Connect with us

Metro

Kepala BPN Jakarta Selatan Hadiri Sertijab Kepala BPN Jakarta Pusat

Published

on

Jakarta – Kepala Badan Pertanahan (BPN) Jakarta Selatan, Ilyas Tedjo, menghadiri Sertijab Kepala BPN Jakarta Pusat. di kantor BPN Jatibaru Tanah Abang, Jakarta Pusat. Pejabat lama Kepala BPN Jakarta Pusat, digantikan Syamsul Bahri.Senin (6/7/2020)

Dalam kesempatan itu, Syamsul Bahri meminta maaf dan juga memberikan penghargaan atas pengabdian pejabat sebelumnya selama menjabat di BPN/ATR Jakarta Pusat. Dia juga berharap, semua pihak bisa mendukung Program Promosi Daerah.

Ke depannya antara Pemkot Jakarta Pusat dan BPN/ATR dapat lebih baik lagi nantinya. “Mari kita bangun sinergi antara pemda dan BPN/ATR, karena tanpa persatuan tidak akan bisa kita berbuat apa-apa,” katanya dengan penuh harap.

Sementara itu, Kepala BPN Jakarta Selatan, Ilyas Tedjo Prijono, S.H., mengatakan sangat senang dengan bertugasnya Syamsul Bahri, ditempatkan di Jakarta Pusat, serta berharap bantuannya dalam menjalankan tugasnya.

“Yang pasti, yang sudah dirintis pejabat sebelumnya harus dilanjutkan; apa yang perlu diperbaiki, utamanya pelayanan, dan bidang pelayanan publik ini yang paling utama, adalah bagaimana bisa membuat masyarakat tersenyum,” ucap Tedjo Ilyas dengan wajah yang cerah.

Continue Reading

Metro

MVP Jalin Partnership dengan B-Universe, Memantapkan Langkah Menjadi Perusahaan Hiburan Terintegrasi MVP is Now a Free-to-Air Broadcaster

Published

on

By

Jakarta, 20 September 2023 – PT Tripar Multivision Plus Tbk (MVP), perusahaan yang menjadi pionir industri hiburan di Indonesia, melakukan langkah penting dan signifikan membangun partnership dengan PT Bersatu Universe Digital Indonesia (B-Universe). B-Universe merupakan suatu perusahaan yang menyelenggarakan aktivitas penyiaran jaringan televisi swasta digital yang dikenal dengan nama BTV, serta mengelola lini usaha koran Investor Daily, Majalah Investor, investor.id, beritasatu.com dan Jakarta Globe.

Partnership ini diresmikan dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara MVP dan B-Universe, pada 20 September 2023 di Multivision Tower, Kuningan Jakarta Selatan.

Enggartiasto Lukita selaku Founder B-Universe dan Raam Punjabi selaku Founder MVP meresmikan partnership ini. Melalui partnership ini, MVP menjadi mitra eksklusif dan memiliki privilege sebagai broadcaster berbagai kontenkonten kreatif film, sinetron, mini series, FTV dan sitcom milik MVP untuk ditayangkan secara luas di jaringan BTV. Hal ini akan meningkatkan performa distribusi konten-konten kreatif MVP dan diharapkan akan berkontribusi pada peningkatan Gross Profit MVP YoY sebesar 30%.

Melalui kesepakatan kolaborasi strategis ini, MVP akan turut serta berinvestasi ke dalam B-Universe. MVP memasuki era baru sebagai Free-to-Air Broadcaster. BTV akan menjadi broadcaster utama yang dekat di hati dan menjadi pilihan masyarakat. MVP juga sedang mempersiapkan produksi sinetron-sinetron baru dan konten menarik lainnya yang secara eksklusif akan tayang di BTV yang tidak hanya menghibur namun dapat memperkaya kehidupan masyarakat Indonesia di seluruh Nusantara.

Tentang PT Tripar Multivision Plus Tbk:

MVP adalah perusahaan produksi film yang dirintis oleh Bapak Ram Punjabi yang telah berkecimpung di industri perfilman Indonesia selama lebih dari 50 tahun. MVP telah berhasil membesarkan nama aktor dan aktris Indonesia melalui film-film box office dan sinetron terpopuler seperti Doaku Harapanku, Tersanjung, Jin & Jun dan masih banyak judul-judul hits lainnya. v.b.1

Visi MVP adalah menjadi perusahaan hiburan terintegrasi terbesar di Indonesia dan berinovasi dengan kreatifitas pada level tertinggi, menyajikan hiburan yang dipersembahkan oleh tim kreatif yang berpengalaman di industri ini dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Selain memproduksi film, sinetron dan web series, melalui anak usahanya, PT Platinum Sinema dengan brand Platinum Cineplex, MVP telah mendirikan 11 (sebelas) lokasi bioskop di Indonesia, yaitu di kota Solo, Magelang, Sidoarjo, Bitung, Baturaja, Palopo, Lahat, Ambon, Kolaka, Majenang dan Kebumen yang secara rutin memutar film-film Indonesia, Hollywood, Bollywood dan Asia. Kedepannya, MVP berencana untuk memperluas pengembangan bisnis bioskop ini dengan membuka cabang Platinum Cineplex di kotakota lain di Indonesia.

MVP juga telah berkontribusi dalam ekosistem perfilman di Indonesia dengan melakukan aksi korporasi dan secara resmi mencatatkan saham perdananya untuk publik atau Initial Public Offering (IPO) di Bursa Efek Indonesia pada tanggal 8 Mei 2023 yang lalu dengan ticker code RAAM.

Continue Reading

Metro

AGUSTINO (CMO YUKK KREASI INDONESIA) : “ APLIKASI YUKK BISA MEMBANTU PELAKU UMKM LEBIH CEPAT BOARDINGNYA & NAIK KELAS UNTUK TRANSFORMASI DIGITAL PRODUKNYA”

Published

on

By

jakarta – UOB Indonesia hari ini meluncurkan UOB FinLab, program unggulan akselerator inovasi bisnis untuk mengembangkan dan mendigitalisasi bisnis di Indonesia, Acara Di selenggarakan di Smesco Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan 19/9/23.

Peluncuran di Indonesia merupakan tonggak penting bagi UOB FinLab karena hal ini menandai regionalisasi UOB di lima pasar utama UOB di ASEAN. Hal ini juga merupakan upaya menumbuhkan jaringan ekosistem regional yang kuat untuk pengembangan kapasitas lintas negara guna dalam rangka mendigitalkan dan meningkatkan keterampilan bisnis.

Chief Marketing Officer (CMO) PT Yukk Kreasi Indonesia Agustino kepada awak media menjelaskan, Bahwa kita tahun 2018 launching aplikasi Yukk dengan tujuan kita mau main ke Be To Be. Artinya kita ingin mengakuisisi user dan merchant supaya terjadi ekosistem didalam aplikasi kami. Singkat cerita karena main ke C itu cukup mahal, yang kedua kebetulan beberapa tetangga-tegangga yang lain itu menggunakan metode cashback dan sebagainya sehingga terus terang kami tidak sanggup menuju kesana. Akhirnya Puji Tuhan Alhamdulillah pada saat tahun 2020 bulan 9 pada masa covid izin kami keluar yaitu transfer dana dan e-money. Lalu di tahun 2021 kita pikir ke C itu berat akhirnya kita pindah pivot ke Be To Be.

Kita fokus dengan apa yang kita punya yaitu solusi payment gateway. Jadi dari sana kita bangun mindset yang baru, kita bikin tim struktur dengan metode baru ke Be To Be lalu kita ciptakan produknya kurang lebih butuh 3 sampai 6 bulan. Mungkin tahun 2022 Februari baru kita mulai pelan-pelan dan menggeser semua perahu menuju ke Be To Be,” ungkapnya.

Jadi dengan kami Yukk diundang di acara UOB FinLab, terus terang saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Tuhan Yang Maha Esa kami bisa ikut berpartisipasi dalam bagian besar Road Map UOB FinLab. Semoga kehadiran kami dengan kita punya produk bisa membantu UMKM.

Sesuai dengan visi dan misi Bank Indonesia yaitu memberikan kami amanat untuk membantu UMKM naik kelas. Yang tadinya UMKM belum percaya dengan digital mungkin dengan kehadiran kami bisa membantu mereka mulai belajar digitalisasi. Setelah mereka mengetahui dunia digitalisasi mereka bisa percaya, setelah mereka percaya baru mereka menggunakan, setelah menggunakan baru nanti pelan-pelan mereka mulai dari boarding menuju ke digitalisasi. Kami sangat mendukung program pemerintah untuk percepatan digitalisasi di Indonesia. Harapannya dengan semua berubah menjadi digital pertama pasti akan membantu mereka menurunkan cost. Kedua yang tadinya mereka ada kecurigaan mengenai uang palsu atau apapun, dengan digital itu tidak ada.

Ketiga dengan digital pasti lebih transparan karena dalam waktu singkat dan realtime mereka tinggal cek penjualan mereka dalam satu aplikasi dan satu handphone saja sudah kelihatan semua. Yang keempat BI mensupport UMKM dengan cara MDR dikasih murah. BI yang tadinya punya program usaha mikro dulu dikasih 0%, sekarang dicharge 0,3% ada juga yang di charge 0,7%. Itu bagian support dari Bank Indonesia.
BI juga melakukan banyak aktivitas yang mendukung dan mensupport percepatan digitalisasi,” ujarnya.

Bergabung di Yukk sangat mudah yang penting dokumen pelengkap dan persyaratan lengkap kami segera mendaftarkan ke PTEN. Jadi di PTEN kami punya target 1 hari dan maksimal 2 hari QRIS itu jadi. Perorangan juga boleh yang penting ada KTP dan nomor rekening harus sama namanya.

Lalu dia foto misalnya jualan walaupun dia cuman foto gerobaknya tetap kita proses. Bahkan kalau UMKM ini perlu dibantu untuk marketing dalam digital kami punya tim yang siap untuk bantu bikinin konten, review makanannya, video konten lalu kita posting di sosial media supaya traffic datang. Pertama keuntungan bergabung dengan kami pasti proses pembuatan QRIS cepat. Kedua kita punya infrastruktur yang cukup reliable untuk bisa menangani transaksinya dia.

Ketiga kita punya tips untuk mensuport yang bisa membantu dan mengedukasi terkait membaca dashboard dan laporan keuangan kita akan mengedukasi sampai terbiasa. Yang keempat kita punya tim kreatif untuk membantu bikin konten menaikkan brand supaya dikenal banyak orang,” terangnya.

Kelebihan dari Yukk adalah kalau kita tanya yang lain kalau QRIS perlu waktu lebih lama, kalau saya sebisa mungkin 2 hari cepet. Yang kedua kita punya infrastruktur database dan keamanan kita bikin dengan rapih security supaya lebih bisa dipercaya di market.

Yang ketiga kami punya tim kreatif misalnya baru buka usaha bakso pasti butuh pemasaran dengan adanya QRIS Yukk saya bisa panggil influencer, kami yang bayar datang ketempat usaha Bapak kemudian dia cobain makanannya direview diposting di sosial media. Semoga dengan benefit-benefit yang kami tawarkan bisa membantu UMKM lebih cepat boardingnya,” terangnya.

UMKM yang ada di Yukk sekitar 5400 an di seluruh Indonesia. Kita saat ini fokus di Jakarta. Kebetulan kantor kami ada di Tangerang. Kalau kami punya target dari Bank Indonesia cukup besar. Saya punya impian semoga punya 1 juta merchant, mudah-mudahan Insya Allah tuhan berkenan.

Yang diluar kota masih belum terbiasa dengan digital, mereka masih terbiasa dengan Cash. Kita masih perlu edukasi yang banyak dan mereka mengerti baru mulai ada trust. Terkait tantangan terberat rasa percaya mereka ke digital belum ada. Kalau diluar kota tidak pegang duit rasanya seperti tidak punya duit. Kalau di Kota-kota besar mendingan tidak usah bawa dompet yang penting bawa handphone. Kalau diluar kota mendingan ketinggalan handphone dan pegang duit,” katanya.

“Kami taat dan patuh kepada perintah Bank Indonesia, jadi kami hanya bisa mendapatkan MDR sebesar 0,7% sesuai dengan regulasi pemerintah. Saya tidak bisa charge 0,6% atau 0,8% itu harus 0,7% itu standard. Kalau transaksinya Rp. 10.000 saya cuman dapat 0,7%. Saya berharap UMKM bisa percaya dengan digital, pertama walaupun ada proses saya berharap UMKM percaya dengan program pemerintah yaitu QRIS. Kami selaku orang yang dipercaya dan diberikan izin untuk melakukan create QRIS di Indonesia saya akan membantu semaksimal mungkin untuk percepatan digitalisasi di Indonesia,” tutup Agustino

Continue Reading

Metro

Yardi Limas Co Founder Tripilar Kreasi Digital hadiri UOB Indonesia Luncurkan UOB FinLab, Program Unggulan Akselerator Inovasi Bisnis

Published

on

By

JAKARTA – UOB Indonesia hari ini meluncurkan UOB FinLab, program unggulan akselerator inovasi bisnis untuk mengembangkan dan mendigitalisasi bisnis di Indonesia, Acara Di selenggarakan di Smesco Jalan Gatot Subroto Jakarta Selatan 19/9/23.

Peluncuran di Indonesia merupakan tonggak penting bagi UOB FinLab karena hal ini menandai regionalisasi UOB di lima pasar utama UOB di ASEAN. Hal ini juga merupakan upaya menumbuhkan jaringan ekosistem regional yang kuat untuk pengembangan kapasitas lintas negara guna dalam rangka mendigitalkan dan meningkatkan keterampilan bisnis.

“Yardi Limas Co Founder Tripilar Kreasi Digital kepada awak media menjelaskan, Bahwa pada dasarnya digitalisasi tidak terhindarkan, ada satu hal dan masih banyak yang belum berubah jadi digital. Saya mau menjelaskan pemikiran untuk perubahan yang diperlukan sekarang. jadi inilah kita berusaha sampaikan disini terkait bagaimana transformasi digital kemudian juga inovasi untuk bisa bisa terus berkembang di masa sekarang.

Kita juga kerja sama dengan yang lainnya karena memang kita ketemu mereka punya visi sama terkait peminjaman. Terkait aplikasi kita masih bootstrap masih kecil. Jadi kita memang belum besar baru tersebar di Jakarta. Kita mulai dari masa pandemi,” ujarnya.

Sudah Digital itu adalah aplikasi untuk salesman. Kita ingin meningkatkan kinerja dari perusahaan-perusahaan yang bergerak di distribusi baik itu perusahaan maupun perorangannya bisa memakai Sudah Digital. Selama dia di distribusi yang banyak ke toko biasanya kunjungan penjualan salesman termasuk pengiriman logistik jadi bisa termonitor semua dari pusat.

Artinya kita bahwa salesman ini sesuai tujuan dan sasarannya sesuai target berapa dia bisa hendel dan berapa untuk penyebaran customer-nya pun bisa lebih,” ungkapnya.

Bukan hal asing bagi kita bahwa proses dari salesman seberapa bisa kena tergantung pada perubahan digital. Unsur paling penting bahkan tidak hanya kepada salesman, tapi juga kepada atasannya. Jadi cara pandang manajemen terhadap sistem supaya lebih efisien itu kita mau ada suatu sistem digital supaya ada datanya dan diverifikasi dengan baik,” ucapnya.

Aplikasi itu gunanya adalah mengajar efektivitas dan efisiensi. Tapi yang paling penting bagi kita adalah kita ingin merubah mindset. Kalau kita lihat di tenaga kerja ini kadang-kadang kerjakan tidak efisien, nah disini kita harus naik level sehingga mereka kerja itu lebih orientasi hasil bukan orientasi hanya kerja. Nilai-nilai yang perlu dirubah untuk maju ini yang kita perlukan. Salesman itu kita pengennya naik kelas,” katanya.

Untuk pengamanan digital ini beberapa data pribadi maksudnya kalau banyak kejadian itu kebocoran dan lain sebagainya terkait security-nya nanti ada tim yang mengatasinya. Kalau data yang sudah di Cloud itu semua pasti ada resiko keamanan. Juga kadang-kadang bahaya password bisa dikasih orang dan sebagainya maka untuj mencegah seperti itu harus dari diri sendiri.

Jika secara tidak sengaja memberikan password ke orang lain itu kita bisa kontrol dengan memberikan edukasi security. satu hal kadang-kadang aplikasi lebih kecil lebih ribet dan berapa banyak sih di Indonesia karena kadang bikin Lupa password passwordnya dipegang orang lain.

Jadi kita memang harus merubah cara pandang yang semakin kuat di Indonesia agar muncul pemain-pemain baru internasional yang berasal dari Indonesia. Kita terus berusaha mengedukasi untuk tentang perubahan yang diperlukan seperti 5.0,” tuturnya.

“Terkait reforming manajemen kita seperti saya utarakan tadi jadi kebanyakan ketika UMKM ini pengen digital, mereka kadang secara manajerial orang-orang yang belum ada ataupun sistem kerja mereka belum siap dan ini kadang juga butuh willingness dari manajemen untuk berubah menjadi sebuah perusahaan yang lebih ditingkatkan lagi.

Harapan kami dari Sudah Digital yaitu Embracing Technologi dan juga Breaking News dalam manajemen mereka bisa lebih maju dan bersaing di kancah internasional,” tutup Yardi Limas.

Continue Reading

Trending