahkan melampaui 4 juta ton,” ujarnya.

Komjen Dedi juga mengapresiasi kontribusi Polda Metro Jaya yang tetap mendukung program tersebut meskipun memiliki keterbatasan lahan.

“Polda Metro Jaya tetap berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kerja sama lintas sektor. Saat ini telah memanfaatkan lahan sekitar 50 hektare untuk penanaman jagung dan akan terus dikembangkan,” tuturnya.

Selain penanaman jagung, lahan yang dikelola juga dimanfaatkan untuk tanaman lain guna mendukung ekosistem rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polri juga menggandeng berbagai pihak seperti perusahaan perkebunan, PTPN, Kementerian Kehutanan melalui program hutan sosial, serta sektor swasta untuk memperluas lahan tanam.

Untuk memperkuat program tersebut, Polri juga bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani, serta dukungan permodalan melalui koperasi Polri guna membantu kebutuhan bibit, pupuk hingga alat dan mesin pertanian.

Continue Reading

Trending