Connect with us

nasional

Perselisihan Rommo Wartawan Bekasi Dengan Suky Sipen LMJ TNI AL, ini Fakta Sebenarnya

Published

on

JAKARTA, – Munculnya perselisihan yang menimbulkan adu mulut melalui komunikasi via seluler antara Romo dari media harian sederhana yang juga anggota Forum Wartawan Jakarta (FWJ) dengan seorang anggota LMJ Sipen TNI AL, yakni Kopka Suky, diakibatkan adanya selisih pendapat soal informasi by telepon, dan berlanjut adanya percekcokan serius dilapangan yang berujung terlukanya wartawan tersebut.

Seperti diketahui percekcokan yang terjadi pada hari Minggu (1 Nopember 2020) di Jalan Burangrang Raya, Kayuringin Jaya Bekasi Selatan Kota Bekasi sekitar pukul 09.30 WIB telah mengundang persepsi yang kurang baik dikalangan media.

Peristiwa yang sebelumnya telah viral di beberapa media online terkait tuduhan yang menyudutkan salah satu institusi TNI AL, serta kesimpangsiuran informasi terkait permasalahannya sehingga berpotensi mengundang kontroversi karena adanya luka dipelipis kiri Rommo yang terlihat serius.

Terkait kesalahpahaman atau pun miskomunikasi yang terjadi pun dianggap telah selesai melalui mediasi yang dilaksanakan bertempat Pangkalan Utama Lantamal III Polisi Militer, Jalan Bungur Raya Nomor 76-78, Gunung Sahari, Kemayoran Jakarta Pusat pada, Senin (02/11/2020).

Menurut informasi dilapangan, kejadian yang telah viral sebelumnya mengundang pertanyaan besar dikalangan institusi TNI AL serta dikalangan profesi jurnalis. Merujuk ketidaknyamanan yang terjadi, maka hasil dari konfirmasi dan klarifikasi diantara pihak-pihak terkait muncul fakta yang sebenarnya.

Fakta-faktanya meliputi, bahwa ; Tindakan pemukulan yang dilakukan oleh Suky adalah ketidaksengajaan, dikarenakan adanya saling dorong mendorong dan salah satu pihak yakni Suky bergerak refleks tanpa disengaja mengenai pelipis kiri Romo.

Bahwa kondisi dilapangan keduanya sama-sama tidak saling memahami, karena adanya miskomunikasi tersebut. Apalagi dengan adanya terlambatnya penanganan tindakan medis untuk luka yang diderita, sehingga seolah-olah luka robek di pelipis kiri Romo tampak seperti luka serius.

Melalui mediasi yang digelar antara kedua belah pihak di Pomal Lantamal III, telah disepakati bahwa peristiwa tersebut diatas sudah diselesaikan dengan bijak dihadapan Ketua dan pengurus Forum Wartawan Jakarta (FWJ) beserta perwakilan dari LMJ, yakni Pasops Letkol Mar. Ayub Wibowo, didampingi Pasintel Letkol Mar. Imanda, dengan disaksikan oleh Wadan Pomal Letkol PM Hotmatua.

Letkol Mar Ayub Wiebowo menegaskankan bahwa klarifikasi kesalahpahaman atau miskomunikasi yang terjadi dianggap selesai melalui mediasi dan musyawarah. “Permasalahannya pun dianggap telah selesai,” tandasnya.

Continue Reading

nasional

Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) Gelar Aksi Pembentangan Bendera Merah Putih Raksasa

Published

on

By

JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) menggelar aksi pembentangan bendera merah putih raksasa berukuran 30×50 cm. Aksi dilakukan di depan Museum Sumpah Pemuda, di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Kamis (28/10/2021).

“Momentun Sumpah Pemuda ke 93 tahun yang bertema ‘Merajut Kembali Merah Putih Yang Terkoyak’ ini diharapkan dapat menyatukan kembali rakyat Indonesia yang sudah terpecah belah. Dimana, seluruh pemuda pemudi Indonesia dapat berikrar sesuai dengan ikrar pendahulu bangsa, untuk meraih kejayaan,” Presiden FSPPB Arie Gumilar ujarnya.

ketika bangsa ini tidak baik-baik saja, saatnya seluruh elemen anak bangsa berikrar kembali menyatakan bahwa seluruh pemuda pemudi, putra putri Indonesia bertumpah darah satu tanah air Indonesia. Berbangsa satu bangsa Indonesia. Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Ini adalah momentum kita kembali meraih kejayaan. Yang bisa mengantarkan negeri ini menjadi Indonesia emas adalah persatuan dan kesatuan bangsa.

Presiden FSPPB Arie Gumilar juga mengajak seluruh elemen bangsa dari Sabang sampai Merauke untuk turut membacakan ikrar yang sama, di hari Peringatan Sumpah Pemuda ini.

“Berikrar pada diri sendiri, berikrar pada kelompok, dan berikrar pada negara. Serta berikrar pada Tuhan Yang Maha Esa, bahwa kita akan mampu dengan persatuan dan kesatuan bangsa inshaAllah bangsa kita akan menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang hebat, bangsa yang maju. Dan Indonesia akan meraih kejayaan,” ujarnya.

Kepala Bidang Media FSPPB Marcellus Hakeng Jaya wibawa menegaskan bahwa aksi yang diikuti sekitar 150 massa yang tergabung dalam FSPPB dan masyarakat sepak bola Indonesia ini, tidak berniat mengganggu jalannya arus lalu lintas di lokasi.

“Kegiatan yang spontanitas dilakukan itu merupakan inisiasi agar seluruh elemen bangsa bisa bersatu dan melupakan sejenak polemik negara dalam Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93,” ungkapnya.

Continue Reading

nasional

Museum Sumpah Pemuda Gelar Upacara Memperingati Sumpah Pemuda Ke 93 Tahun

Published

on

By

Continue Reading

nasional

Brigjen TNI (Purn) Ahmad Tamin Mendukung Charity Bunda Dorce

Published

on

By

Bekasi,- Setelah hampir seminggu Bunda Dorce di Rumah Sakit, beliau sadar kemudian rekan rekanya minta ijin untuk membuat kegiatan amal ini.

Pemilik Warung Rakyat Brigadir Jendral TNI (Purn) Ahmad Tamin mengatakan pada awalnya kegiatan konser amal untuk
Bunda Dorce ditempat lain, tetapi akhirnya disini ujarnya saat ditemui media Sabtu (23/10).

Artis yang tampil mencapai 35 orang, ikut lelang dan sumbang barang bekas.

Harapannya setelah hampir dua tahun tutup, semoga hari ini menjadi momen kembali menggeliat tempat hiburan.

Pelaksanaan Konser Amal ini tetap melaksanakan protokol kesehatan yang ketat tetap ingat 5 M.

Continue Reading

Trending