Connect with us

TNI / Polri

Pangdam II/Sriwijaya Kunker ke Korem 042/Gapu Provinsi Jambi, Tinjau Serbuan Vaksinasi Massal dan Peresmian Gedung Panti Asuhan Bhadar Gapu

Published

on

JAKARTA, – Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi didampingi Ketua Persit KCK PD II Sriwijaya beserta rombongan melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) di Markas Korem 042/Gapu Jln. Jenderal Urip Sumohardjo Kel. Sungai Putri Kecamatan Telanaipura Kota Jambi, Kamis (16/9/2021).

Kunjungan kerja Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi dan rombongan ini dilaksanakan dalam rangka meninjau pelaksanaan Vaksinasi Massal yang diselenggarakan oleh Korem 042/Gapu, sekaligus meresmikan Gedung Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih yang berada di lokasi Korem 042/Gapu.

Dalam Kunjungan tersebut Pangdam II/Sriwijaya dan rombongan disambut langsung oleh Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli, S.I.P., M.M., dan Staf jajaran Korem 042/Gapu, Danrem 041/Gamas, Danrem 043/Gatam, Danrem 044/Gapo, Danrem 045/Gaya dan Dandenpom Jambi Letkol Cpm Krisna serta para Dandim dan Danramil jajaran Korem 042/Gapu.

Terlihat juga, Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., Kapolda Jambi Irjen Pol A Rachmad Wibowo, S.I.K, Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Kajati Provinsi Jambi, Kepala Pengadilan Tinggi Jambi dan Walikota Jambi Syarif Fasha serta para Veteran dan para Warakawuri.

Dalam sambutannya, Danrem 042/Gapu Brigjen TNI M. Zulkifli menyampaikan rasa terima kasih kepada Pangdam II/Swj, Gubernur Jambi, Kapolda Jambi, Walikota Jambi, Forkopimda menghadiri kegiatan tersebut.

Danrem menjelaskan bahwa, pada dasarnya sama-sama mengetahui atas kondisi bangsa ini dan banyak yang perlu dibantu. “Saya menginisiasi semua ini, kemudian kita harapkan bantuan kelanjutan pembangunan ini dari rekan-rekan sekalian, ” kata Danrem.

Brigjen TNI Zulkifli mengungkapkan bahwa, tidak ada anggaran negara yang kita sampaikan disini, jadi anggaran khusus itu tidak ada. “Ke depan adalah anggaran anggaran yang sifatnya bantuan, ” ujarnya

Danrem mengharapkan agar anak-anak di sini bisa mencapai seperti yang kita mendidik anak kita.

“Jadi kebetulan kita punya sekolah, kita punya SD itu bisa dimanfaatkan. Kemudian didekat sini juga ada yayasan dari kejaksaan mungkin bisa dilaporkan ke Kajati Jambi, bahwa kita juga bisa memanfaatkan itu untuk membantu anak-anak kita tapi semuanya yang jelas kita perlu efisiensi, ” urainya.

“Terima kasih kepada anggota yang telah bekerja melaksanakan pembangunan ini. Semoga segalanya Allah yang membalas, ” ucap Brigjen Zulkifli.

Sementara, Gubernur Jambi Al Haris sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Korem 042/Gapu, atas pembangunan gedung Panti Asuhan Bhadar Garuda Putih.

“Semoga panti ini menampung anak anak yatim piatu, kalau mereka butuh tempat untuk sekolah kita akan fasilitasi, panti ini untuk maslahat umat manusia, dan terkait pangan kita pemerintah Provinsi dan Kota siap membantu, ” kata Gubernur.

“Mari menebar kebaikan dan terima kasih kepada Pangdam dan Danrem telah berkarya untuk negeri, khususnya untuk anak anak negeri, ” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Agus Suhardi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Danrem 042/Gapu beserta Forkopimda Jambi.

Selain pembangunan Panti Asuhan tetap berlanjut, Pangdam berharap anak-anak panti dididik untuk mandiri dengan berkarya, sehingga bisa bersaing dengan masyarakat dalam kemandirian dalam berkarya. Juga anak-anak panti menerima orang tua asuh, pendidikan agama dan umum, nilai kompetitif di masyarakat bisa bersaing, dapat mengembangkan kreativitas dan tidak menyerah dengan keadaan. “Semoga peresmian Panti ini di Ridhoi Allah SWT, ” ucap Pangdam.

Usai meresmikan Panti Asuhan Badhar Garuda Putih, tidak jauh dari lokasi, Pangdam II/Swj Mayjen TNI Agus Suhardi beserta rombongan dan Forkopimda Jambi meninjau kegiatan vaksinasi massal di Gedung Balai Prajurit Garuda.

Saat meninjau kegiatan vaksinasi, Pangdam II/Swj melihat secara langsung proses vaksinasi, mulai pendaftaran hingga proses penyuntikan kepada masyarakat yang ingin divaksin.

Pangdam sangat mengapresiasi dan mengungkapkan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi massal tersebut.

“Saya sangat bangga dengan vaksinasi ini yang sudah terintegritas, ” ungkapnya. (Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Bhayangkari Maluku Utara Promosikan UMKM Unggulan di Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, Tenun Tidore Siap Tembus Pasar Global

Published

on

By

Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Maluku Utara (Malut) mempromosikan berbagai produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) binaan dalam ajang Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara yang digelar di Jakarta. Beragam produk khas daerah, mulai dari kuliner tradisional, Tenun Tidore yang telah menembus pasar internasional, hingga perhiasan batu Bacan, menjadi daya tarik pengunjung.

Ketua Badan Usaha Yayasan Kemala Bhayangkari Daerah Maluku Utara, Ny. Yuni Heru, mengatakan keikutsertaan Bhayangkari Maluku Utara dalam bazar tersebut merupakan upaya memperluas promosi sekaligus membuka akses pasar bagi produk-produk UMKM daerah agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Rabu (22/7/2026)

“Harapannya semoga UMKM, terutama UMKM Bhayangkari, bisa lebih maju lagi dan bisa mendunia,” ujar Yuni Heru di sela kegiatan pameran.

Menurutnya, Maluku Utara memiliki kekayaan sumber daya alam dan budaya yang menjadi potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Melalui pameran ini, Bhayangkari ingin memperkenalkan keunikan produk lokal sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para pelaku UMKM binaan.

Stan Bhayangkari Maluku Utara menampilkan beragam produk kuliner khas berbahan baku lokal. Di antaranya kerupuk amplang berbahan ikan tuna, keripik pisang Mulu Bebek yang merupakan varietas pisang khas Maluku Utara, aneka olahan kacang kenari seperti halua dan cokelat kenari, hingga minuman berbahan buah pala yang menjadi komoditas unggulan daerah.

Selain produk kuliner, pengunjung juga disuguhkan berbagai produk fesyen dan kriya khas Maluku Utara. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kain Tenun Tidore yang dikenal memiliki motif khas dan kualitas tinggi.

Ketua Bhayangkari Cabang Halmahera Selatan, Ny. Andromeda Pradesta Sakti, mengungkapkan Tenun Tidore telah berhasil menembus pasar internasional dan menjadi salah satu produk unggulan kebanggaan Maluku Utara.
“Untuk produk yang sudah diekspor itu Tenun Tidore. Produk ini sudah go international,” katanya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara, keindahan Tenun Tidore juga akan ditampilkan dalam peragaan busana yang diperagakan Ketua dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Maluku Utara.

Tak hanya itu, stan Maluku Utara juga menghadirkan perhiasan Cincin Bacan yang telah lama dikenal sebagai ikon daerah serta kerajinan Besi Putih khas Kabupaten Pulau Morotai yang memiliki nilai seni dan budaya tinggi.

Keikutsertaan Bhayangkari Maluku Utara dalam Bazar Kreasi Bhayangkari Nusantara diharapkan dapat memperluas jaringan pemasaran, meningkatkan daya saing produk UMKM, serta memperkuat eksistensi produk lokal Maluku Utara di pasar nasional hingga internasional. Ajang ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi ekonomi kreatif Maluku Utara kepada masyarakat luas.

Continue Reading

TNI / Polri

Bhayangkari Lampung Promosikan Tapis dan Produk UMKM Khas Bumi Ruwa Jurai di Pameran Kreasi Bhayangkari Jakarta

Published

on

By

Jakarta – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Lampung menampilkan beragam produk unggulan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas Lampung dalam ajang Pameran UMKM Kreasi Bhayangkari di Jakarta. Mengusung tema Siger sebagai simbol kebanggaan budaya Lampung, booth Bhayangkari Lampung menyuguhkan aneka kerajinan tradisional hingga kuliner khas yang berhasil menarik perhatian para pengunjung.

Ketua Seksi Ekonomi PD Bhayangkari Lampung, Ny. Andria Boby, mengatakan tema Siger dipilih untuk memperkenalkan identitas budaya Lampung melalui berbagai produk kerajinan yang memiliki nilai seni dan kearifan lokal.

“Tahun ini kami mengangkat tema Siger. Kami membawa kain Tapis dengan motif Siger, tas celugam khas Pesisir Barat, sulam usus, serta berbagai produk kerajinan lainnya yang menjadi kebanggaan Lampung,” ujar Andria di sela-sela pameran.

Salah satu produk yang menjadi daya tarik utama adalah kain Tapis tradisional hasil tenun manual dari perajin Lampung Selatan. Proses pembuatannya yang rumit dan membutuhkan ketelitian tinggi membuat kain tersebut memiliki nilai ekonomi yang tinggi, dengan harga mulai dari jutaan rupiah hingga mencapai Rp25 juta per lembar.

“Harga Tapis paling mahal sekitar Rp25 juta. Perbedaannya terlihat dari jenis benang yang digunakan. Tapis premium menggunakan benang berwarna cokelat dengan kualitas lebih tinggi, sedangkan yang lebih terjangkau menggunakan benang emas kuning,” jelasnya.

Ia menambahkan, proses pembuatan satu lembar kain Tapis dapat memakan waktu antara tiga bulan hingga bertahun-tahun, tergantung tingkat kerumitan motif yang dipesan.
“Kalau motifnya sederhana bisa selesai dalam beberapa bulan. Namun untuk motif yang padat dan detail, pengerjaannya bisa sampai tahunan sesuai permintaan,” katanya.

Pada pameran kali ini, PD Bhayangkari Lampung melibatkan sekitar 20 pelaku UMKM binaan dari berbagai Pengurus Cabang (PC) Bhayangkari di seluruh wilayah Lampung. Selain produk fesyen dan kerajinan, pengunjung juga disuguhi berbagai kuliner khas seperti keripik pisang, klenting, dan kopi Lampung yang menjadi favorit masyarakat.

Tak hanya mempertahankan warisan budaya, Bhayangkari Lampung juga menghadirkan inovasi melalui pengembangan kain Tapis dengan desain modern yang memadukan motif tradisional dan material benang wol, sehingga tampil lebih variatif dan dapat menjangkau pasar yang lebih luas.

Menurut Andria, inovasi tersebut merupakan upaya untuk menjaga eksistensi kain Tapis agar tetap diminati generasi muda tanpa menghilangkan nilai budaya yang terkandung di dalamnya.

Ia berharap keikutsertaan dalam Pameran UMKM Kreasi Bhayangkari mampu memperkenalkan kekayaan budaya Lampung kepada masyarakat Indonesia sekaligus membuka peluang pasar yang lebih besar bagi para pelaku UMKM daerah.

“Kami berharap masyarakat semakin bangga mengenakan kain Tapis, baik untuk acara resmi maupun kegiatan sehari-hari. Kini Tapis hadir dalam berbagai model yang lebih modern sehingga bisa digunakan oleh semua kalangan, mulai dari remaja hingga dewasa. Semoga melalui pameran ini produk-produk UMKM Lampung semakin dikenal dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional,” tutup Andria.

Continue Reading

TNI / Polri

Bhayangkari Maluku Pamerkan Mutiara Laut hingga Minyak Kayu Putih di Kreasi Bhayangkari

Published

on

By

Jakarta – Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku membawa berbagai produk unggulan khas Maluku dalam ajang Pasar Murah dan Pameran UMKM Kreasi Bhayangkari di Jakarta. Produk yang dipamerkan mulai dari mutiara laut, minyak kayu putih, tenun khas Maluku, hingga aneka kuliner tradisional.

Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Maluku, Vitri Dadang Hartanto, mengatakan seluruh produk yang ditampilkan merupakan hasil karya UMKM binaan dari 11 cabang Bhayangkari atau Polres di wilayah Maluku.

“UMKM yang dilibatkan berasal dari seluruh daerah di Maluku. Kami memiliki 11 cabang Bhayangkari di tingkat Polres dan semuanya membawa produk unggulan masing-masing,” kata Vitri di lokasi pameran, Senin (21/7/2026).

Menurutnya, kekayaan alam dan budaya Maluku menjadi kekuatan utama produk-produk yang dipamerkan. Beberapa di antaranya adalah tenun khas Maluku, mutiara laut, sukun olahan, makanan berbahan kenari, nastar premium, hingga minyak kayu putih asal Pulau Buru.

“Perairan Maluku sangat luas sehingga menghasilkan mutiara dengan kualitas yang sangat baik dan sudah terkenal. Kami juga membawa minyak kayu putih dari Pulau Buru yang menjadi salah satu produk unggulan Maluku,” ujarnya.

Vitri mengungkapkan, mutu produk UMKM Maluku telah diakui hingga pasar internasional. Salah satu produk yang telah berhasil menembus pasar ekspor adalah mutiara laut karena dinilai memiliki kualitas tinggi.

Ia berharap penyelenggaraan Kreasi Bhayangkari dapat terus menjadi ruang promosi bagi UMKM daerah sekaligus memperluas akses pasar produk lokal.

“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut. Selain membantu memasarkan produk UMKM, acara ini juga menjadi ajang silaturahmi dan memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat yang lebih luas,” tutupnya.

Continue Reading

Trending