Connect with us

Metro

Telah Diresmi Akta Notaris Perkumpulan Pengacara Raja Batak

Published

on

Jakarta – Pada tanggal 02 November 2020 pukul 16.00 wib di foodcourt samping jalan kwini Jakarta pusat telah resmi Akta Notaris Perkumpulan Pengacara Raja Batak ditanda tangani Ketua Umum Boston Hervando Siahaan SH MH dan sekertaris David M Agung Aruan SH MH dan Bendahara Modesta SH Mkn berdiri lah nama Perkumpulan Pengacara Raja Batak sebagai induk dari Yayasan Bantuan Hukum Raja Batak dengan visi dan misi membantu masyarakat yang tertindas dalam penegakkan hukum di negara Republik Indonesia baik secara Perdata dan Pidana

Sedangkan menurut sekertaris David M Agung Aruan SH MH ini tidak hanya itu Perkumpulan ini akan mendirikan Posbakum di seluruh Pengadilan Pengadilan se indonesia dan membantu Pemerintah untuk mengentaskan kepastian hukum untuk masyarakat sedangkan menurut bendahara umum keberadaan Perkumpulan ini bukan hanya etnic Toba dan sekitarnya tapi juga untuk masyarakat umum yang membutuhkan layanan hukum.


Dan yang tidak kalah penting lagi bahwa Perkumpulan ini sangat dibantu oleh Pendiri dan Pembina yang sangat handal di bidangnya masing masing.

Semoga dengan di dirikan Perkumpulan ini masyarakat pada umumnya dapat merasakan keberadaan Perkumpulan Pengacara Raja Batak sebagi Bapak dari Yayasan Bantuan Hukum Raja Batak ini…….Horass …horas….horasss

Continue Reading

Metro

Sengketa Kepemilikan Gedung Golkar Bekasi Murni Kriminal Bukan Politis

Published

on

By

Bekasi – Perseteruan mengenai kepemilikan gedung Golkar Bekasi di jalan Achmad Yani Bekasi masih belum ada titik temu sampai sekarang.

Andi Iswanto Salim pengusaha Mengatakan bahwa kasus ini adalah murni kejahatan kriminal dan bukan politik ditemui waktu luangnya di Metropolitan Mal Bekasi, Jumat, (20/11/2020)

“Saya tidak hidup dari proyek Kota Bekasi saja. Saya yang membesarkan Jln. Achmad Yani Bekasi. Saya yang menarik investor untuk masuk dan membuka usahanya di ruko Jln Achmad Yani sehingga Jln

Achmad Yani terkenal sebagai pusat bisnis di Bekasi,” tutur Andy.

Sengketa gedung DPD Golkar Bekasi ini bermula pada tanggal 13 September 2004 ketika ada Keputusan Bersama Antara DPD Golkar Kabupaten dan Kota Bekasi yang ditandatangani oleh masing-masing Ketua DPD tentang Pelepasan Asset Partai Golkar Bekasi.

Kemudian pada tanggal 1 Oktober 2004 ada keputusan Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar Kabupaten Bekasi Nomor: KEP-58/DPD-II/P.GOLKAR/X/2004 yang ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris yang menjabat memutuskan tentang Pelepasan Asset Bersama (Tanah dan Bangunan) kantor DPD Partai Golongan Karya Kabupaten Bekasi, kemudian menetapkan harga jual Asset tersebut senilai Rp3 milyar.

Andy Salim yang merasa sudah membayar kewajibannya sebagai pembeli, kini sedang berupaya mendapatkan hak kepemilikannya atas gedung tersebut.

Continue Reading

Metro

Pimpinan Cabang NU Jakarta Pusat Mengadakan Rapat Kerja Cabang (Rakercab)

Published

on

By

Jakarta – Pimpinan Cabang NU Jakarta Pusat mengadakan rapat kerja cabang (Rakercab) peserta dari seluruh ketua Ketua Ranting Kelurahan yang ada Jakarta Pusat kurang lebih ada 44 Kelurahan. Tujuan MKNU memberikan pemahaman kaderisasi apa sesungguhnya NU.

Pemahaman Aswaja Annahdiyah yang diciptakan oleh para wali songo. Guna menindaklanjuti kader kader kita lebih kepemahaman kemoderat. NU khitahnya ada 4 tawasun tasamuh ihtidal ungkap Ketua Panitia Rifki Fuadi di Jakarta, Jum’at (13/11/20).

Rifki menegaskan maka dari itu kami keluarga besar PCNU Jakarta Pusat dibantu dari PWNU. Pelatihan semua para Kyai dari PBNU.

Tujuannya masyarakat di Jakarta Pusat paham betul apa itu NU Aswaja Annahdiyah. Dihadiri Pak Walikota, Pak Kesra, dari PWNU DKI, dan tokoh masyarakat yang ada Jakarta Pusat.

Mudah mudahan kedepannya NU Jakarta Pusat lebih membawa marwah kepada masyarakat memberikan pemahaman yang moderat.

Jumlah peserta kurang lebih 50 orang dengan standar covid yang sudah ikut swab rapid test dan mengikuti protokol kesehatan pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Presiden Joko Widodo Membagikan 5.430 Sertifikat Tanah Gratis Untuk Masyarakat Bogor

Published

on

By

Bogor – Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan 5.430 sertifikat tanah gratis untuk masyarakat Bogor, kemarin. Sertifikat ini dibagikan melalui masing-masing kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Sebanyak 5.430 sertifikat tanah gratis ini dibagikan kepada warga Kabupaten dan Kota Bogor. Dengan rincian 4.800 bagi warga Kabupaten Bogor dan 630 warga Kota Bogor. Penyerahan simbolis dilakukan dengan menghadirkan perwakilan penerima manfaat.

Untuk di Kabupaten Bogor, penyerahan berlangsung di Gedung Serbaguna 1, Setda Kabupaten Bogor. Di mana Bupati Bogor Ade Yasin membuka langsung acara video telekonferensi yang dilakukan bersama Jokowi.Senin.(9/11/2020)

Pada kesempatan itu, Ade Yasin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat yang sudah membantu memberikan 4.800 sertifikat kepada masyarakat Kabupaten Bogor.

”Alhamdulillah kita dapat bantuan sertifikasi dari pemerintah pusat. Hari ini (kemarin, red) kita serahkan kepada 60 warga secara simbolis, sebelum nantinya diserahkan kepada pemiliknya masing-masing,” kata Ade Yasin kepada awak media.

Orang nomor satu di Kabupaten Bogor itu juga meminta masyarakat menjaga sertifikat tanah yang sudah diberikan pemerintah. Ia tak ingin sertifikat tersebut disalahgunakan, seperti dijual untuk memenuhi kebutuhan konsumtif warga.

”Ingat! Jangan dijual ya ibu/ bapak tanahnya. Sayang itu pemberian dari pemerintah. Jangan digunakan untuk hal-hal yang sifatnya konsumtif, seperti jual tanah untuk beli motor. Sayang, lebih baik ditabung atau diberikan untuk anak cucu sebagai investasi,” pesannya.

Ade juga mengingatkan kepada penerima sertifikat, dari pada sertifikat digunakan untuk hal konsumtif, lebih baik diwariskan untuk anak cucu.

”Anggap saja ini tabungan ibu dan bapak, untuk anak atau cucu. Ingat, harga tanah pasti selalu naik. Tapi kalau harga mobil, motor, pasti turun. Jadi lebih baik disimpan dengan baik,” pintanya.

Sementara itu, Kepala Kantor Agraria Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional (ATR/ BPN) Kabupaten Bogor Sepyo Achanto mengatakan, pada tahun ini pihaknya menargetkan melakukan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) kepada 20 ribu bidang tanah di Kabupaten Bogor.

Dengan adanya bantuan 4.800 sertifikat tersebut, pihaknya tentu merasa terbantu. ”Target kita di tahun ini itu 20 ribu dan kondisinya sudah hampir terealisasi sekitar 80 persen dari target. Ditambah 4.800 ini, tentu kami merasa terbantu,” katanya.

Continue Reading

Trending