Connect with us

TNI / Polri

Kasad Pimpin Sertijab dan Lantik 21 Pejabat TNI AD Mayjen TNI Moch. Fachruddin S.Sos Jabat Wakasad

Published

on

Jakarta – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa memimpin upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dari Letjen TNI Tatang Sulaiman kepada Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos. bertempat di Gedung Serba Guna Mabesad, Jakarta, Selasa, (21/4/2020). Selain, Wakasad, juga diserahterimakan 17 jabatan TNI AD lainnya, termasuk di dalamnya Kadispenad dari Brigjen TNI Candra Wijaya kepada Kolonel Inf Nefra Firdaus, S.E., M.M., serta pelantikan 3 pejabat TNI AD pada orgas baru di lingkungan TNI AD.
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Kolonel Inf Nefra Firdaus dalam rilisnya di Jakarta bahwa pergantian pejabat tersebut berdasarkan Keputusan Panglima TNI nomor : Kep/355/III/2020 tanggal 31 Maret 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI dan Keputusan Panglima TNI nomor : Kep/385/IV/2020 tanggal 9 April 2020 tentang pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan di lingkungan TNI.

Pejabat lama Wakasad Letjen TNI Tatang Sulaiman telah menjabat sejak 27 Oktober 2017, dan akan memasuki masa purna tugas, sedangkan penggantinya Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos sebelumnya menjabat sebagai Asisten Operasi (Asops) Kasad. Beliau adalah putra kelahiran Kendal, Jawa Tengah, merupakan lulusan Akademi Militer 1985 dan lulusan Lemhannas tahun 2015. Beberapa jabatan strategis yang pernah diemban antara lain adalah Danrem 121/Abw (2014), Kasdam IM (2015), Pa Sahli Tk. III bid Polkamnas Panglima TNI (2016) dan Pangdam IM (2017).

Dijelaskan Kadispenad bahwa alih tugas dan serah terima jabatan di lingkungan organisasi TNI AD, merupakan upaya penyegaran dalam tubuh organisasi yang dilandaskan pada kepentingan pembinaan personel dan pembinaan satuan, yang diproyeksikan bagi peningkatan kinerja organisasi, guna menjamin pelaksanaan tugas pokok TNI AD.

“Selain itu, Sertijab dan pelantikan ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan peningkatan kepangkatan beberapa Organisasi dan Tugas (Orgas) baru di lingkungan TNI AD sesuai Peraturan Kasad nomor 26 tahun 2019, tanggal 26 Desember 2019 tentang Orgas Markas Besar TNI AD, seperti Danpuspomad dan Irjenad yang semula dijabat Pati bintang 2 (Mayjen) menjadi Pati bintang 3 (Letjen) dan juga beberapa Badan Pelaksana Pusat (Balakpus) TNI AD yang semula dijabat Pati bintang 1 (Brigjen) menjadi Pati bintang 2 (Mayjen), seperti Kapusziad, Kapusbekangad, Kapushubad, dan Kapuspalad, ” imbuh Kadispenad.

“Dalam kesempatan tersebut, Kasad juga melantik 3 pejabat baru pada orgas baru yang dibentuk TNI Angkatan Darat sebagai hasil dari pengembangan organisasi, yaitu Asisten Latihan (Aslat) Kasad, Komandan Pusat Sandi dan Siber Angkatan Darat (Danpussansiad) dan Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Darat (Kadisadaad),” ungkap Nefra.
Pelaksanaan serah terima jabatan kali ini agak berbeda dari biasanya karena tetap mengacu pada protokol kesehatan yang berlaku ditengah pandemi Covid 19, dimana pelantikan pejabat TNI AD tetap menggunakan masker, pengaturan jarak antar pejabat dan pelaksanaanya dilakukan secara bergelombang tanpa menghilangkan makna dari acara tersebut. Sertijab pejabat TNI AD yang berlangsung dengan tertib dan khidmat tersebut, antara lain ditandai dengan penanggalan dan penyematan tanda jabatan, penyerahan lambang satuan (Pataka/Pusara), penandatanganan berita acara serah terima jabatan, dan sekaligus dilaksanakan penandatanganan berita acara serah terima jabatan Persit Kartika Candra Kirana.

Berikut 21 daftar pejabat TNI AD yang melaksanakan Sertijab dan dilantik oleh Kasad :

1.Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad) dari Letjen TNI Tatang Sulaiman kepada Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos
2. Komandan Pusat Polisi Militer Angkatan Darat (Danpuspomad) dari Mayjen TNI Rudy Yulianto kepada Letjen TNI Dodik Widjanarko, S.H., C.Fr.A
3.Asisten Intelijen (Asintel) Kasad dari Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M., kepada Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko.
4.Asisten Operasi (Asops) Kasad dari Mayjen TNI Moch. Fachruddin, S.Sos kepada Mayjen TNI Surawahadi
5.Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Kasad dari Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M. kepada Brigjen TNI Hendrasto Joko Saksono, S.E,. M.M.
6.Koordinator Staf Ahli (Koorsahli) Kasad dari Mayjen TNI Surawahadi kepada Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi
7.Pangdam V/Brawijaya dari Mayjen TNI R. Wisnoe Prasetja Boedi kepada Mayjen TNI Widodo Iryansyah, S.Sos., M.M.,
8.Pangdam Iskandar Muda dari Mayjen TNI Teguh Arif Indratmoko kepada Mayjen TNI Hassanudin, S.I.P., M.M.
9. Komandan Puspenerbad dari Mayjen TNI Stephanus Tri Mulyono kepada Mayjen TNI Mayjen TNI Teguh Pudjo Rumekso
10.Komandan Secapaad dari Brigjen TNI Urip Wahyudi, S.I.P., kepada Brigjen TNI Ignatius Yogo Priyono, M.A
11.Kapuspalad dari Brigjen TNI Subagyo, S.E., M.M. kepada Brigjen TNI Sigit Witjaksono, S.I.P, M.Si.
12.Kapusbekangad dari Brigjen TNI Helly Guntoro, S.Sos kepada Brigjen TNI Isdarmawan Ganemoeljo
13.Kadisjasad dari Brigjen TNI Mochammad Hasan kepada Kolonel Inf Khairil Anwar Mandailing, S.H., M.Tr (Han)
14.Kadisjarahad dari Brigjen TNI Edy Syahputra Siahaan, S.I.P., M.M kepada Kolonel Czi Dr. Rachmat S., S.I.P., M.M., M.Tr.(Han)
15.Kadisinfolahtad dari Brigjen TNI Dr. Nugraha Gumilar, M.Sc. kepada Kolonel Inf Taufik Budi Lukito
16.Kadispenad dari Brigjen TNI Candra Wijaya kepada Kolonel Inf Nefra Firdaus S.E., M.M.
17. Kadisbintalad dari Brigjen TNI Asep Syaripudin kepada Kolonel Inf Edison, S.E., M.M.
18.Dandenma Mabesad dari Kolonel Czi Jamalulael kepada Kolonel Czi Haryono S.Sos., M.Si

Sedangkan, 3 pejabat TNI AD yang dilantik Kasad pada Organisasi Tugas (Orgas) baru TNI AD, sebagai berikut :

1.Asisten Latihan (Aslat) Kasad, Brigjen TNI Harianto
2.Komandan Pusat Sandi dan Siber Angkatan Darat (Danpussansiad), Brigjen TNI Iroth Sonny Edhie
3.Kepala Dinas Pengadaan Angkatan Darat (Kadisadaad), Kolonel Arh Hari Arif Wibowo, S.I.P., M.Han. (Dispenad).

Continue Reading

TNI / Polri

21 Personel Brimob Perkuat Timnas Indonesia di Ajang Dunia Indoor Skydiving 2026 di Prancis

Published

on

By

Jakarta – Sebanyak 21 personel Korps Brimob Polri dipercaya memperkuat Tim Nasional Indonesia dalam ajang bergengsi 6th FAI World Cup Indoor Skydiving yang digelar pada 9–11 April 2026 di Lesquin, Lille, Prancis. Keikutsertaan ini menjadi wujud kontribusi Polri dalam mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga dirgantara internasional sekaligus menunjukkan profesionalisme personel Brimob di bidang olahraga ekstrem.

Kejuaraan dunia tersebut diikuti oleh 24 negara yang siap bersaing di berbagai kategori, yakni 4-Way FS Open yang diikuti 26 tim dari 16 negara, 4-Way FS Female sebanyak 14 tim dari 12 negara, serta 4-Way VFS Open yang diikuti 10 tim dari 8 negara. Ajang tahunan ini mempertemukan atlet indoor skydiving terbaik dunia dalam disiplin formation skydiving dan vertical formation skydiving, sehingga menjadi salah satu kompetisi paling prestisius di cabang olahraga dirgantara.

Ketua Kontingen Timnas Indoor Skydiving Indonesia, Irjen. Pol. Almas Widodo Kolopaking, menegaskan bahwa partisipasi personel Brimob merupakan kehormatan sekaligus tanggung jawab besar dalam membawa nama Indonesia di panggung global.

“Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar Timnas Indoor Skydiving dapat tampil maksimal, menjaga semangat juang, serta memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Almas.

Kontingen Indonesia terdiri dari 21 personel gabungan Korps Brimob Polri yang terlatih dan siap mewakili Indonesia pada sejumlah nomor pertandingan. Keikutsertaan ini juga menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam meningkatkan prestasi olahraga dirgantara nasional.

Kejuaraan yang berlangsung di Lille, Prancis ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat eksistensi Indonesia dalam kompetisi internasional serta menginspirasi generasi muda untuk berprestasi di bidang olahraga dirgantara.

Continue Reading

TNI / Polri

Polda Metro Jaya Berbagi di Jumat Peduli, Ojol hingga Pekerja Harian Terima Sembako

Published

on

By

Jakarta – Polda Metro Jaya menggelar kegiatan Jumat Peduli dengan membagikan 500 paket sembako kepada masyarakat di depan Gedung Promoter Polda Metro Jaya, Jumat (10/4/2026). Bantuan tersebut diberikan kepada pengemudi ojek online dan pekerja harian lepas yang sehari-hari beraktivitas di lingkungan Polda Metro Jaya.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya mereka yang setiap hari bekerja di lapangan untuk memenuhi kebutuhan hidup. Kehadiran bantuan sosial tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan program Jumat Peduli merupakan bagian dari komitmen Polri untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pelaksanaan tugas pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga melalui aksi sosial yang manfaatnya bisa langsung dirasakan.

“Melalui kegiatan Jumat Peduli ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir untuk berbagi serta memberikan perhatian kepada masyarakat. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan sedikit membantu kebutuhan saudara-saudara kita,” ujar Kabidhumas.

Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti ini akan terus dilakukan sebagai bentuk kehadiran Polri yang humanis dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Polda Metro Jaya juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan kepolisian 110 apabila membutuhkan bantuan, informasi, atau ingin melaporkan gangguan kamtibmas di wilayahnya.

Continue Reading

TNI / Polri

Polri–Universitas Borobudur Perkuat Kolaborasi, Akselerasi Transformasi Pendidikan melalui Pusat Studi Kepolisian

Published

on

By

Jakarta, 10 April 2026 — Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus mengakselerasi transformasi di bidang pendidikan melalui penguatan kolaborasi strategis dengan perguruan tinggi. Salah satu langkah konkret ditunjukkan melalui kerja sama antara Polri dan Universitas Borobudur dalam pembentukan Pusat Studi Kepolisian, sebagai bagian dari upaya yang perlu segera diketahui masyarakat luas dalam mendukung Transformasi Polri.

Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., menegaskan bahwa pembangunan pusat studi kepolisian merupakan bagian penting dari transformasi Polri yang adaptif dan terbuka terhadap kolaborasi akademik. Hal ini diungkapkan Wakapolri saat Rapat Analisa dan Evaluasi Quickwins jajaran Polri pada 9 April 2026 di Mabes Polri.

“Akselerasi transformasi di bidang pendidikan. Juga terima kasih kepada seluruh rekan-rekan jajaran yang sudah melaksanakan kegiatan PKS Pusat Studi Kepolisian di sembilan perguruan tinggi yang ada di wilayah. Kemudian enam pusat studi sudah kita dirikan di PTIK. Harapan kita, dari tambahan PKS beberapa Polda harus kita lakukan, karena ini bagian dari komunikasi akademik yang kita bangun terus dan networking. Ketika kita sudah bisa masuk ke daerah kampus, kemampuan-kemampuan kampus untuk berpikir kritis dapat memberikan saran dan masukan kepada kita. Kita terbuka dan komunikasi,” ujar Wakapolri.

“Kami sangat antusias dan mengapresiasi langkah terbuka Polri dalam memanfaatkan riset ilmiah kampus sebagai dasar kajian penyusunan program-program kepolisian ke depan. Kolaborasi ini menjadi ruang strategis bagi dunia akademik untuk berkontribusi nyata dalam mendukung kebijakan Polri yang berbasis data dan keilmuan,” ujar Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur, Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M.

Secara nasional, penguatan kolaborasi Polri dengan dunia akademik terus berkembang signifikan, dengan capaian sebagai berikut:
• 77 Nota Kesepahaman (MoU) dengan kampus terkemuka di seluruh Indonesia;
• 25 universitas telah memiliki Perjanjian Kerja Sama (PKS) dan telah meluncurkan Pusat Studi Kepolisian;
• 16 Pusat Studi Kepolisian dengan spesialisasi keilmuan telah dibentuk di STIK-PTIK Lemdiklat Polri.

Pusat Studi Kepolisian ini menjadi pilar dalam mendukung pengembangan dan implementasi konsep Smart Policing, yang mencakup:
• Mengharmonikan dan menyatukan berbagai model pemolisian;
• Mampu memprediksi, menghadapi, hingga merehabilitasi permasalahan;
• Adaptif terhadap berbagai lingkungan sosial;
• Dapat diimplementasikan pada tingkat lokal, nasional hingga global;
• Mengatasi gangguan keteraturan sosial secara sistematis (by design);
• Menjawab tantangan keteraturan sosial di ruang digital/virtual;
• Memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan publik secara prima melalui one stop service;
• Bersifat prediktif, proaktif, dan problem solving;
• Mampu menjembatani berbagai situasi darurat (emergency) maupun kontijensi;
• Didukung oleh personel Polri yang profesional, cerdas, bermoral, dan modern.

Sebagai implementasi nyata di lapangan, Polres Metro Jakarta Timur bersama Universitas Borobudur telah melaksanakan langkah awal pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian.

Pada Selasa, 7 April 2026, Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar, S.I.K., M.Si. melaksanakan audiensi ke Universitas Borobudur guna membahas teknis pembentukan Posko Pusat Studi Kepolisian. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Perjanjian Kerja Sama antara Polda Metro Jaya dengan Universitas Borobudur terkait penyelenggaraan pusat studi tersebut.

Audiensi diisi dengan diskusi teknis mengenai implementasi kerja sama, mencakup pertukaran data, riset ilmiah, serta program pengabdian kepada masyarakat di wilayah Kota Administrasi Jakarta Timur. Dalam kegiatan tersebut, Wakapolres didampingi Kasat Binmas dan perangkat Posko, sementara dari pihak kampus dihadiri oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Dr. Syaiful, M.Si., serta Direktur Pascasarjana Prof. Faisal Santiago, S.H., M.M. selaku penanggung jawab Pusat Studi Kepolisian Universitas Borobudur, beserta jajaran terkait.

Melalui pertemuan tersebut, juga disepakati pendirian Posko Pusat Studi Kepolisian di lingkungan kampus Universitas Borobudur yang akan difungsikan sebagai sekretariat bersama dalam mendukung kegiatan riset, kajian, dan pengabdian masyarakat.

Kolaborasi ini menegaskan komitmen Polri dalam menghadirkan institusi yang modern, terbuka, dan berbasis ilmu pengetahuan, sekaligus memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil selaras dengan kebutuhan masyarakat serta dinamika sosial, sebagai bagian dari Transformasi Polri.

Continue Reading

Trending