Connect with us

nasional

Rutan Cipinang Serah Terima Barang Milik Negara (BMN) Mobil Ambulance Kepada Pemenang Lelang

Published

on

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang melaksanakan serah terima Barang Milik Negara (BMN) berupa satu unit mobil Ambulance yang sudah tidak terpakai kepada pemenang lelang, Kamis (13/6).

 

Serah terima dan penandatangan berita acara ini dilaksanakan oleh Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan, Muhammad Kahfi sebagai pihak pertama dan pemenang lelang sebagai pihak kedua. Selanjutnya pihak Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) akan membuatkan risalah lelang yang akan dipakai sebagai dasar untuk mengajukan penghapusan BMN.

 

Ditempat yang berbeda, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Sukarno Ali menyatakan bahwa proses lelang dilakukan secara online melalui KPKNL untuk memastikan transparansi dan keadilan. Dengan serah terima ini, Rutan Cipinang menunjukkan komitmennya dalam pengelolaan aset negara yang baik dan akuntabel.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada pemenang lelang yang sudah berpartisipasi dalam kegiatan lelang, kegiatan ini dalam rangka penghapusan Barang Milik Negara berupa Invetaris kantor berupa satu unit mobil ambulance dan saya berharap barang ini dapat bermanfaat bagi para pemenang lelang,” ujarnya

Continue Reading

nasional

Kurangi Over Kapasitas, 100 Warga Binaan Rutan Cipinang Mutasi Ke Lapas Narkotika Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Guna mengurangi over kapasitas dan mengatasi overcrowded, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang melakukan mutasi 100 warga binaan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Narkotika Jakarta, Kamis (27/6/2024).

 

Sebelum dipindahkan menuju Lapas Narkotika, 100 warga binaan tersebut terlebih dahulu menjalani tes kesehatan, penggeledahan fisik dan barang-barang milik dari warga binaan. Dilakukan juga pemeriksaan jumlah tahanan, kelengkapan berkas, serta pemborgolan sebelum masuk ke kendaraan tahanan untuk menuju Lapas Narkotika dengan pengawalan ketat oleh para Petugas Rutan yang dipimpin oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) Febrian Sony B.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali menyampaikan over kapasitas merupakan salah satu kendala dalam berjalannya program pembinaan di Rutan serta menerapkan Back To Basic 3 + 1 yang dicanangkan oleh Ditjen PAS. Dengan adanya pelaksanaan mutasi ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah warga binaan dalam kamar hunian dan meningkatkan jalannya program pembinaan warga binaan pada Rutan Kelas I Cipinang.

 

“Kegiatan ini sudah menjadi program kami dan seharusnya dilaksanakan ketika narapidana sudah mempunyai kekuatan hukum tetap (inkracht) yang vonis hukumannya di atas satu tahun 6 bulan harus kami pindahkan ke lapas sesuai yang tertuang dalam UU No 22 Tahun 2022 Tentang Pemasyarakatan.” tutup Sukarno Ali.

Continue Reading

nasional

Rutan Cipinang Terima Kunjungan Dirtikers dalam Rangka Tinjauan Kesiapan Fasilitas Layanan IT dan Hak – Hak Warga Binaan

Published

on

By

Jakarta – Rutan Cipinang menerima kunjungan Direktur Teknologi Informasi dan Kerja Sama (Dirtikers), Marselina Budiningsih. Kunjungan ini bertujuan untuk meninjau kesiapan fasilitas layanan Informasi Teknologi (IT) serta memastikan hak-hak warga binaan terpenuhi dengan baik. Kamis (27/06/2024).

 

Marselina Budiningsih bersama tim didampingi langsung oleh Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali Bersama jajarannya dalam melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap berbagai aspek layanan yang ada di Rutan Cipinang, termasuk sistem IT yang mendukung administrasi dan pelayanan terhadap warga binaan. Beliau menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan di Rutan Cipinang.

 

“Kami ingin memastikan bahwa fasilitas layanan IT di Rutan Cipinang berfungsi dengan optimal dan dapat menunjang kebutuhan operasional serta pelayanan kepada warga binaan. Teknologi informasi harus menjadi alat yang mempermudah, bukan justru menghambat,” ujar Marselina Budiningsih.

 

Selain tinjauan terhadap fasilitas IT, Marselina juga meninjau fasilitas poliklinik dan dapur yang ada di Rutan Cipinang. Poliklinik diperiksa untuk memastikan ketersediaan layanan kesehatan yang memadai bagi warga binaan, termasuk ketersediaan obat-obatan dan alat medis. Sementara itu, dapur diperiksa untuk memastikan kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan kepada warga binaan.

 

“Tinjauan terhadap poliklinik dan dapur adalah bagian penting dari kunjungan kami. Layanan kesehatan yang baik dan makanan yang layak adalah hak dasar warga binaan yang harus dipenuhi. Kami ingin memastikan bahwa Rutan Cipinang telah memenuhi standar ini,” tambah Marselina.

 

Sukarno Ali, menyatakan terima kasih atas kunjungan dan perhatian dari Dirtikers. Beliau berharap kunjungan ini dapat menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan di Rutan Cipinang.

 

“Kami sangat menghargai kunjungan Ibu Marselina Budiningsih dan tim. Masukan dan arahan dari beliau akan menjadi panduan bagi kami untuk terus berbenah dan memberikan yang terbaik bagi warga binaan dan masyarakat,” ujar Sukarno Ali.

Continue Reading

nasional

Semangat Belajar di Balik Jeruji, Santri Pondok Pesantren Darul At-Taubah Rutan Cipinang Jalani Ujian Tulis, Lisan dan Praktek

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang hari ini menjadi saksi semangat luar biasa dari para santri Pondok Pesantren Darul At-Taubah yang merupakan warga binaan di Rutan Kelas I Cipinang. Dalam suasana yang penuh konsentrasi, mereka menjalani ujian tulis, lisan, dan praktek menunjukkan semangat tinggi dalam mengejar ilmu di tengah keterbatasan, Selasa (25/6).

 

Di ruang belajar yang sederhana namun penuh makna, para santri dengan serius mengerjakan soal-soal ujian tulis. Mereka menunjukkan dedikasi tinggi dalam mengejar ilmu, meski berada di balik dinding penjara. “Ini adalah peluang emas bagi kami untuk terus belajar dan memperbaiki diri, meskipun kami berada dalam situasi yang sulit,” ujar salah seorang santri dengan penuh harapan.

 

Ujian lisan dilaksanakan dengan metode tanya jawab, di mana para santri menjawab pertanyaan dari pengajar. Mereka berbicara dengan percaya diri, menunjukkan pemahaman mendalam atas materi yang telah dipelajari. “Kami belajar tidak hanya untuk memperoleh nilai, tetapi untuk masa depan yang lebih baik setelah kami bebas nanti,” tambah seorang santri lainnya.

 

Di bagian praktek, para santri memperlihatkan kemampuan mereka dalam membaca Al-Qur’an dan melaksanakan tata cara ibadah yang mereka pelajari selama ini di Pondok Pesantren. Setiap langkah dan gerakan dipantau dengan teliti oleh para pengajar dan pembina, memastikan bahwa pembelajaran berjalan dengan baik dan benar.

 

Pembina Mesjid Nurul Iman Rutan Cipinang, Husni Mubarok menyampaikan bahwa ada sekitar 31 santri yang mengikuti ujian ini. Mereka telah membuktikan bahwa semangat untuk belajar dan berkembang bisa terus hidup, meski di dalam penjara.

 

“Program pendidikan ini merupakan langkah penting dalam memberikan harapan dan kesempatan baru bagi para santri untuk terus berkembang dan memperbaiki diri,” ucapnya

 

Sementara itu ditempat yang berbeda, Kepala Sub Seksi Bantuan Hukum dan Penyuluhan Tahanan, Dani Diyanulhaq mengatakan ujian hari ini tidak hanya sekadar evaluasi akademis, tetapi juga bentuk komitmen Rutan Cipinang dalam memberikan pendidikan yang berkualitas kepada para warga binaan.

 

“Kami berharap melalui pendidikan ini, mereka tidak hanya mengasah kemampuan akademis, tetapi juga menemukan semangat baru untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik,” tutup dani

Continue Reading

Trending