Connect with us

nasional

Gandeng APH, Kanwil Kemenkumham DKI Jakarta Nyatakan Dukungan Kepada 68 Kelurahan Sadar Hukum Tahun 2023

Published

on

Jakarta – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM DKI Jakarta tak henti berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan bagi masyarakat maupun stakeholder, salah satunya terkait dengan pelayanan bantuan hukum. Rabu (31/05/23) di Lapas Kelas IIA Salemba, Kepala Kantor Wilayah, Ibnu Chuldun,memimpin pelaksanaan Rapat Koordinasi Pengawasan Pelaksanaan Bantuan Hukum dan Penilaian Akhir Kelurahan Sadar Hukum bersama Aparat Penegak Hukum (APH) Provinsi DKI Jakarta. Dalam momen ini, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama Tim Penilai Kelurahan Sadar Hukum yang menyatakan dukungan kepada 68 kelurahan terbebas dari terorisme, korupsi, penyalahgunaan narkoba dan kejahatan lainnya untuk diresmikan sebagai Kelurahan Sadar Hukum di tahun 2023.

Ibnu Chuldun menyampaikan komitmennya untuk mendukung terlaksananya peresmian Kelurahan Sadar Hukum di Provinsi DKI Jakarta. Adapun kelurahan yang telah ditetapkan sebagai kelurahan sadar hukum akan diresmikan di tahun 2023 ini adalah kelurahan berpredikat tinggi berdasarkan penilaian kelurahan sadar hukum pada tahun 2019 dan 2020. “Maka kami mohon dukungan dan partisipasi dari semua pihak terkait, khususnya yang hadir pada Rapat Koordinasi ini,” ujar Ibnu Chuldun.

Instansi Aparat Penegak Hukum yang turut hadir dan berpartisipasi di antaranya Badan Nasional Penanggulangan Terorisme, Biro Hukum dan Biro Tata Pemerintahan Pemprov DKI Jakarta, Pengadilan Negeri, Kejaksaan Negeri, Kepolisian Resort, Bagian Hukum dan Badan Narkotika Nasional tingkat kota administrasi.Penetapan Kelurahan Sadar Hukum merupakan salah satu upaya bersama untuk menguatkan keberadaan negara Indonesia sebagai negara hukum. Guna membangun budaya hukum di masyarakat, Kelurahan Sadar Hukum dapat menjadi perwujudan kesadaran hukum untuk kehidupan bermasyarakat. Adapun hingga tahun 2023 terdapat 267 Kelurahan Sadar Hukum di Provinsi DKI Jakarta. Selain itu, terdapat pula 18 Lurah yang lolos seleksi Paralegal Justice Awards 2023 dan sedang mengikuti pendidikan dan pelatihan paralegal melalui Paralegal Academy Award.

Paralegal merupakan komponen penting dan garda terdepan dalam pencapaian akses terhadap keadilan, terutama dalam hal pemberian bantuan hukum dan melakukan pemberdayaan hukum bagi masyarakat. Sebagai aktor yang memimpin dan dekat dengan masyarakat, kehadiran Lurah dapat menjadi Non-Litigation Peacemaker. “Kami berharap Lurah dapat berperan sebagai Hakim Juru Damai yang bisa menyelesaikan masalah-masalah hukum yang timbul di masyarakat,” tutup Ibnu Chuldun.

Keterangan foto kadiv Yanki HAM dan Ka Kanwil Kemenkuham DKI Jakarta

Continue Reading

nasional

Terus Bebenah Meningkatkan Pelayanan Publik Berbasis HAM, Rutan Cipinang Siapkan Jalur Akses Bagi Kaum Disabilitas

Published

on

By

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang terus berbenah dan mempersiapkan diri guna mendukung Pelayanan Publik Berbasis Hak Asasi Manusia (P2HAM) dengan menyiapkan Jalur Khusus Disabilitas, Rabu (19/6).

 

Sebagai penyedia layanan, Rutan Cipinang terus berupaya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam hal penyediaan fasilitas sarana dan prasarana yang memadai dan siap melayani. Berlaku adil dalam memberikan pelayanan dan mengedepankan Hak Asasi Manusia adalah hal prioritas yang terus dilakukan.

 

Dengan ditambahnya jalur disabilitas ini, Kepala Rutan Kelas I Cipinang mengatakan bahwa bentuk wujud kepedulian dan pelaksanaan dari keadilan sosial yang harus dirasakan semua orang. Masyarakat sebagai pengguna layanan dengan berbagai macam latar belakang kebutuhan, salah satunya kaum difabel berhak mendapatkan keadilan sosial terutama dalam pelayanan yang baik.

 

“Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, tentulah kita tidak boleh melupakan terhadap para penerima layanan yang mungkin saja memiliki kekurangan fisik atau difabel. Untuk itu, kita Rutan Cipinang membuat penambahan jalur khusus bagi mereka yang mungkin nantinya berkunjung ke Rutan Cipinang,” ucapnya

 

Lebih lanjut, Sukarno Ali menambahkan bahwa pembuatan jalur khusus difabel seperti ini sangat penting untuk diadakan pada tempat-tempat yang menjadi wadah pelayanan masyarakat karena Rutan Cipinang yang juga sebagai pelayan masyarakat khususnya para keluarga Warga Binaan harus memperhatikan setiap unsur baik dari bagaimana sikap dalam memberikan pelayanan maupun kelayakan tempat.

 

“Melalui pembuatan jalur khusus difabel ini kita berusaha untuk mewujudkan pelayanan Rutan Cipinang yang berbasis HAM agar setiap penerima layanan yang datang puas, nyaman dan semuanya terlayani dengan baik,” tutupnya.

Continue Reading

nasional

Rayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H, Rutan Cipinang Gelar Sholat Idul Adha dan Penyembelihan Hewan Kurban

Published

on

By

Jakarta – Moment Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H Tahun 2024, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang menggelar sholat Idul Adha berjamaah dan pemotongan hewan kurban. Suasana khidmat dan penuh kebersamaan terpancar di lapangan terbuka Rutan Cipinang, menciptakan momen spiritual yang mendalam bagi semua warga binaan dan Petugas yang hadir, Senin (17/6).

 

Acara dimulai dengan takbir bersama yang menggema di seluruh area Rutan, diikuti dengan pelaksanaan sholat Iduladha yang diimami KH Ahmad Farhrudin Morodih. Dalam khutbahnya, khotib mengingatkan pentingnya nilai-nilai pengorbanan dan keikhlasan yang dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail. Pesan-pesan moral dan spiritual ini disampaikan dengan penuh makna, mengajak warga binaan untuk merenung dan memperbaiki diri.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipiang, Sukarno Ali dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga binaan yang telah menjalankan ibadah dengan tertib dan khusyuk. Beliau juga menekankan bahwa momen Iduladha ini merupakan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk merenungkan kesalahan masa lalu dan bertekad untuk menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

 

Usai shalat Id, acara dilanjutkan dengan penyembelihan hewan kurban. Pada tahun ini, Rutan Cipinang menerima sumbangan sebanyak 10 ekor sapi dan 21 ekor kambing dari berbagai pihak. Penyembelihan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan nantinya daging kurban dibagikan kepada seluruh penghuni Warga Binaan, Masyarakat dan Yayasan Yatim Piatu Al Mawardiah.

 

“Iya nanti setelah penyembelihan hewan kurban, kita akan bagikan keseluruh warga binaan dalam bentuk olahan hidangan santap siang dan malam baik berupa gulai, sate, rendang dan olahan daging lainnya untuk dinikmati para warga binaan serta panitia. Momen ini menjadi waktu yang sangat dinanti-nantikan, di mana mereka bisa merasakan kebersamaan dan kehangatan layaknya di luar penjara,” kata Sukarno Ali kepada Tim Humas Rutan Cipinang

 

Lanjut Ka.Rutan mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada panitia yang telah bekerja maksimal sehingga dapat menggugah para mukhsinin untuk ikut berkurban dan tak lupa juga saya ucapkan terima kasih kepada jamaah yang telah berkurban pada Hari Raya Idul Adha tahun 1445. “Semoga apa yang telah dikurbankan ini akan membawa keberkahan dan dilimpahkan pahala yang berlipat ganda oleh Allah SWT,” Tutur Ka.Rutan.

 

Salah satu penghuni rutan, Yosa, mengungkapkan rasa syukurnya bisa merayakan Idul Adha meskipun berada dalam rutan. “Alhamdulillah, saya merasa sangat terharu dan bersyukur bisa ikut merayakan Idul Adha. Semoga kita semua selalu diberikan kekuatan dan kesabaran dalam menjalani kehidupan,” kata salah satu warga binaan yang tidak disebut namanya

 

Seluruh rangkaian acara berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan dan kebersamaan, mencerminkan semangat Idul Adha yang sesungguhnya dan saya berharap dengan Perayaan Hari Raya Idul Adha 1445 H ini dapat kita jadikan momentum untuk menjalin tali silaturahim diantara kita dan meningkatkan iman dan taqwa kepada Allah SWT sehingga pada akhirnya akan terciptanya keamanan dan kenyamanan di lingkutan Rutan Kelas I Cipinang.

Continue Reading

nasional

Deteksi Dini Gangguan Kamtib, Rutan Cipinang Inspeksi Sarana Prasarana Keamanan Statis

Published

on

By

Jakarta – Salah satu faktor penting pendukung terjaganya kondusifitas dan keamanan pada Lembaga Pemasyarakatan dan Rumah Tahanan Negara yakni sistem keamanan statis. Sistem keamanan statis merupakan sarana dan prasarana serta peralatan lain yang digunakan untuk memastikan warga binaan pemasyarakatan dapat dikontrol secara fisik dengan baik.

 

Sebagai bentuk deteksi dini gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, Kepala Rutan Kelas I Cipinang Sukarno Ali menginstruksikan Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji Hidayat dan Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan, Muhamad Kahfi bersama Tim BMN untuk melakukan pengecekan kelayakan fungsi sarana dan prasarana yang menunjang berjalannya sistem keamanan statis dengan baik, Sabtu (15/6).

 

Tampak Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji dan Kepala Sub Seksi Keuangan dan Perlengkapan, Muhamad Kahfi bersama jajarannya melakukan pengecekan kelayakan sarana dan prasarana yang ada di blok hunian seperti instalasi listrik, teralis kamar hunian, penerangan serta pengairan.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Sukarno Ali melalui Kepala Seksi Pengelolaan, Kiki Aji mengungkapkan pentingnya untuk melakukan pengecekan terhadap sarana dan prasarana penunjang berjalannya sistem keamanan statis secara periodik sehingga dapat meminimalisir kemungkinan terjadinya gangguan kamtib.

 

“Sistem keamanan statis juga merupakan hal yang sangat esensial serta tidak boleh dilupakan karena akan berakibat menggangu keamanan dan ketertiban didalam blok hunian.

 

Oleh karena itu, Pengecekan kelayakan dan fungsi terhadap sarana dan prasarana pengamanan secara periodik menjadi salah satu kunci terjaganya keamanan dan kondusifitas pada Rutan Cipinang,” Ucapnya.

 

Selain mengecek sarana dan prasarana, Tim juga melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) dengan menertibkan jaringan instalasi listrik liar, sekaligus melakukan razia kamar warga binaan yang memiliki instalasi listrik liar.

 

Meskipun jumlahnya tidak banyak, ditemukan beberapa kabel-kabel yang terpasang dengan cara tidak sesuai dan tersambung ke instalasi jaringan listrik utama. Tentu hal ini akan sangat membahayakan apabila dilakukan pembiaran tanpa dilakukannya tindakan.

 

“Kita meminta kepada seluruh warga binaan untuk tidak membuat lagi instalasi listrik liar, sanksi tegas akan diberikan jika masih terdapat instalasi listrik secara ilegal di kamar hunian,” pungkas Kiki Aji

 

kegiatan ini sebagai upaya deteksi dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, terkait penyalahgunaan arus listrik yang dapat berakibat konsleting listrik atau arus pendek yang memungkinkan terjadinya kebakaran.

 

Sidak rutin ini tidak hanya menjadi alat pengawasan, tetapi juga sebagai sarana untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan seluruh penghuni rutan terhadap aturan yang berlaku. Melalui upaya bersama ini, Rutan Cipinang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan keamanan.

Continue Reading

Trending