Connect with us

TNI / Polri

Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Satgas Catur BAIS TNI Amankan 9 PMI Non Prosedural Asal Malaysia

Published

on

TNI AL, Dumai,- F1QR Pangkalan TNI AL Dumai dan Satgas Catur BAIS TNI kembali mengamankan pemulangan sebanyak 9 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Non Prosedural melalui jalur ilegal asal Malaysia menuju Indonesia pada hari Kamis, tanggal 23 Mei 2024 Pukul 05.20 WIB, di Pesisir Jalan Dumai Pakning, Kelurahan Pelintung, Kecamatan Medang Kampai, Kota Dumai.

 

Komandan Lanal Dumai Kolonel  Laut (P) Boy Yopi Hamel, saat pelaksanaan  penyerahan PMI kepada pihak Pos Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai mengatakan bahwa 9 orang PMI Non Prosedural tersebut berasal dari Malaysia menuju wilayah Perairan Pelintung Dumai.

 

Setelah mendapatkan informasi, Tim Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Satgas Catur BAIS TNI bergerak ke sasaran dan mendapati para PMI Non Prosedural telah mendarat di Pantai, namun ada 1 orang yang melarikan diri ke perkebunan sawit. Setelah dilaksanakan pengejaran dan penyisiran, Tim Satgas Gabungan F1QR Lanal Dumai dan Satgas Catur BAIS TNI berhasil mengamankan 9 orang (laki-laki) PMI Non Prosedural.

 

Tim Gabungan F1QR Pangkalan TNI AL Dumai dan Satgas Catur BAIS TNI berhasil mengamankan 9 orang PMI Non Prosesdural dan barang bukti 2 unit Sepeda motor roda dua Merk NMax dan Supra X 125 diduga milik Pengurus PMI Non Prosedural, 7 buah KTP, 10 unit HP, serta 3 buah Pasport. Selanjutnya dibawa ke Mako Lanal Dumai untuk dilaksanakan pendataan, pengecekan barang bawaan dan pengecekan kesehatan.

 

Berdasarkan pemeriksaan awal yang dilaksanakan, diketahui bahwa 9 orang PMI Non Prosedural yang berasal dari Lombok, Jawa Tengah, Aceh, Sulbar dan Jambi tersebut berangkat dari Pahang Malaysia menuju Indonesia melalui jalur ilegal menggunakan transportasi laut speed pancung mesin 200 PK (3 unit) dengan biaya sebesar RM. 1.000 s.d. RM. 3.000,- atau sebesar Rp. 4.500.000,- s.d. Rp. 10.000.000,- kepada agen di Malaysia. Kemudian setelah tiba di Pantai Pelintung Dumai Provinsi Riau, para PMI dijemput mobil, diantar terminal dan selanjutnya kembali ke daerah masing-masing.

 

Hasil pengecekan yang dilakukan terhadap barang bawaan tidak ditemukan benda-benda terlarang (Narkoba sejenisnya), seluruh PMI dalam kondisi sehat selanjutnya diserahkan kepada pihak Pos Pelayanan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P4MI) Dumai untuk proses lebih lanjut.

 

Sinergitas Tim Gabungan F1QR Pangkalan TNI AL Dumai, Satgas Catur BAIS TNI dan Pihak P4MI Dumai dalam mengamankan 9 orang PMI Non Prosedural ini merupakan salah satu bentuk upaya  kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di wilayah kerja Lanal Dumai.

 

(Pen Lanal Dumai)

Continue Reading

TNI / Polri

Rotasi Jabatan di Polda Metro Jaya, Kapolda Lantik Sejumlah Kapolres dan Pejabat Utama

Published

on

By

JAKARTA, — Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri memimpin langsung upacara serah terima jabatan (sertijab) sejumlah pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Metro Jaya. Kegiatan berlangsung di Lobby Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Senin (5/1/2026) pagi.

Upacara sertijab tersebut dihadiri oleh Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Dekananto, para Pejabat Utama (PJU) Polda Metro Jaya, serta seluruh Kapolres jajaran. Prosesi berlangsung khidmat sebagai bagian dari rotasi dan penyegaran organisasi Polri.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri yang berpangkat Inspektur Jenderal Polisi dan menjabat sebagai Kepala Kepolisian Daerah Metro Jaya, dalam amanatnya menegaskan bahwa mutasi jabatan merupakan dinamika organisasi yang bertujuan meningkatkan profesionalisme, kinerja, serta kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

“Rotasi jabatan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat soliditas internal dan meningkatkan pelayanan Polri di tengah tantangan kamtibmas yang semakin kompleks,” ujar Kapolda.

Adapun daftar pejabat yang melaksanakan serah terima jabatan dalam upacara tersebut, yakni:
1. Kapolres Metro Jakarta Pusat dari Brigjen Pol Susatyo Purnomo Condro kepada Kombes Pol Dr. Reynold E.P. Hutagalung
2. Kapolres Metro Jakarta Selatan dari Brigjen Pol Nicolas Ary Lilipaly kepada Kombes Pol I Putu Yuni Setiawan
3. Direktur Samapta Polda Metro Jaya dari Kombes Pol Yully Kurniawan kepada Kombes Pol Wahyu Dwi Ariwibowo
4. Direktur Polisi Air dan Udara (Dirpolair) Polda Metro Jaya dari Kombes Pol Joko Sadono kepada Kombes Pol Mustofa
5. Kapolres Metro Bekasi dari Kombes Pol Mustofa kepada Kombes Pol Sumarni
6. Kapolres Bandara Soekarno-Hatta dari Kombes Pol Ronald Fredy Christian Sipayung kepada Kombes Pol Wisnu Wardana
7. Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok dari AKBP Martuasah Hermindo Tobing kepada AKBP Aris Wibowo
8. Kapolres Tangerang Selatan dari AKBP Victor Daniel Henry Inkiriwang kepada AKBP Boy Jumalolo

Kapolda Metro Jaya menekankan agar para pejabat yang baru dilantik segera menyesuaikan diri dengan wilayah tugas masing-masing, memahami karakteristik daerah hukum, serta membangun sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat.

“Kapolres dan pejabat utama adalah ujung tombak Polri di wilayah. Laksanakan tugas dengan profesional, humanis, berintegritas, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegas Irjen Pol Asep Edi Suheri.

Ia juga mengingatkan pentingnya penegakan hukum yang berkeadilan, peningkatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), serta penguatan langkah preventif dan preemtif guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Dengan dilaksanakannya rotasi jabatan ini, diharapkan kinerja jajaran Polda Metro Jaya semakin solid dan optimal dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, mulai dari Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Tangerang Selatan, hingga Metro Bekasi.

Continue Reading

TNI / Polri

*Respons Cepat Polisi, Dua Terduga Pencopet Diamankan saat CFD di Bundaran HI*

Published

on

By

Jakarta — Personel Direktorat Pengamanan Objek Vital Polda Metro Jaya (Ditpamobvit PMJ) mengamankan dua orang terduga pelaku pencopetan saat pelaksanaan Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (4/1/2026) pagi.

Pengamanan dilakukan ketika personel Ditpamobvit PMJ yang dipimpin Kompol Mulyadi selaku Kanit Subdit Wisata Ditpamobvit PMJ melaksanakan patroli jalan kaki secara dialogis di sepanjang area CFD. Dalam kegiatan tersebut, petugas menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan aksi pencopetan yang dilakukan oleh dua orang terhadap pengunjung.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan pemantauan dan berhasil mengamankan dua terduga pelaku tanpa perlawanan. Untuk menghindari kerumunan serta menjaga situasi tetap kondusif, kedua terduga pelaku segera dibawa ke lokasi yang lebih aman guna dilakukan pemeriksaan awal.

Selanjutnya, kedua terduga pelaku beserta barang bukti diserahkan kepada pihak kepolisian setempat untuk diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Dirpamobvit Polda Metro Jaya Joko Sulistio menegaskan komitmen jajarannya untuk terus memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang beraktivitas di ruang publik, khususnya pada kegiatan Car Free Day yang rutin digelar setiap akhir pekan.

Sementara itu, Kabidhumas Polda Metro Jaya Budi Hermanto mengimbau masyarakat agar memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian.

“Layanan 110 dapat diakses masyarakat selama 24 jam untuk melaporkan tindak kejahatan maupun situasi darurat, sehingga petugas dapat segera merespons di lapangan,” ujarnya.

Continue Reading

TNI / Polri

*Tempuh Medan Sulit Tiga Hari, TNI dan PLN Distribusikan Genset ke Desa Terpencil Sikundo*

Published

on

By

Aceh Barat  — Tentara Nasional Indonesia (TNI) bersinergi dengan PT PLN (Persero) mendistribusikan dan memasang tiga unit generator set (genset) di Desa Sikundo, Kecamatan Pante Cermin, Kabupaten Aceh Barat, guna memulihkan pasokan listrik masyarakat pascabencana banjir bandang dan tanah longsor, Sabtu (3/1/2026).

Sebanyak 25 personel TNI dari Kodim 0105/Aceh Barat dan Yonif 116/Garda Samudera bersama lima personel teknis PLN dikerahkan dalam kegiatan kemanusiaan tersebut. Distribusi genset dilakukan dengan menempuh medan ekstrem selama tiga hari, melewati jalur sungai, perbukitan, serta berjalan kaki sejauh kurang lebih enam kilometer akibat akses darat terputus total.

Meski menghadapi medan licin, berlumpur, cuaca hujan, dan harus memikul genset serta peralatan instalasi listrik, seluruh personel berhasil menuntaskan tugas dengan aman. Pemasangan genset dan instalasi listrik rampung pada pukul 19.30 WIB dan seluruh unit berfungsi optimal untuk kebutuhan masyarakat.

Kehadiran listrik kembali di Desa Sikundo disambut haru dan syukur warga setempat. Sinergi TNI dan PLN ini menjadi wujud nyata kepedulian negara dalam membantu masyarakat di wilayah terpencil sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana di Kabupaten Aceh Barat.
*(Dispenad)*

Continue Reading

Trending