Connect with us

Metro

Halunan Gelar Showcase Album Perdana “Roda Empat” (Nan Kanan)

Published

on

Jakarta – Mengawali perjalanan di bulan pertama tahun 2025 ini, Halunan, unit pop-enerjik yang berasal dari Depok ini mencanangkan perhelatan khusus untuk mengenalkan keseluruhan track dari album debutnya, Roda Empat.

Setelah tiga tahun berkarya, band indie Halunan akhirnya meluncurkan album perdana mereka, “Roda Empat”, di akhir tahun lalu. Album ini hadir sebagai penanda perjalanan musik Halunan dan menjadi “kendaraan” mereka menghantarkan karya-karyanya kepada pendengar.

Sebagai sebuah debut, album ini berisi keunikan dimana irama pop agresif dan nuansa melankolis berpadu. Lirik-liriknya yang penuh makna dan produksi musik yang berkualitas membuat “Roda Empat” mempunyai potensi untuk dinikmati pendengar musik Indonesia.

Pastinya ada perasaan haru dan bahagia karena bisa punya karya album penuh, suatu pencapaian, tapi tentu itu akan jadi bahan bakar lagi untuk menuju ke “album-album selanjutnya,” Ungkap Ragil Pangestu

album yang dirilis dibawah naungan Angin Segar Records ini, juga menyisakan kesan penasaran dari pendengarnya untuk menyaksikannya dalam kemasan performa langsung di atas panggung.

Mengetahui hal ini, Angin Segar sebagai label sigap mengambil keputusan untuk melancarkan perhelatan pertunjukan dalam rangka perayaan perilisan album perdana dari band Halunan, sekaligus sebagai media untuk menjangkau peminat musik baru secara intim.

James Erlangga, selaku produser eksekutif, berpendapat bahwa belakangan ini banyak musisi generasi baru kembali melakukan bentuk promosi seperti yang terjadi pada tahun 90-an, yaitu kembali menjajal panggung ke panggung.

Hal ini juga memberikan keyakinan Halunan lebih mantap lagi untuk melakukan perjalanan musik mereka melewati jajal panggung.

“Halunan menawarkan banyak unsur nostalgia sekaligus penghangat bagi yang rindu musik pop 90-an, keempat rodanya (personil) sudah mantap, tinggal perlu mesin pendorong yang sigap (Angin Segar)” Jelas James Erlangga.

Munadi “Xonad” Alianto, selaku CEO dari Angin Segar Records juga menambahkan, “materi mereka itu cocok sekali dengan pendengar musik generasi sekarang, karena kurang lebih digenerasi kami dulu juga merasakan pengaruh dari musik seperti ini”.

Hal itu ditambahkannya dengan menyebutkan single utama pada album Halunan, “Bahagia” yang ditulis oleh Ragil Pangestu dan menceritakan kegembiraan berbagi rasa dengan kekasih. Meski bergenre pop, namun Halunan berhasil menawarkan kemasan yang berbeda pada musiknya melalui komposisi yang unik seperti yang dapat didengar pada lagu “Bahagia”, “Arogansi”, “Juwita” dan “Senandika” he.

Menyambung ungkapan tersebut, dalam rangka memperkenalkan karya Halunan lebih lanjut lagi, pada tanggal 1 Februari 2025 nanti Halunan akan menyuguhkan sebuah panggung khusus bertema yang akan diadakan di Rumah Studio Sagala, Jl. Ibnu Armah 80, Pangkalan Jati Baru, Cinere.

Gitaris Halunan, Firman, menyatakan bahwa panggung showcase tersebut akan bernuansa intim dan lebih mendahulukan aransemen segar serta pengalaman yang berbeda untuk penonton.

Akan ada juga elemen-elemen berbeda di showcase nanti termasuk keterlibatan beberapa musisi indie dan seniman lainnya seperti Teater Peqho yang tergabung dalam komunitas Sagala untuk menyajikan penampilan yang segar, tambah Khosyinanda, drummer Halunan.

Kami sadar kalau di musik itu ga ada jalan tol, banyak liak-liuk pendakian dan pemandangan yang harus dijalani, tapi itu yang menjadikannya perjalanan seru dan itu semacam jadi filosofi kami menamakan album ini Roda Empat” imbuh Khosyinanda.

“Roda Empat” mengisahkan dinamika kehidupan manusia, dari suka duka hingga berbagai masalah yang sering dihadapi. Musiknya pun beragam, memadukan pop agresif dengan nuansa melankolis yang lembut. Lirik-liriknya, ditulis oleh Ragil (vokalis) menggambarkan realita kehidupan sehari-hari dengan pesan positif dan balutan melodi yang begitu erat dengan nuansa 90-an.

Showcase Halunan diberi tajuk “Nan-Kanan!” yang dimaksud sebagai idiom khas dari “kenek” pengemudi berpenumpang yang berarti “lanjut terus”. Pamerkan Halunan Nan-Kanan! akan berlangsung pada tanggal 1 Februari 2025 di Rumah Studio Sagala, Cinere.

untuk umum dan terbatas tanpa biaya tambahan. Halunan berharap melalui showcase ini, album “Roda Empat” bisa diterima baik oleh banyak orang sekaligus menjadi teman bagi pendengar dalam berbagai situasi perjalanan hidupnya. Dengan 13 lagu yang diproduksi oleh Firmansyah (gitaris), Khosyinanda (drum), Ranelkha (bass) dan Ragil (vokal), “Roda Empat” siap menjadi soundtrack perjalanan hidup.

 

Continue Reading

Metro

Jogja International Kite Festival 2026 Siap Meriahkan Pantai Parangkusumo, Hadirkan Peserta dari 17 Negara

Published

on

By

Yogyakarta – karyapost.com, Langit Pantai Parangkusumo, Yogyakarta, akan dihiasi ribuan layang-layang spektakuler dari berbagai penjuru dunia dalam ajang Jogja International Kite Festival 2026 yang akan diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026. Festival berskala internasional ini menjadi salah satu agenda budaya dan pariwisata yang dinantikan masyarakat serta wisatawan domestik maupun mancanegara.

Kegiatan tersebut akan menghadirkan perwakilan dari 17 negara, didukung oleh 50 klub layang-layang nasional, serta melibatkan sekitar 1.000 peserta siswa dalam pelaksanaan Olimpiade Layang-Layang Nasional pertama di Indonesia. Berbagai bentuk layang-layang unik dan kreatif, mulai dari naga raksasa, satwa laut, hewan eksotis hingga karakter budaya dunia, akan menghiasi langit selatan Yogyakarta.

Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi dan pertunjukan seni layang-layang, tetapi juga menjadi sarana mempererat persahabatan antarbangsa melalui semangat kebersamaan dan perdamaian. Mengusung tema “Kite for Peace, Friendship & Unity”,

kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat hubungan budaya antarnegara sekaligus memperkenalkan kekayaan pariwisata Indonesia kepada dunia internasional.
Selain menjadi daya tarik wisata, pelaksanaan festival ini juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar. Kehadiran ribuan peserta dan pengunjung diperkirakan akan meningkatkan aktivitas sektor UMKM, kuliner, penginapan, transportasi, serta berbagai usaha kreatif lainnya di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya.

Melalui Jogja International Kite Festival 2026, Yogyakarta kembali menegaskan posisinya sebagai kota budaya yang terbuka bagi kolaborasi internasional. Semangat persatuan, kreativitas, dan persahabatan yang terbang bersama layang-layang di langit Parangkusumo menjadi simbol bahwa perbedaan dapat disatukan dalam harmoni untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Perkembangan terbaru terkait dengan jadwal Road To The 11 tahun Annual Jogja internasional kite Festival 2026 yang akan di laksanakan pula di wilayah kabupaten Kulonprogo yang bertempat di lapangan tayuban panjatan tidak bisa di lanjutkan karena terdapat obyek vital yaitu sutet sehingga keputusan panitia adalah melaksanakan relokasi dengan mencari tempat baru sebagai pengganti lokasi kegiatannya yaitu bertempat pada area persawahan di wilayah Kalurahan Banaran Kapanewon Galur dengan titik koordinat : 7’58’04.6″S 110’12’26.1″E .

“Satu Langit , Satu Sahabat dan Satu Budaya” Sebuah pesan yang mengajak seluruh masyarakat dunia untuk terus menjaga perdamaian, mempererat persaudaraan, dan merayakan keberagaman melalui bahasa universal budaya dan kreativitas.              jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

Eka Lestari Sinaga: PUAN Harus Jadi Rumah Pemberdayaan Ekonomi dan Politik Perempuan

Published

on

By

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Eka Lestari Sinaga, menghadiri pelantikan Ketua Umum DPP PUAN Farah Puteri Nabila, BA., M.Sc., beserta jajaran pengurus periode 2025–2030 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri lebih dari 1.200 kader perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) dari 26 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Lestari Sinaga menegaskan bahwa PUAN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan, baik di bidang ekonomi maupun politik.

“PUAN bukan hanya organisasi sayap. PUAN harus menjadi rumah yang mencetak perempuan mandiri secara finansial sekaligus berdaya secara politik. Jika perempuan kuat secara ekonomi, maka mereka akan lebih berani bersuara, mengambil keputusan, dan memimpin,” ujar Eka usai pelantikan.

Sebagai Wakil Bendahara Umum, Eka menyoroti pentingnya tata kelola keuangan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan langsung oleh kader dan masyarakat.

“Ke depan, bidang bendahara akan mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan riil perempuan di daerah, mulai dari pelatihan literasi keuangan, akses permodalan bagi UMKM perempuan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin kader PUAN dikenal karena kompetensinya dan dihormati karena kemandiriannya,” tegasnya.

Eka juga memberikan apresiasi terhadap visi kepemimpinan Ketua Umum PUAN, Farah Puteri Nabila, yang menekankan pentingnya membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.
“Perempuan tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi membutuhkan kesempatan.

Tugas kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola organisasi dapat menjadi peluang nyata bagi kader di daerah, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga hingga pengusaha perempuan yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2025–2030 turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Fatayat NU, dan Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN untuk memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi perempuan dalam berbagai lini kepemimpinan partai.

“Di PAN, yang mendominasi harus perempuan. Mulai dari tim sukses hingga pengambil kebijakan, perempuan harus berada di garda terdepan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran PUAN sebagai wadah perempuan PAN yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Metro

Sari W Pramono Resmi Dilantik Menjadi Pengurus DPP PUAN Periode 2026–2031, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta – Sari W Pramono resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam acara pelantikan pengurus yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dihadiri jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, kader PUAN dari berbagai daerah, dan sejumlah undangan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PUAN dalam memperkuat konsolidasi organisasi perempuan di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PAN, PUAN terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya perempuan, memperluas partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional.

Sari W Pramono yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan organisasi perempuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dalam kepengurusan DPP PUAN.

“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya siap bekerja bersama seluruh pengurus untuk membesarkan PUAN serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan Indonesia,” ujarnya usai pelantikan.

Menurut Sari, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Karena itu, keberadaan PUAN diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan kepemimpinan, serta berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, PAN melalui PUAN akan terus memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang, berkiprah, dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan di berbagai sektor.

“Perempuan Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa. Saya berharap PUAN dapat menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan mampu melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2026–2031 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke daerah serta menjalankan berbagai program yang fokus pada pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan bergabungnya Sari W Pramono dalam jajaran pengurus DPP PUAN, diharapkan organisasi tersebut semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.
“PUAN Maju, Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera.”

Continue Reading

Trending