Connect with us

nasional

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) Buka Soft Launching Dan Launching Mars Satu Abad Nahdlatul Ulama

Published

on

JAKARTA – Dalam rangka peringatan satu abad nya, Nahdlatul Ulama menggelar acara Launching Mars Satu Abad Nahdlatul Ulama dan Up date klaster kegiatan menujpu Resepsi Satu Abad. Bertempat di Plaza PBNU Lt.1 Gedung PBNU Jl. Kramat Raya 164 Jakarta Pusat, Jum’at (06/01/2023).

Sebagai narasumber dalam acara tersebut :
1. KH Mustofa Bisri
2. Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.
3. Wasekjen PBNU Rahmat Hidayat Pulungan

Acara ini dibuka oleh KH Amin Said Husni

Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) dalam sambutannya mengatakan hari ini akan ada dua lauching yaitu yang pertama soft launching lobi baru Kantor PBNU, dan launching Mars satu abad NU, Gus Yahya berharap dengan adanya soft launching lobi baru kantor PBNU ini akan menambah semangat setiap orang yang memasuki Kantor PBNU.

“Jadi gedung ini akan menjadi, sungguh-sungguh kita jadikan sebagai tempat bekerja sebagai working place, sebagai tempat untuk sungguh-sungguh bekerja,” kata Gus Yahya dalam konferensi di Kantor PBNU, Senen, Jakarta Pusat, Jumat (6/1/2023).

Lebih lanjut.Gus Yahya mengatakan hal baru dalam launching lobby itu adalah nantinya tidak semua orang bisa memasuki lantai atas Kantor PBNU tersebut. Karena menurutnya nantinya hanya orang yang memiliki akses yang dapat naik ke lantai atas kantor PBNU, “jelasnya.

“Nah karena ada pembatasan akses seperti ini, pakai mesin screening, sehingga tidak semua orang bisa naik ke lantai atas, karena lantai-lantai di atas itu akan menjadi tempat kerja yang sibuk sekali sehingga tentu tidak akan kondusif kalau terlalu banyak orang. Karena di atas itu tempat kerja. Jadi nanti hanya yang sungguh – sungguh punya kepentingan saja yang diberi akses untuk naik, sementara yang lain akan kita layani di lobby ini,” ujarnya.

Selain acara soft launching lobi baru ini, Gus Yahya juga melaunching mars untuk puncak peringatan Harlah 1 Abad NU yang nanti akan digelar di GOR Delta, Sidoarjo. Menurut Yahya, syair mars itu sederhana namun sudah mewakili semua hal terkait peringatan Harlah 1 Abad NU.

“Syairnya sangat indah, sederhana, dan memuat semua hal yang terkait dengan 1 Abad NU ini, mulai dari dasar perjuangan, konsistensi dan istiqomah dalam perjuangan dan visi tentang masa depan,” ujar Gus Yahya.

“Mars itu berjudul ‘Merawat Jagat Membangun Peradaban’ yang ditulis oleh KH. Muhammad Bisri Mustofa (Gus Muh) kemudian digubah oleh musisi Tohpati. Dia menuturkan rangkaian acara peringatan puncak Harlah 1 Abad NU sudah dimulai sejak bulan Agustus 2022 lalu.

“Jadi di dalam rangkaian kegiatan menuju 1 Abad Nahdlatul Ulama ini kita menyelenggarakan 9 klaster dari berbagai macam event dan sudah kita mulai sejak bulan Agustus lalu. Ada NU Women ada NU Tech, ada Art20, ada Porseni dan sebagainya dan sampai dengan puncak Harlah 7 Februari nanti ada beberapa event besar yang masih akan kita selenggarakan,” tutur Yahya.

Dia menerangkan event besar yang akan digelar PBNU adalah Festival Seni Tradisi Islam Nusantara, Muktamar Internasional, Porseni NU, hingga pemberian penghargaan bagi tokoh yang berjasa bagi NU. Masing-masing kegiatan itu akan digelar di kota yang berbeda.

“Yang pertama adalah Festival Seni Tradisi Islam Nusantara yang akan kita selenggarakan pada tanggal 9 Januari hari senin yang akan datang ini di Banyuwangi. Kemudian juga kita akan selenggarakan Porseni NU Insyaallah pada tanggal 15 – 21 Januari yang akan datang di Surakarta, ditutup dengan jalan sehat bersama. Kemudian pada tanggal 6 Februari, kita akan selenggarakan Muktamar Internasional Fiqih Peradaban yang pertama di Surabaya dengan mengundang tidak kurang dari 400 orang ulama dari seluruh dunia, Insyaallah,” ujarnya.

“Kemudian ada lagi anugerah 1 Abad Nahdlatul Ulama. Di situ kami akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh dan pihak-pihak yang telah berjasa kepada Nahdlatul Ulama selama 1 Abad ini. Insyaallah kita gelar nanti ceremoninya pada tanggal 31 Januari yang akan datang di Jakarta, Insha Allah,”pungkasnya.

Continue Reading

nasional

Mitra Fakhruddin Kembalikan Formulir Pendaftaran Ketum BM PAN, Bawa Semangat Budaya Nusantara di Kongres VII

Published

on

By

Jakarta – Bakal calon Ketua Umum Barisan Muda Penegak Amanat Nasional, Mitra Fakhruddin, resmi mengembalikan formulir pendaftaran menjelang pelaksanaan Kongres VII BM PAN. Kehadirannya bersama tim menarik perhatian karena membawa nuansa budaya Nusantara sebagai simbol semangat perjuangan dan identitas kader muda dalam kontestasi organisasi.

Dalam keterangannya kepada awak media, Mitra menegaskan bahwa unsur budaya yang dihadirkan dalam proses pendaftaran bukan sekadar simbolik, melainkan memiliki makna perjuangan yang kuat. Timnya tampil mengenakan atribut khas dari berbagai daerah, termasuk pasapu yang menjadi identitas budaya Sulawesi Selatan.

“Kami hadir dengan nuansa budaya. Ada unsur Jawa Timur dan kami menggunakan pasapu, identitas kami dari Sulawesi Selatan. Pasapu ini dahulu dikenakan para pejuang, khususnya Sultan Hasanuddin saat menghadapi perjuangan. Insya Allah semangat perjuangan itu juga yang kami bawa dalam kontestasi ini,” ujarnya.

Mitra menjelaskan, langkahnya mengambil hingga mengembalikan formulir pendaftaran dilandasi komitmen sebagai kader muda Partai Amanat Nasional yang ingin memberikan kontribusi lebih besar bagi organisasi dan partai.

“Yang mendasari kami mengambil formulir adalah komitmen sebagai kader, sebagai anak-anak matahari dan kader BM PAN untuk ikut berkontestasi dalam Kongres VII BM PAN. Tujuan utamanya adalah bagaimana memberikan kontribusi besar untuk BM PAN dan PAN pada khususnya,” katanya.

Ia menilai kepemimpinan sebelumnya telah berhasil meletakkan fondasi organisasi yang kuat. Namun demikian, menurutnya BM PAN perlu menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, khususnya dalam mendekatkan dunia politik kepada generasi muda.

“Kepemimpinan sebelumnya sudah meletakkan pondasi yang sangat baik. Tinggal bagaimana melengkapi dan menyesuaikan dengan perkembangan zaman yang terus berubah. Anak muda yang selama ini mungkin apatis terhadap politik harus kita dekati dengan cara yang lebih baik agar memiliki daya tarik dan mau ikut berpartisipasi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Mitra menegaskan bahwa Kongres VII BM PAN tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua umum baru, tetapi juga momentum penting memperkuat konsolidasi organisasi dan kaderisasi.

Menurutnya, banyaknya kader yang maju dalam bursa calon ketua umum menjadi indikator positif bahwa BM PAN memiliki banyak kader potensial dan berkualitas.

“Agenda kongres ini bukan hanya soal memilih ketua umum, tetapi bagaimana proses konsolidasi terus berjalan. BM PAN memiliki banyak kader yang layak. Banyaknya calon yang muncul justru menjadi bukti keberhasilan pembinaan dan menunjukkan besarnya semangat kader untuk ikut mengambil bagian dalam membesarkan BM PAN,” pungkasnya.

Continue Reading

nasional

Perkuat Sinergi Pemberdayaan, Lazismu Galur Studi Tiru Program Dhuafa di Bantul Kota

Published

on

By

BANTUL, Karyapost.com, Lazismu Kantor Layanan (KL) Galur melakukan langkah strategis untuk memperkuat tata kelola lembaga dan program pemberdayaan dengan melakukan studi tiru ke KL Lazismu Bantul Kota pada Jumat, 15 Mei 2026.

Rombongan dari Galur dipimpin langsung oleh Ketua PCM Galur, Ismail Taufik, serta didampingi oleh Ketua Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PCM Galur Priyo Santoso.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh jajaran pimpinan tuan rumah, termasuk Ketua PCM Bantul Kota, pimpinan PCA, serta jajaran Pimpinan KL Lazismu Bantul Kota.

Dalam sambutannya, Ketua PCM Galur, Ismail Taufik, menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan ikhtiar untuk mencari referensi tata kelola lembaga yang lebih profesional
“Kami hadir untuk belajar dan menyerap ilmu terkait manajemen Lazismu yang lebih baik.

Harapannya hasil dari studi tiru ini bisa segera kami implementasikan agar Lazismu Galur semakin memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat,” ujarnya kepada awak media.

Senada dengan hal tersebut, Ketua MPM PCM Galur, Priyo Santoso, menekankan pentingnya inovasi dalam program pemberdayaan ekonomi karena studi tiru ini menjadi pemantik semangat untuk menginisiasi program yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat saat ini.

“Fokus utama kami ke depan adalah mengoptimalkan pemberdayaan dhuafa melalui pemanfaatan dan pengembangan potensi lokal dan kami ingin dhuafa di Galur tidak hanya dibantu secara konsumtif, tetapi didorong produktivitasnya sehingga kesejahteraan mereka meningkat secara berkelanjutan,” ungkap Priyo Santoso di sela-sela diskusi.

Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi ajang tukar pikiran mengenai strategi pendayagunaan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kemudian Pihak Lazismu Bantul Kota pun menyambut baik sinergi ini dan berbagi pengalaman mengenai keberhasilan mereka dalam mengelola program-program keumatan di wilayah perkotaan dengan semangat kolaborasi ini, Lazismu Galur optimis dapat membawa perubahan positif dalam struktur kelembagaan maupun dalam eksekusi program pemberdayaan masyarakat yang lebih berdampak nyata di wilayah Kulon Progo.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

nasional

MN KAHMI Gelar Silaturahmi Kebangsaan 2026, Tegaskan Komitmen Jaga Persatuan Indonesia

Published

on

By

JAKARTA — Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam menggelar Silaturahmi Kebangsaan dan Halal Bihalal 2026 di Kantor Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) RI, Jakarta, Rabu (13/5/2026)

Kegiatan bertema “Merawat Persatuan Indonesia untuk Perdamaian Dunia” itu menjadi momentum mempererat ukhuwah sekaligus memperkuat konsolidasi kebangsaan di kalangan alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) dari berbagai daerah di Indonesia.

Acara tersebut tidak hanya menjadi ajang halal bihalal pasca-Idulfitri, tetapi juga forum silaturahmi kebangsaan guna memperkuat komitmen menjaga persatuan nasional di tengah dinamika sosial, politik, dan tantangan global yang terus berkembang.

Koordinator Presidium MN KAHMI, Abdullah Puteh menegaskan bahwa tema yang diangkat bukan sekadar slogan seremonial, melainkan amanah besar bangsa Indonesia yang harus terus dijaga bersama.

“Tema pada kesempatan ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan sejarah dan amanah bangsa. Indonesia dibangun atas keberagaman suku, bahasa, budaya, dan agama. Para pendiri bangsa telah mewariskan kepada kita semangat Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi persatuan nasional,” ujar Abdullah Puteh dalam sambutannya.

Ia menambahkan, seluruh elemen bangsa memiliki tanggung jawab moral untuk menjaga persaudaraan, memperkuat toleransi, serta merawat keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah perkembangan zaman dan perubahan global yang semakin kompleks.

Suasana halal bihalal berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, pengurus KAHMI, alumni HMI dari berbagai daerah, serta undangan lintas elemen masyarakat. Hadir pula Jusuf Kalla, Ahmad Riza Patria, serta perwakilan Duta Besar Iran.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Riza Patria menyampaikan apresiasi atas konsistensi KAHMI yang dinilai terus menghadirkan gagasan dan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa Indonesia.

“Hari ini dengan tema Merawat Persatuan Indonesia, saya berterima kasih karena kembali mendapat kesempatan hadir bersama para senior, termasuk Pak Jusuf Kalla dan teman-teman pengurus. Kita bersyukur, itulah kelebihan KAHMI, selalu memiliki ide, gagasan, dan aktivitas yang luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, organisasi tidak cukup hanya memiliki gagasan dan pemikiran, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi nyata serta membangun perhatian publik terhadap berbagai persoalan bangsa.

Ia juga menilai KAHMI selama ini dikenal sebagai organisasi yang memiliki idealisme kuat dan tetap kritis terhadap kebijakan pemerintah, namun tetap mengedepankan semangat persatuan nasional.

“KAHMI memiliki idealisme, tetap mengkritisi berbagai kebijakan pemerintah. Saya berharap warga KAHMI memiliki gagasan-gagasan besar, tetapi juga menjadi organisasi pemersatu bangsa,” tegas Ahmad Riza Patria.

Melalui kegiatan ini, MN KAHMI berharap nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan semangat persatuan dapat terus diwariskan kepada generasi muda demi terwujudnya Indonesia yang harmonis, maju, dan berkeadilan.

Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan menjadi simbol bahwa dialog, silaturahmi, serta kolaborasi lintas elemen tetap menjadi kekuatan utama dalam menjaga harmoni dan persatuan Indonesia menuju masa depan yang lebih bersatu.

Continue Reading

Trending