Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Hadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Seskoau Angkatan Ke-61 Tahun Pelajaran 2024

Published

on

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr.Hanla., menghadiri Upacara Pembukaan Pendidikan Seskoau Angkatan Ke-61 Tahun Pelajaran 2024 yang dipimpin langsung oleh Danseskoau Marsda TNI Eding Sungkana, S.AB., M.Tr(Han)., bertempat di GOR Poltak Seskoau, Lembang Bandung, Selasa (16/01/2024).

Inspektur Upacara membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P., C.S.F.A., mengatakan bahwa secara khusus saya mengucapkan selamat kepada 160 orang Pasis Angkatan Ke-61 atas keberhasilan saudara hingga diterima dan terpilih untuk menempuh pendidikan di lembaga pendidikan umum tertinggi di TNI Angkatan Udara.

Pada kesempatan yang baik ini, saya ingin menegaskan kembali kedudukan sebagai lembaga pendidikan tertinggi di TNI Angkatan Udara yang berperan penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia peserta didiknya guna mewujudkan TNI Angkatan Udara sebagai Angkatan Udara yang disegani.

Untuk itulah, sesuatu dituntut untuk terus beradaptasi dan berinovasi dalam mengembangkan sistem dan pola pembelajaran yang relevan dengan perkembangan ilmu pengetahuan teknologi dan khususnya yang sesuai dengan perkembangan lingkungan strategis yang kita hadapi.

Berkaitan dengan hal tersebut, saya menyambut baik upaya siswa dalam mengangkat tema khusus bagi pendidikan Seskoau Angkatan Ke-61 yaitu “Dampak dan Strategi Teknologi Militer Berbasis di Kawasan”.

Kita menyadari betapa perkembangan teknologi yang masih memaksa transportasi yang signifikan terhadap sektor pertahanan diberbagai negara maju khususnya dalam penggunaan Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan teknologi Artificial Intelligence ini membawa perubahan paradigma yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya baik dalam praktik militer intelijen maupun kebijakan keamanan nasional.

Tapi secara retragenesis kecerdasan buatan tidak dapat menggantikan kecerdasan manusia dalam pengambilan keputusan dari berbagai hal. Kita dapat menyimpulkan bahwa persiapan diri dalam adaptasi teknologi Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan bagi organisasi militer adalah sebuah kepercayaan.

Terlepas dari kemampuan kita untuk mengakuisisi teknologi tersebut konsekuensinya pendidikan dan pemberian wawasan serta kekuatan tentang intelijen ini kepada personil militer khususnya bagi para Pasis Angkatan Ke-61 adalah hal yang esensial guna menghadapi ancaman yang terus berkembang dimasa depan.

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

TNI / Polri

Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I, Kapolri: Tuntaskan Target Swasembada Pangan Presiden

Published

on

By

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menghadiri kegiatan tanam raya jagung serentak se-Indonesia kuartal I tahun 2026 di Ogan Ilir, Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini merupakan komitmen untuk menuntaskan target swasembada pangan dari Presiden Prabowo Subianto.

“Tentunya ini menjadi program dan komitmen Polri untuk menuntaskan agar kita betul-betul bisa menyelesaikan apa yang menjadi target dari Bapak Presiden,” kata Sigit kepada awak media, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menyatakan, untuk mewujudkan swasembada pangan, khususnya jagung, Polri terus menggandeng kelompok tani, elemen masyarakat hingga seluruh kementerian/lembaga terkait.

“Alhamdulillah hari ini kami bersama-sama melaksanakan kegiatan tanam raya jagung secara serentak untuk semester pertama, di mana kegiatan kali ini adalah merupakan program lanjutan dari target kami untuk menanam satu juta hektar,” ujar Sigit.

Di sisi satu, kata Sigit, kegiatan ini juga bagian dari upaya untuk menjawab dan mengantisipasi dinamika konflik global yang belakangan semakin memanas.

“Karena Bapak Presiden selalu menyampaikan agar kita mampu untuk melaksanakan swasembada pangan, swasembada energi, dan tentunya ini bagian dari upaya kita untuk menciptakan swasembada ataupun ketahanan pangan khususnya jagung,” ucap Sigit.

Sementara itu, Sigit menekankan, swasembada pangan juga akan turut menyukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG). “Yang juga membutuhkan pakan ternak baik untuk ayam potong ataupun ayam petelur, sehingga kemudian ini pun harus terus kita dorong,” tambah Sigit.

Tak hanya itu, Sigit juga menyambut baik adanya kesepakatan bersama dengan Himbara untuk membantu memberikan KUR kepada Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

“Sehingga harapan kita dengan diberikannya KUR ini dari bank-bank Himbara, ini juga bisa membuat petani lebih bergairah. Karena petani memiliki modal yang bisa digunakan mulai dari pertanaman, kemudian perawatan dengan menggunakan pupuk dan pestisida, maupun nanti setelah selesai,” papar Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Resmikan 57 Jembatan Merah Putih, Permudah Akses Warga

Published

on

By

Sumsel – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meresmikan 57 jembatan merah putih Presisi di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini menindaklanjuti instruksi Presiden Prabowo untuk kemaslahatan masyarakat.

“Di sisi lain kami juga kali ini meresmikan pembangunan 57 jembatan Merah Putih sesuai dengan arahan Bapak Presiden,” kata Sigit di Ogan Ilir Sumsel, Sabtu (7/3/2026).

Sigit menjelaskan, jalur penghubung ini sengaja dibangun oleh Polri agar bisa dimanfaatkan untuk para anak sekolah, petani maupun masyarakat sekitar. Dengan begitu, dapat mempercepat atau mempermudah akses warga.

“Yang tadinya mungkin harus berputar, dengan jembatan yang ada bisa jauh lebih singkat,” ujar Sigit.

Lebih dalam, Sigit berharap, jembatan ini dapat memangkas ongkos logistik dari para petani. Sehingga, roda perekonomian bertumbuh untuk masyarakat.

“Dan harapan kita ini juga selain memperpendek jarak waktu, juga bisa membantu memotong ongkos logistik dari petani yang mungkin lewat jalur tersebut,” ucap Sigit.

Sigit juga mengapresiasi jajarannya dan meminta untuk terus mengawal serta mendukung apa yang menjadi program Pemerintah untuk masyarakat Indonesia.

“Dan juga tentunya saya ucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran dan terus bekerja semangat untuk betul-betul bisa menjalankan apa yang menjadi program Bapak Presiden untuk masyarakat,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Sukses Pada Penanaman Jagung Tahun 2025, Polda Metro Jaya Menambah Jumlah Lahan Menjadi 50 Hektar pada Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I di Bekasi Tahun Ini

Published

on

By

Bekasi – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol. Dekananto Eko Purwono mendampingi Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menghadiri kegiatan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I dalam rangka mendukung swasembada pangan nasional. Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolri secara virtual dan terpusat di Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Sabtu (7/3/2026).

Di wilayah Polda Metro Jaya, kegiatan dilaksanakan di Kampung Tembong Gunung, Desa Sukamahi, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi dan turut dihadiri para Pejabat Utama Polda Metro Jaya serta Kapolres Metro Bekasi.

Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengatakan kegiatan penanaman jagung serentak ini dilaksanakan secara nasional dan diikuti oleh 36 Polda sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan.

“Pada hari ini Bapak Kapolri memimpin langsung kegiatan penanaman jagung serentak Kuartal I yang dipusatkan di Polda Sumatera Selatan dan diikuti oleh seluruh Polda di Indonesia sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap ketahanan pangan nasional,” kata Wakapolri.

Ia menjelaskan pada Kuartal I tahun ini target penanaman jagung secara nasional mencapai lebih dari 100 ribu hektare. Pada tahun 2025 lalu, Polri telah berhasil menanam jagung seluas 661 ribu hektare dari target nasional 1 juta hektare.

“Pada tahun 2026 kekurangan dari target satu juta hektare tersebut akan terus kita upayakan terpenuhi. Jika target tersebut tercapai maka potensi produksi jagung nasional diperkirakan bisa mencapai bahkan melampaui 4 juta ton,” ujarnya.

Komjen Dedi juga mengapresiasi kontribusi Polda Metro Jaya yang tetap mendukung program tersebut meskipun memiliki keterbatasan lahan.

“Polda Metro Jaya tetap berkontribusi melalui berbagai inovasi dan kerja sama lintas sektor. Saat ini telah memanfaatkan lahan sekitar 50 hektare untuk penanaman jagung dan akan terus dikembangkan,” tuturnya.

Selain penanaman jagung, lahan yang dikelola juga dimanfaatkan untuk tanaman lain guna mendukung ekosistem rantai pasok program Makan Bergizi Gratis (MBG). Polri juga menggandeng berbagai pihak seperti perusahaan perkebunan, PTPN, Kementerian Kehutanan melalui program hutan sosial, serta sektor swasta untuk memperluas lahan tanam.

Untuk memperkuat program tersebut, Polri juga bekerja sama dengan Bank Himbara untuk memberikan akses Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada kelompok tani, serta dukungan permodalan melalui koperasi Polri guna membantu kebutuhan bibit, pupuk hingga alat dan mesin pertanian.

Continue Reading

Trending