Connect with us

Metro

Ahmad Dhani Corp Gelar Launching Lagu Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto (Bohemian Rhapsody & Rosanna)

Published

on

Jakarta, 27 Juni 2023 – Ahmad Dhani Corp mengadakan jumpa pers dalam acara launching lagu Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto (Bohemian Rhapsody & Rosanna) sekaligus bisa menyaksikan eksklusif VideoLegend.TV Digital Music Television pertama di dunia yang diadakan di Hotel 101 Urban Kebon Sirih Jakarta pada tanggal 27 Juni 2023.

Indra Putra sebagai Founder Mydio Tech seusai mengikuti press conference launching Dewa 19 Feat Jeff Scoot Soto memberikan wawancara kepada media elektronik bahwa ; “Kita melihatnya bahwa memprofit itu perlu adanya kemudahan akses terhadap user maupun terhadap baladewa dan baladewi tentunya fansnya Mas Dhani. Kita juga melihat bahwa ternyata yang paling cocok adalah web base, bukan di aplikasi seperti yang ada di masyarakat.

Meskipun tidak menutup kemungkinan kedepan bakalan ada. Sekarang ini kita coba yang lebih mudah. Kalau saya lihat dari tujuan dari Mas Dhani idenya adalah untuk menambah uang terhadap musik terutama video klip, kalo dulu jaman beliau tumbuh dengan MTV dan sebagainya. Mungkin sekarang dengan adanya teknologi yang lebih mudah dan sebagainya dihadirkanlah keinginan beliau untuk menghadirkan sebuah platform yang bisa dinikmati oleh masyarakat luas seperti beliau dulu menikmati.

Jadi kalau saya bilang bedanya tadi mengenai apakah ini akan bersaing, seoertinya bukan karena menurut saya malah menambah poin didalam industri musik itu sendiri, sehingga banyak pilihan buat masyarakat yang ingin menikmati musik terutama fansnya dewa dan fans mas Dhani. Memang yang kita persiapkan itu adalah streaming dalam arti back end dimana kita menggunakan CDN yang ada banyak platform yang sudah beredar di Indonesia yang streamingnya.

Kita menggunakan teknologi yang sama, kalau platform back end kita adalah mydio box dari mydio tech. Mengenai kedepan bisnisnya mungkin lebih ke Mas Dhani karena Mas Dhani yang punya brand VideoLegend.tv jadi mungkin mas Dhani yang lebih tahu arahnya kemana.

Itu semua video-video yang dikurasi oleh Mas Ahmad Dhani dan saya pribadi melihatnya kedepan kemungkinan itu balik lagi ke mas Dhani yang lebih mengerti. Kalau kita bicara musik beliau yang paling tahu kebutuhan atau permintaan masyarakat terhadap musik.

Harga dipasaran Mas Dhani patok di Rp. 45.000/bulan seperti di premiumnya Youtube dengan project kolaborasi idealismenya dari Mas Dhani.

Jika ada permintaan untuk di Aplikasi Android atau IoS kita akan provide karena kita juga punya sebenarnya yaitu Dewa 19 Super Apps untuk App Karaoke lagu-lagu Dewa 19 dan sebagainya. Kita melihat untuk streaming musik 24 jam lebih bagus pakai web base daripada aplikasi begitu juga buffering itu tergantung Back End dimana kita menggunakan CDN yang cukup bisa mumpuni untuk kita anggap bisa menjamin kestabilan itu. Kita menggunakan teknologi back end yang kita sebut dengan serverless.

Mudah-mudahan tidak overload atau sebagainya, sebelum launching kita sudah lakukan ujicoba selama satu tahun yang software kita build di Indonesia dan ini salah satu karya anak bangsa, kalau di Singapore biasanya servernya hanya bagian services karena di Indonesia masih banyak server yang cukup bagus. Kalau software dibuild memory power system dan pengontrolan segala macam harus dari kita sendiri dan servernya di cloud tapi yang undernya di Singapore.

Royalty dalam konteks konten yang dibuat Mas Dhani seperti VideoLegend dan sebagainya itu konteksnya adalah VDR dalam arti perusahaan rekaman mas Dhani dengan pihak perusahaan rekaman. Plaform itu hanya mendistribusi tapi distribusinya ada agreement VideoLegend.

Harapan dari acara launching ini mudah-mudahan kedepannya menginspirasi anak muda kita dalam teknologi dan semakin bergairah dalam mengembangkan platform-platform yang menurut mereka mungkin perlu diisi tanpa harus melihat contoh dari luar. Saya sendiri kalau boleh saya katakan sebenarnya anak-anak muda kita itu punya ide kreatif yang cukup bagus dalam mengembangkan aplikasi. Jadi saya berharap akan tumbuh terus, tutupnya.

Adapun Ahmad Dhani dalam presscon nya dihadapan Media TV dan Elektronik mengatakan :

Karena kami, Dewa 19 itu penggemar Queen dan Toto yang memang jadi inspirasi kami,” kata Ahmad Dhani saat menggelar konferensi pers di kawasan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (27/6/2023).

Mengenai izin untuk menggunakan lagu tersebut, Ahmad Dhani mengaku telah royalti kedua lagu tersebut dengan merogoh kocek sebesar Rp 60 juta.”Bohemian Rhapsody itu bayar royalti di depan itu Rp 40 juta, Rosanna bayar royalti di depan Rp 20 juta. Mereka punya perwakilan dari sini,” beber Ahmad Dhani, karena kami, Dewa 19 itu penggemar Queen dan Toto yang memang jadi inspirasi kami.

Nantinya, Ahmad Dhani juga wajib membayar royalti untuk kedua lagu itu. Hal itu disebabkan dirinya mengunggah lagu Bohemian Rhapsody dan Rosanna di platform digital miliknya.

Jadi selama lagu itu dijual di platform digital atau di mana pun, kami wajib bayar royalti setelah terlampaui dari Rp 40 juta untuk Bohemian Rhapsody dan Rp 20 juta untuk Rosanna.

Bohemian Rhapsody merupakan lagu dari Queen yang ditulis oleh Freddie Mercury atau Farrokh Bulsara pada album A Nightmare at the Opera (1975). Lagu berdurasi hampir enam menit itu meraup sukses besar dan menjadi salah satu single terlaris sepanjang masa di Inggris.Bahkan lagu tersebut juga masuk ke dalam Grammy Hall of Fame pada 2004 dan diangkat menjadi judul film biopik dari band tersebut pada 2018 yang berhasil meraih 4 piala Oscar.

Sementara Rosanna adalah lagu yang ditulis oleh David Paich dan menjadi single mereka untuk album Toto IV pada 1982. Rosanna berhasil mendapatkan Grammy Awards untuk kategoru Record of the Year pada 1983 dan juga mendapat nominasi di Song of the Year namun kalah dari Always on My Mind, pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Milad ke-28 PBB Jadi Titik Awal Kebangkitan, Awud: Kepengurusan Muda Siap Rebut Satu Fraksi DPR RI pada Pemilu 2029

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang (PBB), Awud, menegaskan bahwa peringatan Milad ke-28 PBB menjadi momentum kebangkitan partai dengan semangat baru di bawah kepemimpinan Ketua Umum Masyuri.Hal tersebut disampaikan Awud usai menghadiri rangkaian kegiatan Milad ke-28 PBB yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, kepengurusan baru yang didominasi kalangan muda menjadi modal penting bagi PBB untuk tampil sebagai partai yang lebih modern, adaptif, dan kompetitif dalam menghadapi Pemilu 2029.

“Ini benar-benar semangat baru setelah Partai Bulan Bintang dipimpin oleh Masyuri. Penggeraknya didominasi anak-anak muda. Di usia ke-28 ini kami sangat serius, gas terus dengan semangat Bersatu, Bergerak, Menang. Target kami jelas, yakni meraih satu fraksi di DPR RI pada Pemilu 2029,” ujar Awud.

Ia menjelaskan, target tersebut merupakan hasil keputusan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PBB yang menjadi pedoman perjuangan seluruh kader di Indonesia. Menurutnya, target tersebut disusun secara realistis dengan mempertimbangkan kondisi politik nasional, namun tetap dilandasi optimisme untuk mengembalikan PBB sebagai kekuatan politik di parlemen.

Menanggapi pandangan Ketua Dewan Pertimbangan PBB, Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra, mengenai ukuran sebuah partai politik, Awud menegaskan bahwa yang dimaksud bukan semata-mata menjadi partai besar dari sisi jumlah, melainkan partai yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui keterwakilan di DPR RI.

“Yang dimaksud Prof. Yusril bukan sekadar menjadi partai besar, tetapi menjadi partai yang memiliki satu fraksi di DPR RI sehingga mampu memberikan kontribusi nyata bagi bangsa dan negara,” katanya.

Dalam bidang kaderisasi, Awud mengungkapkan bahwa PBB kini memperkuat transformasi organisasi melalui digitalisasi. Partai telah membangun sistem digital yang memungkinkan pemantauan kader secara nasional sekaligus membuka proses perekrutan anggota selama 24 jam dari seluruh wilayah Indonesia.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari strategi PBB untuk menarik minat generasi muda, khususnya Generasi Z yang diperkirakan menjadi kelompok pemilih terbesar pada Pemilu 2029.

“Selama ini PBB sering dianggap sebagai partainya orang tua karena lahir dari semangat Masyumi. Sekarang kami hadir dengan pendekatan baru yang lebih modern dan lebih dekat dengan generasi muda,” ungkapnya.

Awud juga menjelaskan bahwa rangkaian Milad ke-28 PBB tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga diisi berbagai agenda strategis, mulai dari Bimbingan Teknis (Bimtek) anggota DPR dan DPRD PBB se-Indonesia, Rapat Kerja Nasional (Rakernas), pelantikan kepengurusan baru, hingga puncak peringatan Milad.

Menurutnya, antusiasme kader dari seluruh Indonesia menunjukkan optimisme besar dalam menyongsong Pemilu 2029.

“Kegiatan ini menunjukkan semangat yang luar biasa. Tidak ada lagi langkah mundur. Tidak ada lagi cerita PBB tidak memiliki satu fraksi pada Pemilu 2029,” tegasnya.

Menutup keterangannya, Awud menegaskan bahwa Milad ke-28 sekaligus pelantikan kepengurusan baru menjadi titik awal konsolidasi nasional Partai Bulan Bintang. Seluruh jajaran pengurus akan turun langsung ke berbagai daerah untuk memperkuat organisasi, memperluas kaderisasi, serta menyapa masyarakat sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik 2029.

“Milad ini menjadi gerakan awal Partai Bulan Bintang di bawah kepemimpinan Masyuri. Setelah ini seluruh jajaran pengurus akan berkeliling Indonesia untuk melakukan konsolidasi organisasi, memperkuat kaderisasi, dan menyapa masyarakat sebagai persiapan menuju Pemilu 2029,” pungkas Awud.

Continue Reading

Metro

Milad ke-28 PBB Jadi Momentum Penguatan Kerja Nyata, DPW Sulsel Andalkan Program Pemberdayaan dan Pelestarian Lingkungan

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Bulan Bintang (PBB) Provinsi Sulawesi Selatan, Mochammad Yaza Azhari Britain, menegaskan bahwa PBB terus memperkuat eksistensinya melalui berbagai program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Baginya, kepercayaan publik hanya dapat diraih melalui kerja konkret yang berkelanjutan, bukan sekadar pencitraan politik.

Pernyataan tersebut disampaikan Yaza saat ditemui awak media di sela-sela peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang yang digelar di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Yaza menjelaskan, DPW PBB Sulawesi Selatan telah menginisiasi sejumlah program pemberdayaan masyarakat yang berorientasi pada penguatan ekonomi kerakyatan sekaligus pelestarian lingkungan.

Salah satu program unggulan yang dijalankan adalah budidaya ayam kampung di pedesaan, yang dinilai mampu meningkatkan ketahanan pangan keluarga serta memberikan tambahan pendapatan bagi masyarakat.

“Di desa-desa, hampir setiap rumah memiliki beberapa ekor ayam kampung. Hasil telurnya dapat dikonsumsi sendiri maupun dijual sehingga menjadi tambahan penghasilan keluarga. Program seperti ini memiliki dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat,” ujar Yaza.

Selain itu, PBB Sulawesi Selatan juga mengembangkan budidaya maggot sebagai solusi pengelolaan sampah organik sekaligus menghasilkan pakan alternatif bernilai ekonomis.

Di bidang pelestarian lingkungan, partai menjalankan gerakan penanaman satu juta pohon di Kabupaten Pangkep serta mengembangkan inovasi pengolahan limbah plastik menjadi briket sebagai sumber energi alternatif.

Menurutnya, seluruh program tersebut merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan secara konsisten.

“Kami bekerja dengan tulus dan ikhlas. Kalau masyarakat kemudian mengenal dan memberikan kepercayaan kepada Partai Bulan Bintang, itu merupakan hasil dari kerja nyata, bukan semata-mata karena pencitraan,” katanya.

Di bidang sosial dan keagamaan, Yaza memperkenalkan program OBAS (Operasi Bersih Masjid) yang rutin dilaksanakan kader PBB Sulawesi Selatan. Melalui program tersebut, kader bergotong royong membersihkan masjid-masjid di berbagai wilayah, terutama yang berada di jalur lintas dan banyak dimanfaatkan masyarakat maupun para musafir.

“Program ini merupakan bentuk kepedulian kami agar rumah ibadah tetap bersih, nyaman, dan menjadi bukti bahwa PBB hadir untuk melayani masyarakat,” ujarnya.

Terkait peringatan Milad ke-28 PBB, Yaza mengaku optimistis terhadap masa depan partai. Ia menyebut antusiasme kader dari seluruh Indonesia sangat tinggi dengan kehadiran perwakilan dari 38 provinsi, anggota legislatif, serta jajaran pengurus partai dari berbagai tingkatan.

Menurutnya, soliditas tersebut menunjukkan bahwa PBB semakin siap menghadapi agenda politik nasional menuju Pemilu 2029.

Ia juga menilai kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PBB saat ini merupakan perpaduan yang ideal antara para pemikir dan pelaksana organisasi sehingga mampu melahirkan berbagai gagasan strategis sekaligus memastikan implementasinya di lapangan.

“Yang paling penting bukan sekadar peringkat partai, tetapi bagaimana Partai Bulan Bintang mampu memberikan dampak nyata dalam penyusunan kebijakan negara dan memperjuangkan kepentingan rakyat,” tegasnya.

Yaza turut mengapresiasi penyelenggaraan Milad ke-28 PBB yang dinilainya menghadirkan semangat baru bagi seluruh kader. Menurutnya, momentum tersebut menjadi simbol transformasi PBB sebagai partai yang semakin terbuka, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan jati diri sebagai partai yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Ia menambahkan, transformasi tersebut menjadi kebutuhan strategis mengingat komposisi pemilih Indonesia ke depan akan didominasi oleh generasi muda yang memiliki karakter, pola komunikasi, dan harapan politik yang berbeda.

“Transformasi ini penting karena ke depan lebih dari separuh pemilih Indonesia adalah generasi muda. PBB harus mampu hadir dengan cara yang relevan, kreatif, dan tetap berpegang pada nilai-nilai perjuangan partai,” pungkas Mochammad Yaza Azhari Britain.

Continue Reading

Metro

Milad Ke-28 PBB, DPW Jawa Tengah Siap Bangkitkan Kejayaan Partai dan Targetkan Kembali Raih Kursi pada Pemilu 2029

Published

on

By

Jakarta – Momentum peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang (PBB) dimanfaatkan sebagai ajang memperkuat semangat konsolidasi sekaligus membangun optimisme seluruh kader untuk mengembalikan kejayaan partai menjelang Pemilu 2029.

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPW PBB Jawa Tengah, M. Muslich, saat ditemui awak media di sela-sela rangkaian perayaan Milad ke-28 PBB yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta.

Muslich mengatakan kepengurusan DPW PBB Jawa Tengah yang baru berjalan sekitar satu tahun memiliki komitmen kuat untuk membesarkan partai di provinsi yang memiliki jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) terbesar ketiga di Indonesia.

“Kami siap mendukung penuh seluruh program partai di bawah kepemimpinan yang baru. Semangat generasi muda yang hadir pada Milad ke-28 ini menjadi energi baru bagi PBB untuk kembali bangkit dan meraih kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, Jawa Tengah merupakan daerah yang sangat strategis dalam peta politik nasional karena memiliki basis pemilih yang besar. Oleh sebab itu, diperlukan sinergi yang kuat antara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) agar konsolidasi organisasi berjalan efektif hingga menghadapi Pemilu 2029.

Muslich mengakui bahwa selama tiga periode pemilu terakhir PBB belum berhasil memperoleh kursi di DPRD Jawa Tengah. Namun, kondisi tersebut tidak menyurutkan semangat kader, melainkan menjadi motivasi untuk bekerja lebih keras membangun kekuatan partai dari tingkat bawah.

“Kami akan membangun kembali struktur partai hingga tingkat ranting. Bahkan kami ingin menghidupkan kembali semangat seperti pada Pemilu 1999, ketika kader PBB hadir sampai tingkat RT dan bergerak langsung bersama masyarakat. Itulah semangat yang ingin kami bangkitkan kembali,” katanya.

Selain memperkuat organisasi, Muslich juga menyoroti perlunya evaluasi terhadap sistem demokrasi, khususnya terkait penerapan ambang batas parlemen (parliamentary threshold).

Menurutnya, jutaan suara masyarakat yang tidak terkonversi menjadi kursi legislatif merupakan persoalan yang perlu menjadi perhatian bersama demi meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia.

“Suara rakyat harus mendapat representasi yang adil. Evaluasi terhadap sistem demokrasi penting dilakukan agar aspirasi masyarakat dapat tersalurkan secara lebih proporsional,” ujarnya.

Di tengah dinamika politik nasional, Muslich menilai masyarakat saat ini menginginkan hadirnya alternatif politik yang mampu membawa perubahan positif. Karena itu, PBB berkomitmen menawarkan politik yang santun, berintegritas, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan, persatuan, dan toleransi.

“PBB hadir sebagai partai yang menjunjung persatuan, tidak membeda-bedakan suku, agama, ras maupun golongan. Nilai-nilai kebangsaan itulah yang akan terus kami perjuangkan untuk membangun kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

Memasuki usia ke-28 tahun, Muslich menilai PBB telah memasuki fase kedewasaan sebagai organisasi politik. Ia mengajak seluruh kader menjadikan momentum Milad sebagai titik awal kebangkitan partai melalui kerja nyata, konsolidasi yang semakin solid, dan penguatan basis hingga tingkat akar rumput.

“Usia 28 tahun adalah usia yang matang. Mari kita satukan langkah, bekerja secara terukur, memperkuat konsolidasi organisasi, dan menghadirkan PBB sebagai pilihan masyarakat pada Pemilu 2029. Dengan semangat kebersamaan, kami optimistis PBB dapat kembali berjaya,” tutup M. Muslich.

Continue Reading

Trending