Connect with us

nasional

Melalui Program Akselerasi, Rutan Cipinang Bersama PT Natur Palas Indonesia Gelar Bakti Sosial untuk Warga Binaan dan Keluarga

Published

on

Jakarta – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang Bersama PT Natur Palas Indonesia menyelenggarakan kegiatan bakti sosial sebagai bentuk komitmen untuk mendukung kesejahteraan warga binaan dan keluarganya. Acara ini merupakan langkah nyata yang tidak hanya bertujuan untuk meringankan beban sosial dan ekonomi keluarga warga binaan yang terdampak, tetapi juga sebagai implementasi dari 13 Program Akselerasi yang digagas oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (IMIPAS), Jumat (8/11).

 

Kegiatan bakti sosial ini bukan hanya memberikan bantuan material, tetapi juga mencerminkan semangat pemberdayaan dan solidaritas sosial. Pada kesempatan ini, terdapat 50 paket sembako yang disalurkan, dengan rincian 25 paket untuk warga binaan dan 25 paket lainnya untuk keluarga mereka, yang secara simbolis diberikan kepada warga binaan dan keluarga warga binaan.

 

Kepala Divisi Pemasyarakatan, Tony Nainggolan yang turut hadir dalam kegiatan ini mewakili Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham DKI Jakarta, R. Andika Dwi Prasetya memberikan sambutan hangatnya sebagai bentuk apresiasi terhadap inisiatif Rutan Cipinang dalam mendukung kesejahteraan warga binaan. “Kegiatan bakti sosial ini merupakan bukti nyata bahwa kita selalu hadir untuk warga binaan dan keluarga mereka, memberikan mereka kesempatan dan dukungan yang dibutuhkan dalam proses reintegrasi,” ujar Kepala Divisi Pemasyarakatan.

 

Kepala Rutan Kelas I Cipinang, Irwanto Dwi Yhana Putra, turut menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga menjadi wadah bagi keluarga warga binaan untuk lebih terhubung dengan proses reintegrasi sosial yang dijalani oleh anggota keluarga mereka. “Melalui bakti sosial ini, kami ingin menunjukkan dukungan kepada keluarga warga binaan agar mereka merasa lebih dekat dengan proses reintegrasi sosial yang dijalani anggota keluarga mereka,” ujarnya.

 

Kegiatan ini juga selaras dengan tujuan utama Program Akselerasi, yang meliputi peningkatan kesejahteraan warga binaan, memperkuat solidaritas sosial, serta meningkatkan hubungan antara Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan Kanwil Kumham DKI Jakarta dengan masyarakat. Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan mendukung proses pemulihan serta reintegrasi sosial warga binaan secara efektif.

 

Sejumlah warga binaan dan keluarga mereka menyampaikan apresiasi atas kegiatan bakti sosial ini. Sebut saja dia Rahmat, alah seorang warga binaan yang mengungkapkan rasa terima kasihnya dengan mengatakan, “Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Kami merasa diperhatikan dan ini memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.” Hal serupa diungkapkan oleh Ibu Ani, salah satu anggota keluarga warga binaan yang turut hadir, “Saya ucapkan terima kasih kepada Rutan Cipinang. Kegiatan ini sangat membantu dan menunjukkan kepedulian kepada kami yang terdampak. Ini memberikan kekuatan bagi kami untuk terus mendukung keluarga kami yang sedang menjalani pembinaan,” ucapnya dengan penuh haru.

 

Dengan dukungan masyarakat, Rutan Kelas I Cipinang berharap kegiatan bakti sosial ini dapat memperkuat ikatan sosial dan menciptakan kondisi yang kondusif bagi warga binaan dan keluarga mereka.

Continue Reading

nasional

Gerak Cepat, Mendagri Bahas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatra

Published

on

By

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto resmi menugaskan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian sebagai Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Menindaklanjuti itu, Mendagri bergerak cepat menggelar pertemuan dengan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Ketua Satgas Letjen TNI Richard Taruli Horja Tampubolon.

Pertemuan tersebut berlangsung di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Kamis (8/1/2026). Pertemuan ini membahas berbagai perkembangan penanganan bencana banjir dan longsor di wilayah Sumatra. Forum ini juga sebagai upaya untuk memetakan langkah percepatan rehabilitas dan rekonstruksi pascabencana

“Intinya adalah kita membaca atau memetakan situasi saat ini, setelah tanggap darurat beberapa daerah ada yang sudah selesai, ada juga yang masih melanjutkan tanggap darurat untuk 15 hari ke depan,” ujar Mendagri dalam keterangannya kepada media massa usai pertemuan.

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Mendagri menyampaikan, dari 52 kabupaten/kota terdampak di tiga provinsi, sebagian besar daerah telah menunjukkan kemajuan signifikan. Pemulihan ditandai dengan berfungsinya roda pemerintahan daerah, pulihnya konektivitas jalan utama, kembalinya layanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan, serta mulai bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.

Kendati demikian, dirinya menyadari masih terdapat sejumlah daerah yang membutuhkan perhatian khusus agar mampu segera pulih. Di Provinsi Aceh, kata dia, dari 18 kabupaten/kota terdampak, 11 daerah dinyatakan telah berangsur normal, sementara tujuh lainnya masih menjadi fokus penanganan lanjutan. Kondisi serupa juga terjadi di Sumut dan Sumbar. Meski mayoritas daerah terdampak telah memasuki fase pemulihan, tapi beberapa wilayah tertentu di dua provinsi tersebut tetap mendapat perhatian khusus sesuai tingkat dampak bencana.

Mendagri menambahkan, pemerintah terus memastikan pemulihan infrastruktur dasar, khususnya jaringan jalan nasional, provinsi, hingga kabupaten/kota. Hampir seluruh ruas jalan nasional di tiga provinsi tersebut telah kembali terhubung. Sementara perbaikan jalan non-nasional terus dikerjakan secara bertahap oleh Kementerian PU bersama TNI, Polri, dan pemerintah daerah (Pemda).

Pada sektor pelayanan dasar, Mendagri memastikan seluruh rumah sakit umum daerah di kabupaten/kota terdampak telah kembali beroperasi. Pemerintah pusat juga terus mendukung pemulihan fasilitas kesehatan, pendidikan, serta sarana pemerintahan hingga tingkat desa agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

Terkait penanganan pengungsi, Mendagri menekankan pentingnya percepatan pendataan rumah rusak sebagai dasar penyaluran bantuan stimulan perumahan. Pemerintah meminta daerah agar segera menyampaikan data secara bertahap tanpa menunggu seluruh pendataan selesai. “Yang ada dulu dikumpulkan, jadi kita istilahnya datanya data bergelombang, data bertahap,” tegas Mendagri.

Sebagai bagian dari penguatan tata kelola pemulihan, Satgas akan membentuk posko nasional di Jakarta dan Banda Aceh yang berfungsi sebagai pusat koordinasi, pengendalian, dan informasi. Posko tersebut juga akan menjadi media center untuk menyampaikan perkembangan penanganan pascabencana secara berkala kepada publik.

“Kami akan berangkat ke Aceh untuk melakukan rapat koordinasi yang lebih teknis lagi … saya juga nanti akan ke Sumatera Utara dan Sumatera Barat,” jelas Mendagri.

Puspen Kemendagri

Continue Reading

nasional

*Bangun Sinergi, Kepala Rutan Cipinang Sambangi Rutan KPK*

Published

on

By

Jakarta — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Cipinang, I Gusti Lanang Agus Cahyana Putra, bersama Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Cipinang, Alif Akbar Yusuf menyambangi Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (Rutan KPK), Rabu (17/12). Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka perkenalan, silaturahmi, serta penguatan sinergi antar instansi.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala Rutan Cipinang menyampaikan pentingnya membangun komunikasi yang baik dan berkelanjutan antar instansi, khususnya dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berintegritas. Kunjungan ini juga menjadi momentum untuk saling bertukar informasi dan pengalaman terkait pelayanan tahanan serta tata kelola rutan.

Sementara itu, Kepala Seksi Pelayanan Tahanan Rutan Cipinang, Alif Akbar Yusuf, menegaskan bahwa sinergi antarunit kerja merupakan kunci dalam meningkatkan kualitas pelayanan serta menjamin terpenuhinya hak-hak tahanan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Ia berharap, melalui silaturahmi ini, koordinasi dan kerja sama teknis ke depan dapat berjalan lebih efektif.

Melalui kunjungan ini, Rutan Kelas I Cipinang berkomitmen untuk terus memperkuat jejaring kerja sama dengan berbagai pihak sebagai bagian dari upaya mewujudkan layanan pemasyarakatan yang humanis, transparan, dan berorientasi pada peningkatan kinerja kelembagaan. Sinergi yang terjalin diharapkan mampu memberikan dampak positif bagi pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan secara berkelanjutan.

Continue Reading

nasional

Rutan Cipinang Sukseskan Bakti Sosial dan Pengobatan Gratis Hari Bhakti Kemenimipas 2025

Published

on

By

Jakarta – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan ke-1 Tahun 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Jakarta bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jakarta menyelenggarakan kegiatan bakti sosial dan pengobatan gratis bagi warga sekitar,

pada Jumat (14/11). Kegiatan ini menjadi wujud nyata komitmen dua instansi dalam menghadirkan pelayanan yang humanis, inklusif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

Pelaksanaan bakti sosial kali ini mendapat sambutan hangat dari warga, ditandai dengan tingginya antusiasme peserta yang hadir sejak pagi. Selain layanan pengobatan gratis, juga menyalurkan sebanyak 500 paket bantuan yang berisi kebutuhan pokok sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Seluruh rangkaian kegiatan   berlangsung tertib dan penuh kekeluargaan, melibatkan pegawai dari kedua kantor wilayah beserta Jajaran dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) termasuk Rutan Kelas I Cipinang yang turut terjun langsung memberikan pelayanan.

Melalui kegiatan ini, Kemenimipas berharap dapat memperkuat hubungan antara institusi dan masyarakat serta menegaskan bahwa pelayanan publik tidak hanya dilakukan melalui tugas kedinasan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberi manfaat luas. Semangat “Satu Langkah, Satu Semangat, Satu Pengabdian untuk Bangsa” menjadi landasan bagi seluruh jajaran untuk terus menghadirkan kontribusi  positif dan berkelanjutan bagi masyarakat

Continue Reading

Trending