JAKARTA – Keluarga Alumni Universitas Indraprasta PGRI (KALUNI UNINDRA) resmi melantik jajaran pengurus periode 2026–2029 yang dirangkaikan dengan Diskusi Publik bertema “Menguatkan Peran Alumni, Mewujudkan Dampak Berkelanjutan” di Aula PGRI, Jalan TB Simatupang, Jakarta, Minggu (2/8/2026).
Pelantikan tersebut menjadi tonggak baru bagi KALUNI UNINDRA untuk memperkuat peran alumni sebagai mitra strategis Universitas Indraprasta PGRI (Unindra) dalam mendukung pengembangan institusi, meningkatkan kualitas lulusan, serta membangun jejaring alumni yang lebih solid dan berkelanjutan.
Acara tersebut dihadiri Rektor Unindra Prof. Dr. H. Sumaryoto, Asisten Eksekutif Wali Kota Depok Agung Pangestu, jajaran pimpinan universitas, para alumni lintas angkatan, serta pengurus baru KALUNI UNINDRA.

Ketua Umum KALUNI UNINDRA periode 2026–2029, Aidil Armi Muhammad, S.Kom., M.I.Kom., menegaskan bahwa pembangunan basis data alumni menjadi program prioritas organisasi sebagaimana arahan Rektor Unindra.
Menurut Aidil, pendataan alumni merupakan fondasi penting untuk mendukung penyusunan berbagai program organisasi sekaligus memperkuat kebutuhan institusi, termasuk dalam proses akreditasi perguruan tinggi.
“Pesan Pak Rektor sangat jelas, yaitu membangun data alumni. Ini menjadi pekerjaan rumah terbesar kami. Jumlah alumni Unindra diperkirakan sudah mencapai sekitar 100 ribu orang, namun data yang kami miliki saat ini mungkin baru sekitar satu hingga dua persen. Padahal data alumni sangat penting, baik untuk pengembangan kampus maupun kebutuhan akreditasi,” ujar Aidil.
Ia menjelaskan, proses pendataan akan mencakup seluruh lulusan sejak Unindra berdiri sebagai universitas pada 2004 hingga lulusan tahun akademik 2025–2026. Bahkan, alumni saat kampus masih berstatus STKIP juga akan dirangkul agar kembali terhubung dalam jaringan KALUNI UNINDRA.
Menurutnya, database alumni yang lengkap akan menjadi dasar penyusunan program yang lebih tepat sasaran, mulai dari pengembangan karier, kolaborasi profesional, hingga penguatan kontribusi alumni terhadap almamater.
Dalam waktu dekat, KALUNI UNINDRA akan menggelar rapat kerja untuk menyusun agenda prioritas selama tiga hingga enam bulan pertama masa kepengurusan. Rapat tersebut akan membahas strategi pendataan alumni melalui media sosial, koordinasi dengan program studi, serta penguatan komunikasi lintas angkatan.
“Kami tidak ingin terburu-buru menentukan program. Dalam dua minggu ke depan kami akan menggelar rapat kerja agar seluruh program tersusun secara terukur dan realistis. Yang terpenting saat ini adalah menyelaraskan pesan dari kampus dengan aspirasi para alumni dan calon alumni,” katanya.
Aidil menambahkan, kepengurusan KALUNI
UNINDRA periode 2026–2029 diperkuat sekitar 35 pengurus yang terbagi dalam tujuh bidang kerja guna mengoptimalkan pelaksanaan program organisasi selama tiga tahun ke depan.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal KALUNI UNINDRA Muhammad Mirza Adam, S.Pd., menilai koordinasi antarpengurus menjadi faktor utama dalam menjalankan roda organisasi.
“Saya berharap ke depan Ketua Umum Aidil dapat terus membangun koordinasi dan kebersamaan dengan seluruh pengurus. Kita memiliki banyak bidang sehingga sinergi menjadi kunci utama. Dukungan dari para wakil ketua dan seluruh pengurus akan sangat menentukan keberhasilan organisasi ini,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Bendahara Umum KALUNI UNINDRA Nanda Asifa Putri, S.Pd., yang optimistis kepengurusan baru mampu menghadirkan organisasi alumni yang semakin profesional, progresif, dan bermanfaat bagi seluruh lulusan Unindra.
“Saya berharap KALUNI UNINDRA periode ini semakin solid dan progresif. Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketua Umum Aidil, organisasi ini akan menjadi ruang kolaborasi, silaturahmi, dan pengembangan alumni selama tiga tahun ke depan,” tuturnya.
Melalui kepengurusan baru tersebut, KALUNI UNINDRA berkomitmen menjadi mitra strategis Universitas Indraprasta PGRI dalam memperkuat hubungan dengan alumni, mendorong lahirnya berbagai program kolaboratif, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi kemajuan almamater dan pembangunan masyarakat secara berkelanjutan.