Kulon Progo – Karyapost.com,Pondok Pesantren Nurul Haromain menggelar pembukaan Majlis Wolulikuran dengan penuh kekhidmatan dan suasana yang sarat keberkahan. Kegiatan tersebut dihadiri oleh para santri, alumni, masyarakat sekitar, serta tamu undangan dari berbagai daerah yang turut memadati lokasi acara (13/6/2026).
Majlis Wolulikuran merupakan kegiatan keagamaan yang memiliki nilai historis dan spiritual yang mendalam bagi keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Haromain. Majlis ini diselenggarakan secara rutin setiap bulan pada tanggal 28 sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan atas jasa-jasa Almaghfurlah KH. M. Sirodjan Muniro, AR, selaku Muassis Pondok Pesantren Nurul Haromain.
Penyelenggaraan Majlis ini merujuk mengambil Momen pada tanggal Wafatnya Guru Kita Muassis Pon-Pes Nurul Haromain, bisa dikatakan Kirim Do’a memperingati Haul Bulanan Muassis KH. M. Sirodjan Muniro, AR, sekaligus menjadi sarana untuk mengenang perjuangan dakwah, pendidikan Islam, serta pengabdian beliau dalam membimbing umat. Selain sebagai bentuk penghormatan, kegiatan ini juga menjadi media kirim doa agar Allah SWT melimpahkan rahmat, ampunan, dan kemuliaan kepada beliau.
Tidak hanya diperuntukkan bagi Muassis pondok, Majlis Wolulikuran juga menjadi momentum untuk mengirimkan doa kepada kedua orang tua, para leluhur, para guru, serta kaum muslimin dan muslimat yang telah mendahului menghadap Allah SWT.
Pada pelaksanaan perdana ini, suasana majlis terasa semakin istimewa dengan kehadiran jamaah dari Negara Pakistan yang turut mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kehadiran mereka menjadi simbol persaudaraan Islam yang melintasi batas negara, bahasa, dan budaya. Semangat ukhuwah Islamiyah yang terjalin dalam majlis tersebut menunjukkan bahwa nilai-nilai persatuan umat terus hidup dan berkembang melalui kegiatan-kegiatan keagamaan yang penuh keberkahan.
Rangkaian acara pembukaan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan dengan pembacaan Maulid Rasulullah SAW, serta sambutan yang berisi penjelasan mengenai latar belakang, maksud, dan tujuan penyelenggaraan Majlis Wolulikuran.
Dalam sambutannya, para jamaah diajak untuk senantiasa memperkuat keimanan, meningkatkan kualitas amal ibadah, menambah ketakwaan kepada Allah SWT, serta memperkuat penghormatan kepada para guru, orang tua, dan para pendahulu yang telah memberikan banyak jasa dalam perjalanan kehidupan.
Majlis Wolulikuran juga diharapkan menjadi sarana muhasabah diri, mempererat tali silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat dalam menebarkan nilai-nilai kebaikan di tengah masyarakat.
Para jamaah yang hadir turut memanjatkan doa agar Allah SWT menerima seluruh amal ibadah yang telah dilakukan, memberikan kemudahan dalam setiap ikhtiar, melapangkan rezeki, mengabulkan berbagai hajat kebaikan, serta menjadikan seluruh keluarga senantiasa berada dalam lindungan, rahmat, dan keberkahan-Nya.
Dengan terselenggaranya Majlis Wolulikuran secara rutin, Pondok Pesantren Nurul Haromain terus berupaya menjaga tradisi keilmuan, spiritualitas, serta kecintaan kepada para ulama dan Rasulullah SAW. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wasilah untuk mempererat hubungan antarumat, memperkuat keimanan, serta menghadirkan keberkahan bagi seluruh jamaah yang hadir maupun yang turut mendoakan dari berbagai tempat.
Dalam doa penutup majlis, para jamaah memohon kepada Allah SWT agar seluruh amal yang dilakukan diterima sebagai amal saleh, diberikan kemudahan dalam setiap perjuangan hidup, dikabulkan segala hajat yang baik, serta diberikan kemampuan untuk membahagiakan orang tua, menghormati para leluhur dan guru, serta memperoleh syafaat Nabi Muhammad SAW di dunia maupun di akhirat.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, penuh kekhusyukan, dan diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud harapan akan turunnya rahmat, keberkahan, serta pertolongan Allah SWT bagi seluruh umat Islam.
Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo