Connect with us

Metro

Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor Gelar Buka Bersama dan Pengajian vol. 2

Published

on

Jakarta, – Pengurus Pusat Gerakan Pemuda Ansor melaksanakan buka bersama dan pengajian vol. 2 bertempat di kopi Kemara, Kemang, Jakarta Selatan.Senin (25/3/2024)

 

Sebelum buka puasa bersama diadakan diskusi dan tanya jawab antara peserta dengan ketum GP Ansor Addin Jauharuddin dan KH. Taufiq Gamas sebagai pembicara.

 

Buka puasa bersama ini adalah yang kedua kalinya, yang pertama dilaksanakan di kantor wakil Presiden, ujar ketum GP Ansor Addin Jauharuddin kepada hadirin yang hadir.

 

GP Ansor adalah salah satu organisasi tertua di Indonesia dimana kelahirannya pada tahun 1934 sudah ada sebelum Indonesia merdeka ujar Addin yang terpilih menjadi ketum GP Ansor  menggantikan Yaqut Cholil Quomas yang diangkat menjadi Menteri Agama dalam munas GP Ansor beberapa waktu lalu.

 

Kegiatan Bukber ini akan berlangsung di 12 kota sejalan dengan gagasan dan ide dari pendahulu GP Ansor yang akan terus mengawal persatuan dan kesatuan bangsa

 

Bukber dan pengajian Vol. 2 yang dihadiri ratusan orang dari berbagai daerah di Jakarta ini semakin menarik karena diadakan berbagai door price yang disediakan oleh panitia.

 

Diakhir acara kepada awak media Addin Jauharuddin berpesan kepada seluruh anggota GP Ansor dan masyarakat untuk menjaga kesehatan supaya puasanya lancar di bulan Ramadhan ini.

 

Jadikan momentum bulan puasa ini sebagai ajang rekonsiliasi, pasca pilpres ini agar tidak ada lagi yang saling gontok-gontokan.

 

Kita kembali kepada kehidupan kita yang biasa harmonisasi dan kehidupan yang normal harapnya.

Continue Reading

Metro

Teguh Suharyono Lurah Cijantung Hadiri Acara Grand Opening Cabang Gerai Almaz ke-103 di Kalisari, Pasar Rebo Jakarta Timur

Published

on

By

Jakarta – Brand ALMAZ yang menghidangkan ayam goreng Arab Saudi no.1 di Indonesia dan nasi kebuli kembali membuka cabang Gerai Almaz yang ke-103 di Kalisari, Pasar Rebo Jakarta Timur pada hari Senin, 19 Mei 2025.
Dalam Grand Opening Almaz Kalipasir dihadiri oleh Ustd. Bram Dwi (Owner Almaz), Rudi Purnama (Mitra Almaz), Ustd. Fahrurozi, Lurah Kalisari, Lurah Cijantung, LMK Kalisari, Camat Pasar Rebo, Warga Kalisari.

Teguh Suharyono sebagai Lurah Cijantung sesusai menghadiri Grand Opening Kalisari mengatakan ; “Kami diundang Mitra Almaz untuk menghadiri Grand Opening Almaz Kalisari berharap tetap ada unsur kemaslatan dan kebaikan umat untuk sedekahnya tetap bisa berjalan untuk masyarakat sekitar Kalisari yaitu 5% pejualannya untuk warga Kalisari termasuk Almaz bisa memberikan lapangan kerja bagi warga kelurahan Kalisari dan Pasar Rebo.

Kami tetap bekerjasama dengan seluruh ormas-ormas disekitarnya dalam menjamin keamanan Almaz Kalisari agar terhindar juga dari premanisme di wilayah Kecamatan Pasar Rebo dan kami juga sudah rapat berkoordinasi dengan Polsek maupun Babinsa Pasar Rebo, Kalisari, Cijantung dalam memberantas premanisme di wilayah kami,” tutupnya.

Continue Reading

Metro

Grand Opening Outlet Almaz Ayam Goreng Saudi No.1 di Indonesia Kalisari Cabang Ke 103

Published

on

By

Jakarta, – Almaz Fried Chicken yang dikenal sebagai restoran Ayam Goreng Saudi khas Timur Tengah, membuka outlet ke 103 di Jl. Kalisari Raya No.3a, RT.4/RW.11, Kalisari, Kec. Ps. Rebo, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13780..Senin (19/5/2025)

Owner Almaz Fried Chicken Kalisari Rudi Purnama memilih brand Almaz dengan keyakinan memberikan kebaikan manfaat kepada warganya.

Rudi menambahkan akan memberikan kontribusi keuntungannya 5% untuk Palestina. Almaz menerapkan konsep sedekah dan sangat dirasakan masyarakat di sini khususnya masyarakat kalisari dengan memberikan 100 sembako utk dhuafa, imbuhnya.

Almaz bisa memberikan dampak kepada masyarakat dan memberikan usaha kepada warganya. Tempat ini menjadi tempat kuliner yang sehat dan menyerap tenaga kerja warga sekitar. Dengan toko ini memberikan kontribusi membayar pajak untuk sumbangan PAD, jelas Rudi.

Camat Pasar Rebo Mujiono mengatakan
Almaz ayam goreng no.1 di Saudi.
Dengan outlet Almaz Fried Chicken membuka peluang kerja dan karir bisa menanjak dengan kinerja baik. Ada tambahan pajak yang dibayarkan. Yang utama adalah wadah untuk peluang bekerja, bebernya.

Ayam Goreng Almaz dengan harga paling murah dan lebih nikmat. Kita doakan semoga usaha Almaz bisa lancar.
Lalu lintas depan restoran diusahakan tidak macet dan parkir di tempat yang sudah ditentukan dan tidak sembarang, tambahnya.

CEO almaz Fried Chicken ungkapkan
outlet yang dilaunching adalah ke 103.
Kepada pemerintah daerah, Camat dan lurah sudah memberikan izin kami untuk membuka usaha. Almaz ada program nilai kemanfaatan dengan memberikan donasi 5% dari omsetnya. Selain itu ada juga agenda Jumat berkah. Kita manusia harus memberikan untuk diri sendiri keluarga dan orang lain, terangnya.

Kami berkomitmen membuat bisnis memberikan manfaat sebesar besarnya untuk warga masyarakat sekitar. Membina hubungan baik juga dengan lingkungan. Semoga usaha Almaz Fried Chicken bisa berjalan lancar. Kita harapkan doa masyarakat sehingga usaha ini bisa besar, pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan pembacaan ikrar oleh karyawan dalam komitmen bekerja sebaik-baiknya

Continue Reading

Metro

INDONESIA DIGITAL FORUM 2025: Peran Kunci Pemerintah, Industri dan Masyarakat Untuk Kolaborasi Membangun Ekosistem Digital Indonesia

Published

on

By

Jakarta, 15 Mei 2025 Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) bersama dengan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) menghelat acara Indonesia Digital Forum (IDF) 2025 pada 15 16 Mei 2025 di JW Marriot, Jakarta. Bertajuk “Kolaborasi Membangun Ekosistem Digital Indonesia”, forum yang digagas menjadi agenda strategis tahunan ini menghadirkan para pemangku kepentingan dari beraneka ragam sektor, mulai dari pemerintahan, pelaku industri, praktisi hingga akademisi.

Indonesia Digital Forum (IDF) 2025 utamanya mendapatkan apresiasi dan dukungan dari berbagai lembaga pemerintahan yang turut hadir memberikan sambutan, yakni dari Kemenkomdigi RI, Dewan Ekonomi Nasional (DEN), dan Badan Siber Sandi Negara (BSSN). Komjen Pol. A. Rachmad Wibowo, SIK, Wakil Ketua BSSN yang meresmikan Indonesia Digital Forum (IDF) 2025, “Selamat atas penyelenggaraan Indonesia Digital Forum 2025, semoga bisa menghasilkan hal yang produktif agar bisa disampaikan kepada pemerintah. Kedepannya, BSSN juga bersedia untuk menjadi tuan rumah kumpul-kumpul selanjutnya.”

Dunia digital di Indonesia mengalami transformasi yang sangat pesat sehingga menghadirkan peluang besar bagi kemajuan Indonesia. Teknologi baru seperti artificial intelligent, blockchain dan Web3 serta Internet of Things tidak lagi sekedar memperkaya inovasi, tetapi juga secara fundamental mengubah struktur industri dan perilaku masyarakat digital. Peluang tersebut tentunya beriringan juga dengan sejumlah tantangan yang mendasar. Masih rendahnya akses terhadap teknologi di wilayah terpencil menciptakan kesenjangan digital yang signifikan. Infrastruktur yang belum merata, terbatasnya pembiayaan dan minimnya investasi turut memperlambat penetrasi teknologi.

Di sisi lain, ketergantungan pada teknologi asing, kurangnya SDM digital yang mumpuni turut menghambat laju transformasi digital yang seharusnya berjalan secara berkelanjutan. Ditambah lagi dengan persoalan interoperabilitas antar sistem, regulasi yang belum terintegrasi serta lemahnya perlindungan data dan keamanan siber menjadi sebuah tantangan yang perlu difokuskan dan tidak bisa diabaikan.

John Sihar Simanjuntak, Ketua PANDI dalam sambutan pembukanya menyebutkan bahwa literasi digital di Indonesia belum optimal sehingga PANDI juga berupaya untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk meningkatkannya.

Sebagai solusi atas suatu persoalan ekosistem digital, John memberikan contoh, “Penerapan QRIS merupakah salah satu studi kasus keberhasilan pengembangan ekosistem digital. Oleh karenanya, terdapat banyak peluang yang dapat diraih bersama, misalnya dengan penggunaan e.id dan IDCHAIN untuk meningkatkan keamanan data, privasi, dan menjaga kedaulatan digital. Selain itu, juga dengan berpartisipasi dalam pendaftaran New gTLD.”

John juga menekankan, “Indonesia Digital Forum 2025 akan menjadi acara tahunan yang berkelanjutan. Saat ini sudah terdapat berbagai asosiasi yang akan turut bergabung sebagai penyelenggara Indonesia Digital Forum, yakni ASIOTI, MASTEL, AFSI, ASPIMTEL, KORIKA, PERATIN, INTERNET SOCIETY, ASKALSI, DAN APJATEL.”

Sementara itu, Muhammad Arif, Ketua Umum APJII dalam sambutan pembukanya menegaskan urgensi penataan ulang struktur regulasi dan ekosistem digital nasional. “Transformasi digital bukan sekadar mengubah yang analog menjadi digital, tetapi juga harus diiringi dengan penataan ulang ekosistem industri dan peraturan perundangannya,” tegas Arif.

Ia menambahkan bahwa kerangka regulasi saat ini sudah tidak lagi relevan dengan realitas industri digital. “Undang-undang kita masih membagi pelaku industri hanya menjadi penyelenggara jaringan dan jasa. Padahal, saat ini sudah muncul varian pelaku baru yang tidak terdefinisi secara hukum, seperti penyelenggara digital,” ujar Arif.

Ia juga menyoroti ketimpangan beban kewajiban antara pelaku lama dan baru. “Yang menguasai industri hari ini justru tidak memiliki kewajiban apa pun, sementara operator lama masih dibebani tanggung jawab penuh, bahkan ketika terjadi insiden yang bukan berasal dari layanannya,” lanjutnya.

Dalam forum ini, Arif menyerukan agar disusun kerangka kerja bersama yang adil dan inklusif. “Forum ini bukan lagi hanya forum telekomunikasi atau internet, tapi forum digital Indonesia. Mari kita bentuk framework bersama yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan,” tutupnya.

Indonesia Digital Forum (IDF) 2025 lahir karena laju disrupsi teknologi yang kian masif, sehingga muncul kebutuhan yang cukup mendesak untuk menghadirkan ruang diskusi yang bersifat strategis dan mampu menjamah banyak pihak. Hubungan antara asosiasi dengan pemerintah sebagai pembuat kebijakan perlu diperkuat agar dapat bersama-sama menciptakan keselarasan antara arah pengembangan teknologi dan regulasi yang mendukung inovasi dengan tetap mengutamakan. kepentingan publik.

Merza Fachys, Wakil Ketua ATSI dalam sambutan pembukanya menyinggung terkait tentang transparansi sebagai tujuan transformasi digital yang perlu dicapai. “Indonesia Digital Forum 2025 ini diharapkan dapat menghasilkan framework sebagai deliverables yang dapat disampaikan kepada pemerintah. Serta kedepannya dapat melibatkan seluruh pelaku ekosistem digital bukan hanya oleh PANDI, APJII dan ATSI yang pada tahun ini menjadi promotor,” terang Merza.

Indonesia Digital Forum (IDF) 2025 diselenggarakan sebagai salah satu alternatif dalam menjawab kebutuhan tersebut. Forum ini mempertemukan berbagai asosiasi dan pelaku industry digital guna merajut kolaborasi, menyatukan visi dan mendorong sinergi lintas sektor. Melalui diskusi mendalam yang terbangun di dalam forum ini, diharapkan muncul gagasan gagasan segar dan langkah konkret yang dapat memperkuat fondasi ekonomi digital nasional. Selain itu, Indonesia Digital Forum (IDF) 2025 dimaksudkan dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.

Melalui Indonesia Digital Forum (IDF) 2025, berbagai issue dan regulasi dapat diidentifikasi dan dibahas bersama guna mendorong adaptasi kebijakan yang selaras dengan dinamika teknologi. Lebih jauh, kegiatan strategis yang direncanakan menjadi agenda strategis tahunan ini diharapkan dapat membantu mendongkrak Indonesia menuju negara maju yang berdaya saing global, berbasis pada kekuatan teknologi, kolaborasi dan inovasi berkelanjutan serta dapat dengan cepat memperkuat sinergi dalam merespon tantangan digital.

Tentang PANDI

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia (PANDI) adalah organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan domain id di Indonesia. Sebagai bagian dari ekosistem digital nasional, PANDI berkomitmen untuk mendorong adopsi teknologi digital melalui pengelolaan domain yang andal, aman, dan inovatif.

Tentang APJII

Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) adalah organisasi yang lebih dari 1.200 perusahaan penyelenggara jasa internet di Indonesia. Sebagai pelopor dalam pengembangan infrastruktur internet nasional, APJII berperan aktif dalam mendukung konektivitas yang merata dan berkualitas di se Selain itu, APJII juga berkomitmen untuk menyediakan d strategis melalui Survei Internet APJII, yang menjadi referer industri dan pemangku kepentingan dalam pengambilan kep kebijakan digital di Indonesia.

Tentang ATSI

Asosiasi Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) adalah or menaungi perusahaan telekomunikasi di Indonesia, dengan pengembangan industri telekomunikasi dan inovasi digital di Indonesia

Continue Reading

Trending