Connect with us

Metro

Para Lelaki Pun Dukung RUU TPKS: Harus Segera Disahkan Sebab Satu Korban Saja Terlalu Banyak!

Published

on

JAKARTA – 14 Januari 2022 -Di antara para aktivis perempuan yang hadir dalam pertemuan dengan Ketua DPR RI Puan Maharani pada Rabu (11/1/2022) pekan ini, dua lelaki muda berbalut jaket almamaternya duduk menyimak. Mika Simon Sibarani yang hadir bersama seorang rekannya dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Diponegero sempat pula menyampaikan pendapat tentang Rancangan Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS). “Kasus kekerasan seksual terus meningkat eskalasi kasusnya di masyarakat, termasuk di kampus. Jadi kami sangat mendukung dan mengapresiasi penuh RUU TPKS yang menjadi RUU Inisiatif DPR sebab kita butuh RUU TPKS untuk menciptakan ruang aman yg bebas kekerasan seksual. Kami mendukung adanya keterbukaan dan pelibatan masyarakat dalam pembahasan RUU TPKS ini, kata Mika.

Kehadiran dua pemuda dalam dengar pendapat bersama para aktivis perempuan itu, mendapat perhatian dari Puan. “Baik sekali kalau semua, termasuk kaum lelaki juga ikut concern soal RUU TPKS, karena ini sebenarnya bukan hanya masalah perempuan dan anak, tapi masalah bangsa,” kata Puan.

Mika tentu bukan satu-satunya pria yang memiliki kepedulian atas dinamika yang terjadi terhadap perjalanan RUU TPKS ini. Ada banyak pria yang juga mendukung disahkannya RUU TPKS tersebut karena persoalan kekerasan seksual juga bisa dialami pria.

Menurut catatan Komnas Perempuan, ada 1 dari 10 laki-laki yang menjadi korban kekerasan seksual. Dalam rapat dengar pendapat dengan Badan Legislatif (Baleg) DPR pada Februari 2021 silam, Direktur Eksekutif Indonesia Judicial Research Society (IJRS) Dio Ashar pernah menyampaikan hasil studi kuantitatif yang dilakukan oleh organisasinya dan International NGO Forum on Indonesian Development (INFID) yang melaporkan 33,3 persen laki-laki pernah mengalami kekerasan seksual. Meski tidak sebanyak kasus kekerasan seksual terhadap perempuan yang jumlahnya mencapai lebih dari 66%, jumlah tersebut menjadi sangat signifikan bila merujuk pada perspektif Hak Asasi Manusia (HAM) bahwa satu korban kekerasan sudah terlalu banyak.

Apresiasi atas pernyataan Puan yang menyatakan akan segera mengesahkan RUU TPKS sebagai RUU Inisiatif DPR juga dilontarkan oleh Usman Hamid Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia. “Saya mengapresiasi langkah Ketua DPR jika pekan depan menetapkan RUU ini sebagai usul inisiatif yang diprioritaskan dan segera disahkan,” kata Usman. Menurutnya, banyak sekali warga masyarakat yang sudah berada dalam keadaan darurat kekerasan seksual. Usman bercerita bahwa Jumat (14/1) dini hari tadi saja, ia baru tiba dari perjalanan darat luar kota untuk membantu seorang perempuan yang baru mengalami kekerasan yang dilakukan oleh suaminya. “Cukup parah. Bukan hanya kekerasan fisik biasa, atau kekerasan verbal dan mental saja. Tetapi nyaris semuanya, termasuk kekerasan seksual. Sang istri juga dipisahkan dari anak perempuan yang kini dibawa oleh suami tanpa kejelasan nasib anak dan lokasi keberadaannya. Kami sudah lapor ke pihak kepolisian, Polda Jabar dan Bareskrim, semoga ada tindakan hukum. Sebulan lalu saya membantu seorang ibu yang anaknya menjadi korban kekerasan seksual di sebuah pesantren,” katanya.

Kondisi bahwa Indonesia mengalami kondisi darurat kekerasan seksual dan karenanya RUU TPKS menjadi sebuah urgensi untuk segera disahkan juga disampaikan oleh aktivis kesetaraan dan keragaman yang juga akademisi dari Departemen Ilmu Politik FISIP UI, Nur Iman Subono Ia dengan tegas mengatakan mendukung disegerakannya pengesahan RUU TPKS ini. “Apalagi RUU yang begitu urgen ini sudah tertunda lebih dari satu tahun,” katanya. Menurutnya, meski memang prioritas dan fokus penangan kekerasan seksual saat ini cenderung lebih berfokus untuk perempuan, sejatinya korban dan pelaku bisa siapa saja. “Jadi jelas, RUU ini sebenarnya buat kemaslahatan orang banyak,” cetusnya.

Politisi Budiman Sudjatmiko pun menyampaikan hal yang sama terkait perkembangan RUU TPKS ini. “Menurut saya, sudah benar yang dikatakan Ketua DPR bahwa RUU TPKS ini harus disegerakan. Kekerasan seksual yang terjadi yang biasanya disebabkan oleh hubungan relasi kuasa yang tidak setara ini rentan terjadi di lembaga apa pun. Sekuler, keagamaan, sipil, militer, bahkan keluarga. Apalagi, kasus kekerasan umumnya bersifat seperti gunung es. Yang muncul di permukaan hanya sebagian kecilnya saja, sementara kasus lain yang jumlahnya jauh lebih banyak, terkubur di bawah permukaan,” katanya.

Budiman dan Usman juga mengingatkan, perlunya memperhatikan dan melindungi kepentingan korban dalam setiap kasus kekerasan yang terjadi. Perlindungan korban ini pula yang menurut Usman, menjadi alasan perlunya RUU TPKS segera disahkan. “Terlalu lama penderitaan masyarakat kita berjalan tanpa perlindungan Negara dalam kasus kekerasan seksual. RUU ini hendak memberi landasan hukum bagi masyarakat untuk mendapatkan perlindungan negara. Sebab penindakan dan pencegahan jenis kejahatan ini belum diatur dalam Undang-Undang lain. Padahal sangat penting bagi perlindungan hak asasi manusia, baik melalui penghukuman pelaku maupun perlindungan yang berbasis prinsip pencegahan terjadinya kekerasan seksual, serta pemulihan maupun pemenuhan hak-hak korban yang belum diatur dalam Undang-Undang lain,” ungkap Usman.”

Baik Nur Iman, Usman dan Budiman juga menampik pendapat segelintir kelompok yang menentang RUU TPKS ini. “Tidak ada pasal-pasal dalam RUU TPKS yang bisa dianggap pro perzinahan dan sebagainya. RUU ini secara khusus atau lex spesialis menangani kekerasan seksual dan fokus pada perlindungan korban, hukuman dan rehabilitasi pelaku supaya kekerasan tidak terjadi lagi. Korban sudah berjatuhan dan korbannya ini bisa siapa saja, lintas usia, kelas, etnis, agama, status sosial ekonomi dan lokasi. Karenanya RUU ini harus dikawal bersama sampai menjadi undang-undang,” katanya. Ia juga menyitir perspektif Hak Asasi Manusia yang memandang satu orang korban yang jatuh karena sebuah kasus kekerasan sudah lebih dari cukup. “Selebihnya hanya angka-angka. Toleransi kita harus nol untuk kasus-kasus kekerasan seksual,” Nur Iman menandaskan.

“Mereka yang menentang pasti kurang memahami esensi tindak pidana kekerasan seksual dan mengapa tidak adanya persetujuan dalam hubungan seksual itu merupakan kejahatan. Bahkan dalam pernikahan pun, hubungan seksual dengan paksaan itu jelas merupakan tindak kejahatan, yaitu perkosaan dalam hubungan pernikahan. Jika mereka pakai isu agama untuk menolak RUU ini, itu sangat keliru karena ajaran agama juga melarang kekerasan seksual. Hukum internasional juga melarang kekerasan seksual, bahkan jenis-jenis tertentu dari kekerasan seksual dapat dianggap sebagai pelanggaran berat HAM. Hukum pidana tentang zina dan kesusilaan yang diatur Undang-Undang lainnya sangat problematik dan harus diperbaiki. RUU ini adalah sebagian saja dari upaya perbaikan sistem perlindungan negara kepada kita semua, tanpa kecuali, termasuk anak cucu kita,” Usman menyatakan.

Senada dengan dua pendapat tersebut, Budiman pun menolak pendapat segelintir kelompok tersebut. “Jangan sampai kekolotan segelintir kelompok yang salah paham atau menyalahpahami RUU TPKS ini mempengaruhi pemikiran tentang urgensi untuk memberi ruang aman bagi kemanusiaan. Suara minor dari sedikit orang ini tak boleh malah menggagalkan ekspresi dan kebutuhan banyak orang,” tandasnya.

Continue Reading

Metro

Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema

Published

on

By

KULON PROGO — Karya post.com,Perjuangan panjang komunitas Generasi muda Kulon Progo (GMK) yang berdiri tahun 2009 dengan misi membangun jati diri melalui karya ide dalam suatu wadah pemersatu untuk mengembangkan daya kreativitas generasi mudanya dalam mengemban cita-cita Pahlawan Bangsa sekaligus mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungannya untuk berbagi dan berbakti. ( 30/7/2026 ).

Momen di tahun 2026 dalam mengawal sejarah lokal kembali memasuki babak baru sebagai bentuk peran aktif semangat Generasi mudanya melalui komunitas  GMK terus menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa melalui aksi roadshow dan audiensi ke fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Kulon Progo.

Dalam aksi terbarunya,perwakilan dari Generasi muda  GMK yaitu Hafidz generasi muda dari Kecamatan Sentolo dengan di dampingi oleh Budi Legowo Santoso yang merupakan senior dari GMK sekaligus Penasehat DPD PWMOI / Persatuan Wartawan Media online Indonesia wilayah kabupaten Kulon Progo Yogyakarta  melakukan silaturahmi politik ke Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kulon Progo.

Rombongan perwakilan dari Komunitas GMK/Generasi muda Kulon Progo diterima langsung oleh anggota Fraksi PKB DPRD KP bapak Kartono yang juga merupakan ketua Komisi III DPRD Kulon Progo.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk menggalang dukungan politik yang solid dari legislatif demi mempercepat proses pengusulan
RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa di tingkat nasional.

Perjuangan Panjang dan Harapan cerita sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa yang merupakan putra kandung dari Pangeran Diponegoro yang mana di masa lampau ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo berharap aspirasi dari GMK cerita sejarah kepahlawanannya bisa masuk dalam Curriculum Sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten kulon Progo.

Langkah awal  menyambangi fraksi PKB ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang akan menyasar seluruh fraksi di DPRD Kulon Progo dan Aksi ini mempertegas ikhtiar maupun upaya dari GMK yang sudah berlangsung lama di mana sebelumnya audiensi serupa telah dilakukan ke jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pimpinan DPRD Kulon Progo.

Selain memperjuangkan gelar kepahlawanan di tingkat pusat GMK juga membawa misi edukatif bagi generasi penerus di Kulon Progo
“Kami berharap rekam jejak dan sejarah perjuangan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa ini dapat diakomodasi sebagai bahan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah karena sangat penting bagi generasi muda Kulon Progo untuk mengenal tokoh lokalnya sendiri yang telah gigih berjuang melawan penjajah kolonial belanda” tegas perwakilan GMK di sela-sela kegiatan silaturahmi di fraksi PKB DPRD Kulon Progo.

Sinyal Positif dari legislatif menanggapi aspirasi dan gerak cepat para pemuda GMK dalam menyampaikan aspirasinya termasuk penyerahan Buku sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa ,  bapak Kartono  anggota DPRD Kulon Progo dari fraksi PKB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi GMK dalam merawat sejarah perjuangan daerah kemudian
pihaknya menyatakan siap pasang badan untuk meneruskan dan mengawal aspirasi ini ke jenjang kelembagaan yang lebih tinggi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun ke jajaran kementerian terkait melalui jalur fraksi.

RM Kukuh Hertasning Wayah dalem Sri Sultan HB VIII dari Dalem Benawan kita Yogyakarta menjelaskan kepada awak media pada saat audensi beliau ikut mendampingi  perwakilan dari sesepuh Paguyuban Trah RM Bagus singlon atau Ki Sadewa bersama perwakilan dari ormas DPC IP-KI / Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia,KB-FKPPI PC.1204./ Forum Komunikasi putra dan putri Purnawirawan TNI-Polri ,Lembaga MLKI Kulon Progo maupun komunitas GMK bahwa agenda audensi dalam menyampaikan usulan pahlawan Nasional RM Bagus singlon atau Ki Sadewa ke Pemda kulon Progo dan DPRD Kulon Progo sudah berjalan dengan baik bahkan di lanjutkan dengan menyampaikan aspirasi dalam bentuk surat dukungan bersama dari semua komponen masyarakat secara kelembagaan dengan bersurat kepada Ketua DPR-RI di jakarta dengan harapan akan ada kajian penelusuran sejarah kepahlawanan dari  Bagus singlon atau Ki Sadewa yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo sampai beliau wafat.

Priyo Santoso SH.MH seorang Advokat sekaligus  tokoh masyarakat menyampaikan melalui sinergi erat antara elemen pemuda, tokoh senior dan lembaga legislatif ini kami tetap optimis nama RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa dapat segera terukir sah dalam lembaran sejarah Pahlawan bangsa tentunya dengan memperbanyak kegiatan dengan segmen edukatif seperti sosialisasi melalui event-event yang bersifat interaksi dengan masyarakat seperti seminar maupun sarasehan sebagai bentuk dukungan moral terhadap usulan tersebut begitu disampaikan kepada awak media.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina

Published

on

By

JAKARTA – PT Surya Segara terus memperkuat bisnis penyediaan peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 tersebut kini tercatat menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 perusahaan, mulai dari BUMN, swasta nasional hingga perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.

Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan jaringan kemitraan tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina.

“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).

Menurut Cut, bisnis Surya Segara tidak hanya menyasar kebutuhan keselamatan armada kapal, tetapi juga mencakup sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas (migas).

Untuk mendekatkan layanan dengan pelanggan, Surya Segara telah membangun jaringan operasional di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri maritim. Jaringan tersebut mencakup Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, hingga Makassar.

Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan mengombinasikan produk manufaktur dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, antara lain China, Inggris, dan Denmark.

Salah satu produk yang menjadi andalan dan banyak diminati pelanggan adalah liferaft, yakni sekoci penyelamat darurat yang menjadi bagian penting dari perangkat keselamatan kapal.

Cut mengatakan aspek kualitas dan kepastian layanan menjadi salah satu perhatian utama perusahaan. Karena itu, Surya Segara memastikan produk dan layanan yang ditawarkan dilengkapi sertifikasi resmi serta garansi.

“Untuk harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” katanya.

Keikutsertaan Surya Segara dalam InaMarine 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di industri maritim.

Perusahaan berharap penguatan jaringan tersebut dapat meningkatkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim, perlengkapan kapal, serta kebutuhan rig untuk sektor onshore maupun offshore, baik di pasar domestik maupun internasional.

“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” ujar Cut.

Continue Reading

Metro

Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power

Published

on

By

Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.

Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.

Materi Utama Pelatihan:

Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :

 Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
 Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah.  Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
 Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
 Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.

Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.

Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.

“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026).  Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.

Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya.  Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.

Meditasi Sebagai Alat Bantu

Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.

“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.

Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.

Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.

Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.

Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM.  Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM

#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata

 Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
 Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.

Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.

Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.

“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026).  Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.

Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma
mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya.  Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.

Meditasi Sebagai Alat Bantu

Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.

“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.

Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.

Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg

Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.

Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.

Materi Utama Pelatihan:

Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :

 Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
 Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah.  Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
 Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
 Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.

Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.

Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.

Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.

“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026).  Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.

Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya.  Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.

Meditasi Sebagai Alat Bantu

Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.

“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.

Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.

Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.

Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.

Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM.  Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM

#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata

Continue Reading

Trending