Connect with us

TNI / Polri

Sambut HUT TNI Ke-76, Korem 162/WB Berikan Bantuan Sembako dan Keramik Untuk Panti Asuhan Yayasan Nurul Hidayah Lombok Tengah

Published

on

JAKARTA, – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) TNI ke-76, Korem 162/WB menggelar Bakti Sosial (Baksos) penyerahan bantuan Sembako dan keramik di Panti Asuhan Yayasan Nurul Hidayah Dusun Lendang Desa Bonder Kecamatan Praya Barat Kabupaten Lombok Tengah, Jum’at (24/9/2021).

Dalam keterangan tertulis Penerangan Korem 162/WB, Sabtu (25/9/2021), sembako berupa beras dari Presiden RI dan keramik diserahkan langsung oleh Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani kepada Yayasan Nurul Hidayah dihadiri Kasiter dan Kasilog Kasrem 162/WB, Dandim 1606/Mataram, Dirbimas Polda NTB, Forkopimda Lombok Tengah, Forkopimcam Praya Barat, Kepala Desa Bonder, Ketua Yayasan Nurul Hidayah dan undangan lainnya.

Komandan Korem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., dalam sambutannya memberikan motivasi kepada anak-anak yatim piatu di Panti Asuhan tersebut agar belajar dengan semangat sehingga sukses meraih cita-cita di kemudian hari, sembari menceritakan perjuangan hidupnya semasa kecil hingga saat ini.

Lebih lanjut Jenderal Bintang Satu itu mengungkapkan bahwa TNI akan merayakan hari jadinya ke-76 pada tanggal 5 Oktober mendatang. Karena itu, dimohon doa agar TNI selalu diberikan kekuatan oleh Allah SWT baik lahir maupun batin dalam melaksanakan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara Republik Indonesia.

“TNI adalah anak kandung rakyat, dan TNI bersama Polri saat ini sedang berusaha sekuat tenaga membantu rakyat dari pandemi Covid-19,” ujarnya.

Terkait hal itu, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan bahwa Presiden RI Ir. H. Joko Widodo telah memberikan dukungan sembako berupa beras sebanyak 100 ton (100 ribu kilogram) untuk masyarakat terdampak Covid-19 di NTB melalui Korem 162/WB.

Beras tersebut, diberikan kepada masyarakat NTB yang paling terdampak kondisi sosial dan ekonominya terutama kaum dhuafa, yatim piatu, lansia (lanjut usia) dan sebagainya yang disalurkan melalui Kodim jajaran Korem baik di Pulau Lombok maupun Sumbawa, salah satunya di Lombok Tengah.

“Dari 100 ton beras tersebut kami berikan 10 ton untuk masyarakat Kabupaten Lombok Tengah melalui Kodim 1620/Loteng, termasuk di Panti Asuhan Yayasan Nurul Hidayah ini. Semoga bermanfaat,” pungkasnya.

Ketua pengurus Panti Asuhan Ustadz Busaini Hanafi pada kesempatan itu mengucapkan terima kasih kepada Danrem 162/WB beserta jajarannya. Bantuan yang diberikan tentu sangat bermanfaat baik bagi anak-anak Panti asuhan maupun Yayasan Nurul Hidayah sendiri.

“Dengan kondisi Yayasan yang sangat kumuh, kami sangat membutuhkan uluran tangan para dermawan. Semoga bantuan yang diberikan kepada kami menjadi ladang pahala yang kelak menjadi bekal di akhirat,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah H. Lalu Pathul Bahri mengucapkan terima kasih kepada pengelola Yayasan Nurul Hidayah yang telah menampung dan mengasuh anak-anak yatim piatu di daerah yang dipimpinnya dengan dedikasi dan kasih sayang. “Semoga selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT,” ucapnya.

“Kami akan membantu biaya rehab Yayasan Nurul Hidayah sebesar 100 juta rupiah dari anggaran APBD tahun 2022,” tandasnya.(Dispenad)

Continue Reading

TNI / Polri

Kapolda Metro Jaya Lantik 993 Bintara Remaja di SPN Lido

Published

on

By

Jakarta – Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri melantik 993 siswa Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Gelombang I Tahun Anggaran 2026. Pelantikan digelar dalam Upacara Penutupan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah di SPN Lido Polda Metro Jaya, Kamis (4/6/2026).

Sebanyak 993 siswa tersebut resmi menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua atau Bripda setelah menyelesaikan rangkaian pendidikan pembentukan. Pelantikan ini menjadi awal tugas mereka sebagai anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Dalam upacara tersebut, Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri bertindak sebagai inspektur upacara sekaligus membacakan amanat Kalemdiklat Polri. Ia menyampaikan selamat kepada para bintara remaja yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.

“Pelantikan ini bukan sekadar seremonial, tetapi merupakan awal dari perjalanan panjang seorang Bhayangkara muda untuk mengabdi di institusi Polri,” ujarnya.

Komjen Pol Asep Edi Suheri berpesan agar para bintara remaja menjalankan tugas dengan tulus, ikhlas, dan penuh tanggung jawab. Ia mengingatkan setiap anggota Polri harus menjaga sikap agar tidak mencederai hati masyarakat maupun nama baik institusi.

Kapolda juga menekankan pentingnya keimanan dan ketakwaan, kepatuhan terhadap Tribrata, Catur Prasetya, serta kode etik profesi Polri. Para bintara remaja diminta menjaga integritas, menghindari pelanggaran, dan membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.

Menurutnya, bintara remaja merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas Polri karena akan banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, mereka harus mampu bekerja disiplin, loyal, berintegritas, menjunjung tinggi hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat.

“Ingatlah bahwa Tribrata mengajarkan kita untuk menjadi polisi yang baik. Polisi yang profesional belum tentu menjadi polisi yang baik, namun polisi yang baik sudah tentu akan profesional,” katanya.

Selain menekankan pengabdian yang humanis, Kapolda juga mengingatkan pentingnya kesiapan menghadapi dinamika tugas di lapangan. Para bintara remaja diharapkan mampu mengembangkan kemampuan kepolisian, termasuk keterampilan dasar Brimob, agar siap menghadapi berbagai tantangan kamtibmas secara terukur dan profesional.

Pelantikan ini sekaligus menjadi momentum bagi para bintara remaja untuk memasuki dunia pengabdian sebagai anggota Polri. Mereka diharapkan hadir sebagai sosok polisi yang dekat dengan masyarakat, responsif terhadap persoalan warga, serta mampu menjaga keamanan dan ketertiban dengan cara yang humanis.

Continue Reading

TNI / Polri

Lemhannas Tutup P3N XXVII, 85 Peserta TNI-Polri hingga Kementerian Jadi Alumni; Brigjen Pol. Ade Ary Jadi Lulusan Terbaik Akademik

Published

on

By

Jakarta – Lemhannas RI menutup Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Sebanyak 85 peserta dari unsur TNI, Polri, kementerian, organisasi kemasyarakatan, hingga perguruan tinggi resmi dikukuhkan sebagai alumni. Upacara penutupan digelar di Gedung Pancagatra Lantai 1, Lemhannas RI, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

Gubernur Lemhannas RI Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan pendidikan P3N berlangsung selama tiga setengah bulan. Para peserta dibekali materi kepemimpinan nasional, wawasan kebangsaan, hingga kajian strategis menghadapi dinamika global.

“Hari ini Lemhannas RI menyelenggarakan penutupan Pendidikan Pemantapan Pimpinan Nasional atau P3N Angkatan XXVII Tahun 2026. Pendidikan ini dilaksanakan selama tiga bulan setengah dan diikuti 85 peserta,” ujar Ace Hasan.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily mengatakan Lemhannas ingin mencetak pemimpin nasional yang berkarakter negarawan, berjiwa patriotik, serta mampu berpikir strategis, komprehensif, dan holistik. Menurutnya, pemimpin nasional juga harus mampu beradaptasi dengan situasi geopolitik dan geoekonomi global yang berpengaruh terhadap Indonesia.

Para peserta, kata Ace, digembleng dengan nilai-nilai empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. Mereka juga mendapatkan penguatan ketahanan nasional, kewaspadaan nasional, serta kajian strategis di tingkat global, regional, dan nasional. “Harapannya, ketika kembali ke instansi masing-masing, para alumni memiliki bekal yang cukup untuk mengambil kebijakan. Mereka juga diharapkan punya cara pandang yang lebih visioner untuk bangsa ini,” katanya.

Dalam acara tersebut, Lemhannas memberikan dua penghargaan kepada peserta terbaik. Penghargaan bidang akademik diberikan kepada Brigjen Pol Ade Ary Syam Indradi, sedangkan penghargaan penulisan Kertas Kerja Perorangan atau KKP diberikan kepada Laksma TNI Ignatius Bayu.

Dr. H. TB. Ace Hasan Syadzily menegaskan integritas menjadi salah satu nilai penting yang ditekankan dalam pendidikan P3N. Para peserta juga mendapatkan penguatan antikorupsi dan komunikasi publik agar mampu menjadi pemimpin nasional yang berintegritas serta dekat dengan masyarakat.

Continue Reading

TNI / Polri

Pemutihan Pajak Kendaraan Berlaku hingga 31 Agustus, Polda Metro Jaya Ajak Warga Manfaatkan Layanan Samsat

Published

on

By

Jakarta — Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan program penghapusan sanksi administrasi atau denda pajak kendaraan bermotor yang diberlakukan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai 1 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Komarudin mengatakan, program pemutihan pajak kendaraan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kepemilikan kendaraan.

“Program pemutihan ini berlaku selama tiga bulan. Kami mengimbau masyarakat agar memanfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Kombes Komarudin.

Kombes Komarudin menjelaskan, masyarakat dapat mendatangi kantor-kantor Samsat di wilayah hukum Polda Metro Jaya untuk mendapatkan layanan pembayaran pajak kendaraan. Pihaknya telah menyiapkan personel, sarana prasarana, serta pengaturan alur pelayanan guna mengantisipasi meningkatnya jumlah wajib pajak selama program berlangsung.

“Kami sudah menyiapkan personel di lapangan, termasuk sarana dan prasarana pelayanan di Samsat, agar masyarakat yang datang dapat terlayani dengan baik. Kami ingin memastikan proses pelayanan berjalan tertib, lancar, nyaman, dan tidak menyulitkan masyarakat,” katanya.

Kombes Komarudin juga mengimbau masyarakat agar mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya melalui layanan resmi Samsat. Petugas, kata dia, akan membantu memberikan pelayanan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami mengimbau masyarakat datang langsung ke Samsat dan mengurus sendiri pembayaran pajak kendaraannya. Pelayanan dibuka setiap hari kerja, Senin hingga Sabtu, kecuali hari libur nasional atau tanggal merah,” ujarnya.

Kombes Komarudin berharap program ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat, tidak hanya untuk menyelesaikan kewajiban pajak, tetapi juga memperbaiki data kepemilikan kendaraan.

“Silakan manfaatkan program ini sampai 31 Agustus 2026. Ini kesempatan untuk menyelesaikan kewajiban pajak sekaligus menertibkan administrasi kendaraan,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending