Connect with us

Metro

Di Bawah Komando H. Odink, Tokoh Multi Etnik di Jakarta Siap Menangkan Ridwan Kamil 1 Putaran di Pilkada Jakarta 2024

Published

on

JAKARTA – Kemenangan Ridwan Kamil dan Suswono (RIDO) untuk memimpin Daerah Khusus (DK) Jakarta Periode 2025-2030 dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak kian didepan mata.

 

Setelah tercatat unggul elektabilitas dari beberapa lembaga survei, potensi kemenangan satu putaran semakin besar menyusul banyak komunitas yang terus memberikan dukungan terhadap paslon nomor urut 1 itu.

 

Adapun keyakinan terhadap kemenangan Ridwan Kamil – Suswono dikatakan H. Zainuddin atau yang karib disapa Haji Odink selaku Ketua Relawan Sahabat Bang Ridwan Kamil. Ada alasan kuat mengapa dirinya yakin paslon RIDO bakal dipercaya untuk memimpin Jakarta, kedepan.

 

Utamanya ialah pengalaman dan kemampuan. Menurut Haji Odink, berbicara tentang hal tersebut, tentu kualitas Ridwan Kamil diyakini sudah teruji melalui sejumlah legacy yang telah dilakukan mantan Gubernur Provinsi Jawa Barat itu.

 

Tak ayal bila Haji Odink yang notabene Ketua Umum Bamus Betawi periode 2013-2018 itu mempercayakan pasangan RIDO untuk memimpin Jakarta menjadi kota global kedepan dalam sebuah deklarasi bersama Tokoh Multi Etnik di Jakarta, pada Kamis (17/10/2024). Keyakinan terus bertambah setelah ia berhasil merangkul 22 multi-etnik yang ada di Jakarta untuk bersama-sama memenangkan pasangan tersebut.

 

Dimana, Jakarta yang dihiasi beragam suku didalamnya turut memberikan pilihan kepada pasangan Ridwan Kamil dan Suswono dalam Pilkada Serentak 2024 yang digelar pada 27 November mendatang. Ada alasan kuat mengapa kesemua etnis bersatu. Tak lain karena mereka sama-sama melihat latar belakang dan rekam jejak berupa kinerja.

 

“Mereka (tokoh Multi-Etnik -red) kan lihat latar belakang orang. Di perbandingkan antara kandidat (nomor urut -red) 1, 2 dan 3 akan terlihat rekam jejak Paslon Nomor 1 lebih memberi harapan baru bagi Jakarta. Dua memang tidak begitu dihitung. Pasangan lainnya belum teruji. Rano (Karno -red) pernah jadi wakil Walikota dan Wakil Gubernur, tapi hampir tidak terlihat prestasinya,” kata Haji Odink.

 

“Sedangkan Ridwan Kamil jadi Wali Kota dua kali, berhasil. Jadi Gubernur berhasil. Kalau dia mencalonkan diri di Jawa Barat, ini menang mutlak. Nah, kenapa dia ditaruh di Jakarta? Jakarta ini akan jadi kota baru. Masa transisi dari DKI ke DKJ. Kota global, kota pusat ekonomi nasional dan ada aglomerasi didalam itu,” tambahnya.

 

“Jadi harus ada orang yang punya pengalaman khusus dan kemampuan profesional yang juga mumpuni untuk membuat kota baru ini menjadi kota maju, setara dengan kota-kota besar di dunia. Nah, orang yang tepat untuk itu hanya RK (Ridwan Kamil -red),” jelas dia menambahkan.

 

Rekam lainnya yang dimiliki RK ialah melalui pembangunan masjid di Qatar, Gaza, kawasan Kuningan Jakarta. Kemudian ada kawasan Kemayoran yang turut dipoles pembangunannya. Rentetan prestasi itu membuat multi etnik yang berada di Jakarta sepakat untuk memenangkan Ridwan Kamil – Suswono menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur DK Jakarta 2025-2030.

 

“Sekarang kurator di IKN. Semua karyanya jelas, pikirannya cerdas, inovasinya juga berpihak betul kepada kehidupan masyarakat. Nah sosok ini yang paling tepat memimpin kota transisi ini menuju Jakarta Baru Jakarta Maju. Artinya sesuai dengan misi ini. Sesuai dengan paradigma ini,” ucap Haji Odink.

 

Seperti dikatakan Haji Odink bahwa saat ini telah terdapat dukungan dari 22 etnik terhadap pasangan Ridwan Kamil dan Suswono. Diantaranya berasal dari beragam etnis di Pulau Sumatera, mulai dari Aceh hingga Lampung.

 

“Kemudian juga ada dari Sumatera Barat, Sulut, Sunda, Jambi, Maluku, Maluku Utara, Bangka Belitung, Kaltim, Jateng, Papua, Makassar, Betawi, Banten, Batak, NTB, Riau, Madura, Aceh, Bali, Lampung, NTT, Bengkulu,” urai dia.

 

Selepas membulatkan tekad untuk memberikan dukungan penuh memenangkan  pasangan RIDO, 22 pemimpin multi etnik yang ada di Jakarta pun akan menggelar deklarasi bersama. “Semua multi etnik yang tinggal di Jakarta ini besok berikrar untuk mendukung kemenangan Ridwan Kamil dan Suswono 1 putaran,” pungkasnya.

Continue Reading

Metro

Eka Lestari Sinaga: PUAN Harus Jadi Rumah Pemberdayaan Ekonomi dan Politik Perempuan

Published

on

By

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Eka Lestari Sinaga, menghadiri pelantikan Ketua Umum DPP PUAN Farah Puteri Nabila, BA., M.Sc., beserta jajaran pengurus periode 2025–2030 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri lebih dari 1.200 kader perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) dari 26 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Lestari Sinaga menegaskan bahwa PUAN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan, baik di bidang ekonomi maupun politik.

“PUAN bukan hanya organisasi sayap. PUAN harus menjadi rumah yang mencetak perempuan mandiri secara finansial sekaligus berdaya secara politik. Jika perempuan kuat secara ekonomi, maka mereka akan lebih berani bersuara, mengambil keputusan, dan memimpin,” ujar Eka usai pelantikan.

Sebagai Wakil Bendahara Umum, Eka menyoroti pentingnya tata kelola keuangan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan langsung oleh kader dan masyarakat.

“Ke depan, bidang bendahara akan mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan riil perempuan di daerah, mulai dari pelatihan literasi keuangan, akses permodalan bagi UMKM perempuan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin kader PUAN dikenal karena kompetensinya dan dihormati karena kemandiriannya,” tegasnya.

Eka juga memberikan apresiasi terhadap visi kepemimpinan Ketua Umum PUAN, Farah Puteri Nabila, yang menekankan pentingnya membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.
“Perempuan tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi membutuhkan kesempatan.

Tugas kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola organisasi dapat menjadi peluang nyata bagi kader di daerah, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga hingga pengusaha perempuan yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2025–2030 turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Fatayat NU, dan Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN untuk memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi perempuan dalam berbagai lini kepemimpinan partai.

“Di PAN, yang mendominasi harus perempuan. Mulai dari tim sukses hingga pengambil kebijakan, perempuan harus berada di garda terdepan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran PUAN sebagai wadah perempuan PAN yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Metro

Sari W Pramono Resmi Dilantik Menjadi Pengurus DPP PUAN Periode 2026–2031, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta – Sari W Pramono resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam acara pelantikan pengurus yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dihadiri jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, kader PUAN dari berbagai daerah, dan sejumlah undangan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PUAN dalam memperkuat konsolidasi organisasi perempuan di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PAN, PUAN terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya perempuan, memperluas partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional.

Sari W Pramono yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan organisasi perempuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dalam kepengurusan DPP PUAN.

“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya siap bekerja bersama seluruh pengurus untuk membesarkan PUAN serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan Indonesia,” ujarnya usai pelantikan.

Menurut Sari, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Karena itu, keberadaan PUAN diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan kepemimpinan, serta berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, PAN melalui PUAN akan terus memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang, berkiprah, dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan di berbagai sektor.

“Perempuan Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa. Saya berharap PUAN dapat menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan mampu melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2026–2031 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke daerah serta menjalankan berbagai program yang fokus pada pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan bergabungnya Sari W Pramono dalam jajaran pengurus DPP PUAN, diharapkan organisasi tersebut semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.
“PUAN Maju, Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera.”

Continue Reading

Metro

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PUAN Periode 2026–2031, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta, 19 Juni 2026 – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi melantik jajaran Pengurus Pusat Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Balai Sarbini, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi sayap perempuan PAN dalam memperkuat konsolidasi dan memperluas peran perempuan di berbagai sektor pembangunan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, anggota legislatif, serta kader PUAN dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial harus terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Karena itu, PUAN harus hadir sebagai organisasi yang mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga berharap kepengurusan PUAN periode 2026–2031 dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi keluarga.

Pelantikan pengurus baru ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengucapan ikrar pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk menjalankan
program-program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PUAN Farah Puteri Nahlia, B. A., M. Sc. yang baru dilantik menyampaikan bahwa organisasi akan fokus pada pengembangan kapasitas perempuan, pendampingan UMKM, pendidikan politik, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, PUAN diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia, sekaligus mendukung visi PAN dalam mewujudkan masyarakat yang adil, maju, dan sejahtera.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta tamu undangan yang hadir sebagai simbol dimulainya masa bakti PUAN periode 2026–2031.

Continue Reading

Trending