Connect with us

TNI / Polri

Pangdam Jaya dan Wali Kota Bekasi Resmikan Makodim 0507/Bekasi

Published

on

Bekasi, – Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Mohamad Hasan dan Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto meresmikan Gedung Makodim 0507/Bekasi setinggi 4 lantai dengan melakukan pengguntingan pita, Senin, (11/09/2023).

Hadir dalam kesempatan tersebut, Dandim 0507/Kota Bekasi, Kolonel ARM Rico Ricardo Sirait, Ketua DPRD Kota Bekasi, M Saifuddaulah, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Dani Hamdani, Kajari Kota Bekasi, Laksmi Indriyah Rohmulyati, Ketua Pengadilan Negeri Bekasi, dan Ketua BPN Bekasi.

Wali Kota Bekasi Dr. Tri Adhianto mengatakan pembangunan gedung Makodim 0507/Bekasi sebagai bentuk peningkatan pelayanan bagi masyarakat Kota Bekasi. Pembangunan Makodim senilai Rp 22 M dalam jangka 3 tahun anggaran. Untuk pengadaan meubelair akan ada pada anggaran perubahan sekitar Rp 4 M.

“Sejumlah bangunan gedung instansi vertikal di Kota Bekasi telah selesai, semoga di tahun akan datang kita juga akan rencanakan untuk Kantor Pengadilan Negeri dan BPN. Agar masyarakat bertambah nyaman, bahagia, atas pelayanan yang diberikan pemerintah,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan dengan sinergitas yang terjalin antar Forum Pimpinan Daerah, masyarakat dapat dengan tenang beraktivitas dan tingkat investasi di Kota Bekasi meningkat.

“Faktor keamanan, kepastian hukum dan kepastian investasi meningkatkan perekonomian masyarakat. Investasi Kota Bekasi terbaik keempat di Jawa Barat,” ungkapnya.

Pemerintah Kota Bekasi akan terus berupaya berorientasi kepada peningkatan layanan publik. Seperti disampaikan Wali Kota Bekasi Tri Adhianto kepada Pangdam Jaya, tentang kebutuhan lahan parkir RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid. Ia berharap lahan aset TNI dapat dimanfaatkan kemudian hari untuk lahan parkir tersebut.

“Dalam komunikasi dengan pak Dandim, disampaikan ada tanah Kodam untuk bisa dimanfaatkan menambah lahan parkir area RSUD. Ini tugas pemerintah dalam kolaborasi semua pimpinan tentunya arahan dari Kodam Jaya,” harapnya.

Sementara itu, Panglima Kodam Jaya/Jayakarta, Mayjen TNI Mohamad Hasan menyambut baik dan apresiasi atas kinerja Pemerintah Kota Bekasi menyiapkan gedung baru Makodim 0507/Bekasi terlihat lebih maju dan modern.

“Atas inisiasi Pemkot Bekasi, kami berterima kasih. Pembangunan Makodim baru ini dapat menyesuaikan perkembangan zaman. Kita juga lihat Kota Bekasi semakin maju dan berkembang,” ucap

Pangdam Jaya berharap fasilitas gedung baru ini menjadi penyemangat membuat kualitas kinerja jajaran Kodim 0507/ Bekasi lebih baik lagi.

Terkait kebutuhan lahan parkir RSUD, Pangdam Jaya mendukung upaya tersebut dan ia meminta jajarannya menindaklanjutinya. Lahan tidur yang tidak dimanfaatkan menurutnya lebih bermanfaat untuk dijadikan lahan parkir dan pelayanan kepada masyarakat.

Diakhir sambutannya ia berpesan agar seluruh unsur Forkopimda mampu menjaga stabilitas keamanan wilayah pada hajat Pemilu serentak di Kota Bekasi.

“Tahun ini dan tahun depan sudah memasuki masa perhelatan politik. Tolong jaga stabilitas keamanan. Apapun pilihan kita jaga namanya stabilitas wilayah Indonesia harus dijaga,” ucapnya. (Red)

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kepemimpinan Satuan, Kasad Bekali Calon Komandan TNI AD

Published

on

By

BANDUNG, – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. memberikan pembekalan kepada peserta pendidikan calon komandan satuan di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif) TNI AD, Bandung, Rabu (25/2/2026). Pembekalan ini bertujuan memperkuat kepemimpinan satuan serta menyiapkan perwira yang berintegritas dan profesional dalam membangun institusi dan negara.

Peserta pembekalan terdiri dari siswa Pendidikan Komandan Korem (Dikdanrem), Komandan Rindam (Dikdanrindam), Komandan Brigade (Dikdanbrig), Komandan Kodim (Dikdandim), Komandan Batalyon (Dikdanyon), Wakil Komandan Batalyon (Dikwadanyon), serta Pendidikan Lanjutan Perwira (Diklapa) Infanteri.

Dalam pembekalannya, Kasad menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berkarakter, dan berlandaskan nilai-nilai kejuangan. Setiap perwira TNI AD dituntut memiliki integritas moral, loyalitas, serta kemampuan mengambil keputusan yang tepat di tengah dinamika tantangan tugas yang semakin kompleks.

Kasad juga menyampaikan bahwa para perwira yang saat ini menjalani pendidikan calon komandan satuan ini, kelak akan menjadi juru bicara pemerintah dalam menyampaikan informasi positif kepada masyarakat di seluruh Indonesia.

“Saya sangat antusias dengan kebijakan Presiden sekarang, supaya jangan ada lagi ilegal-ilegal. Jadi ini harus kita mengerti semua. Anda akan menyebar di seluruh Indonesia, orang-orang di daerah berharap, anda dapat menjadi sumber informasi, sehingga seluruh masyarakat memiliki kesamaan pemahaman untuk mempertahan kan NKRI,“ ujar Kasad.

Ditegaskan pula bahwa para siswa merupakan calon-calon pemimpin satuan di masa depan yang akan menentukan keberhasilan pembinaan personel dan kesiapan operasional satuan. Oleh karena itu, proses pembinaan dan kemampuan para calon komandan satuan yang sedang dijalani harus dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas diri, baik dari aspek pengetahuan, keterampilan, kemampuan dasar keprajuritan.

Menurut Kasad, profesionalisme prajurit TNI AD harus senantiasa dibangun sejalan dengan kemajuan teknologi dan perubahan lingkungan strategis. Para perwira diharapkan mampu memahami mekanisme latihan dan perlengkapan latihan serta menguasai taktik dan strategi sesuai perkembangan dinamika global. Ia juga mengingatkan pentingnya peran perwira sebagai teladan bagi anggotanya. Keteladanan dalam disiplin, tanggung jawab, serta kepedulian terhadap kesejahteraan prajurit dan keluarga menjadi faktor kunci dalam menciptakan soliditas dan moril satuan yang kuat dengan landasan loyalitas tegak lurus. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Gelar Bukber Bareng Media, Tegaskan: Suara Pers adalah Jeritan Publik yang Wajib Direspons

Published

on

By

Jakarta – Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menekankan pentingnya sinergi Polri dan media sebagai representasi suara publik.
Jakarta Selatan | sorottoday.id – Momentum Ramadan dimanfaatkan Listyo Sigit Prabowo untuk mempererat soliditas dengan insan pers. Dalam suasana hangat buka puasa bersama di Rupatama Mabes Kepolisian Negara Republik Indonesia, Rabu (25/2/2026), Kapolri menegaskan satu pesan kuat, media adalah representasi suara rakyat yang tidak boleh diabaikan.

Acara yang dihadiri berbagai perwakilan media nasional itu menjadi panggung penegasan komitmen Polri terhadap keterbukaan informasi dan respons cepat atas setiap aspirasi publik.

“Kami menyadari bahwa suara media adalah suara publik yang harus didengar. Kewajiban kami sebagai institusi Polri adalah melaksanakan amanah sebagaimana yang diserukan oleh suara publik yang diwakili oleh rekan-rekan media,” tegas Kapolri.

Dalam arahannya, Kapolri secara lugas menginstruksikan seluruh jajaran untuk tidak menganggap remeh setiap pemberitaan media. Menurutnya, laporan sekecil apa pun bisa menjadi indikator adanya persoalan riil di tengah masyarakat.

Ia menekankan bahwa pemberitaan bukan sekadar narasi, melainkan refleksi keresahan, keluhan, bahkan jeritan warga yang menuntut penyelesaian konkret.

“Tolong seluruh jajaran, sekecil apa pun suara dari teman-teman media, itu adalah jeritan dari masyarakat. Mau tidak mau kita harus melakukan langkah cepat, respons cepat untuk menanggapi,” ujarnya dengan nada tegas.

Lebih jauh, Listyo Sigit berharap hubungan sinergis antara Polri dan media terus diperkuat. Baginya, sinergi ini bukan hanya soal komunikasi, tetapi tentang membangun kebijakan dan tindakan yang benar-benar berpijak pada kebutuhan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa respons kepolisian di lapangan harus lahir dari hasil mendengar dan memahami suara publik, bukan sekadar inisiatif sepihak institusi.

“Sehingga ke depan, respons kita bukan respons karena keinginan sendiri, tapi betul-betul respons di lapangan yang bergerak karena kita mendengarkan suara publik yang disuarakan oleh rekan-rekan media,” jelasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Ditreskrimsus Polda Metro Cek Harga dan Stok Sembako di Rawamangun Jelang Lebaran

Published

on

By

Jakarta – Subdit I Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya turun langsung mengecek stok dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Rawamangun, Jakarta Timur, Rabu (25/2/2026). Pengecekan dilakukan untuk memastikan pasokan aman dan harga terkendali menjelang Idul Fitri.

Monitoring yang dimulai pukul 09.00 WIB itu dipimpin Kanit 3 Subdit I Indag AKP Rheditya Alfa Hendy bersama perwakilan Badan Pangan Nasional (Bapanas). Petugas menyisir lapak pedagang beras, minyak goreng, cabai hingga daging untuk memantau ketersediaan serta mengantisipasi lonjakan harga dan potensi penimbunan.

Hasil pengecekan menunjukkan stok bahan pokok relatif aman. Beras premium dijual Rp15.000/kg dengan stok sekitar 0,5 ton, sementara beras SPHP Rp12.500/kg dengan stok 75 kilogram. Minyak goreng Minyakita dijual Rp15.700 per liter sesuai HET, dengan ketersediaan 4.800 liter kemasan 1 liter dan 1.200 liter kemasan 2 liter.

Untuk komoditas lain, cabai rawit merah Rp110.000/kg, cabai merah keriting dan merah besar Rp50.000/kg, bawang putih Rp50.000/kg, bawang merah Rp65.000/kg. Daging ayam ras Rp40.000/kg, daging sapi paha depan Rp130.000/kg dan paha belakang Rp140.000/kg, telur ayam ras Rp32.000/kg, serta gula konsumsi Rp18.000/kg. Sejumlah komoditas seperti ayam, telur, cabai dan bawang masih tercatat di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyampaikan bahwa pengawasan akan dilakukan secara berkala untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok.

“Kami mengajak seluruh pedagang untuk bersama-sama menjaga distribusi tetap lancar dan harga tetap sesuai ketentuan, sehingga masyarakat dapat berbelanja dengan tenang menjelang Lebaran,” ujarnya.

Continue Reading

Trending