Connect with us

Metro

Wisata Kuliner Restoran Apung Akan Sia-sia Bila Dikelola Serampangan

Published

on

Jakarta, – Pemerintah provinsi DKI Jakarta berencana membangun sebuah destinasi wisata di pinggir laut berupa Restoran Apung yang berlokasi disekitaran pelabuhan dan Pelelangan Ikan milik dinas KKP DKI Jakarta dan UPPP Muara Angke.

Restoran yang menjorok ke laut itu rencananya akan digunakan sebagai tempat relokasi bagi para pedagang antara lain pedagang minuman dan otak-otak ikan serta restoran ikan Bakar yang selama ini berdagang di Pelelangan ikan Muara Angke.

Dari kabar yang berkembang, dari pihak Dinas KKP DKI Jakarta disebutkan, sudah ada beberapa Perusahaan yang mengajukan permohonan Pengelolaan area Restoran Apung.

Salah satu diantaranya adalah perusahaan milik Artis Ibukota yang sudah malang melintang di dunia kuliner.

Artis tersebut juga ikut terlibat dalam permohonan pengelolaan Restoran Apung itu. Bahkan kepada Wartawan, dia mengakui Tim-nya sudah berkomunikasi dengan pimpinan Pemda DKI.

“Do’a kan saja Mas supaya lancar. Tim saya sudah berkomunikasi dengan pimpinan Pemda DKI,” kata si Artis yang tak ingin namanya disebutkan saat ditemui di Jakarta, Selasa (6/10/2020).

Setuju Pengelolaan Diserahkan ke Artis Terkenal Berbeda dengan sang Artis, dari hasil penelusuran redaksi, para pedagang ikan bakar yang berjualan di sekitaran kantor UPPP Itu, yang rencananya akan dipindahkan ke kawasan wisata Restoran Apung mengatakan, sebagus apa pun lokasi restoran apung itu, kalau dikelola secara sembarangan dan tak punya pengalaman mengelola, pastinya sia-sia belaka.

“Kalau dikelola sembarangan, ya percuma. Sebab, bagi kami, para pedagang bakaran yang ada di sini mending nggak usah dipindahin ke resto. Pasti nasib kami ya sama Saja
dengan sekarang,” tegasnya.

Namun menurutnya, jika yang mengelola sudah punya pengelaman di kuliner dan bahkan artis terkenal, sudah pasti akan ada dampaknya bagi banyaknya pengunjung. “Pastilah Kami akan mendapatkan keuntungan yang baik.” tandasnya.

Continue Reading

Metro

Pelantikan Perwira Transpotasi Lulusan Pelaut Tingkat II dan Tingkat III Periode 1 Gelombang 3 dan 4 Tahun 2021

Published

on

By

Continue Reading

Metro

PT Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Kecelakaan Transjakarta

Published

on

By

Jakarta – PT Jasa Raharja Kantor Cabang DKI Jakarta memberikan santunan untuk korban kecelakaan Transjakarta atau busway. Kecelakaan tragis yang merenggut 2 orang meninggal yaitu 1 supir dan 1 penumpang. 29 orang yang mengalami luka-luka, 14 orang dirawat di RS Budi Asih, 14 orang dirawat di RS Polri dan 1 orang dirawat di MMC. Kecelakaan terjadi diduga sopir yang menabrak busway di depannya itu kurang konsentrasi.

Kecelakaan beruntun antara Bus Transjakarta nomor B 7477 TK dan Bus Transjakarta nomor B 7113 TGB terjadi pada pukul 08.45 WIB di halte Cawang Ciliwung arah Pinang Ranti.
Senin (25 /10 / 2021)

Akibat dari kecelakaan beruntun ini menyelesaikan pengurusan santunan akibat laka lantas tabrakan beruntun Trans Jakarta BMP 240 dengan BMP 211 dihalte Cawang Ciliwung arah Pinang Ranti.

Untuk itu, PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta melalui Kepala Bagian Pelayanan Nur Akbar dan Kepala Sub Bagian Pelayanan Rhesa Amaldo H Sitompul memberikan santunan untuk korban yang meninggal dan dirawat.

Untuk dapat diketahui, korban meninggal dunia pengurusan santunannya telah dilimpahkan ke luar Jakarta karena Ahli Waris berada di luar Jakarta sedangkan untuk korban luka-luka pihak PT Jasa Raharja Cabang Utama DKI Jakarta memberikan Jaminan untuk korban kecelakaan tabrakan senilai maksimal Rp 20 Juta untuk korban luka-luka dan untuk korban meninggal dunia senilai Rp 50 Juta, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 16/pmk.010/2017 tahun 2017.

Untuk dapat diketahui bahwa korban meninggal dunia ada dua orang yaitu:
1.Jaenuri (Pramudi 810)
2.Dadang Suhendar (Penumpang)

Continue Reading

Metro

Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan Hadiri Pelatakan Batu Pertama & Penandatanganan Prasasti Gereja Batak Karo Protestan Majelis Tugu

Published

on

By

Jakarta – Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri peletakan batu pertama dan penandatanganan prasasti Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Majelis Tugu, Jakarta Utara, Selasa (26/10/2021)

Dalam kesempatan tersebut, Anies menyampaikan terima kasih karena GBKP amat terbuka untuk lintas etnis dan suku.

“Keberadaan dari GBKP jadi kebaikan bagi berbagai unsur masyarakat di Indonesia,” kata Anies seperti dikutip redaksi.

Lebih lanjut orang nomor satu di ibu kota itu mengatakan bahwa bangsa Indonesia tidak hanya kaya akan keberagaman namun juga persatuan.

“Kalau bicara beragam, masih banyak yang lebih beragam. Yang hebat dari Indonesia adalah di sini ada persatuan di sini ada kebersamaan,” kata Anies.

Anies Baswedan berharap pengerjaan pembangunan Gereja ini dapat berjalan sesuai rencana sehingga bisa digunakan pada Natal tahun depan.

“Kami harap setiap tempat ibadah hadir dia memayungi, bukan saja jemaatnya yang berada di dalam rumah ibadah, tapi juga masyarakat yang berada di lingkungan tempat ibadah karena itu adalah satu kesatuan yang akan terus berinteraksi secara dekat,” ungkapnya.

Continue Reading

Trending