Connect with us

Metro

Taiwan Excellence Happy Run Kembali Digelar dengan Meriah di Indonesia

Published

on

Jakarta, – Taiwan Excellence Happy Run 2024 sukses digelar dengan meriah pada Minggu (6 Oktober 2024) di Pasar Seni, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara. Acara yang telah memasuki tahun ke-9 ini diselenggarakan untuk memperkuat hubungan antara Taiwan dan Indonesia. Melanjutkan kesuksesan dari tahun-tahun sebelumnya, acara ini kembali menunjukkan daya tarik kuat Taiwan Excellence di Indonesia.

 

Sesaat setelah pendaftaran dibuka, 5.000 slot pelari habis hanya dalam waktu 10 menit, dan sebanyak 1.500 waiting list juga penuh dalam waktu singkat, menunjukkan dukungan antusias dan pengakuan tinggi masyarakat Indonesia terhadap Taiwan Excellence Happy Run.

 

Untuk menunjukkan daya saing dan nilai inovatif produk unggulan Taiwan di pasar global, area pameran Taiwan Excellence hadir dengan menampilkan 49 produk unggulan dari 20 perusahaan pemenang penghargaan Taiwan Excellence, yang mencakup produk dari berbagai industri termasuk consumer electronics, gaya hidup, sports & leisure, serta healthcare.

 

Pameran ini sepenuhnya memperlihatkan kualitas unggul dan nilai inovatif produk-produk buatan Taiwan. Perusahaan yang berpartisipasi termasuk brand-brand terkenal seperti Acer, PX, Victor, Horizon, dan SYM, berhasil menarik banyak pelari untuk berkunjung, dan semakin memperdalam pemahaman serta ketertarikan masyarakat Indonesia terhadap produk Taiwan.

 

Acara ini tidak hanya bertujuan untuk mempromosikan brand dan produk unggulan Taiwan, namun juga sejalan dengan komitmen pemerintah Indonesia terhadap keberlanjutan lingkungan. Taiwan Excellence dan PT. Bank CTBC Indonesia bekerja sama dengan organisasi nirlaba lokal, Lindungi Hutan, mengadakan kegiatan penanaman pohon, guna untuk mendorong para peserta untuk mendukung keberlanjutan lingkungan melalui tindakan nyata.

 

Bibit-bibit pohon ini akan ditanam di wilayah Jawa Barat, Indonesia, sebagai bagian dari upaya konservasi ekologi. Kegiatan ini tidak hanya menunjukkan komitmen Taiwan Excellence terhadap perlindungan lingkungan, tetapi juga memperkuat citra positif industri Taiwan di kancah global, serta menegaskan tekad mereka untuk mewujudkan green sustainibility.

 

Ambassador of Taipei Economic and Trade Office (TETO) di Indonesia, John C. Chen yang turut hadir untuk memberikan semangat kepada para pelari di pagi hari berlangsungnya acara, menyatakan bahwa Taiwan Excellence Happy Run adalah acara lari yang telah diselenggarakan oleh International Trade Administration (TITA) dan Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), dan telah diadakan setiap tahun sejak tahun 2014.

 

“Acara ini menggabungkan olahraga dan kegiatan sosial, dan sangat disukai oleh masyarakat Indonesia. Yang paling penting, melalui acara ini kami dapat mempromosikan citra serta kualitas dari produk Taiwan Excellence kepada masyarakat Indonesia, serta mendapatkan dukungan antusias dari mereka,” kata John C. Chen saat ditemui di lokasi acara.

 

Perlu dicatat bahwa beberapa brand terkenal Taiwan yang telah lama beroperasi di pasar Indonesia juga turut mensponsori acara ini, termasuk EVA Air, China Airlines, Starlux Airlines, dan  PT Bank CTBC Indonesia. Pada acara lari ini, mereka tidak hanya memberikan dukungan penuh, tapi juga menyediakan beragam area interaktif yang menarik, yang memungkinkan para pelari untuk merasakan langsung budaya dan inovasi teknologi Taiwan.

 

Mulai dari stan makanan Taiwan hingga area pameran produk, para peserta dapat menikmati suasana yang menyenangkan sambil melihat dan merasakan langsung daya tarik produk buatan Taiwan. Hal ini tidak hanya memperkuat hubungan antara brand Taiwan dengan konsumen Indonesia, tetapi juga secara signifikan meningkatkan popularitas dari produk Taiwan Excellence.

 

Ditempat yang sama, Max Chang dari Strategic Marketing Department of TAITRA, menjelaskan bahwa Taiwan Excellence Happy Run 2024 merupakan acara yang tak hanya menarik bagi masyarakat, tetapi juga menjadi platform branding yang efektif untuk memperkenalkan keunggulan produk Taiwan. Dia menyoroti pameran Taiwan Excellence yang menampilkan produk-produk unggulan. Menurutnya, proses seleksi untuk memenangkan penghargaan Taiwan Excellence sangat ketat, mencakup penilaian atas inovasi, penelitian dan pengembangan (R&D), kualitas, serta teknik pemasaran.

 

“Ini menjadikan penghargaan Taiwan Excellence sebagai bukti prestasi dan reputasi yang sangat diakui di kancah global. Acara ini tidak hanya memperkuat hubungan perdagangan antara Taiwan dan Indonesia, tetapi juga menjadi sarana untuk terus memperkenalkan produk Taiwan yang inovatif dan berkualitas tinggi kepada masyarakat Indonesia, dengan harapan dapat terus membina hubungan yang erat di masa mendatang,” kata Max Chang.

 

Direktur Taiwan Trade Center in Jakarta, Amy Hsiao menyatakan bahwa Taiwan Excellence Happy Run bukan hanya sebuah acara olahraga besar di Indonesia, tetapi juga merupakan platform untuk membangun hubungan yang kuat antara brand Taiwan dan konsumen.

 

Selama bertahun-tahun, Taiwan Excellence telah berkomitmen untuk memperkenalkan produk MIT (Made in Taiwan) berkualitas tinggi kepada kalangan masyarakat Indonesia, sambil mendorong pertukaran budaya dan perdagangan bilateral.

 

Tidak hanya citra perusahaan Taiwan di Indonesia yang semakin menonjol, acara lari ini juga memungkinkan semakin banyak masyarakat lokal untuk mengenal dan memahami keunggulan dari inovasi teknologi serta tanggung jawab sosial yang dimiliki perusahaan Taiwan.

 

Taiwan Excellence Happy Run kini telah menjadi acara tahunan yang penting di Indonesia. Acara ini tidak hanya mempromosikan tren olahraga dan kesehatan, tetapi juga membawa teknologi yang inovatif dan konsep ramah lingkungan Taiwan ke pasar Indonesia, memperkuat hubungan perdagangan dan budaya antara kedua negara.

 

Melalui acara lari ini, para peserta tidak hanya berkontribusi untuk kegiatan amal, tetapi juga merasakan langsung daya tarik produk Taiwan Excellence, serta melihat potensi tak terbatas dan nilai inovatif dari Best Made in Taiwan. Taiwan Excellence akan terus bekerja sama dengan Indonesia untuk memberikan lebih banyak kontribusi dalam inovasi dan pembangunan berkelanjutan bagi masyarakat setempat. Untuk lebih banyak informasi produk pemenang Taiwan Excellence dan highlight acara, silakan kunjungi situs web resmi: https://www.taiwanexcellence.org/tw.

Continue Reading

Metro

Muhammad Tohar Ketua DPC Exco Partai Buruh Kabupaten Batanghari komitmen kuat kader daerah untuk mengawal keputusan Kongres Serta Perjuangkan Kepentingan Buruh dan Petani di Tingkat Lokal Maupun Nasional

Published

on

By

Jakarta — Ketua DPC Exco Partai Buruh Kabupaten Batanghari, Muhammad Tohar, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Kelas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, bertempat di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Kamis (22/01/2026).

Kongres Partai Buruh V secara resmi kembali menetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan periode 2026–2031. Penetapan tersebut berlangsung dalam sidang kongres di Ballroom Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, dan disambut antusias oleh peserta kongres dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam arahannya, Said Iqbal menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Sementara itu, Ferri Nuzarli menekankan pentingnya penguatan administrasi partai, disiplin struktur, serta kerja kolektif seluruh jajaran dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya persiapan menuju Pemilu 2029.

Kongres ini menjadi momentum strategis bagi Partai Buruh untuk melakukan evaluasi perjalanan organisasi, menetapkan garis perjuangan politik, serta menyusun langkah-langkah pemenangan ke depan.

Usai penutupan kongres, Muhammad Tohar menyampaikan harapannya agar kepemimpinan Partai Buruh yang baru kembali terpilih dapat membawa semangat perjuangan yang semakin kuat, termasuk di daerah-daerah.

“Harapan kami, khususnya dari Provinsi Jambi, baik yang sudah terpilih maupun yang belum, semangat perjuangan Partai Buruh harus tetap sama dan semakin menguat,” ujar Tohar.

Sebagai Ketua DPC Exco Partai Buruh Kabupaten Batanghari sekaligus Ketua Serikat Pertanian Indonesia (SPI) setempat, Tohar menegaskan bahwa isu utama yang akan terus diperjuangkan di daerah adalah reforma agraria, kesejahteraan petani, dan penyelesaian konflik tanah.

“Di Jambi, khususnya Batanghari, masih banyak konflik agraria. Ada ribuan hektare lahan yang menjadi persoalan. Perjuangan kami jelas, bagaimana petani bisa menguasai lahan, mengolahnya, dan memperoleh kesejahteraan,” tegasnya.

Selain isu agraria, Tohar juga menyoroti kondisi ketenagakerjaan di daerahnya. Ia menyebutkan bahwa kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kabupaten Batanghari relatif minim, namun Partai Buruh tetap konsisten memperjuangkan kenaikan upah minimum sesuai tuntutan nasional, yakni sebesar 7,5 persen.

Kehadiran Muhammad Tohar dalam Kongres Partai Buruh V menegaskan komitmen kuat kader daerah untuk mengawal keputusan kongres serta memperjuangkan kepentingan buruh dan petani di tingkat lokal maupun nasional.

Continue Reading

Metro

M. Arman Alwi Wakil Direktur Badan Saksi Nasional Partai Golkar + Sekretaris Direktur Eksekutif DPP Partai Golkar : Menilai Pilkada Tidak Langsung Potensi Minimalisasi Praktik Klientelisme Politik

Published

on

By

Jakarta — Wakil Direktur Badan Saksi Nasional Partai Golkar sekaligus Sekretaris Direktur Eksekutif DPP Partai Golkar, M. Arman Alwi, menjadi narasumber dalam Diskusi Publik bertajuk “Untung Rugi Pilkada Tidak Langsung” yang diselenggarakan oleh PerspektivX bersama Retorika Show, bertempat di Waroeng Sadjo, Jakarta, Kamis (22/01/26).

Dalam diskusi tersebut, Arman Alwi menekankan bahwa pilkada baik langsung maupun tidak langsung pada hakikatnya adalah mekanisme sosial dan konstitusional untuk mencari pemimpin daerah yang berkualitas, yang mampu menjalankan kedaulatan rakyat serta menghadirkan keadilan dan kesejahteraan.

“Pemilihan kepala daerah, baik sebelum maupun sesudahnya, adalah mekanisme sosial untuk mencari pemimpin yang lebih berkualitas dan langsung berfungsi ketika dia menjabat, menjalankan kedaulatan dan keutamaan rakyat,” ujar Arman.

Ia menyoroti semakin terkikisnya nilai-nilai sosial seperti gotong royong dan kerja sama, yang seharusnya menjadi fondasi dalam kehidupan demokrasi dan pemerintahan daerah. Menurutnya, kepala daerah memiliki mandat utama untuk berlaku adil terhadap institusi pemerintahan dan memastikan kesejahteraan seluruh warga di daerah yang dipimpinnya.

“Keadilan itu berarti semua rakyat diperlakukan secara adil oleh institusi pemerintahan daerah, dan kesejahteraan artinya seluruh warga di daerah harus sejahtera. Itulah tugas utama kepala daerah sesuai undang-undang,” jelasnya.

Arman juga mengakui adanya keluhan terkait tingginya biaya politik dalam pilkada langsung, yang disampaikan oleh sejumlah kepala daerah terpilih. Hal inilah yang mendorong perlunya kajian lebih mendalam terhadap opsi pilkada tidak langsung.

“Kita kaji lebih dalam, melibatkan peneliti, praktisi, dan akademisi untuk mendiskusikan apakah mekanisme ini bisa lebih efektif dalam menjaga stabilitas dan akuntabilitas,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menilai pilkada tidak langsung berpotensi meminimalisasi praktik klientelisme politik, seperti keberadaan broker kampanye dan jaringan informal yang tidak sah secara kelembagaan.

“Selama pilkada langsung ada klientelisme yang bergerak menjadi semacam institusi tidak legal. Kita coba memindahkan proses itu ke institusi yang sah, yang diakui secara konstitusional,” tegas Arman.

Menurutnya, baik pilkada langsung maupun tidak langsung tetap demokratis dan konstitusional, karena keduanya diatur dalam kerangka Undang-Undang Dasar dan nilai-nilai Pancasila. Yang terpenting adalah bagaimana partai politik menjaga marwah suara rakyat dalam setiap sistem yang digunakan.

Diskusi publik ini diharapkan dapat memperkaya perspektif masyarakat sekaligus menjadi bahan refleksi bersama dalam merumuskan sistem demokrasi lokal yang lebih efektif, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan rakyat.

Continue Reading

Metro

Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Timur : Perlindungan Masyarakat dari Praktik Tambang Ilegal dan Eksploitasi Oleh Investor Yang Merugikan Rakyat

Published

on

By

Jakarta — Ketua Exco Partai Buruh Nusa Tenggara Timur (NTT), Sarlina M. Asbanu, menghadiri penutupan Kongres Partai Buruh V yang digelar di Ballroom Hotel Golden Boutique, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (22/01/2026).

Kongres Partai Buruh V mengusung tema “We Are Working Class Welfare State (Kami Klas Pekerja Wujudkan Negara Sejahtera)”, yang menegaskan komitmen Partai Buruh sebagai kekuatan politik kaum pekerja dan rakyat kecil di Indonesia.

Dalam kongres tersebut, secara resmi kembali ditetapkan Ir. H. Said Iqbal, M.E. sebagai Presiden Partai Buruh dan H. Ferri Nuzarli, S.E., S.H. sebagai Sekretaris Jenderal Partai Buruh untuk masa jabatan 2026–2031. Penetapan ini berlangsung dalam sidang kongres dan disambut antusias oleh seluruh peserta dari berbagai daerah di Indonesia.

Presiden Partai Buruh terpilih, Said Iqbal, menegaskan komitmennya untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan militansi kader, serta menjadikan Partai Buruh sebagai kekuatan politik rakyat pekerja yang diperhitungkan di tingkat nasional.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Partai Buruh Ferri Nuzarli menekankan pentingnya penguatan administrasi partai, disiplin struktur, serta kerja kolektif seluruh jajaran dalam menghadapi agenda politik nasional, khususnya menuju Pemilu 2029.

Kongres Partai Buruh V menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi perjalanan organisasi, menetapkan garis perjuangan, serta menyusun langkah-langkah pemenangan politik ke depan. Terpilihnya kembali Said Iqbal dan Ferri Nuzarli diharapkan mampu menjaga soliditas partai dan memperkuat peran Partai Buruh sebagai wadah perjuangan kaum buruh dan rakyat kecil.

Dalam sesi wawancara usai penutupan kongres, Ketua Exco Partai Buruh NTT Sarlina M. Asbanu menyampaikan harapannya kepada Presiden Partai Buruh terpilih, khususnya terkait penguatan Partai Buruh di wilayah NTT.

Ia berharap Presiden Partai Buruh dapat membantu mensosialisasikan Partai Buruh di NTT melalui 11 inisiator yang telah ada, serta mendorong seluruh elemen tersebut untuk bergabung dan memperkuat kerja organisasi di daerah.

Selain itu, Sarlina juga menyampaikan sejumlah program prioritas yang ingin diperjuangkan Partai Buruh di NTT, antara lain pembangunan pemerintahan yang bersih dan bebas korupsi, peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan, kesehatan, sosial, budaya, dan olahraga, serta penguatan ekonomi kerakyatan.

Sarlina menyoroti tingginya angka stunting dan kekurangan gizi di NTT sebagai persoalan serius yang harus menjadi perhatian nasional. Ia juga menekankan pentingnya peran negara dalam melindungi dan memberdayakan masyarakat kecil, khususnya di wilayah pesisir dan daerah tertinggal.

Lebih lanjut, ia mengangkat persoalan pengelolaan sumber daya alam di NTT, mulai dari garam di Rote Ndao dan Kupang, rumput laut, pariwisata di Alor dan wilayah lainnya, hingga persoalan tambang mangan. Sarlina menegaskan perlunya perlindungan terhadap masyarakat dari praktik tambang ilegal dan eksploitasi oleh investor yang merugikan rakyat.

Ia berharap melalui kepemimpinan Partai Buruh di tingkat nasional, dapat dibangun komunikasi yang lebih kuat dengan kementerian terkait agar kekayaan alam NTT benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan rakyat setempat.

Continue Reading

Trending