Connect with us

Metro

DPW PGK DKI JAKARTA TOLAK KENAIKAN STNK & BPKB, Jangan Bebani Rakyat

Published

on

Jakarta – Pasca Kegiatan Milenial Road Safety Festival yang menghabiskan dana Puluhan Milyar yang dilaksanakan oleh korlantas polri, Kini Instansi Kepolisian Memberitakan akan Kenaikan Harga Pembuatan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) hingga mencapai 300 %, 6 Januari Mendatang, Hingga terjadi pertanyaan Oleh Presiden Joko Widodo yang dianggap Kenaikan tarif tersebut membebani masyarakat. Selasa.(25/6/2019)

Agus Harta Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan DKI Jakarta, menyayangkan karena Tidak tanggung-tanggung, kenaikan itu ada di kisaran tiga kali lipat dari tarif lama. Biaya penerbitan STNK roda dua dan roda tiga naik menjadi Rp100 ribu yang sebelumnya Rp50 ribu. Roda empat atau lebih dari sebelumnya Rp75 ribu menjadi Rp200 ribu.

Untuk pengesahan STNK, yang sebelumnya gratis, dengan disahkan PP ini maka akan berbayar Rp25 ribu untuk roda dua dan empat, dan Rp50 ribu bagi roda empat atau lebih.

Pengurusan dan penerbitan BPKB mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Roda dua dan roda tiga yang sebelumnya ditarif sebesar Rp80 ribu, kini diwajibkan membayar Rp225 ribu dan roda empat atau lebih sebesar Rp375 ribu dari sebelumnya Rp100 ribu.

lain itu, biaya baru Penerbitan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) untuk roda dua dan roda tiga dari Rp30 ribu menjadi Rp60 ribu, dan Roda empat atau lebih dari Rp50 ribu menjadi Rp100 ribu.

Kenaikan tarif masih dikenakan pada tarif Penerbitan Surat Mutasi Kendaraan untuk roda dua atau roda tiga dari Rp75 ribu menjadi Rp150 ribu, dan roda empat atau lebih dari Rp 75 ribu menjadi Rp 250 ribu.

Melihat situasi perekonomian kita saat ini yang masih merangkak, belum tepat jika kenaikan harga STNK & BPKB itu akan ditetapkan, apalagi bagi mereka yg bermata pencaharian sehari-hari sbg supir angkot dan Ojek Motor, Maka dari itu Kami Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK DKI JAKARTA) Menolak Rencana Kenaikan STNK & BPKB. Tutup Agus Harta.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Metro

Pelantikan Perwira Transpotasi Lulusan Pelaut Tingkat II dan Tingkat III Periode 1 Gelombang 3 dan 4 Tahun 2021

Published

on

By

Continue Reading

Metro

PT Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kecelakaan Transjakarta

Published

on

By

Jakarta – PT Jasa Raharja Kantor Cabang DKI Jakarta memberikan santunan untuk korban kecelakaan Transjakarta atau busway. Kecelakaan tragis yang merenggut 2 orang meninggal yaitu 1 supir dan 1 penumpang. 29 orang yang mengalami luka-luka, 14 orang dirawat di RS Budi Asih, 14 orang dirawat di RS Polri dan 1 orang dirawat di MMC. Kecelakaan terjadi diduga sopir yang menabrak busway di depannya itu kurang konsentrasi.

Kecelakaan beruntun antara Bus Transjakarta nomor B 7477 TK dan Bus Transjakarta nomor B 7113 TGB terjadi pada pukul 08.45 WIB di halte Cawang Ciliwung arah Pinang Ranti.
Senin (25 /10 / 2021)

Akibat dari kecelakaan beruntun ini menyelesaikan pengurusan santunan akibat laka lantas tabrakan beruntun Trans Jakarta BMP 240 dengan BMP 211 dihalte Cawang Ciliwung arah Pinang Ranti.

Untuk itu, PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta melalui Kepala Bagian Pelayanan Nur Akbar dan Kepala Sub Bagian Pelayanan Rhesa Amaldo H Sitompul memberikan santunan untuk korban yang meninggal dan dirawat.

Untuk dapat diketahui, korban meninggal dunia pengurusan santunannya telah dilimpahkan ke luar Jakarta karena Ahli Waris berada di luar Jakarta sedangkan untuk korban luka-luka pihak PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta memberikan Jaminan untuk korban kecelakaan tabrakan senilai maksimal Rp 20 Juta untuk korban luka-luka dan untuk korban meninggal dunia senilai Rp 50 Juta, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/pmk.010/2017 tahun 2017.

Untuk dapat diketahui bahwa korban meninggal dunia ada dua orang yaitu:
1.Jaenuri (Pramudi 810)
2.Dadang Suhendar (Penumpang)

Continue Reading

Metro

Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan Hadiri Pelatakan Batu Pertama & Penandatanganan Prasasti Gereja Batak Karo Protestan Majelis Tugu

Published

on

By

Jakarta – Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Majelis Tugu, Jakarta Utara, Selasa (26/10/2021)

Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan terima kasih karena GBKP amat terbuka untuk lintas etnis dan suku.

“Keberadaan dari GBKP jadi kebaikan bagi berbagai unsur masyarakat di Indonesia,” kata Anies seperti dikutip redaksi.

Lebih lanjut orang nomor satu di ibu kota itu mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya kaya akan keberagaman namun juga persatuan.

“Kalau bicara beragam, masih banyak yang lebih beragam. Yang hebat dari Indonesia adalah di sini ada persatuan di sini ada kebersamaan,” kata Anies.

Anies Baswedan berharap pengerjaan pembangunan Gereja ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga bisa digunakan pada Natal tahun depan.

“Kami harap setiap tempat ibadah hadir dia memayungi, bukan saja jemaatnya yang berada di dalam rumah ibadah, tapi juga masyarakat yang berada di lingkungan tempat ibadah karena itu adalah satu kesatuan yang akan terus berinteraksi secara dekat,” ungkapnya.

Continue Reading

Trending