Connect with us

TNI / Polri

Sespimen Angkatan ke 62 Tebar Kebaikan Dengan Berbagi Terhadap Sesama

Published

on

Lembang, – Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat di bulan puasa Ramadhan ini, siswa Serdik Sespimen angkatan ke 62 kembali melakukan kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di sekitar kawasan bandung

Kali ini Serdik Rendy Setia Permana, S.I.K.,SH., M.M. Sespimen angkatan ke 62 pokjar XI berbagi kasih dengan memberikan bantuan sembako, Kamis, 28/4/2022.

Serdik Rendy Setia Permana, S.I.K.,SH., M.M Mengatakan kegiatan ini sebagai bentu kepedulian kami di bulan suci ramadhan 1443 H / 2022 M dari para Serdik Sespimen angkatan ke 62

“Kami mendatangi untuk memberikan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat,” ujarnya saat dikonfirmasi, Jumat,(29/4/2022)

Menurut Rendy Setia Permana, kegiatan yang dilakukannya itu akan dilaksanakan hingga beberapa pekan ke depan dan menyasar masyarakat sekitar dan warga panti asuhan

“Kami bagikan makanan ini di sejumlah tempat baik di jalan maupun di pemukiman warga dan warga panti asuhan. Untuk target setiap harinya, ada sekitar 100 bungkus makanan siap saji, takjil maupun paket sembako untuk warga panti,” ucapnya.

Untuk diketahui dalam kegiatan bakti sosial ini dilakukan diantaranya di yayasan himatun cileunyi bandung, panti asuhan anak al rasyid cijambe subang, panti asuhan al barokah banjaran bandung, yayasan mutiara illahi, yayasan panti asuhan nurul fallah soreang bandung, pondok quran ba’tul mu’min, yayasan raudhatul hasanah, dan di panti jompo burangrang lengkong bandung

Continue Reading

TNI / Polri

*Kasad Maruli Simanjuntak Turut Ramaikan Panen Fest 2026, Harap Produksi Sektor Pertanian Meningkat*

Published

on

By

Jakarta – Panen News, sebuah media daring yang berfokus pada pemberitaan agribisnis, merayakan hari jadinya yang ke-6 dengan menggelar Panen Fest 2026 di Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Sabtu (7/2/2026).

Untuk perayaan tahun ini, Panen Fest 2026 mengambil tema “Pangan Mandiri, Masa Depan Negeri”. Pangan menjadi fokus utama perayaan kali ini mengingat swasembada pangan menjadi salah satu pilar utama Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Kepala Staf Angakatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak turut hadir dalam acara Panen Fest 2026. Ia mengutarakan harapan agar gelaran ini bisa menginspirasi sektor pertanian untuk meningkatkan produksi.

“Mudah-mudahan ini bisa menginformasikan ke masyarakat, lebih memotivasi untuk pertanian sehingga bisa meningkat nantinya,” ujar Maruli di sela-sela gelaran Panen Fest 2026.

Maruli turut diundang dalam agenda tersebut juga lantaran ia mendapat anugerah Apresiasi Insan Inspiratif. Ia dinilai berjasa dalam mengembangkan program agroforestri TNI AD, air bersih, serta penguatan teritori pangan. Meski begitu, ia menyatakan pencapaian tersebut merupakan milik kolektif TNI AD.

“Hari ini saya menghadiri katanya mendapatkan penghargaan karena peran TNI AD. Jadi bukan pribadi saya sebagai Kasad,” ujar Maruli.

Direktur Utama (Dirut) Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, turut mendampingi Kasad untuk menerima anugerah tersebut. Ia pun menilai bahwa pengakuan tersebut menjadi motivasi tersendiri bagi pihaknya untuk meningkatkan kinerja di bidang pangan.

“Hari ini kami mendampingi Pak Kasad mendapatkan penghargaan dari Panen News. Alhamdulillah ini suatu kebanggan dan ini melecut semangat kami untuk meningkatkan pengabdian kami kepada masyarakat dan pelayanan yang maksimal,” kata Ahmad.

Turut hadir dalam agenda tersebut Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto. Sebagai ketua komisi yang mengurusi soal pertanian, ia pun menilai bahwa pameran hasil pertanian seperti Panen Fest 2026 ini memang perlu diselenggarakan supaya masyarakat tahu perkembangan dan ragam hasil pertanian dari para petani Indonesia.

“Panen Fest ini perlu dihadiri oleh masyarakat sampai sejauh mana kita ini produksi hortikultura, pangan, dan sebagainya. Jadi perlu untuk dilihat dan kami apresiasi Panen News sudah bisa melaksanakan ini,” kata Titiek.

Sementara itu, Ketua Umum Serikat Tani Islam Indonesia (STII), Fathurrahman Mahfudz, menyinggung bahwa nasib ketahanan pangan nasional Indonesia sedikit banyak akan bergantung pada dinamika global.

“Geopolitik dunia kita tidak baik-baik saja. Implikasinya tentu ini pada ketahanan pangan dunia. Indonesia hari ini sudah swasembada beras dan jagung. Tetapi apakah kita cukup bangga dengan itu? Sementara kebutuhan pangan bukan hanya untuk Indonesia, tetapi regional, bahkan dunia hari ini menjadi sebuah keniscayaan,” kata Fathurrahman.

Di sisi lain, Guru Besar Ilmu Agroforestri Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof. Nurheni Wijayanto, mengungkapkan bahwa di lapangan, ketahanan pangan nasional menemui sejumlah tantangan. Salah satu yang menurutnya cukup menantang adalah kondisi sumber daya manusia (SDM) petani itu sendiri.

“Tantangan yang kita hadapi saat ini adalah tentang SDM petani kita. Itu perlu pendampingan yang intensif. Kami perguruan tinggi sering minta ke mahasiswa supaya dampingi petani dengan ikhlas. Nanti akan mudah ilmu yang diberikan kepada mereka, akan mendorong peningkatan produksi,” ujar Nurheni.

Terakhir, sebagai tuan rumah acara, Pemimpin Umum Panen News, Amir Firmansyah, mengungkapkan bahwa ia bersyukur Indonesia dilimpahi oleh Tuhan sumber daya alam (SDA) pertanian yang kaya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada alam semesta. Bangsa ini sudah banyak sekali memberikan kami informasi terkait pangan di Indonesia,” kata Amir.

Amir mengatakan bahwa alur acara Panen Fest 2026 yang diawali dengan parade hasil pertanian itu berjalan lancar. Cuaca mendung dan hujan rintik tak melunturkan semangat para tamu penting dan pengunjung untuk memanjakan diri dengan beragam produk pertanian yang menggugah selera.

Terhitung terdapat lebih dari 50 booth hasil pertanian, baik segar maupun olahan, yang dipasarkan oleh peserta bazaar. Para peserta bazaar berasal dari beragam latar belakang, mulai dari binaan instansi pemerintahan hingga UMKM hasil atau produk pertanian.

Panen Fest 2026 juga turut dimeriahkan oleh penampilan menghibur dari dua band kenamaan Tanah Air, yakni Slank dan Ungu. Para pengunjung mengerubungi panggung usai berbelanja ketika dua band tersebut menyuguhkan lagu-lagu hitsnya.

Continue Reading

TNI / Polri

*Polisi Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakbar, 4 Balita Diselamatkan*

Published

on

By

Jakarta — Polda Metro Jaya membongkar kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap anak yang terjadi di kawasan Taman Sari, Jakarta Barat. Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil menyelamatkan empat anak balita dan menetapkan 10 orang tersangka yang terlibat dalam jaringan jual beli anak lintas daerah.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan penanganan perkara yang melibatkan anak mengedepankan prinsip kepentingan terbaik bagi anak. Identitas dan hak-hak korban dilindungi secara ketat, sementara proses hukum berjalan beriringan dengan upaya penyelamatan, perlindungan, dan pemulihan.

“Pengungkapan ini adalah komitmen Polri melindungi anak dari segala bentuk kejahatan. Perdagangan anak merupakan tindak pidana serius yang melanggar hak asasi dan merusak masa depan anak,” ujarnya dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Reserse Kriminal Umum, pada Jumat (6/2/2026).

Kasus ini bermula dari kecurigaan keluarga saat menanyakan kondisi anak korban RZ yang selama ini dirawat oleh saksi CN. Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Arfan Zulkan Sipayung menjelaskan, setelah dilakukan penelusuran, saksi CN bertemu dengan tersangka IG yang mengaku anak korban berada di Medan. Merasa janggal, saksi CN kemudian membawa tersangka IG ke Polsek Taman Sari untuk dilakukan klarifikasi.

“Dari hasil penyidikan terungkap bahwa tersangka IG mengakui telah menjual anak korban kepada pihak lain. Anak tersebut kemudian diperjualbelikan secara berantai dengan nilai transaksi yang terus meningkat, mulai sekitar Rp 17,5 juta, kemudian Rp 35 juta, hingga mencapai Rp 85 juta,” kata Arfan. Dalam jaringan tersebut, salah satu pelaku diketahui berperan sebagai perantara yang membawa anak-anak ke wilayah pedalaman Sumatera.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol Iman Imanuddin menambahkan, tim gabungan dari Polres Metro Jakarta Barat, Ditreskrimum, Ditres PPA dan PPO, serta kepolisian setempat bergerak melakukan penyelamatan meski dihadapkan pada kendala geografis. Hasilnya, petugas berhasil mengamankan para tersangka serta menyelamatkan anak korban RZ bersama tiga anak lainnya, yang kemudian dievakuasi dan dibawa ke Jakarta.

Sementara itu, Direktur Reserse PPA dan PPO Polda Metro Jaya Kombes Pol Rita Wulandari menegaskan seluruh proses penyelidikan dan penyidikan dilakukan dengan pendekatan ramah anak dan sensitif gender, serta memastikan tidak terjadi pelanggaran HAM maupun reviktimisasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, kondisi fisik dan psikologis keempat anak dinyatakan baik dan sesuai dengan usia mereka, serta kini berada dalam pendampingan instansi sosial terkait.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan TPPO, dengan ancaman pidana penjara dan denda sesuai ketentuan. Polisi juga mengingatkan bahwa pengangkatan anak wajib dilakukan secara resmi melalui lembaga berizin dan ditetapkan melalui penetapan pengadilan.

Diakhir,Kombes Pol Budi Hermanto mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta tidak ragu segera melapor apabila mengetahui atau mencurigai adanya tindak pidana terhadap anak di lingkungan sekitarnya. Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat call center 110 yang aktif 24 jam atau dengan mendatangi kantor polisi terdekat agar dapat segera ditindaklanjuti.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Sambangi Green House Perumahan Bekasi, Dukung Program Pangan Mandiri

Published

on

By

Bekasi — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri meninjau Green House di kawasan perumahan wilayah Kota Bekasi, Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Kunjungan tersebut dilakukan bersama Wakapolda Metro Jaya sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan penghijauan lingkungan di tengah masyarakat perkotaan.

Dalam kegiatan itu, Kapolda didampingi Irwasda Polda Metro Jaya serta Kapolrestro Bekasi Kota. Rombongan melihat langsung pengelolaan Green House yang dimanfaatkan warga untuk budidaya tanaman sayuran dan tanaman produktif lainnya di lingkungan perumahan.

Irjen Pol Asep Edi Suheri mengatakan, keberadaan Green House di tengah permukiman dapat menjadi salah satu solusi menjaga ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Ia menilai program berbasis masyarakat seperti ini perlu didorong karena memberikan manfaat langsung bagi warga.

“Kegiatan seperti ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara masyarakat dan aparat dapat menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan sehat. Kami mendukung inisiatif yang bermanfaat bagi ketahanan pangan dan kualitas lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, Polri tidak hanya berperan dalam menjaga keamanan, tetapi juga hadir mendukung program-program yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Kunjungan ini sekaligus memperkuat sinergi antara kepolisian, pemerintah daerah, dan warga dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hijau di wilayah Bekasi.

Continue Reading

Trending