Connect with us

TNI / Polri

Komandan Lanal Bandung Hadiri Taklimat Awal Audit Kinerja Itjenal TA 2024 di Mako Lanal Bandung

Published

on

TNI AL, Bandung,- Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr. Hanla., menghadiri Taklimat Awal Audit Kinerja Inspektorat Jenderal Angkatan Laut (Itjenal) TA. 2024, dibuka oleh Katim Audit Kinerja Itjenal Kolonel Laut (P) Andohar, bertempat di Ruang Rapat Mako Lanal Bandung, Jalan Aria Jipang No.8 Kota Bandung, Selasa (28/05/2024).

 

Dalam sambutan Komandan Lanal Bandung Kolonel Laut (KH/W) Dr. Renny Setiowati, S.T., M.Sc., M.Tr. Hanla., mengatakan bahwa kegiatan Wasrik Kinerja Itjen Tahun 2024 ini merupakan tindak lanjut prioritas pimpinan TNI Angkatan Laut berkaitan peningkatan program dan anggaran berbasis kinerja dan berorientasi hasil yang mendukung penguatan Reformasi Birokrasi (RB). Diharapkan melalui Audit Kinerja yang akan dilaksanakan di Lanal Bandung oleh Itjenal, merupakan evaluasi secara objektif baik secara organisasi, program, fungsi atau kegiatan di lingkungan TNI AL khususnya Lanal Bandung sehingga kegiatan Audit Kinerja ini akan memberikan tingkat keyakinan atas informasi yang dilaporkan mengenai hasil-hasil program atau kegiatan yang mempunyai hubungan yang sangat erat dengan sistem pengendalian intern dalam organisasi TNI AL.

 

Kepada para perwira dan seluruh personel Lanal Bandung, saya memerintahkan agar mendukung tugas-tugas Tim Audit Kinerja Itjenal dengan memberikan laporan maupun data yang dibutuhkan selama pelaksanaan Audit Kinerja. Selain itu, agar menciptakan hubungan mitra kerja yang harmonis melalui interaksi yang kooperatif guna mendapatkan solusi yang tepat dalam rangka perbaikan dan peningkatan kinerja satker dalam melaksanakan tugas organisasi. Berharap kegiatan Audit Kinerja di Lanal Bandung ini dapat kita manfaatkan semaksimal mungkin untuk mengetahui serta menilai efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan program kerja dan anggaran yang sudah dilaksanakan guna memberikan gambaran dan keyakinan bahwa tugas yang kita laksanakan dapat tercapai sesuai prinsip ketertiban, kepatuhan, efektif, efisien dan ekonomis.

 

Sementara itu, Inspektur Operasi dan Latihan (Iropslat) Itjenal Laksma TNI Nursyawal Embun, M.Tr.Opsla., selaku Pengendali Teknis dalam sambutannya yang dibacakan Katim Audit Kinerja Itjenal Kolonel Laut (P) Andohar menyampaikan bahwa Audit Kinerja Itjenal merupakan pelaksanaan tugas dan fungsi instansi pemerintah yang terdiri atas aspek kehematan, efisiensi dan efektivitas kegiatan penyelenggaraan anggaran tahun 2024. Di Lanal Bandung akan dilaksanakan mulai tanggal 28 sampai dengan 29 Mei 2024. Tujuan dari Audit Kinerja Lanal Bandung adalah untuk menilai efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan program kerja dan anggaran yang sudah, sedang, dan akan dilaksanakan guna memberikan keyakinan memadai sehingga tugas pokok entitas dapat tercapai sesuai prinsip ketertiban, kepatuhan, efektif, efisien dan ekonomis.

 

Keberhasilan antara pelaksanaan audit sangat tergantung adanya kerjasama dan hubungan dari staf baik dalam penyajian, kelengkapan dokumen maupun keterbukaan informasi, oleh karenanya agar pelaksanaan audit dapat berjalan lancar maka seluruh Staf Lanal Bandung akan membantu memberikan data informasi beserta penjelasan sesuai dengan kebutuhan auditor sehingga hasil audit dapat memberikan rekomendasi yang tepat dan pemanfaatan waktu lebih efektif.

 

Selanjutnya, Tim Audit akan melaksanakan Audit Kinerja di Lanal Bandung Tahun 2024, dan sebagai Dalnis Irops Itjenal saya mengharapkan dalam pelaksanaan pendalaman Audit Kinerja yang akan berlangsung selama dua hari dapat terjalin kerjasama yang baik saling menghormati antara auditi dan auditor sehingga tugas dapat tercapai sesuai yang diharapkan.

 

(Pen Lanal Bandung)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolri Paparkan Upaya Presiden Prabowo Selesaikan Konflik Global

Published

on

By

JABAR – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan pelbagai upaya kuat Pemerintah Indonesia untuk menyelesaikan konflik global yang sedang terjadi.

Hal tersebut disampaikan Kapolri dalam acara Silaturahmi Ramadhan di Polda Jawa Barat, pada Rabu (4/3/2026).

Sigit mulanya menyinggung situasi global yang sedang tidak baik-baik saja pasca-peningkatan eskalasi antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel. Ia berharap ketegangan yang sedang terjadi saat ini dapat segera terselesaikan.

Kemudian, Sigit menyinggung upaya Pemerintah khususnya Presiden Prabowo Subianto dalam melaksanakan politik bebas aktif sebagai negara nonblok untuk menciptakan perdamaian.

“Tentunya kita ingin situasi global yang ada ini bisa segera selesai dan Pemerintah tentunya saat ini terus berjuang untuk ikut aktif segera menyelesaikan konflik-konflik yang ada sehingga kemudian perdamaian juga bisa muncul,” kata Sigit.

“Bapak Presiden setiap hari selalu berdiskusi dengan beberapa negara baik di Asia Tenggara maupun Timur Tengah untuk membahas bagaimana agar eskalasi global yang memanas ini bisa segera terkendali,” tambah Sigit menekankan.

Selain itu, Sigit mengatakan Presiden Prabowo juga terus melakukan konsolidasi dan menerima masukan dari pelbagai pihak terkait situasi yang terjadi dewasa ini dan upaya mitigasinya.

Oleh karenanya, ia meminta agar seluruh pihak dapat saling bahu-membahu mendukung program Pemerintah khususnya terkait ketahanan pangan dan energi di tengah situasi global yang memanas.

“Di satu sisi kita menghadapi eskalasi dan dampaknya yang tentunya apabila ini tidak kita kelola dengan baik dampaknya terhadap ekonomi pasti terasa dan apabila tidak bisa dijaga pasti akan mengarah ke situasi ataupun masalah sosial,” tutup Sigit.

Continue Reading

TNI / Polri

Korlantas Polri Perkuat Digitalisasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Dengan ETLE Mobile Handheld di Polda Kalsel

Published

on

By

Kalsel –  Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terus mendorong transformasi digital penegakan hukum lalu lintas melalui implementasi perangkat Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile Handheld di wilayah hukum Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan.

Kebijakan ini merupakan arahan Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryo Nugroho, S.H., M.Hum yang menegaskan pentingnya percepatan digitalisasi penindakan sebagai bagian dari transformasi Polri Presisi.

Pelaksanaan kegiatan tersebut berada di bawah kendali Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen Pol Faizal, S.I.K., M.H, yang secara konsisten mengawal implementasi ETLE secara nasional agar berjalan terstandar, terintegrasi, dan akuntabel di seluruh jajaran.

Hal itu seperti disampaikan oleh Kasubdit Dakgar Ditgakkum Korlantas Polri Kombes Pol Dwi Sumrahadi Rakhmanto, S.H., S.I.K., M.H usai penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld kepada Direktur Lalu Lintas Polda Kalimantan Selatan (Kalsel), Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar, S.H., S.I.K., M.H, Kamis (26/2/26).

Kombes Pol Dwi Sumrahadi mengatakan, penyerahan perangkat ETLE Mobile Handheld tersebut sebagai bentuk penguatan operasional serta tindak lanjut kebijakan penegakan hukum berbasis elektronik di daerah.

Implementasi ETLE Mobile Handheld ini dirancang untuk memperluas jangkauan pengawasan pelanggaran lalu lintas secara mobile, fleksibel, dan presisi, ujar Kombes Dwi Sumrahadi.

Dengan sistem berbasis digital, lanjut Kombes Pol Dwi Sumrahadi petugas dapat melakukan perekaman pelanggaran secara real-time, sehingga proses penindakan lebih efektif, profesional, serta meminimalisir potensi penyimpangan.

Seluruh data hasil tangkapan ETLE Mobile Handheld  akan terintegrasi dengan sistem ETLE Nasional dan melalui proses verifikasi oleh petugas validator sebelum diterbitkan surat konfirmasi kepada pemilik kendaraan sesuai data registrasi.

Mekanisme ini memastikan penegakan hukum berjalan secara terstandar, transparan, dan akuntabel, pungkas Kombes Pol Dwi Sumrahadi.

Sementara itu Direktur lalulintas Polda Kalimantan Selatan Kombes Pol Dr. M. Fahri Anggia Natua Siregar berharap penguatan teknologi ini diharapkan mampu menjawab dinamika mobilitas masyarakat yang terus berkembang sekaligus meningkatkan kepatuhan pengguna jalan di wilayah hukum Polda Kalsel.

Perangkat ini nantinya akan dioptimalkan pada jalur arteri, kawasan perkotaan, serta titik rawan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kalimantan Selatan, termasuk wilayah Kota Banjarmasin dan sekitarnya, ujar Kombes Fahri.

Dirlantas Polda Kalsel yang merupakan salah satu Tim pelopor ETLE pertama di Indonesia mengatakan melalui implementasi ini, Korlantas Polri menegaskan komitmennya dalam menghadirkan penegakan hukum lalu lintas yang presisi dan berintegritas.

Ini untuk mendukung terwujudnya Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) secara berkelanjutan di wilayah Kalimantan Selatan, pungkasnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri Gelar Operasi Ketupat 13-25 Maret, Kerahkan 161 Ribu Personel Gabungan

Published

on

By

JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut bahwa, Polri bakal menggelar Operasi Ketupat mulai tanggal 13 Maret hingga 25 Maret 2026. Ratusan ribu personel gabungan dikerahkan untuk pengamanan dan pelayanan bagi masyarakat yang melaksanakan mudik Lebaran.

Hal itu diungkapkan Sigit saat memimpin rapat koordinasi lintas sektoral terkait kesiapan operasi ketupat di Gedung PTIK, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026).

“Oleh karena itu, kita tahun ini melaksanakan kegiatan Operasi Ketupat yang akan kita mulai dari 13 Maret sampai 25 Maret,” kata Sigit.

Sigit memaparkan, tagline pada tahun ini adalah, ‘Mudik Aman dan Keluarga Bahagia’. Dalam pelaksanaannya, kata Sigit, akan dikedepankan langkah preemptive dan preventive, penegakan hukum.

“Tentunya kita upayakan seminimal mungkin sehingga ini betul-betul menjadi pelayanan kemanusiaan,” ujar Sigit.

Sigit juga mengungkapkan, dalam struktur operasi juga sudah dibuat, dan ada sedikit perubahan. Sehingga kemudian Kaopsus yang dipimpin oleh Kakorlantas,  betul-betul bisa mengendalikan seluruh jajaran pada saat harus mengambil satu keputusan-keputusan yang bersifat diskresi.

Di sisi lain, Sigit menyatakan, dalam operasi ketupat sebanyak 161 ribu personel gabungan dikerahkan untuk memaksimalkan pengamanan dan pelayanan masyarakat ketika arus mudik dan balik Lebaran.

“Ada 161 ribu personel gabungan, terdiri dari Polri, kemudian TNI, instansi terkait, dan seluruh stakeholder. Dan ini tentunya kita harapkan untuk betul-betul bisa bekerja sama dengan maksimal untuk keberhasilan di pelayanan arus mudik maupun arus balik,” tutup Sigit.

Continue Reading

Trending