Connect with us

Metro

Founder Desapedia.id, Iwan Sulaiman S. Berharap Revisi UU Desa No.6 Tahun 2014 Bisa Dijalankan Dengan Baik

Published

on

Jakarta , Minggu, 1 Oktober 2023 – Dewan Pimpinan Pusat Prabowo Budiman Bersatu (DPP Prabu) bersama Jaringan Rakyat Indonesia Raya (Jari Raya) gelar acara Diskusi Raya bertemakan “Membangun Kemandirian Desa dalam Menyongsong Indonesia Menang” pada minggu tanggal 1 Oktober 2023 bertempat di DPP Prabu Jl. Maluku 40, Menteng, Jakpus, jam 14:00 hingga selesai.

Ditemui awak media, Iwan Sulaiman S, selaku Founder Desapedia.id mengatakan,
“Kalau mulai dari sekarang jadi kita harus berpikir masuk kedalam sistem bisa melalui perangkat pemerintahan dengan jadi pengurus bumdes, jadi anggota DPD, jadi badan Perhubungan juga bisa,” kata Iwan Sulaiman S.

Lebih lanjut, Iwan mengatakan,
“Teman-teman adik-adik genset jangan di luar pemerintahan, dan generasi di bawahnya, yang sudah berkarir di kota Ayo pulang ke desa, yang sudah S1 S2 Ayo pulang ke desa ikut pertarungan politik di desa ikut konstetasi di desa, coba Jadi kepala desa lewat Pilkades atau perangkat pemerintahan desa itu kan biasanya untuk membentuk perangkat pemerintahan desa di setiap negara ada desanya.

Jadi Saya kira ini merupakan momentum untuk para Gen Z yang sudah berkarir di kota sudah 1 sudah S2 ya balik ke desa, jadi kepala desa, jadi kepala PPD, jadi pengurus bumdes yang penting karena ada penyertaan modal di situ Saya kira itu sayang kan kalau tidak dimanfaatkan yang lebih baik,” sambungnya.

Tak luput Iwan juga mengatakan,
“Jalankan undang-undang desa dengan benar, UU No.6 tahun 2014 tentang undang-undang desa itu tolong dijalankan dengan benar, Siapa yang menjalankannya? yaitu pemerintah tolong dijalankan dengan benar baik oleh pemerintah daerah, Kementerian, BPR, DPRD tolong kembalikan mandat Desa itu ke undang-undang desa seperti tadi yang mas Budiman sampaikan,” tutur Iwan.

“Perihal opsi dan solidaritas pengakuan, berikan kepercayaan kepada desa, akui desa, berikan kepercayaan untuk mengelola Dana Desanya, dan tolong hargai musyawarah desa (musda).
Musda sebagai forum tinggi kedaulatan masyarakat desa,” terang Iwan.

Terkait harapannya, Iwan Sulaiman S. mengatakan, “Ada dua agenda besar yaitu, kesatu, Ayo kita evaluasi undang-undang Desa karena tanggal 15 Januari 2024 bertepatan dengan 10 tahunnya undang-undang desa Di mana Tinggal 3 bulan lagi waktunya kita evaluasi UU Nomor 6 tahun 2014 dievaluasi untuk 10 tahun mendatang.

Jadi kita berharap pada Pemerintahan baru yang Insya Allah akan dimenangkan oleh Pak Prabowo itu bisa menjalankan UU desa ini dengan baik, dengan benar, Okelah direvisi nggak apa-apa, hanya bagian kecil saja karena karya mas Budiman ini sudah sangat baik dan tinggal di jalankan dengan baik saja,” harapnya.

Puncaknya, Founder Desapedia.id, Iwan Sulaiman S. mengatakan,
“Selama ini kan yang menjalankannya itu kurang paham tentang undang-undang Desa, saya kira itu saja,” pungkas Iwan Sulaiman S. sebagai Founder Desapedia.id.

Continue Reading

Metro

Imlek Jembatan Persaudaraan : Harmoni Budaya dan Iman Satukan Generasi Muda Menyambut Ramadan

Published

on

By

Jakarta – Perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili dan Merayakan Harmony Suci dan Festival Bakso yang di selenggarakan oleh ANSOR PTSMI, GOBI, dan PAGAR NUSA      tempat di Gedung Gerakan Pemuda Ansor, Jakarta, Senin (17/02/2026).

Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor adalah Addin Jauharudin dalam sambutannya mengatakan Perayaan Tahun Baru Imlek berlangsung penuh makna dalam balutan kebersamaan lintas budaya dan lintas iman, menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya harmoni di tengah keberagaman bangsa.

Kegiatan yang diinisiasi oleh kader muda Gerakan Pemuda Ansor bersama elemen masyarakat ini tidak sekadar menjadi perayaan budaya, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan menjelang bulan suci Ramadan.
Dalam suasana meriah dengan lampion yang menghiasi lokasi acara, pesan kebangsaan disampaikan bahwa Indonesia dibangun bukan oleh keseragaman, melainkan oleh keberanian untuk hidup berdampingan.

Perayaan Imlek dipandang sebagai milik bersama kemanusiaan, bukan hanya satu komunitas tertentu, sehingga menjadi simbol bahwa cahaya tradisi dan cahaya iman dapat berjalan beriringan tanpa saling meredupkan.

Berbagai pertunjukan seni turut memeriahkan kegiatan, mulai dari barongsai hingga hadroh yang tampil dalam satu panggung. Kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa perbedaan bukanlah pemisah, melainkan kekuatan untuk menciptakan harmoni.

Penampilan seni bela diri juga menghadirkan pendekar taichi bersama pesilat dari Pagar Nusa yang berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama, menunjukkan bahwa keseimbangan dan persatuan menjadi nilai utama dalam menjaga bangsa.

Selain pertunjukan budaya, acara turut menghadirkan kegiatan stand-up comedy bertema kebangsaan yang mengajak masyarakat untuk tertawa bersama.

Pesan sederhana namun kuat disampaikan bahwa bangsa yang mampu tertawa bersama adalah bangsa yang masih memiliki hati yang sehat dan persaudaraan yang utuh.

Festival kuliner yang menghadirkan beragam olahan bakso juga menjadi simbol akulturasi budaya dalam kehidupan sehari-hari. Beragam rasa yang menyatu dalam satu hidangan mencerminkan filosofi Indonesia: berbeda bentuk namun tetap satu kehangatan.

Diskusi ringan bertajuk “Imlek Jembatan Persaudaraan” menjadi ruang dialog untuk membangun pemahaman dan mengikis prasangka di tengah masyarakat.

Generasi muda diajak menentukan arah masa depan bangsa: apakah menjadi tembok yang memisahkan atau taman yang mempertemukan. Ansor menegaskan pilihan untuk menjadi taman, tempat tradisi tumbuh berdampingan dan kemanusiaan menjadi bahasa utama sebelum identitas disebutkan.

Dalam pesan penutup, disampaikan harapan agar perayaan ini menjadi saksi bahwa generasi muda Indonesia memilih jalan harmoni, menjaga kemanusiaan, serta merawat persaudaraan dengan keberanian yang lembut.

Momentum Imlek juga diharapkan menjadi penguat semangat menyambut Ramadan dengan hati yang lapang.

“Selamat Tahun Baru Imlek, Gong Xi Fa Cai. Semoga semangat keberanian, optimisme, dan persaudaraan terus menguat dalam perjalanan bangsa,” tutup nya

Continue Reading

Metro

Plantas Restaurant Hadirkan “Plantas Selera Ramadan”, Iftar Buffet Nusantara All You Can Eat di Moritz Hotel RSAB Harapan Kita

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan, Plantas Restaurant menghadirkan promo spesial bertajuk “Plantas Selera Ramadan”, sebuah pengalaman berbuka puasa dengan konsep Iftar Buffet All You Can Eat yang mengangkat kekayaan cita rasa Nusantara dari berbagai daerah di Indonesia.

Berlokasi di Moritz Hotel RSAB Harapan Kita, promo ini mengusung tema masakan khas Nusantara dengan sajian autentik dari berbagai penjuru Tanah Air. Tamu dapat menikmati ragam hidangan khas Jawa, Sumatera, hingga Sulawesi, mulai dari aneka takjil tradisional, hidangan pembuka, menu utama bercita rasa daerah, hingga pilihan dessert Nusantara yang menggugah selera

Konsep ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang lengkap, hangat, dan berkesan. Suasana Ramadan semakin terasa melalui dekorasi khas yang menghiasi area hotel dan restoran. Ornamen bernuansa Islami, pencahayaan hangat, serta atmosfer yang nyaman menciptakan momen kebersamaan yang istimewa bersama keluarga, sahabat, maupun rekan kerja.

Promo “Plantas Selera Ramadan” ditawarkan dengan harga spesial Rp140.000 nett per pax. Bagi tamu yang melakukan reservasi grup, tersedia harga khusus Rp135.000 nett per pax dengan minimum pemesanan 10 orang. Penawaran ini menjadikan Plantas Restaurant pilihan ideal untuk acara buka puasa bersama perusahaan, komunitas, maupun keluarga besar.

Tak hanya itu, Moritz Hotel RSAB Harapan Kita juga menghadirkan paket kamar spesial bertajuk “Harmony Ramadan” dengan harga Rp675.000 nett per malam, termasuk paket Iftar untuk 2 pax. Paket ini dirancang untuk memberikan pengalaman menginap yang nyaman sekaligus menikmati sajian berbuka puasa khas Nusantara dalam satu paket lengkap selama bulan Ramadan.

Sebagai bagian dari kemeriahan Ramadan, Moritz Hotel RSAB Harapan Kita juga menghadirkan voucher giveaway Iftar bagi para tamu dan pengikut setia. Informasi lebih lanjut mengenai program giveaway akan diumumkan melalui akun Instagram resmi @moritzhotelrsabhk pada periode 19 Februari 2026 hingga 19 Maret 2026.

Untuk informasi dan reservasi, tamu dapat menghubungi Moritz Hotel RSAB Harapan Kita melalui Instagram resmi @moritzhotelrsabhk, WhatsApp di +62 811 9745 679, atau mengunjungi website resmi www.moritzhotels.com.

Dengan konsep kuliner Nusantara yang autentik dan suasana Ramadan yang hangat, “Plantas Selera Ramadan” siap menjadi destinasi berbuka puasa pilihan di Jakarta tahun ini.

Continue Reading

Metro

Raden Dewi Setiani Bupati Pandeglang : Berhasil Tunjukkan Kinerja Terbaik Dorong Inovasi Transparansi Perkuat Sinergi Antara Pemerintah Desa dan Masyaraka

Published

on

By

Jakarta – Pandeglang Raih Penghargaan APDESI, Tegaskan Desa sebagai Fondasi Pembangunan Nasional Pandeglang Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang menegaskan komitmennya menjadikan desa sebagai fondasi utama pembangunan nasional. Penegasan tersebut disampaikan dalam sebuah agenda nasional yang dihadiri jajaran kementerian dan para pemangku kepentingan desa, sekaligus menjadi momentum penganugerahan penghargaan kepada Kabupaten Pandeglang atas kontribusinya dalam penguatan tata kelola pemerintahan desa dan percepatan pembangunan desa.

Penghargaan yang diberikan oleh Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) itu menjadi sorotan utama dalam agenda tersebut.

Kabupaten Pandeglang dinilai berhasil menunjukkan kinerja terbaik dalam mendorong inovasi, transparansi, serta memperkuat sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat.

“Atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Pandeglang, kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bapak Menteri Koordinator Pangan, Bapak Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Bapak Menteri Dalam Negeri yang pada kesempatan ini diwakili oleh Bapak Sekretaris Jenderal Bapak Tomsi, serta seluruh jajaran Kementerian Desa,” ujar Bupati Pandeglang, Raden Dewi Setiani.

Menurut Bupati Dewi, penghargaan tersebut bukan sekadar simbol seremonial, melainkan pengakuan atas kerja keras dan dedikasi para kepala desa beserta perangkatnya dalam membangun desa secara kolaboratif dan berkelanjutan.

“Jika desa kuat, insya Allah Indonesia akan kuat. Jika desa mandiri, kesejahteraan masyarakat desa dapat benar-benar terwujud,” tegasnya.

Ia juga menyoroti bahwa tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, mulai dari penguatan ketahanan pangan, pengentasan kemiskinan, hingga percepatan transformasi digital desa. Karena itu, kolaborasi erat antara pemerintah desa, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat menjadi kunci utama.

Pemkab Pandeglang berharap penghargaan ini menjadi pemicu semangat bagi seluruh desa untuk terus bergerak maju,

Meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memperkuat pelayanan kepada masyarakat. Para kepala desa diharapkan tetap menjadi pemimpin yang inovatif, berintegritas, dan terbuka terhadap kolaborasi demi terwujudnya desa yang mandiri, kuat, dan sejahtera.

Continue Reading

Trending