Metro
INDIGO NETWORK Gelar Diskusi Publik Tema “Menjelang Putusan DKPP : Problematika Etik Hantui Penyelenggaraan Pilpres 2024”
Published
3 tahun agoon
By
admin
Jakarta, 27 Desember 2023 – INDIGO NETWORK Gelar Diskusi Publik dengan tema “Menjelang Putusan DKPP : Problematika Etik Hantui Penyelenggaraan Pilpres 2024” di Gedung Menara 9 Kebayoran Jakarta pada hari Rabu, 27 Desember 2023.
Dalam acara Diskusi INDIGO NETWORK hadir sebagai narasumber ; KPA Tedjodiningrat Broto Asmoro S.E., M.M.(Founder Indigo Network), Dr. Radian Syam, S.H., M.H (Direktur Esekutif Indigo Network), Dr. Hurriyah, S. SOS., IMAS (Direktur Eksekutif Pusat Kajian Politik UI), Juhaidy Rizaldy, S.H., M.H (Direktur Eksekutif Indonesia Law & Democracy Studies (ILDES), Dr. Anggawira, M.M., M.H.
Pemilihan Presiden 2024 menjadi menarik banyak permasalahan etik yang timbul kepada para pejabat negara baik hakim dilingkungan yudikatif maupun prjabat penyelenggaraan Pemilu.
Setelah hakim Mahkamah Kontitusi dinyatakan melanggar etik dengan berbagai variasi vonis pelanggarannya, kini seluruh Anggota Komisioner Komisi Pemilihan Umum dilaporkan ke DKPP imbas menerina pendaftaran pasangan Capres-Cawapres Prabowo Gibran.
Dalam laporan DKPP, para pengadu mendalikan bahwa seluruh Komisioner KPU membiarkan Gibran mengikuti proses tahapan pencalonan dengan mengabaiksn prinsip kepastian hukum. Teradu juga dengan sewenang-wenang menetapkan Gibran sebagai Cawapres mendampingi Prabowo.
Para pengadu menyatakan tindakan KPU bertentangan dengan prindip hukum yang secara imperatif diperintahkan oleh pasal 11 huruf a Peraturan DKPP No. 2/2017 tentang Kode Etik Penyelenggaran Pemilu.
KPA Tedjodiningrat Broto Asmoro S.E., M.M. selaku Founder Indigo Network, saat ditemui awak Media Online mengatakan bahwa “Saya lebih ke sesuai aturannya saja dimana Aturannya tidak ada yang dilanggar yang kemudian sesuai dengan alurnya bahwasanya ada etika segala macam dan etika itu tolak ukurnya sangat sulit sekali. Saya menghubungkannya dengan kultur dan budaya di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat beda yang secara etika dan kepantasan itu berbeda.
Kalo kita ngomong jancuk di Jawa Timur dan di Jawa Tengah itu beda dan itu mengukurnya bagaimana dibutuhkan suatu kedewasaan pemikiran dan pemahaman masyarakat.
Pesan buat kita semuanya untuk seluruh rakyat Indonesia bahwa kita harus menyesuaikan kultur dimana kita bicara (masuk ke kandang Harimau kita mengaung, masuk ke kandang kambing kita mengembik). Jadi ketika bicara di depan keluarga kita sendiri yang sudah tau kulturnya seperti apa dan sudah tahu yang bicara itu siapa monggo saja.
Ketika itu menjadi konsumsi publik kemudian di politisir dan di framming segala macam. Itu politik, politik dalam bermedia juga begitu, Takutnya nantinya menjadi konsumsi teman-teman yang lain untuk menjatuhkan dan segala macam dan perlu suatu kedewasaan disitu.
Kita Indonesia berbagai macam suku dan budaya dan segala macam, jadi harus bisa saling memahami dan mengerti satu sama lain. Mudah-mudahan ini bisa menjadi pencerahan buat masyarakat Indonesia khususnya masyarakat sekarang mulai melek politik dan sudah mulai melek tentang situasi dan kondisi seperti apa dan ini menjadi tentunya banyak channel salah satunya lewat Indigo yang melihat ini menjadi suatu referensi buat teman-teman yang lain maupun masyarakat,” tutupnya.
Dr. Radian Syam, S.H., M.H selaku Direktur Eksekutif Indigo Network menjelaskan juga dihadapan Media bahwa; “Kalau Ad Hoc baik itu ditingkat Kecamatan, Desa dan TPS itu tidak masuk ke DKPP karena DKPP itu hanya membuat putusan terkait mengenai dugaan pelanggaran etik yang dilakukan oleh penyelenggara, apakah itu KPU maupun Bawaslu. Sekalipun DKPP menyatakan bahwa si Teradu dalam hal ini penyelenggara itu bersalah dan kemudian putusan dalam Amar itu dinyatakan diberhentikan tetap dari keanggotaan tapi tidak merubah keputusan yang telah dibuat, jadi keputusan tentang penetapan DPT kemudian keputusan tentang penetapan Capres itu tidak berubah sekalipun dia dinyatakan bersalah oleh DKPP.
Terkait hal tersebut hanya mempengaruhi etik dari penyelenggara itu berbeda persoalan etiknya.
Jadi inilah yang ingin saya sampaikan bahwa ketika ada penyelenggara atau teradu yang dibawa ke DKPP itu jangan kemudian masyarakat menilai bahwa dia akan bersalah karena ada proses persidangan di dalam DKPP, dimana kemudian para pengadu yang kalau kita ambil contoh dalam kasus penetapan Capres ini ; para pengadu yang di nomor 4 perkara ini dia harus bisa membuktikan dimana pelanggaran etik yang dilakukan yang telah dilanggar oleh si teradu dalam hal ini KPU dan itu harus dibuktikan yang kemudian teradu juga harus bisa membuktikan bahwa secara etik saya tidak bersalah.
Kemudian disitulah proses pemeriksaan persidangan yang Majelis akan memeriksa, artinya bukan serta merta kemudian akan ditetapkan untuk diberhentikan bisa saja kemudian kalau pengadu ini lemah didalam pembuktian dan kemudian teradu bisa membuktikan dia tidak bersalah bisa direhabilitasi.
Inilah pentingnya kita masyarakat harus bisa melihat proses persidangan secara utuh jangan sepotong-sepotong kemudian secara setengah-setengah saja yang diketahui. Kita bisa lihat dalam kasus, 2019 kemarin saudari Evi Ginting diberhentikan oleh DKPP tetapi kemudian putusan DKPP ini menjadi dasar bagi keputusan Presiden untuk menggantikan.
Pengangkatan penyelenggara dalam hal ini di RI baik itu KPU dan Bawaslu itu berdasarkan keputusan Presiden.
Kemudian akhirnya keputusan Presiden itu dasarnya adalah putusan DKPP, artinya ketika DKPP memberhentikan secara tetap dan kemudian ada tindak lanjut dari keputusan Presiden dimana ada ruang lagi yang bisa dilakukan oleh si teradu dia melakukan ke PTUN, KTUN walaupu bukan putusan DKPP tapi tetap yang dibawa itu adalah keputusan Presiden.
Ada perlawanan didalam hal itu dari perlawanan hukum yang bisa dilakukan, ketika memang sudah berjalan setidaknya ada dibawahnya menggantikan dan janganlah kemudian kita menilai sesuatu hal itu sepenggal-sepenggal.
Haruslah kita melihat proses persidangan itu secara utuh agar ini menjadi bagian pendewasaan kita didalam berpolitik dan berpemilu.
Penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU dan Bawaslu sebagai pelaksana peraturan perundang-undangan, jadi bukan hanya Undang-Undang 7-17 itu harus patuh tetapi konstitusi juga harus patuh mereka.
Didalam Putusan MK mengenai putusan 141 itu sekali lagi KPU harus menjalankan karena dalam putusan MK itu harus berlaku untuk semua dan KPU harus menjalankan, karena kalau KPU tidak menjalankan putusan MK itu bisa kena pelanggaran etik karena dia tidak patuh terhadap konstitusi karena perintah konstitusi pasal 24 huruf C bahwa MK putusannya bersifat final dan mengikat.
MK memiliki kewenangan untuk mengadili dan melakukan uji materi Undang-undang terhadap UUD 1945 ketika ada persoalan like and dislike itu wajar didalam atmosfer demokrasi kita. Saya ingin menyampaikan bahwa ketidaksukaan kita itu harus dilihat secara dewasa dan kita juga harus melihat proses hukumnya seperti apa, jangan karena kita tidak suka seseorang kemudian kita tutup mata dengan hukum,” tutupnya.
You may like
Metro
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Published
1 jam agoon
Juli 30, 2026
KULON PROGO — Karya post.com,Perjuangan panjang komunitas Generasi muda Kulon Progo (GMK) yang berdiri tahun 2009 dengan misi membangun jati diri melalui karya ide dalam suatu wadah pemersatu untuk mengembangkan daya kreativitas generasi mudanya dalam mengemban cita-cita Pahlawan Bangsa sekaligus mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungannya untuk berbagi dan berbakti. ( 30/7/2026 ).
Momen di tahun 2026 dalam mengawal sejarah lokal kembali memasuki babak baru sebagai bentuk peran aktif semangat Generasi mudanya melalui komunitas GMK terus menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa melalui aksi roadshow dan audiensi ke fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Dalam aksi terbarunya,perwakilan dari Generasi muda GMK yaitu Hafidz generasi muda dari Kecamatan Sentolo dengan di dampingi oleh Budi Legowo Santoso yang merupakan senior dari GMK sekaligus Penasehat DPD PWMOI / Persatuan Wartawan Media online Indonesia wilayah kabupaten Kulon Progo Yogyakarta melakukan silaturahmi politik ke Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Rombongan perwakilan dari Komunitas GMK/Generasi muda Kulon Progo diterima langsung oleh anggota Fraksi PKB DPRD KP bapak Kartono yang juga merupakan ketua Komisi III DPRD Kulon Progo.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menggalang dukungan politik yang solid dari legislatif demi mempercepat proses pengusulan
RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa di tingkat nasional.
Perjuangan Panjang dan Harapan cerita sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa yang merupakan putra kandung dari Pangeran Diponegoro yang mana di masa lampau ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo berharap aspirasi dari GMK cerita sejarah kepahlawanannya bisa masuk dalam Curriculum Sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten kulon Progo.
Langkah awal menyambangi fraksi PKB ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang akan menyasar seluruh fraksi di DPRD Kulon Progo dan Aksi ini mempertegas ikhtiar maupun upaya dari GMK yang sudah berlangsung lama di mana sebelumnya audiensi serupa telah dilakukan ke jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pimpinan DPRD Kulon Progo.
Selain memperjuangkan gelar kepahlawanan di tingkat pusat GMK juga membawa misi edukatif bagi generasi penerus di Kulon Progo
“Kami berharap rekam jejak dan sejarah perjuangan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa ini dapat diakomodasi sebagai bahan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah karena sangat penting bagi generasi muda Kulon Progo untuk mengenal tokoh lokalnya sendiri yang telah gigih berjuang melawan penjajah kolonial belanda” tegas perwakilan GMK di sela-sela kegiatan silaturahmi di fraksi PKB DPRD Kulon Progo.
Sinyal Positif dari legislatif menanggapi aspirasi dan gerak cepat para pemuda GMK dalam menyampaikan aspirasinya termasuk penyerahan Buku sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa , bapak Kartono anggota DPRD Kulon Progo dari fraksi PKB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi GMK dalam merawat sejarah perjuangan daerah kemudian
pihaknya menyatakan siap pasang badan untuk meneruskan dan mengawal aspirasi ini ke jenjang kelembagaan yang lebih tinggi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun ke jajaran kementerian terkait melalui jalur fraksi.
RM Kukuh Hertasning Wayah dalem Sri Sultan HB VIII dari Dalem Benawan kita Yogyakarta menjelaskan kepada awak media pada saat audensi beliau ikut mendampingi perwakilan dari sesepuh Paguyuban Trah RM Bagus singlon atau Ki Sadewa bersama perwakilan dari ormas DPC IP-KI / Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia,KB-FKPPI PC.1204./ Forum Komunikasi putra dan putri Purnawirawan TNI-Polri ,Lembaga MLKI Kulon Progo maupun komunitas GMK bahwa agenda audensi dalam menyampaikan usulan pahlawan Nasional RM Bagus singlon atau Ki Sadewa ke Pemda kulon Progo dan DPRD Kulon Progo sudah berjalan dengan baik bahkan di lanjutkan dengan menyampaikan aspirasi dalam bentuk surat dukungan bersama dari semua komponen masyarakat secara kelembagaan dengan bersurat kepada Ketua DPR-RI di jakarta dengan harapan akan ada kajian penelusuran sejarah kepahlawanan dari Bagus singlon atau Ki Sadewa yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo sampai beliau wafat.
Priyo Santoso SH.MH seorang Advokat sekaligus tokoh masyarakat menyampaikan melalui sinergi erat antara elemen pemuda, tokoh senior dan lembaga legislatif ini kami tetap optimis nama RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa dapat segera terukir sah dalam lembaran sejarah Pahlawan bangsa tentunya dengan memperbanyak kegiatan dengan segmen edukatif seperti sosialisasi melalui event-event yang bersifat interaksi dengan masyarakat seperti seminar maupun sarasehan sebagai bentuk dukungan moral terhadap usulan tersebut begitu disampaikan kepada awak media.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
Metro
PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina
Published
4 jam agoon
Juli 30, 2026
JAKARTA – PT Surya Segara terus memperkuat bisnis penyediaan peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 tersebut kini tercatat menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 perusahaan, mulai dari BUMN, swasta nasional hingga perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan jaringan kemitraan tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina.
“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Cut, bisnis Surya Segara tidak hanya menyasar kebutuhan keselamatan armada kapal, tetapi juga mencakup sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas (migas).
Untuk mendekatkan layanan dengan pelanggan, Surya Segara telah membangun jaringan operasional di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri maritim. Jaringan tersebut mencakup Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, hingga Makassar.
Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan mengombinasikan produk manufaktur dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, antara lain China, Inggris, dan Denmark.
Salah satu produk yang menjadi andalan dan banyak diminati pelanggan adalah liferaft, yakni sekoci penyelamat darurat yang menjadi bagian penting dari perangkat keselamatan kapal.
Cut mengatakan aspek kualitas dan kepastian layanan menjadi salah satu perhatian utama perusahaan. Karena itu, Surya Segara memastikan produk dan layanan yang ditawarkan dilengkapi sertifikasi resmi serta garansi.
“Untuk harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” katanya.
Keikutsertaan Surya Segara dalam InaMarine 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di industri maritim.
Perusahaan berharap penguatan jaringan tersebut dapat meningkatkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim, perlengkapan kapal, serta kebutuhan rig untuk sektor onshore maupun offshore, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” ujar Cut.
Metro
Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power
Published
4 jam agoon
Juli 30, 2026
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma
mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“
Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kranggan
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Forum Komunikasi Pejuang NKRI Gelar Sarasehan Kebangsaan Negara Indonesia Maju
Deklarasi Forum Wartawan Jakarta
Abuba Steak Cipete Gelar Lomba Makan Wagyu Eating Competition 2019
Trending
-
Metro1 hari agoKetua Bid Pemuda dan Olahraga DPP Golkar Said Aldi Al Idrus Usulkan Munas AMPI Segera Dilaksanakan
-
nasional2 hari agoMahindra merupakan produsen traktor terbesar di dunia berdasarkan volume produksi, dengan pengalaman lebih dari 80 tahun dalam mendukung sektor pertanian globa
-
nasional1 hari agoAPKIDA Meet & Greet 2026 Bahas Hilirisasi, Liquid CO2, dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Kimia Indonesia
-
Metro1 hari agoMangara T. Marpaung Dorong Industri Manfaatkan Liquid CO2, PT Kaltim Parna Industri Tampil di Chemical Indonesia 2026
-
Metro2 hari agoDisnav Tanjung Priok Optimalkan Aset untuk Perkuat Keselamatan Pelayaran dan PNBP
-
TNI / Polri2 hari agoBegini Cara Resmi Urus BPKB Hilang
-
Metro2 hari agoChandra Motik: Pameran Industri Jadi Ruang Strategis Cetak SDM Unggul dan Perkuat Industri Nasional
-
TNI / Polri2 hari agoKapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Kunjungi Pangkormar, Perkuat Sinergi TNI-Polri
