Connect with us

TNI / Polri

Danlantamal IV Tatap Muka Dengan Prajurit Lanal Bintan

Published

on

TNI AL, Bintan,- Danlantamal IV Batam Laksamana Pertama TNI Tjatur Soniarto CHRMP., M.Tr. Opsla., didampingi Ketua Korcab IV DJA I Ny. Erni Tjatur Soniarto, melaksanakan Tatap Muka dengan Prajurit Lanal Bintan beserta anggota Jalasenastri Cabang 5 Korcab IV DJA I, bertempat di Halaman Mako Lanal Bintan, Jalan Jenderal Sudirman No.10, Tanjung Uban Kota, Kecamatan Bintan Utara, Kabupaten Bintan, Rabu (20/03/2024).

 

Kegiatan tatap muka ini dimaksudkan agar saling mengenal antara Danlantamal IV dan prajurit di jajarannya, selain itu juga memberikan wejangan-wejangan kepada Danlanal beserta jajaran agar tetap solid dan menghindari segala bentuk pelanggaran.

 

Dalam sambutannya, Danlantamal IV mengatakan bahwa “Jalasenastri merupakan organisasi non struktural TNI AL yang bertujuan untuk membantu kedinasan dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit TNI AL beserta keluarganya, dimana pernanan Jalasenastri sebagai organisasi istri prajurit TNI AL sangatlah penting yaitu dapat meningkatkan motivasi istri prajurit dalam membina keluarga menjadi lebih sejahtera dan ikut berperan serta aktif dalam kegiatan sosial.

 

“Setiap anggota Jalasenastri dengan sikap loyalnya ikut serta menjaga nama baik Keluarga Besar TNI AL, serta menjadi pelopor dikalangan organisasi kewanitaan dalam rangka ikut menciptakan sumber daya manuasia yang berkualitas dalam kehidupan bermasyarakat,” ujarnya.

 

Selanjutnya saya selaku Pembina Korcab IV DJA I ada beberapa pesan yang ingin saya sampaikan, Pertama, selalu bersyukur, dimana bukan kebahagiaan yang membuat kita selalu bersyukur tapi bersyukurlah yang membuat kita bahagia dan penghasilan yang kita miliki cukup untuk memenuhi biaya hidup, namun tidak akan pernah cukup memenuhi gaya hidup. Kedua, berikan dukungan kepada suami, jika istri berperilaku baik maka hal tersebut akan dapat mendukung kedinasan suami walaupun tidak berpengaruh pada promosi jabatan dalam kedinasan suami. Ketiga, pelihara komunikasi keluarga,manfaatkan alat komunikasi yang dimiliki untuk selalu memelihara hubungan komunikasi dengan anggota keluarga.

 

Keempat, Bijak dalam menggunakan media sosial, media sosial bukan untuk tempat berkeluh kesah terlebih urusan dinas suami atau kebijakan pimpinan harus memperlihatkan nilai kesopanan. Kelima, mari kita jaga keluarga dan lingkungan dari pengaruh bahaya narkoba karena para pengedar narkoba akan selalu mendekati kita dan keluarga memalui berbagai cara. Keenam, judi online dari banyaknya berbagai negara yang ada, Indonesia menempati urutan pertama pengguna judi online terbanyak didunia, aktifitas judi online di Indonesia semakin parah, hal ini ditandakan dengan semakin banyak website judi online yang beredar diinternet.

 

Tindak tegas bagi prajurit TNI AL yang terbukti melakukan pelanggaran sesuai prosedur dan hukum yang berlaku. Kepada seluruh prajurit TNI AL beserta istri agar menjauh aktifitas judi online yang berdampak buruk bagi diri sendiri maupun keluarga,” ungkap Danlantamal IV mengakhiri sambutannya.

 

Hadir dalam kegiatan tatap muka yakni, Asrena Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Faisal, M.Tr.Hanla., M.M., beseta Ibu, Asintel Danlantamal IV Letkol Laut (P) Joko Santosa, S.E. M.Tr. Opsla., CHRMP., Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Agus Darmawan, S.E., M.Tr. Hanla., beserta Ibu, Aspers Danalantamal IV Kolonel Laut (KH) Syaifullah S.Pd., beserta Ibu, Danlanal Bintan Kolonel Laut (P) Gita Muharam, M.Sc, beserta Ibu, Dansatrol Lantamal IV Letkol Laut (P) Toni Priyo Utomo beserta Ibu, Kakuwil Lantamal IV, Danpomal Lantamal IV beserta Ibu, Kadispotmar Lantamal IV, Danyonmarhanlan IV beserta Ibu, Palaksa Lanal Bintan Mayor Marinir Yuda Bakti beserta Ibu, Dandenpom Lanal Bintan Mayor Laut (PM) Hanis Aldian, Pasops Lanal Bintan Mayor Laut (P) Eko Adi Susanto, Ka. Akun Lanal Bintan Mayor Laut (S) Andi Arwin, Pasintel Lanal Bintan Mayor Laut (P) Mugiyono dan seluruh Perwira, Bintara, dan ASN Lanal Bintan.

 

(Pen Lanal Bintan)

Continue Reading

TNI / Polri

Tekankan Kepemimpinan Humanis, Wakasad: Komandan Harus Dekat dengan Prajurit

Published

on

By

BANDUNG, – Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) Letjen TNI Muhammad Saleh Mustafa menekankan pentingnya kepemimpinan humanis bagi seorang Komandan Satuan (Dansat), yakni dengan membangun kedekatan, kepedulian, serta ikatan yang kuat dengan prajurit yang dipimpinnya.

Penegasan tersebut disampaikan Wakasad saat memberikan pengarahan kepada peserta pendidikan Calon Komandan Brigade/Resimen (Danbrig/Danmen), Calon Komandan Batalyon (Danyon), Calon Komandan Detasemen (Danden), serta Wakil Komandan Batalyon (Wadanyon) di Pusat Kesenjataan Infanteri (Pussenif), Bandung, Jawa Barat, Senin (20/4/2026).

Dalam arahannya, Wakasad menekankan bahwa seorang komandan tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi harus hadir langsung di tengah anggota dan membangun komunikasi yang efektif. “Tidak hanya dibutuhkan kepedulian, tidak hanya dibutuhkan pengarahan-pengarahan, tetapi hatimu harus ada di situ, kamu harus cek, kamu harus turun, kamu harus bicara langsung. Komunikasi langsung dengan anggota harus kalian lakukan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wakasad menyampaikan bahwa komandan satuan harus mampu berperan sebagai orang tua, mitra kerja, sekaligus guru dan pelatih bagi anggotanya, guna membentuk prajurit yang tangguh, profesional, dan berkarakter.

Melalui seleksi yang ketat serta pola pendidikan yang terprogram, para peserta diharapkan mampu menjadi komandan yang membawa pengaruh positif, membangun semangat, serta memperkuat soliditas satuan dalam pelaksanaan tugas.

Wakasad juga mengingatkan agar kepemimpinan yang dibangun mampu mendorong pelaksanaan tugas secara efektif, terarah, dan bertanggung jawab, sehingga memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kesiapan dan kemajuan TNI Angkatan Darat.

Adapun jumlah peserta pendidikan terdiri dari 27 orang peserta Pendidikan Danbrig/Danmen, 115 orang peserta pendidikan Danyon/Danden, serta 53 orang peserta pendidikan Wadanyon. Pendidikan dilaksanakan selama delapan minggu dengan penilaian meliputi aspek Sikap dan Perilaku (Sikku), jasmani, serta kemampuan menembak, renang militer, lintas medan, ketahanan mars, bela diri taktis, dan kesegaran jasmani. *(Dispenad)*

Continue Reading

TNI / Polri

Polri dan Kementerian Haji Bentuk Satgas Gabungan, atasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Ilegal

Published

on

By

Jakarta – Polri bersama Kementerian Haji resmi membentuk Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Haji dan Umrah ilegal sebagai langkah tegas dalam melindungi masyarakat dari berbagai praktik pelanggaran dan tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah tersebut.

Pembentukan Satgas ini disampaikan dalam doorstop yang digelar di Lobby Bareskrim Polri, Senin (20/4/2026), dengan menghadirkan Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni, serta Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid.

Wakabaintelkam Polri Irjen Pol. Nanang Rudi Supriatna menegaskan bahwa pembentukan Satgas merupakan perintah langsung Kapolri sebagai respons atas berbagai persoalan dalam penyelenggaraan ibadah haji.

“Satgas Haji ini dibentuk untuk menjamin dan memberikan pelayanan keamanan kepada para calon jamaah, serta mencegah terjadinya tindak pidana dalam penyelenggaraan ibadah haji,” ujarnya.

Ia menambahkan, sinergi antara Polri dan Kementerian Haji menjadi kunci dalam memastikan pelaksanaan ibadah berjalan aman, tertib, dan sesuai aturan.

Sementara itu, Dirjen Pengendalian Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Harun Al-Rasyid, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima tidak kurang dari 15 hingga 20 laporan kasus setiap hari terkait penyelenggaraan haji dan umrah, dengan total sekitar 95 kasus yang saat ini ditangani.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Dukungan penuh dari Kepolisian sangat kami butuhkan agar upaya pencegahan dan penindakan terhadap tindak pidana ini bisa berjalan efektif dan memberikan efek jera,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Satgas telah mulai bekerja sejak diterbitkannya surat perintah Kapolri. Salah satu hasil awalnya adalah penggagalan keberangkatan delapan warga negara Indonesia yang hendak menunaikan ibadah haji menggunakan visa non-haji di Bandara Soekarno-Hatta.

“Semua pihak yang terlibat akan dilakukan pendalaman, termasuk travel yang memberangkatkan maupun pihak lain yang bertanggung jawab,” tegas Harun.

Lebih lanjut, ia menyebut sejumlah titik rawan pemberangkatan ilegal yang kini dalam pengawasan, antara lain Bandara Soekarno-Hatta, Juanda Surabaya, Lombok, dan Batam.

Di sisi lain, Dirtipidter Bareskrim Polri Brigjen Pol. Moh. Irhamni mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan segera melapor apabila menemukan indikasi praktik ilegal dalam penyelenggaraan haji dan umrah.

“Kami mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan hotline pengaduan dengan nomor 081218899191. Jika menemukan indikasi penipuan atau pelanggaran, segera laporkan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Polri bersama Kementerian Haji akan mengedepankan langkah preventif dan represif secara simultan guna menekan angka pelanggaran, sekaligus memastikan perlindungan maksimal bagi masyarakat.

Dengan terbentuknya Satgas gabungan ini, diharapkan praktik penyelenggaraan haji dan umrah ilegal dapat diminimalisir, serta memberikan rasa aman dan kepastian hukum bagi seluruh calon jamaah Indonesia.

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Pimpin Apel 2.098 Personel Brimob di Stadion Presisi, Tekankan Sikap Disiplin dan Humanis

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Asep Edi Suheri memimpin apel personel Satuan Brimob Polda Metro Jaya yang diikuti 2.098 personel di Stadion Presisi Polda Metro Jaya, Senin (20/4/2026). Apel tersebut dilaksanakan untuk mengecek kesiapan personel dalam menghadapi pelaksanaan tugas ke depan.

Dalam arahannya, Irjen Pol Asep Edi Suheri menyampaikan apresiasi atas semangat dan kesiapan seluruh personel. Ia menegaskan bahwa kesiapan anggota tidak hanya ditunjukkan melalui kekuatan pasukan, tetapi juga melalui kedisiplinan, ketenangan, dan tanggung jawab dalam pelaksanaan tugas.

Kapolda mengatakan personel Brimob harus mampu menjalankan tugas secara profesional, terukur, dan akuntabel. Menurutnya, setiap pelaksanaan tugas harus dilakukan dengan penuh tanggung jawab serta tetap mengedepankan sikap humanis kepada masyarakat.

Lanjut, Ia juga memberikan penekanan kepada personel Brimob yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan dinamika tugas di wilayah hukum Polda Metro Jaya. ia mengingatkan bahwa kehormatan sebagai anggota Polri harus tercermin dalam sikap disiplin, loyalitas, dan tanggung jawab.

“Kehormatan yang saudara emban harus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas. Jadilah personel yang disiplin, loyal, dan mampu menjaga nama baik institusi,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Asep Edi Suheri meminta seluruh personel menjaga kesiapsiagaan, keselamatan, dan kekompakan dalam bertugas. Ia menekankan pentingnya menghadirkan pelayanan yang baik serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Jangan sekali-kali menyakiti hati masyarakat. Tampilkan Brimob yang tegas tanpa arogan, siap bertindak dengan penuh kendali, serta selalu hadir memberi rasa aman,” tegasnya.

Sebagai penutup arahan, Kapolda Metro Jaya memberikan motivasi melalui slogan pengabdian Brimob untuk mempertebal semangat kesatuan. “Tampilkan Brimob yang tegas tanpa arogan, siap bertindak dengan penuh kendali. Ingatlah semboyan kita: Sekali Melangkah, Pantang Menyerah, Sekali Tampil Harus Berhasil. Brimob untuk kemanusiaan,” tegas Kapolda Metro Jaya.

Continue Reading

Trending