Connect with us

TNI / Polri

Silaturahmi TNI – POLRI Dengan Pimpinan Ormas Se – Jakarta Timur

Published

on

Jakarta – Silaturahmi TNI – POLRI Dengan Pimpinan Ormas Se-Jakarta Timur di Ruang Aula Lantai 6 Polres Metro Jakarta Timur, Jalan Matraman Raya No.224, Jatinegara, Jakarta Timur. Senin (11/05/2020).

Silaturahmi TNI – POLRI dengan Pimpinan Ormas Se-Jakarta Timur yang dipimpin oleh Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK dan Dandim 0505 Jakarta Timur Kolonel Inf. Muhammad Mahfud As’at, SIP, dengan jumlah tamu yang hadir sebanyak 30 orang.

Turut Pejabat yang hadir, Wakapolres Metro Jaktim AKBP Stefanus Michael Tamuntuan, SIK.,MS.i, Kabagops Polres Metro Jaktim AKBP R. Arif Setiawan, SH, Kasat Intelkam AKBP Deddy Tetra Moelyanto, SH, Kasat Narkoba AKBP Jonter Banuarea, SH.,MH, Kasi Propam Kompol H. Maskhorib, SH, Kasiwas Kompol Saeinem, Kasikeu Kompol Handayani, Wakasat Reskrim Kompol Satria Dharma, SE.,SIK.,MM, dan Para Kapolsek Jajaran Polres Metro Jaktim.

Turut tamu undangan yang hadir, Bang Jafar A. Supri, Ketua PP Jaktim Noman Silitonga, LMP DKI Jakarta H. Agus, GP Ansor Abdul Majid, Banser Dedi C, GMBI Jakarta Tomy K, DPD KNPI Iksan Akbar, dan Ketua DPC BPPKB Jeremi Kalalu.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK dalam sambutannya mengatakan, Terimakasih Bapak Dandim 0505 Jaktim, Ketua KNPI & Sekjen KNPI Jaktim, Ketua Ormas Se-Jakarta Timur yanh telah hadir dalam acara Silaturahmi TNI – POLRI dengan Ormas Se-Jakarta Timur.

Tujuan dari acara silaturahmi ini adalah bagian dari Cipta Kondisi menjaga keamanan dan ketertiban diwilayah Jaktim.

Dalam kesempatan ini saya berharap bersama-sama dengan rekan-rekan sekalian bersinergi untuk menjaga wilayah Jakarta Timur.

Kita bangun kerjasama yang baik dalam menegakkan hukum PSBB. Dalam situasi sekarang ini penegakan hukum agak sulit dilaksanakan. Jika diperlukan masker kami siap membantu menyediakan masker.

Apapun kondisinya jika Ormas Jaktim bersatu bekerja sama dgn TNI – POLRI saya yakin Jakarta Timur akan aman terkendali.

Kedepan saya dan bapak Dandim 0505 Jaktim akan terus bersama-sama menjalin tali silaturahmi dengan ormas se-Jaktim untuk membagun dan menjaga Jakarta Timur agar tetap aman dan kondusif.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih atas kehadirannya. selanjutnya kita buka puasa bersama-sama.

Sambutan Dandim 0505 Jaktim Kolonel Inf. Muhammad Mahfud As’at, SIP mengatakan, Kita bersyukur bisa bersama-sama bersilaturahmi TNI – POLRI dengan Ormas se-Jaktim.

Perkembangan pandemi covid-19 diwilayah Jaktim yang ODP, PDP saat ini cenderung flat, Apakah masyarakat sudah banyak yang pulang kampung sehingga terjadi pergeseran.

Kodim 0505 Jaktim mengadakan 30 Ton beras, yang tiap harinya Kodim 0505 Jaktim membagikan beras sebanyak 1,5 Ton. Jaktim jangan sampai terjadi kelaparan seperti di Banten. Kodim 0505 Jaktim juga membuka dapur umur yang tiap harinya menyediakan bantuan sebanyak 300 nasi bungkus.

Jika ada masyarakat yang kesusahan bisa berkoordinasi dengan Kodim 0505 Jaktim agar kita distribusikan bantuan nasi bungkus dan beras.

Dengan adanya asimilasi, banyak kejahatan meningkat, kami meminta bantuan Ormas Jaktim jika ada disekitarnya ada mantan narapidana bisa dilakukan pendekatan dan penggalangan koordinasikan kekami agar kami berikan bantuan sembako dan nasi bungkus dengan harapan dapat menekan angka kriminalitas di Jakarta khususnya wilayah Jaktim.

Mohon maaf saya ijin pamit mendahului karena akan menjemput WNI yang dipulangkan dari luar negeri sebanyak 196 orang.

Sambutan perwakilan Ormas Jaktim Ketua Pemuda Pancasila Jaktim Bapak Noman Silitonga mengatakan, Terimakasih kepada bapak Kapolres Metro Jaktim, Dandim 0505 Jaktim dan rekan-rekan Ormas se-Jaktim lainnya.

Kami atas nama ormas bersatu Jaktim sangat berterimakasih dan apresiasi kami atas kinerja Polres Metro Jaktim dan Kodim 0505 Jaktim.

Kami Ormas se-Jaktim berbisik atas kinerja Kapolres Metro Jaktim yang sangat luar biasa. Kami mempunyai kerinduan tiap bulannya bisa dilakukan silaturahmi pertemuan dengan Ormas se-Jaktim dan itu telah dilakukan oleh Polres Metro Jaktim. Sampai saat ini hal itu tdk dapat dilakukan oleh Walikota Jaktim.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK mengatakan, Menanggapi kinerja luar biasa Ormas Jaktim, jika ada kejadian konflik itu pasti ada ormasnya, dan hal itu cepat tertangani karena Ormas Jaktim kompak bersatu.

Saya berharap jangan sampai diwilayah Jaktim ada masyarakat yang kelaparan. Kami siap akan mendistribusikan bantuan sembako bagi masyarakat yang kesusahan.

Kami juga akan memberikan bantuan obat herbal sumbangan dari Budha Tsuci yang di impor dari Cina. Obat ini bagus untuk mengobati batuk, flu dan juga covid-19 jika kurang kami siap menyediakan.

Kami berharap Polres Metro Jaktim kedepan dapat lebih erat dan kompak lagi dengan ormas se-Jaktim.

Ansor Sdr. Abdul Najid mengatakan, Kami siap bersinergi ormas se-Jaktim dengan Polres Metro Jaktim.

Kami mengapresiasi kinerja Polres Metro Jaktim adanya program bantuan sosial dengan membagi-bagikan sembako kepada masyarakat mulai dari awalnya pandemi covid-19 di Indonesia.

GMBI Jaktim Sdr. Tomi mengatakan, Kami merespon dengan baik adanya program bantuan sosial berupa sembako.

Kami GMBI mengintruksikan kepada jajaran kami untuk mentaati istruksi bapak Kapolri.

Bantuan yang diberikan oleh Polres Jaktim sebenarnya dari mana, Apakah itu bantuan dari Presiden, dari Kemensos atau dari Polres sendiri.

KNPI Jaktim Sdr. Iksan mengatakan, Saya mewakili 172 OKP KNPI se-Jaktim kami sangat mengapresiasi atas kinerja Polres Metro Jaktim.

KNPI memberikan bantuan beras sebayak 1 Ton kepada Polres Metro Jaktim untuk disalurakan kepada masyarakat dan itu sudah distribusikan oleh Polres Metro Jaktim.

KNPI sudah membagikan 30.000 nasi box kepada masyarakat dan kami sekarang door to door membagikan THR kepada masyarakat.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK menjelaskan, Bantuan yang diberikan oleh Polri khususnya Polres Jaktim adalah bersumber dari kita-kita semua, rekan yang memiliki rejeki lebih seperti Food Stasion memberikan bantuan beras, KNPI memberikan 1 Ton beras kami dan banyak lainnya kita kemas dan distribusikan bagi masyarakat yang saat ini kesulitan.

Selanjutnya Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Pol. Arie Ardian Rishadi, SIK memberikan bantuan paket sembako kepada perwakilan ormas se-Jaktim, 25 paket setiap ormas.

Pukul. 19.45 Wib, giat silaturahmi selesai, selama giat berlangsung dengan lancar dan aman.

Continue Reading

TNI / Polri

*Pertama Kalinya, Taruna Akmil Terlibat Latihan Antar Kecabangan TNI AD*

Published

on

By

Baturaja, – Latihan YTP adalah latihan puncak tingkat Batalyon di mana Batalyon Infanteri dilengkapi dengan Satuan Bantuan Tempur (Satbanpur), Satuan Bantuan Administrasi (Satbanmin) maupun Satuan Teritorial (Satter). Untuk tahun 2022 ini, pertama kalinya para Taruna Akademi Militer (Akmil) Tingkat IV dilibatkan dalam Latihan Antar Kecabangan TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan.

Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman meninjau langsung mekanisme latihan Batalyon Tim Pertempuran (YTP) Yonif Raider 400/BR yang digelar Pusat Latihan Tempur (Puslatpur) Kodiklatad, Baturaja, Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan, Minggu (2/10/2022).

Diungkapkan Kasad, pelibatan para Taruna Akmil selama satu Minggu untuk mengikuti Latihan Antar Kecabangan ini dalam rangka agar para Taruna sebagai calon Komandan Peleton di satuan baik di satuan tempur, mendapatkan bekal nanti di satuan bantuan tempur maupun satuan bantuan administrasi.

“Dalam waktu dekat ini mereka akan menjadi Komandan Peleton, sekitar enam bulan lagi. Artinya mereka harus sudah tahu bagaimana nantinya jadi Danton, memimpin anak buahnya, ” jelas Kasad.

Lebih lanjut dikatakan Kasad, sebagai pimpinan, sebagai pelaku bahwa Komandan Peleton harus bisa menjadi Bintara dan harus bisa menjadi Tamtama.

“Sehingga ketika dia jadi pimpinan, tidak semena-mena dalam mengambil keputusan. mereka betul- betul tahu persis apa yang dilakukan prajuritnya. Makanya saya latihkan, baru kali ini ada Taruna yang terlibat latihan, sehingga mereka bisa mengerti mekanisme, mereka bisa mengerti realisasi tentang latihan,” tegas Kasad.

Latihan yang digelar selama satu bulan ini melibatkan 1.051 prajurit dari berbagai kecabangan, seperti Infanteri, Kavaleri, Armed, Arhanud, Zeni, Perhubungan dan Satuan Bantuan Administrasi.

Tujuan latihan untuk melatih dan meningkatkan kemampuan mekanisme hubungan Komandan dan Staf, Komando pengendalian operasi dalam pertempuran, termasuk melatihkan kerja sama antar kecabangan dalam operasi serangan. Sehingga diharapkan seluruh peserta latihan dapat mengaplikasikan materi latihan yang sudah dilaksanakan sebelumnya di kecabangan masing – masing untuk mencapai tujuan dan sasaran latihan yang telah ditetapkan. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

14 Pelanggaran Lalu-Lintas yang Ditindak dalam Operasi Zebra 2022

Published

on

By

JAKARTA, – Polda Metro Jaya mulai melakukan Operasi Zebra Jaya 2022, untuk menertibkan pelanggar lalu lintas, Senin (3/10/2022).

Operasi Zebra akan dilakukan selama dua pekan hingga 16 Oktober 2022 itu akan menyasar 14 pelanggaran lalu lintas.

“Iya, itu akan dimulai dari tanggal 3 Oktober 2022. Selama 14 hari,” ujar Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman saat dikonfirmasi, Sabtu (1/10/2022).

Berikut pelanggaran yang menjadi sasaran utama petugas selama Operasi Zebra Jaya 2022:

Melawan arus lalu lintas. Para pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 500.000. Penindakan itu diatur dalam Pasal 287 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (LLAJ).

Berkendara di bawah pengaruh alkohol. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 750.000 sesuai dengan Pasal 293 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Menggunakan ponsel saat mengemudi. Tindakan tersebut termasuk pelanggaran Pasal 283 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 750.000.

Tidak menggunakan helm SNI. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 250.000 sesuai ketentuan dalam Pasal 291 UU Nomor 22 Tahun 2008 tentang LLAJ.

Tidak menggunakan sabuk pengaman saat berkendara. Pengendara dapat ditindak dengan sanksi denda maksimal Rp 250.000 sebagaimana diatur dalam Pasal 289 UU Nomor 22 Tahun 2009.

Berkendara melebihi batas kecepatan. Aturan mengenai batas kecepatan diatur dalam Pasal 287 Ayat 5 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 500.000.

Pengendara di bawah umur atau tidak memiliki SIM. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda dengan besaran maksimal Rp 1 Juta, seperti diatur dalam Pasal 281 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Berboncengan motor lebih dari satu orang. Dalam pasal 292 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengendara sepeda motor yang membonceng lebih dari satu orang dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 250.000.

Kendaraan roda empat atau lebih yang tidak layak jalan. Dalam Pasal 286 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pengendara yang mengendarai kendaraan tidak memenuhi persyaratan layak jalan dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 500.000.

Sepeda motor dengan pelengkap dengan perlengkapan tidak standar. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 250.000 sesuai Pasal 285 ayat 1 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Kendaraan yang tidak dilengkapi dengan STNK. Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 500.000 sesuai Pasal 288 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Pengendara yang melanggar marka atau bahu jalan. Dalam Pasal 287 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ, pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal Rp 1 juta.
Kendaraan yang memasang sirine dan rotator tidak sesuai peruntukannya.

Pelanggar dapat dikenakan sanksi denda maksimal kurungan maksimal satu bulan dan atau denda Rp 250.000. Seperti diatur dalam Pasal 287 ayat 4 UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang LLAJ.

Penertiban kendaraan yang memakai pelat dinas atau rahasia.

Kedepankan tilang elektronik
Dalam pelaksanaannya, kata Latif, petugas tidak menindak para pelanggar dengan membangun posko razia untuk menghentikan dan memeriksa setiap kendaraan.

Polisi akan menindak pengendara yang melanggar saat mengatur arus lalu lintas kendaraan di jalan raya.

Di samping itu, kepolisian bakal mengedepankan tilang elektronik dengan kamera electronic traffic law enforcement (ETLE) untuk menindak setiap pelanggar.

Menurut Latif, tilang manual hanya dilakukan di sejumlah ruas jalan yang belum terpasang kamera ETLE.

“Jadi tilang manual mungkin pada tempat-tempat tertentu itu harus tetap dilaksanakan. Tapi pelaksanaan penindakan itu khususnya, kami mengedepankan tilang elektronik,” ungkap Latif.

Continue Reading

TNI / Polri

Dirlantas Polda Metro Jaya Launching ETLE Tahap III

Published

on

By

Jakarta – Korlantas Polri merilis Tilang Elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) Tahap III yang bertepatan dengan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67.

Kegiatan diselenggarakan di Gedung Korlantas Polri, Pancoran, Jakarta Selatan pada hari Kamis (22/9/22).

Polda Metro Jaya juga turut serta dalam kegiatan tersebut yang digelar di Lapangan Presisi Polda Metro Jaya melalui Virtual Zoom Meeting.

“Lalu lintas merayakan ulang tahun yang ke-67, tentunya sesuai dengan harapan Pak Kapolri, betul-betul menjadi etalase, pengayom, pelindung dan kehadirannya betul-betul bisa dihadirkan di tengah masyarakat, dan tentunya memang kami masih mengalami banyak kekurangan.

Tentu kami perbaiki keinginan dari masyarakat tentang bagaimana pelayanan Polri (agar) betul-betul masyarakat bisa menerimanya,” jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Latif Usman, Kamis (22/9/22).

Kombes. Pol. Latif Usman mengatakan, pihaknya akan memperbaiki dan meningkatkan sarana dan prasarana dalam lalu lintas, terutama penindakan hukum. “Kekurangan ini akan tentunya kami tingkatkan dengan peningkatan sarana prasarana, khususnya masalah penindakan hukum,” terang Dirlantas Polda Metro Jaya.

Oleh karenanya, Korlantas Polri me-launching ETLE Tahap III sebagai salah satu penindakan hukum di Indonesia, termasuk di Jakarta. “Penindakan hukum juga sudah di-launching tahap yang ketiga di Indonesia ini dan di Jakarta ini sejak tahap pertama sudah ada ETLE statis yang sudah tersebar di seluruh DKI Jakarta,” jelas Dirlantas.

Kombes. Pol. Latif Usman menambahkan, dengan adanya perilisan ETLE Tahap III diharapkan transparasi dalam penindakan hukum bisa dirasakan oleh masyarakat. “Dengan adanya penindakan secara elektronik ini diharapkan transparasi dalam hal tindak pidana hukum bisa dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.

Continue Reading

Trending