Connect with us

nasional

Deklarasi Nasional Pro Puan Maharani 2024-2029

Published

on

Jakarta – Pro Puan Maharani mendeklarasikan kepengurusan nasional dan Puan Maharani sebagai Presiden 2024-2029 di hotel Mega Angrek Jalan Arjuna Selatan Jakarta Barat, Sabtu, (27/11/2021)

Sebagaimana yang kita ketahui di tengah gonjang-ganjing politik menjelang 2024 sejumlah tokoh masyarakat dan relawan mendeklarasikan dukungannya terhadap capres-capresnya. Sosok Puan Maharani adalah seorang wanita yang tangguh dan merupakan perempuan pertama yang menjadi Ketua DPR RI.

Untuk itu, Awak media berkesempatan mewawancarai Ketua Umum Pro Puan Maharani H. Anwar Arifudin yang turut didampingi oleh Sekretaris Jenderal Frans Andy Tumengkol. H.Anwar Arifudin mengucapkan terima kasihnya kepada jajaran DPP.

“Saya sangat berterima-kasih kepada jajaran DPP yang telah diresmikan saat ini. Kami murni inspirasi dari masyarakat. Perlahan kami akan ekspansi ke seluruh Indonesia,” katanya dengan ramah kepada awak media.

Sementara itu, Yosef Naiobe utusan dari Nusa Tenggara Timur mengatakan bahwa Puan Maharani adalah sosok yang tangguh. “Kami bangga karena sosok Puan Maharani adalah sosok yang tangguh, energik, sosok yang sukses di bidang birokrasi, pernah menjabat sebagai Menteri, sukses di legislatif,” tuturnya dengan mimik muka serius.

Yosef Naiobe juga berharap agar sosok Puan Maharani dapat mempersatukan Nusantara Indonesia.

Continue Reading

nasional

Orang Tua dan Pacar Brigadir J (Yosua Hutabarat) Minta Tersangka Dihukum Seadil-adilnya

Published

on

By

Jakarta – Orang tua dan Pacar korban pembunuhan brigadir J (Yosua Hutabarat) hadir saat konferensi pers yang digelar di halaman Hotel Santika, Slipi, Jakarta Barat, Kamis 29 September 2022.

Ayah Brigadir J, Samuel Hutabarat, dan ibunda Rosti Simanjutak menyampaikan bahwa peristiwa pembunuhan Brigadir Yosua terjadi pada Jumat (8 Juli 2022) di rumah dinas Ferdy Sambo, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Lima orang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Bharada Richard Eliezer atau Bharada E, Ferdy Sambo, Bripka Ricky Rizal, Kuat Ma’ruf, dan Putri Candrawathi.

Kami meminta agar tersangka pembunuhan berencana terhadap anaknya Almahrum Brigadir J mendapat hukuman seadil-adilnya.

“Tersangka yang sudah ditetapkan mendapatkan hukuman yang seadil-adilnya sesuai dengan yang mereka lakukan,” katanya Hotel Santika Premiere Slipi, Jakarta Barat, Kamis (29/9/22).

Selanjutnya Vera Simanjuntak Kekasih dari Almahrum Brigadir J mengungkapkan bahwa pihak keluarga Yosua atau Brigadir J bersyukur bahwa perkara tersebut kini sudah sampai P21 Hal tersebut berkat Tuhan dan orang-orang yang baik telah membantu penyidik dan pengacara.

“Puji Tuhan untuk sampai saat ini sudah sampai P21 semua itu berkat Tuhan dan orang-orang yang terkait yang mau membantu baik penyidik, pengacara, semuanya yang bekerja kami ucapkan terima kasih. Semoga pengadilan yang akan kita tunggu sidang bisa berjalan dengan baik,” kata Vera dengan air mata menetes di pipinya.

Ia dan keluarga Brigadir J berharap para pelaku mendapat hukuman seberat-beratnya.

Sementara Ibu Brigafir J (Yosua) yakni Rosti Simanjutak mengungkapkan bahwa pihak keluarga berharap penegak hukum, jaksa, maupun hakim mereka bekerja dengan baik, jujur, dan transparan.

“Agar hukum di pengadilan nanti berjalan dengan seadil-adilnya dan pelaku di hukum sesuai dengan perbuatan mereka dengan seberat-beratnya. Pasal 340 akan dijalankan dengan baik:,tegasnya di dampingi tim pengacara Kamaruddin Simanjutak, Martin Lukas Simanjutak, dan Irma Hutabarat.

Continue Reading

nasional

Aksi Wartawan Indonesia Bersatoe di Mabes Polri dan Kemendagri Hasilkan Ini

Published

on

By

JAKARTA – Aksi Ratusan wartawan yang tergabung di dalam Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe akhirnya turun gunung. Beredar sebelumnya di berbagai sosial media pamflet yang mengatasnamakan Wartawan Indonesia Bersatoe menyerukan aksi di Mabes Polri dan Kemendagri.

Aksi tersebut merupakan imbas dari penganiayaan, pengancaman, tindak kekerasan sampai disuruh minum air urine / air seni / air kencing terhadap dua (2) wartawan Gusti Sevta Gumilar alias Junot dan Jaenal Mustofa yang terjadi hampir 2 pekan lalu.

“Penggalangan solidaritas dan aksi Nasional ini kami gelar sebagai bentuk keprihatinan insan Pers yang terjadi kepada 2 wartawan Karawang. “Kata Dankorlap Aksi, Alek di depan kantor Kemendagri RI, Kamis (29/9/2022).

Alek juga menyebut dalam aksi kali ini didukung oleh berbagai organisasi Kewartawanan, lembaga kontrol sosial lainnya dan organisasi advokat.

“Sedikitnya ada 23 organisasi dan lembaga yang mendukung gerakan kita. “Ucapnya.

Ditempat yang sama, Ferry Sang Korlap aksi juga menyampaikan aksi solidaritas itu tidak mengatasnamakan 1 atau 2 organisasi dan media, akan tetapi semua menjadi satu dalam Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe.

“Kita menyatu dan saling mendukung disini. “Ujarnya.

Berdasarkan data yang diterimanya, Ferry merinci aksi itu didukung oleh KWRI, AWDI, Kowappi, FWJ Indonesia, FORWABI, AWPI, IWO, MOI, Sekber Wartawan Indonesia (SWI), Forjumis, P2B, FWBB, KPJI, Satria Muda, Lintas Sulawesi, LCKI, PWNI, Gapta, Akrindo, Kongres Advokat Indonesia (KAI), Peradi DPC Jakarta Timur, APPI, GWI, dan LP3K-RI.

Sementara, hasil yang di dapat paska Aksi, kata pengacara Koalisi, Agustian Effendi, SH., yang didampingi Richard Wiliam menuntut beberapa hal.

“Hasilnya cukup baik, perwakilan peserta aksi diterima oleh Hario selaku Inspektorat Kemendagri dan Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah (FKKPD) Cheka Virgowansyah. “Jelas Agustian.

Lanjut dia, ada beberapa tuntutan yang menjadi bahan Mendagri, yakni

1. Mendesak Mendagri segera memanggil Bupati Karawang;

2. Mendesak Mendagri melalui Bupati Karawang mencopot Oknum Pemkab Karawang Asep Aang Rachmatullah selaku Kadis BKPSDM;

3. Mencopot Bupati Karawang yang dengan sengaja melindungi Oknum Pemkab Karawang dengan cara mau suap korban dengan jumlah nilai 100 juta rupiah.

4. Mendorong Mendagri untuk memproses hukum para oknum Pemkab Karawang untuk segera di proses hukum secara transparan dan dijalur kebenaran.

“Tadi inspektorat Kemendagri bersama Direktur Fasilitasi Kelembagaan dan Kepegawaian Perangkat Daerah (FKKPD) Cheka Virgowansyah. Sudah menyatakan kok. Mereka akan panggil Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana. “Beber Agustian.

Dia menjelaskan, Kemendagri akan segera mengambil langkah dan sikap tegas terhadap Bupati Karawang. Dalam pernyataannya, Kemendagri berjanji dalam waktu 2 hari kedepan sudah ada hasil pemanggilan terhadap Cellica Nurrachadiana.

“Kita tunggu senin besok, tanggal 3 Oktober ya rekan – rekan, karena mereka berjanji akan berikan hasil laporan pemanggilan Bupati Karawang Senin depan, kita tunggu saja. “Jelas Agustian.

Tuntutan peserta aksi yang mengatasnamakan dirinya Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe juga datangi Mabes Polri. Kedatangan mereka untuk mendesak Kapolres Karawang segera dicopot.

Hasil yang diterima perwakilan aksi dari Divisi Humas Mabes Polri AKBP Rina Karmila Sari menyatakan, akan mendalami kasus tersebut dan segera menarik penanganan kasusnya di Mabes Polri.

“Disini kami meyakini Polres Karawang tidak benar – benar menjalankan fungsinya. Sudah ditetapkan 3 orang sebagai tersangka, namun oknum Pejabatnya si AA sampai saat ini belum ditetapkan sebagai tersangka, faktanya AA itulah otak dari insiden terjadinya penganiayaan terhadap 2 wartawan. “Ungkap Daniel Minggu di Mabes Polri yang juga Advokat Koalisi Wartawan Indonesia Bersatoe.

Hal itu dibenarkan Richard Wiliam yang juga pengacara Gapta. Dia menjelaskan, kasus tersebut sangat janggal dan ada 2 laporan dengan pasal yang berbeda.

“Kita sudah minta kasus ini ditarik ke Mabes Polri. Alasan kita cukup kuat kok, karena kita sudah tidak percaya dengan penanganan kasus ini di Polres Karawang dan Polda Jabar. “Beber Richard.

Richard menerangkan bahwa Mabes Polri menerima usulan dari perwakilan peserta aksi dan akan memberikan SP2HP dalam 2 hari kedepan, “ya kita tunggu saja senin depan atau paling lambatnya 1 minggu. Biarkan kawan – kawan Mabes Polri bekerja secara transparansi dan profesional. “Ulasnya.

Sebelumnya dikabarkan Polres Karawang baru melakukan penetapan tersangka terhadap 3 pelaku penganiayaan, dan otak dari kejadian tersebut hingga sekarang masih bebas.

Dalam pemberitaan – pemberitaan yang dilakukan Polres Karawang, pihaknya hanya baru menetapkan status tersangka, namun belum ada satu (1) pelaku pun yang ditahan.

Continue Reading

nasional

UNISMA Bekasi: PIKMB Pertama Setelah Pandemi, Bangkit!

Published

on

By

Bekasi – Delapan ratus lebih mahasiswa baru UNISMA (Universitas Islam “45”) Bekasi berkumpul di depan Aula YPI “45”, Rabu (28/09). Dengan menggunakan topi tani yang berwarna-warni (warna sesuai fakultas masing-masing) bercampur berbaur satu sama lain.

“Selamat datang di UNISMA Bekasi, selama datang dikampus khairu Ummah ini, hari ini adalah PIKMB offline pertama setelah masa pandemi. Senang sekali melihat beragam mahasiswa baru fakultas hadir disini. Alhamdulillah, tahun ini UNISMA Bekasi memiliki 1000 lebih mahasiswa baru,” kata Rektor UNISMA Bekasi Dr. Hermanto, Drs., MM., M.Pd.

Tahun Akademik 2022/2023 jumlah mahasiswa baru UNISMA Bekasi mencapai 1063. Angka naik ini dibandingkan dengan tahun lalu saat pandemi yaitu 877 mahasiswa baru.

“Untuk peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 858, mereka adalah mahasiswa kelas reguler A, sedangkan sisanya adalah mahasiswa kelas karyawan ataupun mahasiswa Pascasarjana, total mahasiswa baru tahun ini naik hingga total 1063,” sambung Rektor UNISMA Bekasi Dr. Hermanto, Drs., MM., M.Pd.

Untuk pelaksanaan PIKMB mahasiswa kelas karyawan dan mahasiswa Pascasarjana terpisah dengan reguler A. Untuk kelas reguler A PIKMB dilaksanakan sebanyak 2 hari, yaitu PIKMB tingkat Universitas di tanggal 28 dan PIKMB tingkat Fakultas masing-masing di tanggal 29. Sedangkan mahasiswa kelas karyawan dan mahasiswa Pascasarjana tanggal pelaksanaan PIKMB diatur lebih lanjut oleh Fakultas masing-masing.

PIKMB memiliki tujuan untuk mengenalkan Kampus kepada mahasiswa baru. Mengenalkan suasana dan budaya Universitas serta Fakultas. Meski demikian Wakil Rektor III Dr. Abdul Khoir HS., Drs., M.Pd., tetap menegaskan bahwa PIKMB UNISMA Bekasi haruslah tetap humanis.
“Saya titip kepada kaka tingkat senior, untuk jaga, rangkul adik-adiknya dengan baik, sopan.

Saya tegaskan kepada seluruh pesserta PIKMB UNISMA tahun ini apabila, ada praktek peloncooan yang mengarah pada kekerasa fisik yang berlebihan maupun pelecehan segera lapor! Kami, pimpinan Universitas melalui Direktorat Kemahasiswaan dan Pimpinan-Dosen Fakultas akan turut mengawal pelaksanaan 2 hari ini,” tegas Wakil Rektor III Dr. Abdul Khoir HS., Drs., M.Pd., dalam sambutannya.
Untuk antisipasi mahasiswa drop karena kelelahan, UNISMA Bekasi melalui UPT Pelayanan Kesehatan pun siaga dengan tenaga medis, obat-obatan dan ambulance stand by di dekat pelaksanaan PIKMB.

“Ada ambulance stand by dekat dengan pelaksanaan PIKMB, sehingga apabila ada mahasiswa baru yang pingsan ataupun drop karena kelelahan langsung dapat dilakukan tindakan. Tenaga medis dan obat P3K di UPT pelayanan kesehatan mahasiswa sudah dikoordinasikan,” jelas Manajer Kemahasiswaan Feby Heryanto, SE.

Continue Reading

Trending