Connect with us

Metro

Film Layar Lebar Lantai 4 Siap Tayang di HUT Kemerdekaan

Published

on

Jakarta – Film baru kisah horor misterius yang pemuh teka teki “Lantai 4 ” siap tayang di seluruh bioskop indonesia yang sangat layak untuk di tonton. (17 Agustus – 2023)

Film ini menceritakan tentang Lantai 4 apartemen Flamboyan yang awalnya hanya dihuni oleh seorang wanita tua bernama Oma Lie (Inggrid Widjanarko).

“Dengan Produser Andi Sudirman memproduksi film layar lebar berjudul “Lantai 4” dengan menggunakan PH Kreasi Jingga”.

Cerita Film Lantai 4 tentang teror sebuah apartemen yang berada di lantai 4, di mana konon banyak hal terjadi secara misterius dan aneh.

“Dibintangi oleh para artis yang pemeran utama Yuki Kato, Tyo Pakusadewo, Inggrid Wijananrko, Ruth Marini, Aqila Nathaya, Nyimas Faza, Budi Kimbad, Juy Wow, Denny Imbiri dan artis pendukung lainnya, ini menampilkan cerita scenario yang ditulis Wahyu Nugroho dan disutradarai FX Purnomo dan Produser oleh Andi Sudirman”.

Rumah Jonathan ayah dari Laura dan Citra disita oleh pihak Bank dan telah mengalami kebangkrutan terpaksa mereka harus pindah dari rumah ke sebuah Apartment bernama Flamboyan.

Jonathan sebagai kepala rumah tangga mengajak istri dan kedua anaknya untuk tinggal di lantai 4 Apartemen Flamboyan yang pernah dihuni oleh wanita tua bernama Oma Lie, kakak kandung Jonathan.

Warisan apartemen itu dapat peninggalan dari almarhum Ayah Jonathan (Yan Wijaya) Jonathan bersama keluarga lainnya.

Istri dan kedua putrinya Laura dan Citra tidak setuju tadinya pindah ke apartemen tersebut, namur karna keadaan ekonomi mereka harus tinggal di sana karena tidak ada pilihan lain.

Setelah mereka pindah ke Apartemen Flamboyan ada hal-hal aneh yang misterius mulai terjadi disana.

Anak Jonathan Citra mengalami ke anehan, Ia keluar sendirian dan kembali dengan tatapn kosong sambil membawa boneka yang temuka di lift lantai 4, dan juga suara tangisan misterius yang didengar Laura.

Banyak sekali kejadian yamg aneh – aneh terjadi di lantai 4 terutama di dalam lift,.

Kejadian teror yamg sangat mengerikan telah menimpa orang tua dan adik orang terdekat Laura sehingga curiga bahwa semua, ulah oma lie.

Kejadian yang sangat mengerikan dan mengejutkan yamg dialami salah satu ornag tua laura , dimana orang tua mereka ibu meninggal dunia di dalam lift dengan gantung diri penuh bergumulan darah di lantai 4 dalam Lift yang di saksikan Laura sendiri dengan menjerit dan menangis melihat keadaan ibu yang sudah tidak bernyawa lagi.

“Laura menduga bahwa perjanjian antara Oma Lie yang menumbalkan keluarganya belum tuntas, laura mencari cara demi menyelamatkan adik satu-satunya dari ancaman iblis mengerikan berupa wujud Gundoruwo”.

Laura mengundang salah satu teman dekatnya untuk minta bantuan karna tempat tinggal mereka ada kejanggalan yang dialami keluarga, kejadian menyeramkan sehimgga teman laura mengundang salah satu para normal untuk melihat keadaan isi apartemen untuk mengusir roh – roh jahat.

Laura menjalankan perintah dari para normal itu, untuk membuktikan siapa dalang dari semua kejadian ini, Ia pun memberanikan diri datangin kuburan ibunya di tengah malam menggali dan memasukan salah satu benda dalam peti mayat ibunya.

Bagaimanakah kisah selanjutnya Film Lantai 4 ini, yang pemuh misterius dan menegangakan?

Jangan kita lewatkan Film Lantai 4 ini, Mari kita saksikan film seru horor seluruh bioskop – bioskop kesayangan anda di Indonesia yang siap tayang tanggal 17 Agustus 2023 mendatang nanti dan untuk semua kalangan masyarakat !!!

Continue Reading

Metro

JALAN RUSAK BELUM ADA PERBAIKAN DI TAMBAH POTENSI HUJAN DERAS SISA MATRIAL TERLIHAT MEMADATI AREA JALAN

Published

on

By

Kulon Progo ,27/2/2026 – Karya Post,
Ada tetembangan jawa begini sopo-sopo sing liwat mesti sambate dalan koyo ampyang aspalan kari brangkale mongko kono kene legok ilang aspale begitu disampaikan oleh Riyanto SH terkait kondisi jalan di wilayah dusun banaran lor, kelurahan banguncipto, kapanewon Sentolo, Kabupaten Kulon Progo,Yogyakarta.

Riyanto SH Sekertaris DPC IP-KI Ikatan Pendukung kemerdekan Indonesia kabupaten kulon Progo menyampaikan keluhan warga terkait akses tersebut jika tidak ada potensi hujan kering gronjal – gronjal ujarnya karena aspalnya hilang tinggal batu koral yg tergerus air hujan, kemudian pada saat hujan lebat drainase pindah ke tengah jalan sampai menggenang dan air hujan mengalir begitu deras membawa sisa material split maupun tetelan aspal.

Mohon kiranya Dinas PU Kabupaten kulon Progo maupun anggota DPRD Kulon Progo berkenan kiranya memikirkan perbaikan jalan tersebut agar kembali normal untuk  kepentingan akses transportasi bagi masyarakat sekitarnya.

Riyanto SH menyampaikan sekitar 26 tahun yg lalu jalan tersebut setelah di aspal naik kelas menjadi jalan kabupaten, tetapi sekarang kurang lebih 3 tahun sudah rusak dan belum di perbaiki kemudian turun kelas jadi jalan lingkungan, sungguh berat masyarakat untuk memperbaiki secara swadaya gotong royong andai dulu sebelum rusak parah sudah di turunkan kelas mungkin masyarakat mampu gotong royong untuk perbaikan tapi sekarang kondisinya sudah rusak parah dan baru di turunkan kelas.

Riyanto SH menjelaskan bahwa jalan tersebut juga menghubungkan ke makam Ki Sorogeni yg oleh masyarakat sekitar di keramatkan dan setiap bulan tertentu diadakan upacara adat saparan oleh masyarakat banaran lor maka Riyanto SH menyampaikan harapannya supaya jalan yang rusak tersebut segera mendapatkan perhatian khusus dari pemerintah daerah khususnya dinas terkait yaitu PU kabupaten kulon Progo,begitu aspirasinya mewakili warga masyarakat disampaikan kepada awak media di lapangan.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Dr. Dwi Januarto Nugroho Ketua Umum KAGAMAHUT Resmi Dilantik Masa Bakti 2025–2028

Published

on

By

Jakarta, — Pengurus Pusat KAGAMAHUT (Keluarga Alumni Fakultas Kehutanan) Universitas Gadjah Mada masa bakti 2025–2028 resmi dilantik dalam sebuah acara khidmat yang diselenggarakan di Ruang Rimbawan, Gedung Manggala Wanabakti, kantor Kementerian Kehutanan, Palmerah, Jakarta. Jumat (27/2/2026)

Acara pelantikan dihadiri sejumlah tokoh nasional dan alumni kehutanan UGM, di antaranya Dr. Dwi Januarto Nugroho selaku Ketua Umum KAGAMAHUT masa bakti 2025–2028, Nezar Patria Wakil Menteri Komunikasi dan Digital sekaligus Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat KAGAMA, Prasetyo Hadi Menteri Sekretaris Negara dan Wakil Ketua Umum PP KAGAMA, Rohmat Marzuki Wakil Menteri Kehutanan selaku Dewan Penasehat PP KAGAMAHUT, serta Darori Wonodipuro Anggota DPR RI Komisi IV yang juga menjabat Ketua Dewan Penasehat PP KAGAMAHUT.

Dr. Dwi Januarto Nugroho Ketua Umum KAGAMAHUT, dalam sambutannya,
menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, melainkan momentum memperkuat komitmen alumni kehutanan untuk berkontribusi nyata bagi bangsa dan lingkungan.

“Kita berkumpul hari ini dalam semangat kebersamaan duduk sama rendah, berdiri sama tinggi  sebagai wujud pengabdian kepada Ibu Pertiwi. Peran alumni tidak terbatas pada birokrasi atau legislatif saja, tetapi juga mencakup dunia usaha, akademisi, dan berbagai lembaga sosial yang menopang kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa perjalanan hingga titik ini merupakan hasil kontribusi besar almamater tercinta serta ikatan batin kuat antar alumni. Semangat tersebut, lanjutnya, harus terus menjadi energi kolektif untuk menjalankan peran sosial lintas generasi.

Menurutnya, organisasi alumni seperti KAGAMA yang telah berdiri lebih dari enam dekade, serta KAGAMAHUT sebagai wadah keilmuan kehutanan, merupakan sumber daya strategis  baik jaringan relasi maupun kekuatan gagasan yang harus dirawat dan dimanfaatkan bersama.

Dr.Dwi Januarti Nugroho, S.Hut., M.B.A Ketua Umum juga melaporkan sejumlah kegiatan kolaboratif yang telah dilakukan, termasuk aksi kemanusiaan penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatera, program advokasi hukum, hingga kegiatan sosial bersama pemerintah daerah dan mitra organisasi. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru memiliki tanggung jawab memperkuat identitas, reputasi, dan kontribusi nyata alumni kehutanan dalam pembangunan sektor kehutanan nasional.

“Tantangan kita adalah memastikan tata kelola kehutanan benar-benar terwujud secara nyata. Ini bukan hanya soal kompetensi, tetapi juga harga diri sebagai rimbawan alumni Bulaksumur. Kita adalah apa yang kita pikirkan sepanjang hari, dan KAGAMAHUT adalah bagian dari pikiran serta pengabdian kita setiap waktu,” tutupnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal konsolidasi kekuatan alumni kehutanan UGM untuk menghadapi tantangan pembangunan lingkungan dan kehutanan nasional secara kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan.

Continue Reading

Metro

M Zepriansyah Komandan Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia (Korpus Brigade PII), M Zepriansy : Desak Kejaksaan Agung Republik Indonesia Untuk Bertindak Tegas,Transparan, dan Tanpa Kompromi Tuntaskan Persoalan

Published

on

By

Jakarta – 26/2/2026 -Kasus dugaan praktik mafia minyak yang kembali mencuat di Indonesia menjadi perhatian serius berbagai kalangan, termasuk organisasi pelajar. Komandan Koordinator Pusat Brigade Pelajar Islam Indonesia (Korpus Brigade PII), M Zepriansyah mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia untuk bertindak tegas, transparan, dan tanpa kompromi dalam menuntaskan persoalan tersebut.

Menurutnya, praktik mafia minyak bukan sekadar persoalan hukum atau ekonomi, melainkan persoalan keadilan sosial yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat luas, termasuk pelajar.

“Penegakan hukum yang tegas sangat penting agar praktik mafia minyak tidak terus merugikan negara dan rakyat. Kami mendesak Kejagung mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat, tanpa pandang bulu,” tegas Komandan Koordinator Pusat Brigade PII, M Zepriansyah dalam keterangannya, Kamis (26/2/2026).

Dampak Sosial dan Ekonomi bagi Pelajar

Brigade PII menilai praktik mafia minyak berkontribusi pada ketidakstabilan harga energi yang berujung pada meningkatnya biaya hidup masyarakat. Kondisi ini secara langsung memengaruhi pelajar dan dunia pendidikan.

Beberapa dampak nyata yang disoroti antara lain:

Kenaikan biaya transportasi
Banyak pelajar bergantung pada transportasi umum atau kendaraan pribadi untuk bersekolah. Ketika harga energi terdampak praktik mafia, biaya mobilitas pelajar ikut meningkat.

Tekanan ekonomi keluarga
Ketika pengeluaran rumah tangga meningkat akibat mahalnya energi, alokasi dana pendidikan bisa terpengaruh. Hal ini berpotensi menurunkan akses dan kualitas pendidikan bagi sebagian pelajar.

Ketidakstabilan sosial dan moral
Praktik mafia yang tidak ditindak tegas dapat menumbuhkan ketidakpercayaan generasi muda terhadap sistem hukum dan keadilan di Indonesia .

Ancaman terhadap masa depan generasi muda
Jika praktik korupsi dan mafia ekonomi terus terjadi, pelajar sebagai generasi penerus bangsa akan mewarisi sistem yang tidak sehat secara struktural.

Brigade PII menegaskan bahwa pemberantasan mafia minyak bukan hanya kewajiban aparat penegak hukum, tetapi juga tanggung jawab moral untuk melindungi masa depan generasi muda.

“Kami percaya penegakan hukum yang tegas bukan hanya menyelamatkan ekonomi negara, tetapi juga menjaga harapan pelajar terhadap keadilan dan masa depan bangsa,” lanjut Komandan Zepri.

Brigade PII menyatakan akan terus mengawal proses penanganan kasus ini serta mendorong kesadaran publik, khususnya di kalangan pelajar, agar berperan aktif dalam mengawasi praktik-praktik yang merugikan negara.

Continue Reading

Trending