Connect with us

Metro

ICMI Jakarta Selatan Mengadakan Talksow Pendidikan, Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim

Published

on

Jakarta, 7 April 2023 – UPZ Cendekia Amal Sejahtera yang merupakan Badan Otonom dari ICMI cabang Jakarta Selatan mengadakan buka puasa bersama anak yatim dan talkshow dengan tema menggapai sukses di masa depan dengan beasiswa pendidikan di Mal Tamini Square Jakarta pada hari Jumat 8 April 2023 secara online dan offline.

Dalam talkshow tersebut hadir sebagai narasumber yang pertama yaitu Rhesa Yogaswara (Ketum ICMI Jaksel), Ratna Dewi Pangaribuan (Ketua Panitia/Pengurus ICMI Jaksel Divisi Antar Lembaga, Luar Negeri, Ketahanan dan Keamanan), Prof. Hikmahanto Juwana (Guru Besar UI, Rektor Unjani, Alumni Beasiswa Chevening), Alfa Sapurra (Global Islamic School), Ratna Prabondarie (Kemendikbudristek RI Sub Koordinator pengelola beasiswa Indonesia), Dr. Sri Melati, M.A. (Penasihat Yayasan Pendidikan Dwituna Harapan Baru, Alumni Beasiswa LPDP), Dr. Tri Nugroho (Dosen FKUI, Dokter Bedah Vaskular & Endovaskular RSCM, Alumni Beasiswa LPDP RI.)

Acara tersebut juga dilanjutkan pemberian santunan anak yatim setelah buka puasa bersama maupun siraman tausiyah dari Ustadz Zulfi Pohan di Mesjid At-Taqwa Tamini Sqare Jakarta.

Setelah mengikuti talkshow sebagai narasumber Rhesa Yogaswara bersama Ratna Dewi Pangaribuan memberikan wawancara kepada media elektronik bahwa ; “Kalau pendidikan di Indonesia banyak kompleks bukan semata-mata duduk di sekolah kemudian belajar terus langsung teraplikasi. Sinergi dunia kerja akademi siswa sektor industri itu memang terus jalan, jadi upaya-upaya itu saya positif thinking bahwa siapapun yang jadi Presiden RI sebetulnya sedang mengupayakan kesana. Atas berbagai upaya itu justru kita hadir untuk melengkapi kalau dari sisi kita.

Begitu juga terkait dengan tenaga kerja memang sekali lagi adalah PR untuk menghadirkan tenaga ahli, maksudnya orang yang mumpuni tidak mudah menangani dibidangnya karena ada resiko yang harus ditanggung.

Apalagi ketika pekerjaan yang beresiko tinggi tersebut, mungkin ketika ada hal-hal yang beresiko tinggi itu sulit ditanggung oleh kita sendiri dan mungkin lebih baik itu harus dilakukan oleh orang yang berpengalaman di berbagai negara.

Sekali lagi tujuan utamanya, harusnya anak negeri bersama di berbagai asosiasi yang kebetulan saya juga aktif tahun 98 dan tahun 2000an yang awal itu banyak tenaga kerja asing yang mendominasi dizamannya. Seiring dengan perjalanan keilmuan dan kemampuan kita sendiri lama-lama posisi puncak bisa kita yang pegang juga.

Jadi mungkin memang belum sempurna. Kalau terkait alokasi orang yang diharapkan untuk memimpin dimanapun di termasuk negeri ini bukan cuman pintar tapi juga harus punya moralitas yang bagus. Skema-skema ini masih terus dicoba berbagai pihak yang sama seperti pertumbuhan perbankan syariah.

Terkait LPDP tentu ini dari Pemerintah yang bisa kita lakukan adalah kalau memang sebagai organisasi membangun komunikasi dan lain-lain kita membantu pendampingan. Untuk santunan anak yatim diacara ini diberikan dari beberapa sponsor dan ada juga satu yayasan yang memberikan tapi dia tidak mau ditampilkan nama yayasannya. Kalau untuk sponsor sudah ada logo-logonya sudah keliatan (BSI, HIPMI, IBLAM School, dll)

Kesimpulan diskusi ini yaitu bagaimana cara untuk mendapatkan beasiswa, untuk LPDP kadang diluar sana anak sekolah masih bingung bagaimana mendaftar dan persyaratannya apa saja yang harus dipersiapkan. Tujuan utama diadakan acara ini supaya diinformasikan anak-anak diluar dan masyarakat untuk mengetahui bagaimana caranya untuk mendapatkan beasiswa dari LPDP.

Sosialisasi dari kita sebetulnya kita tidak melihat hanya anak-anak kepada guru yang mengajar tapi kepada keluarga karena sebagaimana kita ketahui didalam pegangan hidup kita sebetulnya yang menjadi tonggak pilar dalam rumah atau keluarga adalah Ibu. Kita lihat anak-anak ya anak-anak, tapi ketika ibu-ibu tidak menciptakan sistem itu tidak akan jalan sehingga terhambatnya untuk menjadikan anaknya pintar di sekolah hingga gagal mendapatkan beasiswa pendidikan.

Di ICMI Jaksel juga ada divisi perekonomian dan pendidikan maupun divisi perempuan dan anak, ini yang menjadi tantangan dari kita untuk menciptakan program yang terintegrasi maupun penyuluhan LPDP bagi anak-anak bisa mendapatkan beasiswa Pendidikan dari Pemerintah, tutupnya.

Dan harapan kedepannya bagi anak-anak yang yang masih berjuang untuk mendapatkan beasiswa dari Pemerintah adalah kuliah setinggi mungkin bahkan sampai ke luar negeri merupakan impian yang bisa menjadi kenyataan dan sudah banyak anak bangsa yang berhasil meraih cita-citanya melalui pendidikan yang tinggi menggunakan beasiswa.

Continue Reading

Metro

Rapimnas LMP 2026 Tegaskan Komitmen “NKRI Harga Mati”, Siap Kawal Kedaulatan Bangsa dan Program Pro-Rakyat

Published

on

By

Jakarta – Laskar Merah Putih (LMP) menggelar Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) 2026 dengan mengusung tema “NKRI Harga Mati” di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, Sabtu (13/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi nasional organisasi sekaligus penegasan komitmen LMP dalam menjaga kedaulatan bangsa dan mengawal berbagai program strategis pemerintah yang berpihak kepada rakyat.

Rapimnas dihadiri oleh Ketua Umum Markas Besar LMP H.M. Arsyad Cannu, Sekretaris Jenderal Dr. Abdul Rachman Thaha, S.H., M.H., Wakil Ketua Umum Bidang Pertambangan Andi Iwan, serta Ketua Dewan Pembina LMP Dr. Maya Rumantir, M.A., Ph.D., bersama jajaran pengurus pusat dan daerah dari seluruh Indonesia.

Dalam sambutannya, Ketua Umum LMP H.M. Arsyad Cannu menegaskan bahwa tema “NKRI Harga Mati” bukan sekadar slogan, melainkan komitmen nyata organisasi dalam menjaga keutuhan bangsa dan melindungi kepentingan rakyat Indonesia.

“NKRI Harga Mati bukan yel-yel kosong. LMP tidak akan membiarkan sejengkal tanah maupun kekayaan alam Indonesia dikuasai oleh pihak-pihak yang merugikan rakyat.

Kami siap menjadi mitra kritis pemerintah, mendukung setiap kebijakan yang berpihak kepada bangsa, namun juga akan menyuarakan kritik apabila ada kebijakan yang mengancam kedaulatan negara,” tegas Arsyad Cannu.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal LMP Dr. Abdul Rachman Thaha menyampaikan bahwa Rapimnas 2026 menjadi forum penting untuk memperkuat soliditas organisasi hingga ke daerah.

Menurutnya, seluruh kader LMP diinstruksikan untuk terus menjaga persatuan, memperkuat struktur organisasi, serta aktif mengawal pelaksanaan program-program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
“LMP tidak boleh hanya menjadi penonton.

Kami harus hadir di tengah masyarakat, mengawal kebijakan yang berpihak kepada rakyat, dan memastikan pembangunan berjalan secara adil dan merata,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum Bidang Pertambangan Andi Iwan menyoroti pentingnya pengawasan terhadap sektor pertambangan nasional. Ia menegaskan bahwa LMP siap berperan aktif dalam mendorong tata kelola pertambangan yang bersih, transparan, dan berpihak kepada kepentingan nasional.

“Menjaga sektor pertambangan dari praktik mafia adalah bagian dari bela negara. NKRI Harga Mati berarti tidak ada kompromi terhadap pihak-pihak yang merugikan bangsa. LMP siap bersinergi dengan aparat penegak hukum dan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan sumber daya alam dikelola demi kemakmuran rakyat,” katanya.

Ketua Dewan Pembina LMP, Dr. Maya Rumantir, dalam arahannya mengingatkan pentingnya menjaga moralitas, semangat persatuan, dan integritas organisasi. Ia berharap LMP dapat terus menjadi teladan sebagai organisasi kemasyarakatan yang berjuang untuk kepentingan bangsa dan negara.

Rapimnas LMP 2026 juga menghasilkan sejumlah rumusan strategis organisasi dalam mendukung program prioritas nasional, khususnya di sektor energi, pangan, pertambangan, koperasi, dan UMKM. Melalui forum ini, LMP menegaskan posisinya sebagai kekuatan sipil yang siap bersinergi dengan pemerintah dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga kedaulatan negara serta mewujudkan kesejahteraan rakyat.

Dengan semangat “NKRI Harga Mati”, Laskar Merah Putih menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga persatuan nasional, mengawal pembangunan, dan memperjuangkan kepentingan rakyat Indonesia.

Continue Reading

Metro

Ukur Purba: RAPIMNAS LMP 2026 Jadi Tonggak Penguatan Soliditas dan Loyalitas Kader di Seluruh Indonesia

Published

on

By

Jakarta – Wakil Ketua Harian Laskar Merah Putih (LMP), Ukur Purba, menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Laskar Merah Putih Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (13/6/2026).

RAPIMNAS yang mengusung tema “NKRI Harga Mati” dengan slogan “Loyalitas Tanpa Batas” tersebut menjadi forum strategis bagi jajaran pengurus dan kader LMP dari seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, menyatukan visi perjuangan, serta merumuskan langkah-langkah strategis organisasi ke depan.

Dalam kesempatan itu, Ukur Purba menegaskan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas organisasi di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa maupun organisasi kemasyarakatan. Menurutnya, RAPIMNAS bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh kader terhadap nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Melalui RAPIMNAS ini, kita memperkuat persaudaraan, menyatukan langkah, dan meneguhkan loyalitas seluruh kader Laskar Merah Putih. Organisasi yang besar harus dibangun dengan semangat kebersamaan, disiplin, dan komitmen yang kuat terhadap bangsa dan negara,” ujar Ukur Purba.

Ia juga mengajak seluruh jajaran LMP, mulai dari tingkat pusat hingga daerah, untuk terus menjaga marwah organisasi serta meningkatkan kontribusi nyata di tengah masyarakat. Menurutnya, LMP harus hadir sebagai organisasi yang mampu menjadi mitra strategis dalam menjaga persatuan nasional dan mendukung pembangunan bangsa.

RAPIMNAS LMP 2026 dihadiri oleh Ketua Umum, jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP), pengurus Markas Daerah (MADA), Markas Cabang (MACAB), serta ribuan kader dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain membahas program kerja dan arah kebijakan organisasi, forum ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antar-kader serta memperkuat sinergi dalam menjalankan visi organisasi.

Dengan semangat “NKRI Harga Mati” dan “Loyalitas Tanpa Batas”, RAPIMNAS LMP 2026 diharapkan mampu menghasilkan berbagai keputusan strategis yang memperkokoh eksistensi organisasi serta mempertegas komitmen Laskar Merah Putih dalam menjaga persatuan, kebhinekaan, dan keutuhan bangsa Indonesia.

Continue Reading

Metro

Gus Nur: RAPIMNAS LMP 2026 Jadi Titik Balik Persatuan Laskar Merah Putih Jawa Timur

Published

on

By

Jakarta, 13 Juni 2026 – Rapat Pimpinan Nasional (RAPIMNAS) Laskar Merah Putih (LMP) 2026 yang digelar di Ballroom Hotel Kartika Chandra, Jakarta Selatan, menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi sekaligus upaya mempererat persatuan seluruh kader LMP di Indonesia.

Ketua Markas Daerah (Mada) Laskar Merah Putih Jawa Timur, Gus Nur, menyambut positif pelaksanaan RAPIMNAS yang mengusung tema “NKRI Harga Mati” dengan slogan “Loyalitas Tanpa Batas”. Menurutnya, forum nasional tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkuat komunikasi dan membangun kembali soliditas organisasi, khususnya di Jawa Timur.

Gus Nur mengaku optimistis seluruh elemen LMP Jawa Timur dapat kembali bersatu dalam semangat persaudaraan dan loyalitas terhadap organisasi. Ia menilai perbedaan pandangan yang pernah muncul merupakan bagian dari dinamika organisasi yang harus diselesaikan melalui dialog, musyawarah, dan semangat kebersamaan.

“RAPIMNAS ini menjadi momentum yang sangat baik untuk menyatukan kembali seluruh potensi kader. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu membesarkan organisasi dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta bangsa,” ujar Gus Nur di sela kegiatan RAPIMNAS, Sabtu (13/6/2026).

Menurutnya, tantangan organisasi ke depan membutuhkan kekompakan seluruh jajaran pengurus dan anggota. Karena itu, semangat rekonsiliasi dan persatuan harus terus dikedepankan demi menjaga marwah organisasi serta memperkuat peran LMP di tengah masyarakat.

Gus Nur juga mengapresiasi langkah Dewan Pimpinan Pusat (DPP) LMP yang terus mendorong terciptanya suasana harmonis dan kondusif di seluruh daerah. Ia berharap hasil RAPIMNAS dapat menjadi pedoman bersama dalam menjalankan roda organisasi secara lebih solid dan terarah.

“Yang terpenting bukan lagi melihat perbedaan yang pernah ada, tetapi bagaimana kita melangkah bersama untuk masa depan organisasi yang lebih kuat. Saya yakin Laskar Merah Putih Jawa Timur memiliki semangat yang sama untuk kembali bersatu dan maju,” tegasnya.

RAPIMNAS LMP 2026 dihadiri oleh jajaran pengurus pusat, pengurus markas daerah, markas cabang, serta kader Laskar Merah Putih dari berbagai provinsi.

Forum tersebut membahas arah kebijakan organisasi, penguatan konsolidasi nasional, serta strategi memperkuat peran LMP dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dengan semangat persatuan yang mengemuka dalam RAPIMNAS kali ini, Gus Nur berharap LMP Jawa Timur dapat menjadi contoh bagaimana rekonsiliasi dan kebersamaan mampu menjadi kekuatan besar dalam membangun organisasi yang semakin solid, berwibawa, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Continue Reading

Trending