Metro
Peluncuran Catatan Akhir Tahun SBMI: Menagih Pelindungan Buruh Migran Indonesia di Tengah Pandemi Covid 19
Published
6 tahun agoon
By
admin
Jakarta, – Dalam rangka memperingati Hari Buruh Migran Sedunia 2020, Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) meluncurkan Catatan Akhir Tahun (CATAHU) 2020 bertajuk ‘Menagih Pelindungan Buruh Migran Indonesia di Tengah Pandemi Covid 19 yang mengulas tentang kerentanan buruh migran dengan pendekatan pengelolaan data. di hotel Akmani menteng jakarta pusat.Selsa.(22/12/2020)
Selama ini, SBMI telah bekerja dengan mengedepankan nilai-nilai keadilan bagi Buruh Migran Indonesia dan keluarganya. SBMI menentang perbudakan, pemerasan dan
perdagangan orang. Organisasi buruh migran ini juga bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi bagi buruh migran dan keluarganya.
SBMI juga mendukung penegakan Hak Asasi Manusia (HAM), kesetaraan gender, non-diskriminasi serta membangun persaudaraan dan solidaritas gerakan sosial, baik di tingkat nasional, regional dan internasional.
SBMI telah melakukan kerja-kerja penanganan kasus yang dialami oleh buruh migran, baik di sektor darat maupun sektor laut. Catahu 2020 ini mengungkap realitas data yang selama ini ditangani SBMI.
“Berdasarkan pendokumentasian aduan, sejak tahun 2010 sampai dengan tahun 2020, trennya cenderung meningkat. Berdasarkan analisis SBMI, faktor pendorong terjadinya migrasi tidak hanya faktor kemiskinan, tetapi juga karena adanya pemiskinan,” jelas Ketua Umum SBMI, Hariyanto Suwarno.
Dalam kurun waktu antara tahun 2010 s/d 2020, SBMI mendokumentasikan total aduan kasus sebanyak 3.099 kasus. Tren peningkatan per tahunnya mencapai rata-rata 20,754,Bdengan aduan tertinggi terjadi di tahun 2020 sebanyak 643 kasus.
Dalam 10 tahun terakhir, sektor Pekerja Rumah Tangga menempati urutan tertinggi, yaitu sebesar 55,445 (1.718 kasus), diikuti oleh kasus ABK Perikanan sebesar 14,239 (441 kasus), kasus TPPO modus pengantin pesanan sebesar 196 (31Ikasus), dan kasus buruh pabrik sebesar 13,784 (427 kasus). Sedangkan sisanya, sebesar 15,554 (482 kasus) adalah jenis kasus dari sektor pekerjaan yang lainnya.
Khusus terkait kasus ABK Perikanan, investigasi SBMI bersama Greenpeace Indonesia dalam kurun waktu 2 tahun terakhir mengungkap penyebaran asal ABK Perikanan yang diberangkatkan ke luar negeri.
Sebagian besar ABK Perikanan berasal dari Pulau Jawa, lalu diikuti oleh Sumatera, Indonesia bagian Timur dan Kalimantan. Proses pemberangkatan ABK Perikanan ini dipusatkan di wilayah pantai utara Jawa Tengah. Adapun tujuan utama penempatan adalah di kapal-kapal ikan berbendera Taiwan dan kapal berbendera Cina.
Sementara sepanjang tahun 2020, SBMI menerima pengaduan sebanyak 643 kasus. Sektor Pekerja Rumah Tangga (PRT) masih menempati urutan pertama, yaitu sebanyak 232 kasus, diikuti oleh pekerjaan di sektor ABK Perikanan sebanyak 129 kasus, sektor buruh pabrik sebanyak 100 kasus, dan sisanya di sektor lain.
Di tahun 2020, SBMI tampil sebagai Pihak Terkait kontra pemohon atas permohonan uji materi 3 pasal UU PPMI yang diajukan Asosiasi Perusahaan Penempatan Tenaga Kerja Indonesia (Aspataki) ke Mahkamah Konstitusi (MK).
SBMI menilal, 3 pasal UU PPMI yang dipersoalkan Aspataki, yaitu Pasat 54 ayat (1) huruf a dan huruf b, Pasal 82 huruf a dan Pasal 85 huruf a merupakan jantung bagi pelindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Pada proses advokasi yang berjalan sampai 11 persidangan, akhirnya MK memberikan putusan bahwa permohonan dari Aspataki tersebut ditolak seturuhnya.
Meski demikian, tantangan advokasi kebijakan masih begitu nyata terlihat di depan mata ketika tiba-tiba beberapa pasat UU PPMI masuk ke Omnibus Law UU Cipta Kerja. Tumpang tindih kewenangan yang sudah dirapikan oleh UU PPMI, justru diobrak-abrik UU Cipta Kerja hingga menjadi semakin tidak jelas.
Hal ini menjadi bukti nyata bahwa buruh migran masih jauh dari keadilan hak, keaditan hukum, sosial dan kesehatan di tengah situasi pandemi Covid 19.
Catatan tersebut membuktikan bahwa perjuangan belum bisa dinikmati oleh kelompok rentan, salah satunya adalah buruh migran dan anggota keluarganya. Namun perjuangan tidak boleh berhenti dan putus asa. Perjuangan akan terus berlangsung dengan upaya pendekatan penguatan lintas sektor.
CATAHU 2020 ini bisa menjadi acuan untuk membangun strategi bersama, mendesain peningkatan perlindungan buruh migran melalui berbagai mekanisme yang ada serta untuk memperkuat gerakan buruh migran dari hulu dan hilir dengan memakai mekanisme saling berbagi informasi lintas sektor.
Data-data yang terdokumentasikan di CATAHU ini juga bisa menjadi rujukan untuk perubahan regulasi yang lebih melindungi kelompok rentan atau yang direntankan, khususnya percepatan RPP ABK Perikanan.
“Peran media diharapkan akan lebih efektif dalam advokasi kasus dan advokasi kebijakan tentang buruh migran. Perspektif dan pemahaman yang sama terkait dengan mekanisme perlindungan buruh migran dan anggota keluarganya diharapkan juga akan semakin meningkat, sehingga dapat terbangun strategi bersama untuk mendesain peningkatan pelindungan buruh migran melalui berbagai mekanisme yang ada,” pungkas Hariyanto.
You may like
Metro
PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina
Published
38 menit agoon
Juli 30, 2026
JAKARTA – PT Surya Segara terus memperkuat bisnis penyediaan peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 tersebut kini tercatat menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 perusahaan, mulai dari BUMN, swasta nasional hingga perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan jaringan kemitraan tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina.
“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Cut, bisnis Surya Segara tidak hanya menyasar kebutuhan keselamatan armada kapal, tetapi juga mencakup sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas (migas).
Untuk mendekatkan layanan dengan pelanggan, Surya Segara telah membangun jaringan operasional di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri maritim. Jaringan tersebut mencakup Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, hingga Makassar.
Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan mengombinasikan produk manufaktur dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, antara lain China, Inggris, dan Denmark.
Salah satu produk yang menjadi andalan dan banyak diminati pelanggan adalah liferaft, yakni sekoci penyelamat darurat yang menjadi bagian penting dari perangkat keselamatan kapal.
Cut mengatakan aspek kualitas dan kepastian layanan menjadi salah satu perhatian utama perusahaan. Karena itu, Surya Segara memastikan produk dan layanan yang ditawarkan dilengkapi sertifikasi resmi serta garansi.
“Untuk harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” katanya.
Keikutsertaan Surya Segara dalam InaMarine 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di industri maritim.
Perusahaan berharap penguatan jaringan tersebut dapat meningkatkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim, perlengkapan kapal, serta kebutuhan rig untuk sektor onshore maupun offshore, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” ujar Cut.
Metro
Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power
Published
1 jam agoon
Juli 30, 2026
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma
mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“
Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Metro
PT Green Power Group Tbk Menggelar RUPS dan Public Expose 2026
Published
8 jam agoon
Juli 30, 2026
Jakarta, 30 Juli 2026 – PT Green Power Group Tbk (BEI: LABA) menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Paparan Publik (Public Expose) di Gedung Cyber, Jakarta, Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, manajemen memaparkan kinerja perusahaan sekaligus strategi bisnis untuk memperkuat posisi Perseroan sebagai penyedia solusi energi terbarukan di Indonesia.
PT. Green Power Group Tbk, yang sebelumnya bernama PT Ladangbaja Murni Tbk, telah melakukan transformasi bisnis dari industri pengolahan besi dan baja menjadi perusahaan yang berfokus pada energi baru terbarukan (EBT), perdagangan baterai, kendaraan listrik, sistem penyimpanan energi, serta infrastruktur hijau.
Perseroan dipimpin oleh Direktur Utama Chen Xiaoxiao bersama Direktur Wahyu Eka Saputra dan Direktur Kurnia Ngatimin. Sementara Dewan Komisaris terdiri atas Komisaris Utama Sutanty Jakidjan, Komisaris Hanry Darsono, dan Komisaris Independen Erik Jahja.
Dalam paparan publik, Direktur Wahyu Eka Saputra menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momentum penting bagi Perseroan untuk memperkuat lini usaha seiring meningkatnya kebutuhan terhadap energi bersih dan kendaraan ramah lingkungan.
“Perseroan akan terus memperkuat posisi di bidang produk dan layanan energi terbarukan, mengembangkan bisnis sesuai kebutuhan pasar, meningkatkan kemampuan operasional secara berkelanjutan, memperluas kerja sama strategis dengan berbagai mitra, serta menjalankan ekspansi usaha secara terukur dengan pengelolaan risiko yang baik,” ujarnya.
Untuk mendukung pengembangan usaha, Perseroan mengalokasikan belanja modal (Capital Expenditure/CapEx) sebesar Rp6 miliar pada tahun 2026. Dana tersebut akan digunakan untuk pembelian mesin injeksi, mesin moulding, serta berbagai peralatan pendukung operasional guna meningkatkan kapasitas produksi.
Melalui anak usaha PT Green Power Battery, Perseroan akan memperkuat bisnis baterai dan ekosistem energi baru terbarukan. Sementara melalui PT Green Power Precision Indonesia, Perseroan akan memperluas bisnis moulding melalui kerja sama strategis dengan berbagai mitra industri. Selain itu, hadir pula lini bisnis baru di bidang konsultasi melalui PT Sustainable Energy Development Trading, yang diharapkan menjadi sumber pertumbuhan pendapatan baru.
Manajemen menargetkan pendapatan sebesar Rp40 miliar dengan laba bersih mencapai Rp5 miliar sepanjang tahun 2026. Target tersebut akan ditopang oleh penjualan produk moulding, aktivitas perdagangan (trading), bisnis baterai, serta pengembangan ekosistem pendukung seperti battery swap cabinet.
Perseroan mengakui bahwa sejumlah target pada tahun 2025 belum sepenuhnya tercapai akibat perubahan kebijakan pemerintah, khususnya penyesuaian dan penundaan implementasi program insentif sepeda motor listrik yang berdampak pada bisnis penyewaan kendaraan listrik.
Namun demikian, Perseroan tetap mencatat berbagai pencapaian positif, antara lain berhasil memasang jaringan kabinet penukaran baterai (battery swap cabinet) di wilayah Jabodetabek, menjalin kerja sama penyediaan baterai untuk industri drone, serta memperluas kerja sama pada sektor moulding.
Dari sisi kinerja keuangan, PT Green Power Group Tbk membukukan peningkatan laba bersih yang signifikan pada Kuartal I 2026. Perseroan mencatat laba bersih sebesar Rp6,08 miliar, meningkat 207,86 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,98 miliar.
Sementara itu, laba kotor tercatat sebesar Rp2,06 miliar, sedangkan harga pokok penjualan turun menjadi Rp1,29 miliar, mencerminkan efisiensi operasional yang terus dilakukan Perseroan di tengah proses transformasi bisnis.
Ke depan, Green Power Group Tbk menilai sejumlah tantangan masih akan dihadapi, mulai dari dinamika regulasi pemerintah di sektor energi, industri dan pasar modal, kebutuhan tambahan modal untuk mendukung ekspansi, hingga menjaga efektivitas pelaksanaan proyek dan efisiensi operasional.
Meski demikian, Perseroan tetap optimistis terhadap prospek industri energi baru terbarukan di Indonesia. Fokus utama perusahaan adalah memperluas penerapan energi bersih melalui pengembangan manufaktur baterai, meningkatkan kemampuan operasional di sektor energi terbarukan dan kendaraan listrik, memperkuat sinergi dengan berbagai mitra strategis, serta menjaga tata kelola perusahaan, manajemen risiko, dan kepatuhan agar pertumbuhan bisnis dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Dengan strategi tersebut, Green Power Group Tbk optimistis mampu memperkuat posisinya sebagai salah satu pelaku industri energi hijau nasional sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.
PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina
Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power
Pangkostrad Pimpin Penyumpahan PNS Kostrad 2026, Tekankan Integritas dan Profesionalisme
Forum Komunikasi Pejuang NKRI Gelar Sarasehan Kebangsaan Negara Indonesia Maju
Deklarasi Forum Wartawan Jakarta
Abuba Steak Cipete Gelar Lomba Makan Wagyu Eating Competition 2019
Trending
-
Metro1 hari agoKetua Bid Pemuda dan Olahraga DPP Golkar Said Aldi Al Idrus Usulkan Munas AMPI Segera Dilaksanakan
-
nasional2 hari agoMahindra merupakan produsen traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, dengan pengalaman lebih dari 80 tahun dalam mendukung sektor pertanian globa
-
nasional1 hari agoAPKIDA Meet & Greet 2026 Bahas Hilirisasi, Liquid CO2, dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Kimia Indonesia
-
Metro1 hari agoMangara T. Marpaung Dorong Industri Manfaatkan Liquid CO2, PT Kaltim Parna Industri Tampil di Chemical Indonesia 2026
-
Metro2 hari agoDisnav Tanjung Priok Optimalkan Aset untuk Perkuat Keselamatan Pelayaran dan PNBP
-
Metro2 hari agoChandra Motik: Pameran Industri Jadi Ruang Strategis Cetak SDM Unggul dan Perkuat Industri Nasional
-
TNI / Polri2 hari agoBegini Cara Resmi Urus BPKB Hilang
-
TNI / Polri2 hari agoKapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Kunjungi Pangkormar, Perkuat Sinergi TNI-Polri
