Connect with us

Metro

Pengukuhan Pengurus Ikatan Keluarga Alumi Fakultas Ekonomi & Bisnis (IKAFEB) Universitas Andalas Periode 2024-2028

Published

on

Jakarta – Ikatan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomi & Bisnis (Ikafeb) Universitas Andalas resmi mengukuhkan pengurus baru periode 2024-2028 dalam sebuah acara yang digelar di Balairung Hotel Horison, Jakarta, Minggu (23/2/2024).

Ketua Umum Pemilihan, Darmansyah, menyampaikan bahwa kepengurusan baru ini diharapkan dapat menyelenggarakan program yang bermanfaat bagi alumni, civitas akademika, serta masyarakat luas.

“Kita ingin pertama, memberikan ruang yang lebih luas kepada para alumni untuk memperoleh pekerjaan dan menyelesaikan pendidikan. Yang kedua adalah, membangun hubungan baik dengan civitas dalam bentuk pemberian beasiswa, yang dalam periode yang lalu kita memberikan besiwa bagi mahasiswa – mahasiswa yang kurang mampu untuk membiayai uang kuliah,” ujar Darmansyah.

Ia juga menekankan pentingnya ajang silaturahmi dalam organisasi ini,” Kita ingin pertama, memberikan ruang yang lebih luas kepada para alumni untuk memperoleh pekerjaan setelah menyelesaikan pendidikan. Yang kedua adalah, membangun hubungan yang baik dengan civitas dalam bentuk pemberian beasiswa, yang dalam periode yang lalu kita memberikan besiwa bagi mahasiswa – mahasiswa yang kurang mampu untuk membiayai uang kuliah.

“Dan yang ketiga tentu ini ajang silaturahmi, dimana dengan berkumpulnya alumni ini proses komunikasi itu bisa berjalan baik, sehingga saling berbagi informasi antara alumni yang sukses dengan alumni yang belum sukses dan bisa saling membuka ruangan satu dengan yang lain,” tutupnya.

Sekretaris Jendral IKA Unand Prof.Dr.Ir Reni Mayerni MS yang mengukuhkan pengurus IKAFEB Unand 2024-2028 menyampaikan Permohonan maaf Ketua Umum IKA Unand Dr. Apt Rustian M.Kes yang sedianya melakukan pengukuhan berhalangan hadir.

Dalam berbagai hal, Reni menyoroti tantangan dalam menjalankan konsolidasi organisasi. “Konsolidasi inklusif menjadi tantangan tersendiri. Kami ingin memastikan para senior tetap bertahan mendukung pengurus baru, sekaligus melibatkan generasi muda agar mereka merasa memiliki dan terlibat dalam organisasi ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa tahun ini akan dilaksanakan Kongres ke-6 DPP Ikafeb Unand. “Kami berharap kongres ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat peran alumni di tingkat nasional. IKA Unand diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai program Himpunan Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni), khususnya dalam bidang ketahanan pangan, energi, dan digitalisasi,” jelas Reni.

Hasil keputusan Susunan Pengurus Ikatan Keluarga Aumni Fakultas Ekonomi & Bisnis (Ikafeb) Universitas Andalas 2024 – 2028,

Ketua Umum
– Darmansyah, SE, MPP, PM

Ketua Harian
– Abdul Mulki, SE, ACII, FIIS, QIP, QRGP

Wakil Ketua :
– I. Hafrizal, SE. Aku
– II. Roni Edrian, DT, SE, MM
– III. Ari Rizaldi, SE, Ak
– IV. Arifmon, SE, MH

Sekretaris Jenderal
– Kombes (P) Dr. Rosmita Rustam, SE, ME

Wakil Sekretaris Jenderal :
– I. Heni Eka Surya, SE
– II. Sandra Firmania, SE, MH
– III. Natalisi Amira, SE
– IV. Sarah Yuliana

Bendahara Umum
– Akhmad Dody Setiawan, SE, MM, CFP

Wakil Bendahara Umum :
– I. Rizki Fernando, SE
– II. Pitarsha Aghusti
– III. Haviz
– IV. Satria Dodoy

Acara pengukuhan ini juga dihadiri oleh jajaran pengurus DPP serta alumni dari berbagai angkatan. Dengan kepengurusan yang baru, Ikafeb Unand berkomitmen untuk semakin memperkuat peran dan kontribusi alumni di berbagai bidang, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa tahun ini akan dilaksanakan Kongres ke-6 DPP ~Ikafeb~ IKA Unand. “Kami berharap kongres ini dapat menjadi momentum penting dalam memperkuat peran alumni di tingkat nasional. IKA Unand diharapkan dapat berkontribusi dalam berbagai program Himpunan Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (Himpuni), terutama dalam bidang ketahanan pangan, energi, dan digitalisasi,” jelas Reni.

Continue Reading

Metro

Eka Lestari Sinaga: PUAN Harus Jadi Rumah Pemberdayaan Ekonomi dan Politik Perempuan

Published

on

By

Jakarta – Wakil Bendahara Umum DPP Perempuan Amanat Nasional (PUAN), Eka Lestari Sinaga, menghadiri pelantikan Ketua Umum DPP PUAN Farah Puteri Nabila, BA., M.Sc., beserta jajaran pengurus periode 2025–2030 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan tersebut dihadiri lebih dari 1.200 kader perempuan Partai Amanat Nasional (PAN) dari 26 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) se-Indonesia. Momentum ini menjadi ajang konsolidasi sekaligus penguatan peran perempuan dalam pembangunan ekonomi, sosial, dan politik nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Eka Lestari Sinaga menegaskan bahwa PUAN memiliki peran strategis sebagai motor penggerak pemberdayaan perempuan, baik di bidang ekonomi maupun politik.

“PUAN bukan hanya organisasi sayap. PUAN harus menjadi rumah yang mencetak perempuan mandiri secara finansial sekaligus berdaya secara politik. Jika perempuan kuat secara ekonomi, maka mereka akan lebih berani bersuara, mengambil keputusan, dan memimpin,” ujar Eka usai pelantikan.

Sebagai Wakil Bendahara Umum, Eka menyoroti pentingnya tata kelola keuangan organisasi yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan organisasi tidak hanya diukur dari besarnya program yang dijalankan, tetapi juga dari dampak yang dirasakan langsung oleh kader dan masyarakat.

“Ke depan, bidang bendahara akan mendorong program-program yang menyentuh kebutuhan riil perempuan di daerah, mulai dari pelatihan literasi keuangan, akses permodalan bagi UMKM perempuan, hingga pendampingan usaha. Kami ingin kader PUAN dikenal karena kompetensinya dan dihormati karena kemandiriannya,” tegasnya.

Eka juga memberikan apresiasi terhadap visi kepemimpinan Ketua Umum PUAN, Farah Puteri Nabila, yang menekankan pentingnya membuka peluang bagi perempuan untuk berkembang dan berkontribusi.
“Perempuan tidak membutuhkan belas kasihan, tetapi membutuhkan kesempatan.

Tugas kami adalah memastikan setiap rupiah yang dikelola organisasi dapat menjadi peluang nyata bagi kader di daerah, mulai dari ibu rumah tangga yang menjadi ‘menteri keuangan’ keluarga hingga pengusaha perempuan yang mampu membuka lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2025–2030 turut dihadiri Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan, Sekretaris Jenderal PAN Eko Hendro Purnomo, Ketua DPP PAN Yandri Susanto, serta perwakilan berbagai organisasi perempuan dari Partai Golkar, PDI Perjuangan, PKS, Fatayat NU, dan Muslimat NU.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan komitmen PAN untuk memberikan ruang dan kesempatan yang luas bagi perempuan dalam berbagai lini kepemimpinan partai.

“Di PAN, yang mendominasi harus perempuan. Mulai dari tim sukses hingga pengambil kebijakan, perempuan harus berada di garda terdepan,” ujarnya.

Pelantikan ini diharapkan menjadi awal penguatan peran PUAN sebagai wadah perempuan PAN yang tidak hanya aktif dalam kegiatan politik, tetapi juga mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, mandiri, dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.

Continue Reading

Metro

Sari W Pramono Resmi Dilantik Menjadi Pengurus DPP PUAN Periode 2026–2031, Siap Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta – Sari W Pramono resmi dilantik sebagai pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam acara pelantikan pengurus yang digelar di Balai Sarbini, Jakarta, Jumat (19/6/2026). Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, serta dihadiri jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, kader PUAN dari berbagai daerah, dan sejumlah undangan.

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi PUAN dalam memperkuat konsolidasi organisasi perempuan di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu organisasi perempuan yang berafiliasi dengan PAN, PUAN terus berkomitmen mendorong peningkatan kualitas sumber daya perempuan, memperluas partisipasi perempuan dalam kehidupan sosial dan politik, serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan nasional.

Sari W Pramono yang selama ini dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, dan pengembangan organisasi perempuan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk bergabung dalam kepengurusan DPP PUAN.

“Ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab. Saya siap bekerja bersama seluruh pengurus untuk membesarkan PUAN serta menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi perempuan Indonesia,” ujarnya usai pelantikan.

Menurut Sari, perempuan memiliki peran strategis dalam membangun keluarga, masyarakat, hingga bangsa. Karena itu, keberadaan PUAN diharapkan dapat menjadi wadah yang mampu meningkatkan kapasitas perempuan melalui pendidikan, pemberdayaan ekonomi, penguatan kepemimpinan, serta berbagai program sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki kontribusi besar dalam pembangunan bangsa. Oleh karena itu, PAN melalui PUAN akan terus memberikan ruang yang luas bagi perempuan untuk berkembang, berkiprah, dan mengambil bagian dalam proses pengambilan keputusan di berbagai sektor.

“Perempuan Indonesia harus menjadi kekuatan utama dalam membangun bangsa. Saya berharap PUAN dapat menjadi organisasi yang aktif, progresif, dan mampu melahirkan perempuan-perempuan pemimpin yang berintegritas serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” katanya.

Pelantikan pengurus DPP PUAN periode 2026–2031 berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan optimisme. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk memperkuat jaringan organisasi hingga ke daerah serta menjalankan berbagai program yang fokus pada pemberdayaan perempuan, penguatan ekonomi keluarga, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dengan bergabungnya Sari W Pramono dalam jajaran pengurus DPP PUAN, diharapkan organisasi tersebut semakin solid dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam memperjuangkan kepentingan perempuan Indonesia sekaligus mendukung pembangunan nasional yang inklusif dan berkeadilan.
“PUAN Maju, Perempuan Berdaya, Indonesia Sejahtera.”

Continue Reading

Metro

Zulkifli Hasan Lantik Pengurus PUAN Periode 2026–2031, Perkuat Peran Perempuan dalam Pembangunan Bangsa

Published

on

By

Jakarta, 19 Juni 2026 – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN), Zulkifli Hasan, secara resmi melantik jajaran Pengurus Pusat Perempuan Amanat Rakyat (PUAN) periode 2026–2031 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat di Balai Sarbini, Jumat (19/6/2026).

Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi organisasi sayap perempuan PAN dalam memperkuat konsolidasi dan memperluas peran perempuan di berbagai sektor pembangunan nasional. Acara tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus PAN, tokoh perempuan, anggota legislatif, serta kader PUAN dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah pembangunan bangsa. Menurutnya, keterlibatan perempuan dalam politik, ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial harus terus diperkuat agar mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Indonesia.

“Perempuan Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi penggerak perubahan. Karena itu, PUAN harus hadir sebagai organisasi yang mampu melahirkan perempuan-perempuan tangguh, berintegritas, dan memiliki kepedulian terhadap masyarakat,” ujar Zulkifli Hasan.

Ia juga berharap kepengurusan PUAN periode 2026–2031 dapat menjadi wadah pemberdayaan perempuan yang mampu menjawab berbagai tantangan zaman, termasuk perkembangan teknologi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan ekonomi keluarga.

Pelantikan pengurus baru ditandai dengan pembacaan surat keputusan dan pengucapan ikrar pengurus yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum PAN. Para pengurus yang dilantik berkomitmen untuk menjalankan
program-program organisasi yang berorientasi pada pemberdayaan perempuan, penguatan keluarga, serta peningkatan partisipasi perempuan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ketua Umum PUAN Farah Puteri Nahlia, B. A., M. Sc. yang baru dilantik menyampaikan bahwa organisasi akan fokus pada pengembangan kapasitas perempuan, pendampingan UMKM, pendidikan politik, serta berbagai kegiatan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Dengan pelantikan ini, PUAN diharapkan semakin solid dan mampu menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi perempuan Indonesia, sekaligus mendukung visi PAN dalam mewujudkan masyarakat yang adil, maju, dan sejahtera.

Acara pelantikan ditutup dengan doa bersama, ramah tamah, dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta tamu undangan yang hadir sebagai simbol dimulainya masa bakti PUAN periode 2026–2031.

Continue Reading

Trending