Connect with us

Metro

DPP FKMBR Gelar HUT Ke-V

Published

on

Jakarta – Dewan Pengurus Pusat Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya (FKMBR) menggelar perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-5 di Ballroom Lantai G Hotel Harris Suite Puri, Minggu (1/12/2024). Acara ini dihadiri oleh sejumlah pengurus FKM Bone Raya se-Jabodetabek.

 

Turut hadir dalam perayaan tersebut Ketua Umum FKM Bone Raya, Dr. Andi Kasman Makkuaseng, MM, Sekretaris Jenderal Andi M. Hasbi Assiddick, SH, serta sejumlah pengurus lainnya. Tampak pula tokoh nasional, Nurdin Halid, yang mengenakan kemeja putih khasnya.

 

Dalam sambutannya, Ketua Umum FKM Bone Raya, Dr. Andi Kasman, mengungkapkan perjalanan panjang organisasi ini sejak didirikannya pada 30 November 2019. “Pendirian Provinsi Bone Raya telah dicanangkan bersama pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya (FKMBR). Organisasi ini bercita-cita memperjuangkan terbentuknya Provinsi Bone Raya, yang saat ini melibatkan enam calon kabupaten, yaitu Bone sebagai ibu kota, Wajo, Soppeng, Sinjai, Bulukumba, dan Bone-Mendalayang,” jelasnya.

 

Dr. Andi Kasman juga menambahkan bahwa hingga saat ini telah dilakukan tiga tahapan dalam penyelesaian naskah akademik terkait pembentukan Provinsi Bone Raya. Proses ini melibatkan berbagai tokoh masyarakat, politik, serta panitia yang diketuai oleh Dr. Kyai H. Andi Djamarod Bulung.

 

Dalam kepemimpinan pemerintahan Prabowo-Gibran, FKMBR juga merancang program pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pendirian koperasi Primer Nasional Bolasalarojaya. “Kami juga merencanakan kegiatan Mukhidat Budaya antara Malaysia dan Indonesia sebagai bentuk sinergi budaya,” ujarnya.

 

Ketua Umum FKMBR berharap agar pemerintah segera membuka moratorium pemekaran wilayah, sehingga usulan pembentukan Provinsi Bone Raya dapat terealisasi. “Kami telah berkoordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri untuk langkah ini,” tambahnya.

 

Sementara itu, Nurdin Halid dalam sambutannya menyampaikan optimisme terhadap perjuangan FKMBR. “Saya berharap dengan peringatan HUT ini, kita dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bone dan memperkuat langkah menuju Provinsi Bone Raya yang lebih mandiri dan sejahtera,” ujar Nurdin.

 

Perayaan Milad ke-5 FKM Bone Raya ini menjadi momentum penting untuk memperkuat visi dan misi organisasi dalam mewujudkan Provinsi Bone Raya sebagai simbol kemajuan dan kesejahteraan masyarakatnya.

 

sudah dicanangkan tentang Pendirian Provinsi Bone Raya bersama dengan pengurus Forum Komunikasi Masyarakat Bone Raya (FKMBR), dimana cita-cita dari organisasi ini adalah untuk pembentukan Provinsi Bone Raya yang diketuai timnya oleh Prof. Abajas dengan Sekretarisnya Andi Kasman. Kemudian hasil kongres pertama di Bone dideklarasikanlah secara formal setelah pembahasan dari tim tersebut tentang Pendirian Provinsi Bone Raya secara keseluruhan, hingga sekarang ini sudah 3 tahap kita lalui dalam rangka penyelesaian namanya naskah akademik yang kita libatkan seluruh exponen terhadap 6 calon kabupaten dari Provinsi Bone Raya yaitu Bone sebagai ibukota dan Wadjo, Sopeng, Sinjai, Bulukumendanglayang dan tokoh politik, tokoh masyarakat dilibatkan ke tim panitia Pendirian Bone Raya yang diketuai Dr. Kyai H. Andi Djamarod Bulung.

 

Adapun untuk program FKMBR ini di Pemerintahan Prabowo-Gibran adalah pemberdayaan ekonomi masyarakat di Bone naupun diperantauan dengan mendirikan koperasi Primer Nasional Bolasalarojaya dan juga hasil rakornas kita akan melakukan mukhidat budaya Malaysia dengan Indonesia.

 

Adapun harapan kita di acara HUT-5 FKMBR adalah  bagaimana Pemerintah membuka memoratarium pemekaran untuk Provinsi Bone Raya supaya kita segera menyelesaikan pengusulan Pendirian Provinsi Bone Raya dimana kita juga sudah berkoordinasi dengan Kementrian Dalam Negeri.

 

Continue Reading

Metro

Dr. Agus Febrianto: MBG Bukan Sekadar Makan Gratis, tapi Investasi Kualitas SDM Indonesia

Published

on

By

Jakarta – Dr. Agus Febrianto, Wakil Ketua Umum (WKU) Bidang Vokasi dan Sertifikasi Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Kalimantan Selatan, menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu terobosan strategis pemerintah dalam menjawab persoalan gizi anak Indonesia secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Dr. Agus Febrianto dalam wawancara singkat dengan awak media usai menghadiri Diskusi Publik bertajuk *“MBG Outlook: Masa Depan Gizi Anak Indonesia”* yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1).

Menurutnya, program MBG merupakan bentuk nyata keberpihakan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.

“Program MBG ini memberikan harapan yang sangat besar. Ini bukan sekadar program makan gratis, tetapi upaya menyeluruh untuk memperbaiki kualitas gizi anak Indonesia. Program ini sangat luar biasa karena langsung menyasar masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Dr. Agus.

Ia menekankan pentingnya sosialisasi yang masif dan berkelanjutan agar seluruh elemen masyarakat, termasuk organisasi dan pelaku usaha, memahami peran dan kontribusi masing-masing dalam menyukseskan program MBG.

“Kita semua harus turun tangan. Setiap pihak memiliki peran masing-masing. Sudah seharusnya kita memberikan dukungan penuh terhadap apa yang telah dirancang dan dijalankan pemerintah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Agus Febrianto berharap agar program MBG tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga mampu memberikan manfaat luas bagi masyarakat serta menjadi ruang kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.

“Harapannya, pertama tentu program ini memberikan manfaat yang besar dan merata bagi masyarakat. Kedua, para pengusaha harus memiliki rasa kepedulian yang tinggi terhadap program-program pemerintah seperti MBG ini,” katanya.

Terkait keterlibatan pengusaha di daerah, khususnya di wilayah Kalimantan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar), Dr. Agus mengakui adanya tantangan tersendiri. Namun demikian, ia menegaskan bahwa tantangan tersebut bukan hambatan, melainkan panggilan untuk berkontribusi lebih besar bagi masyarakat di wilayah terpencil.

“Kalau ditanya ada kesulitan atau tidak, tentu tantangan selalu ada, terutama di wilayah 3T. Tapi justru di situlah nilai pengabdian kita. Ini adalah upaya nyata untuk membantu masyarakat di daerah terpencil agar mendapatkan akses gizi yang layak,” jelasnya.

Sebagai Wakil Ketua Umum Bidang Vokasi dan Sertifikasi KADIN Kalimantan Selatan, Dr. Agus Febrianto menilai bahwa sinergi antara peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemenuhan gizi yang baik akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa depan.

Continue Reading

Metro

Diskusi MBG Outlook, Kadin Tegaskan Dukungan Penuh Dunia Usaha

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Bakrie, menegaskan komitmen dunia usaha dalam mendukung keberhasilan Program Makan Bergizi (MBG) sebagai program prioritas nasional pemerintah. Hal tersebut disampaikan Anindya Bakrie dalam sambutannya pada acara Diskusi Publik “MBG Outlook: Masa Depan Gizi Anak Indonesia” yang digelar di Menara Kadin Indonesia, Jakarta, Rabu (14/1).

Anindya Bakrie menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya diskusi publik tersebut sebagai ruang dialog strategis antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat sipil dalam merumuskan masa depan gizi anak Indonesia. Menurutnya, isu gizi anak bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut kualitas sumber daya manusia dan daya saing bangsa di masa depan.

“Program Makan Bergizi merupakan investasi jangka panjang bangsa. Anak-anak yang sehat dan bergizi baik hari ini adalah fondasi Indonesia yang kuat, produktif, dan berdaya saing global di masa depan,” ujar Anindya.

Ia menegaskan bahwa Kadin Indonesia melihat Program MBG sebagai agenda strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor, khususnya keterlibatan aktif dunia usaha, termasuk pelaku UMKM. Kadin, kata Anindya, siap menjadi jembatan antara pemerintah dan pelaku usaha agar implementasi program berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

“Dunia usaha memiliki peran penting dalam memastikan rantai pasok pangan bergizi berjalan dengan baik, mulai dari produksi, distribusi, hingga pengolahan. Kadin mendorong agar pelaku UMKM dapat menjadi bagian utama dari ekosistem program makan bergizi ini,” jelasnya.

Anindya juga mengapresiasi peran Gabungan Pengusaha Makanan Bergizi Indonesia (GAPEMBI) dan para mitra yang telah bergerak langsung di lapangan dalam membangun dapur-dapur pelayanan gizi. Menurutnya, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pelaku UMKM merupakan kekuatan besar dalam menyukseskan program nasional tersebut.

“Kami di Kadin memahami bahwa banyak pelaku usaha, khususnya UMKM, yang berani mengambil risiko besar di tahap awal. Oleh karena itu, Kadin akan terus mendorong terciptanya ekosistem usaha yang lebih kondusif, termasuk akses pembiayaan, kepastian regulasi, dan kemitraan yang adil,” tegas Anindya.

Lebih lanjut, Anindya Bakrie menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, sektor perbankan, dan dunia usaha agar Program MBG tidak hanya berkelanjutan dari sisi sosial, tetapi juga sehat secara ekonomi. Ia menilai dukungan kebijakan dan pembiayaan yang tepat akan mempercepat pencapaian target program sekaligus memperkuat peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional.

“Kadin Indonesia siap mengawal dan mengoptimalkan peran dunia usaha dalam program ini. Kolaborasi adalah kunci. Jika pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat bergerak bersama, maka target besar peningkatan gizi anak Indonesia dapat kita capai,” katanya.

Menutup sambutannya, Anindya Bakrie berharap diskusi publik MBG Outlook dapat menghasilkan rekomendasi konstruktif bagi perbaikan dan penguatan implementasi Program Makan Bergizi ke depan.

“Forum seperti ini sangat penting untuk mendengarkan aspirasi dari lapangan. Kadin berharap hasil diskusi hari ini dapat menjadi masukan berharga bagi semua pihak dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan unggul,” pungkasnya.

Acara diskusi publik tersebut dihadiri oleh perwakilan pemerintah, pengurus Kadin Indonesia, pengurus GAPEMBI, pelaku UMKM, tenaga kesehatan, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya yang memiliki perhatian terhadap masa depan gizi anak Indonesia

Continue Reading

Metro

PT Prima Globalindo Logistik Tbk Tegaskan Tidak Ada Informasi Material dalam Public Expose Insidentil

Published

on

By

Jakarta, 14 Januari 2026 — PT Prima Globalindo Logistik Tbk menyelenggarakan Public Expose Insidentil sebagai bentuk pemenuhan kewajiban keterbukaan informasi kepada publik sesuai dengan ketentuan Bursa Efek Indonesia (BEI).

Public Expose Insidentil tersebut dilaksanakan pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Kantor PT Prima Globalindo Logistik Tbk, Green Sedayu Bizpark Cakung Blok GS7 No. 19, Cakung, Jakarta Timur. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Dewan Komisaris dan Direksi Perseroan sebagaimana terdaftar di Bursa Efek Indonesia, dengan susunan kepengurusan tidak mengalami perubahan.

Dalam jajaran Dewan Komisaris, Perseroan memiliki Komisaris Independen, I Made Satyaguna, yang turut hadir dalam kegiatan Public Expose Insidentil tersebut bersama jajaran manajemen Perseroan.

Dalam pemaparannya, Direksi Perseroan menegaskan bahwa hingga pelaksanaan Public Expose Insidentil ini, Perseroan tidak memiliki informasi atau fakta material yang belum diungkapkan kepada publik, serta tidak terdapat aksi korporasi yang sedang berjalan maupun yang telah disetujui oleh Direksi dan Dewan Komisaris.

Direktur PT Prima Globalindo Logistik Tbk, Hafez Salammudin, menyampaikan bahwa seluruh keterbukaan informasi telah dan akan terus disampaikan sesuai dengan ketentuan dan peraturan pasar modal yang berlaku. Perseroan juga menyatakan memahami dan mendukung langkah Bursa Efek Indonesia terkait penghentian sementara perdagangan saham (cooling down) sebagai bagian dari upaya menjaga keteraturan, kewajaran, dan efisiensi perdagangan di pasar modal.

PT Prima Globalindo Logistik Tbk merupakan emiten yang tercatat di Papan Akselerasi Bursa Efek Indonesia dengan kegiatan usaha utama di bidang jasa logistik. Berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, kinerja keuangan Perseroan mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya, yang dipengaruhi oleh dinamika sektor logistik serta kondisi internasional. Namun demikian, tidak terdapat perubahan fundamental signifikan yang dapat menjelaskan pergerakan harga saham Perseroan dalam beberapa waktu terakhir.

Dari sisi operasional, kegiatan usaha Perseroan berjalan normal, tanpa gangguan operasional, perubahan model bisnis, maupun ekspansi usaha yang signifikan. Manajemen saat ini berfokus pada efisiensi operasional, penguatan tata kelola perusahaan, serta penyesuaian terhadap kondisi pasar.

Sebagai emiten terbuka, PT Prima Globalindo Logistik Tbk berkomitmen untuk terus menerapkan prinsip Good Corporate Governance (GCG) dan mendukung sepenuhnya upaya Bursa Efek Indonesia dalam melindungi kepentingan investor. Perseroan menghimbau para investor untuk mengambil keputusan investasi berdasarkan informasi resmi yang tersedia untuk publik.

Continue Reading

Trending