Connect with us

TNI / Polri

24 Perwira Tinggi TNI AD Naik Pangkat, Rudianto Resmi Sandang Bintang Tiga

Published

on

Jakarta, – Sebanyak 24 Perwira Tinggi (Pati) TNI Angkatan Darat resmi naik pangkat setingkat lebih tinggi dari pangkat semula pada acara Laporan Korps Kenaikan Pangkat Pati TNI AD yang dipimpin Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dudung Abdurachman, S.E., M.M., di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Rabu (27/4/2022).

Dari 24 Pati TNI AD yang naik pangkat tersebut, satu orang resmi mendapatkan bintang 3 (Letjen TNI) yaitu Irjenad Letjen TNI Rudianto, sementara 5 orang naik pangkat menjadi bintang dua (Brigjen TNI) yaitu Mayjen TNI Heri Sapari (Pa Sahli Tk. III Kasad Bid. Banusia), Mayjen TNI Dian Sundiana, S.E., M.M., (Ir Kostrad), Mayjen TNI Nurcahyo Utomo, M.Pm (Kapushubad), Mayjen TNI Iwan Setiawan, S.E., M.M., (Danjen Kopassus) Mayjen TNI Farid Makruf, M.A., (Wairjen TNI).

Kemudian 19 Pati lainnya mendapat bintang satu (Brigjen TNI), yakni Brigjen TNI Pranito Dwinarwan, S.I.P., (Dirdiklat Pusterad), Brigjen TNI Imam Firdaus Budhiarto (Kapoksahli Pangkostrad), Brigjen TNI Joko Triyanto, S.E.,M.M., (Kapoksahli Pangdam IV/Dip), Brigjen TNI Edi Febriyanto (Ir Secapa AD), Brigjen TNI Zakaria (Dircab Pushubad), Brigjen TNI I Nengah Wiraatmaja, S.Sos., M.Sos (Widyaiswara Bid.Metodologi Riset Seskoad), Brigjen TNI R.D. Epi Setiadi (Dircab Puspalad), Brigjen TNI Dr. Saripudin, S.Sos., M.Si., (Asrena Kostrad), Brigjen TNI Agus Sasmita (Danpusdiklatpassus Kopassus), Brigjen TNI Sapto Widhi Nugroho (Dankorsis Seskoad), Brigjen TNI Agus Wijanarko, S.H., M.Si., (Dirum Puspomad), Brigjen TNI Gausudin Amin Yusup, S.I.P., M.Si., (Ses Itjenad), Brigjen TNI Muhammad Alam Ramli, S.E. (Direktur Kontra Separatisme dan Konflik pada deputi bid. Kontra Intelijen BIN), Brigjen TNI Endro Satoto, S.I.P., M.M., M.Han. (Kepala Biro Umum Sestama BSSN), Brigjen TNI dr. Guntoro, Sp.BP-RE(K) (Waka Puskes TNI), Brigjen TNI Arif Hartoto, S.E. (Sekretaris Deputi pada Deputi Bid. Koordinasi Hukum dan HAM Kemenko Polhukam), Brigjen TNI Andrey Satwika Yogaswara, S.Sos., M.M. (Waorjen TNI Babinkum TNI), Brigjen TNI Putranto Gatot Sri Handoyo, S.Sos., M.M. (Waasrenum Panglima TNI)

Dikatakan Kasad dalam amanatnya, kenaikan pangkat merupakan salah satu rangkaian dari promosi jabatan sekaligus bentuk penghargaan dan kehormatan atas prestasi dan dedikasi dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara, serta amanah dari Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya mengucapkan selamat kepada Letjen TNI Rudianto beserta 23 Perwira Tinggi TNI AD lainnya, atas kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dari pangkat semula,” katanya.

Kasad berpesan, kepada para Pati TNI AD yang naik pangkat untuk menjadikan momentum kenaikan pangkat ini agar semakin meningkatkan motivasi para perwira untuk terus mengembangkan kepemimpinan “green human resource management”.

“Perwira dituntut untuk mengayomi, memberikan keteduhan dan kesejukan, serta mengutamakan hubungan emosional dengan anggota, sehingga akan terwujud organisasi dan kinerja yang harmonis, serta mampu membangun kreativitas dan kemampuan manajerial sesuai level jabatan masing-masing, yang dilandasi keyakinan untuk berbuat yang terbaik, memiliki imajinasi, inovasi, visi, misi, serta harapan dan cita-cita,” Kata Kasad.

Sebagai pimpinan tertinggi TNI Angkatan Darat, Jenderal TNI Dudung Abdurachman berharap untuk memberikan teladan dan inspirasi yang baik kepada bawahan dalam bersikap dan bertindak, serta tidak lupa berikan perhatian terhadap kesejahteraan anggota dan keluarganya.

“Jadilah pemimpin yang tegas dan berani mengambil keputusan dengan dilandasi keinginan untuk memberikan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara,” tagas Kasad.

Diakhir amanatnya kasad mengucapkan selamat kepada para Perwira Tinggi TNI AD yang naik pangkat di bulan Ramadhan 1443 H.

“Selamat atas amanah kenaikan pangkat satu tingkat lebih tinggi dan Selamat bertugas,” tutup Kasad.

Acara ini dihadiri Wakasad Letjen TNI Agus Subiyanto, Koorsahli kasad, Dan Kodiklatad, Danpuspomad, Ka RSPAD, Para pangkotama, para Asisten Kasad, Kadispenad, Kainfolahtad, Ketua Umum Persit Kartika Dhandra Kirana, Ny. Rahma Dudung Abdurachman beserta pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Pengurus Pusat. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Perkuat Kebijakan Berbasis Data, Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo Rilis Dua Buku

Published

on

By

JAKARTA – Di tengah tantangan era digital dan dinamika geopolitik yang kian kompleks, Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menegaskan komitmennya dalam membangun Ilmu Kepolisian berbasis riset dan data melalui peluncuran dua karya literatur yakni buku ke-39 hasil karya beliau dengan judul “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi”. Selain itu,

Wakapolri bersama tokoh-tokoh besar dan akademisi kepolisian seperti Komjen Pol Prof. Dr. Dedi Prasetyo, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, Irjen Pol Dr. Achmad Kartiko, hingga Komjen Pol (P) Prof. Dr. H. Rycko Amelza Dahniel menulis buku berjudul “Prosiding Pusat Studi Kepolisian”.

Sebagaimana penyampaian Wakapolri dalam acara peresmian Pusat Studi Kepolisian di PTIK Lemdiklat Polri Selasa, 10 Maret 2026

“Kedua buku ini membuktikan bahwa hasil penelitian akademik dapat dijadikan dasar pengambilan kebijakan kepolisian yang akurat dan berbasis data sehingga memastikan setiap langkah Polri dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah”

Buku “Rekrutmen, Meritokrasi, dan Teknologi” merupakan catatan perjalanan kedinasan yang menawarkan visi pengelolaan SDM yang maju berkaitan dengan membentuk personel Polri yang profesional dan berintegritas.

Intisari buku ini menekankan pada penggunaan pendekatan saintifik dan alat modern sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Salah satu poin utamanya adalah optimalisasi ekosistem digital melalui “Satu Data SDM” guna memastikan layanan yang transparan dan accessible bagi seluruh personel.

Sementara itu, buku Prosiding Pusat Studi Kepolisian memiliki intisari sebagai sarana pengenalan Ilmu Kepolisian modern sehingga membawanya keluar dari eksklusivitas internal.

Dengan begitu, Ilmu Kepolisian dapat berkembang menjad ilmu pengetahuan yang terbuka dan diakui secara nasional maupun internasional. Di dalam buku ini, terdapat penyampaian visi strategis pengembangan pusat studi kepolisian sebagai wadah pengembangan ilmu kepolisian dan evaluasi perkembangan pusat studi kepolisian

Continue Reading

TNI / Polri

Polri dan Jurnalis Bagikan 1.500 Takjil kepada Masyarakat di Sekitar Mabes Polri

Published

on

By

Jakarta – Mabes Polri bersama para jurnalis menggelar kegiatan berbagi kepada masyarakat dengan membagikan sekitar 1.500 paket makanan dan takjil. Kegiatan tersebut dilaksanakan di sejumlah titik di sekitar kawasan Mabes Polri, Jakarta Selatan.

Karo Penmas Divhumas Polri, Trunoyudho Wisnu Andiko, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan empati kepada masyarakat yang masih beraktivitas menjelang waktu berbuka puasa.

“Seperti para pengemudi ojek online dan juga pengemudi kendaraan umum lainnya. Mereka yang masih bekerja di jalan tentu menjadi perhatian kita bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudho juga berharap pelaksanaan arus mudik masyarakat ke depan dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ia memastikan jajaran kepolisian telah menyiapkan berbagai langkah serta pelayanan maksimal guna mendukung kelancaran perjalanan masyarakat selama periode mudik.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan menuju kampung halaman.

“Keselamatan adalah hal yang paling utama dalam perjalanan mudik. Yang terpenting bukan seberapa cepat sampai, tetapi bisa tiba di tujuan dengan selamat,” jelasnya.

Selain itu, Trunoyudho mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan situasi di lingkungan tempat tinggal ataupun memanfaatkan fasilitas penitipan kendaraan dan rumah yang ditinggalkan selama mudik kepada kepolisian.

Menurutnya, masyarakat dapat berkoordinasi dengan RT maupun RW setempat, serta memanfaatkan peran Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

“Bisa juga menitipkan kendaraan di Polsek atau kantor kepolisian terdekat. Silakan fasilitas ini dimanfaatkan oleh masyarakat,” pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Kasad Resmikan Jembatan Garuda di Lhokseumawe, Tandai Launching 200 Titik Jembatan di Indonesia

Published

on

By

LHOKSEUMAWE,  – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., meresmikan Jembatan Gantung Garuda di Kecamatan Sawang, Lhokseumawe, Aceh Utara, Senin (9/3/2026). Peresmian tersebut sekaligus menandai peluncuran 200 titik Jembatan Garuda di berbagai wilayah Indonesia yang telah selesai dibangun.

Pembangunan jembatan ini menjadi solusi bagi masyarakat yang selama ini mengalami kesulitan akses transportasi, khususnya saat melintasi sungai yang memisahkan sejumlah desa di wilayah tersebut.

Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Kasad yang disaksikan unsur Forkopimda, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Kehadiran jembatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat, sekaligus membuka akses yang lebih aman dan cepat bagi mobilitas warga.

Dalam kesempatan tersebut, Kasad menyampaikan bahwa pembangunan jembatan di Aceh juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan kunjungan Ramadan TNI AD sekaligus untuk meninjau langsung berbagai proyek yang telah dilaksanakan di daerah. “Kenapa saya pilih Aceh, sekalian kita Ramadan keliling, sekalian buka puasa di Aceh dan lihat _project_ nya di Aceh. Ini juga kami mendapat banyak masukan, bagaimana sekolah-sekolah, bagaimana sekarang jembatan ini, nanti kita coba diskusikan yang lalu lintasnya padat harus bukan jembatan gantung,” ujar Kasad.

Kasad juga mengungkap bahwa TNI AD memprioritaskan pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak bencana. Hingga saat ini telah dilakukan survei terhadap sekitar 480 lokasi yang mencakup pembangunan atau peningkatan jembatan, sekolah, penyediaan air bersih, serta pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap).

Menjelang Idul Fitri, TNI AD tetap fokus membantu penanggulangan dampak bencana melalui berbagai program pembangunan, termasuk pembangunan Jembatan Garuda. Jika infrastruktur yang telah dibangun kembali rusak akibat banjir besar atau bencana lainnya, TNI AD siap membantu membangun kembali. “Kami kebetulan mampu mengerjakan ya kami kerjakan. Ada keluarga besar kita mendapat bencana ya kita kerjakan,” imbuh Kasad.

Hingga saat ini TNI AD telah menyelesaikan 135 Jembatan Garuda di tiga wilayah Sumatera yang terdampak bencana. Secara nasional, pembangunan lebih dari 6.000 Jembatan Garuda ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 1,5 tahun.

Pada kesempatan tersebut, Kasad juga melaporkan kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui _video conference_ terkait pembangunan jembatan di sejumlah wilayah Indonesia, termasuk pembangunan hunian sementara serta penyediaan sumur bor bagi masyarakat.

Usai peresmian, Kasad yang didampingi Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana Ny. Uli Simanjuntak meninjau sekolah yang telah dibersihkan dan kembali digunakan untuk kegiatan belajar mengajar, serta menyerahkan bantuan sosial kepada masyarakat setempat. *(Dispenad)*

Continue Reading

Trending