Connect with us

Metro

KULON PROGO SUKSES MENJADI TUAN RUMAH FESTIVAL DAN LOMBA LAYANG-LAYANG JIKF TAHUN 2026 DENGAN TAJUK ” DARI KULON PROGO UNTUK INDONESIA

Published

on

Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta – Karyapost.com, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo kembali membuktikan komitmennya dalam mengembangkan sektor pariwisata, pelestarian budaya, ekonomi kreatif, serta pemberdayaan masyarakat melalui penyelenggaraan Festival dan Lomba Layang-Layang Internasional Kulon Progo 2026 yang berlangsung pada 4–5 Juli 2026 di kawasan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kalurahan Banaran, Kapanewon Galur.

Festival berskala internasional yang menjadi pembuka rangkaian Jogja International Kite Festival 2026 tersebut berlangsung meriah, aman, dan sukses. Selama dua hari pelaksanaan, lebih dari 15.000 pengunjung memadati lokasi acara untuk menyaksikan ratusan layang-layang tradisional, kreasi, hingga train kite beraneka bentuk, ukuran, dan warna yang menghiasi langit pesisir selatan Kulon Progo.

Ajang ini tidak hanya menjadi tontonan yang menghibur masyarakat, tetapi juga menjadi ruang diplomasi budaya yang mempertemukan para pecinta layang-layang dari berbagai penjuru dunia. Sebanyak 17 negara turut mengirimkan delegasi untuk berpartisipasi, mempererat persahabatan antarbangsa melalui seni, budaya, dan olahraga rekreasi yang menjadi bahasa universal.

Lebih dari sekadar festival, kegiatan ini memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat. Ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memanfaatkan momentum tersebut dengan menghadirkan beragam produk unggulan, mulai dari kuliner khas daerah, kerajinan, fesyen, hingga berbagai hasil usaha kreatif masyarakat lokal.

Berdasarkan estimasi penyelenggara, perputaran uang di sektor UMKM selama penyelenggaraan festival mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Angka tersebut menunjukkan bahwa kegiatan pariwisata berbasis budaya mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus membuka peluang usaha yang lebih luas bagi masyarakat Kulon Progo.

Festival ini juga memberikan ruang bagi para perajin layang-layang lokal untuk memperkenalkan salah satu karya kebanggaan Kulon Progo, yakni layang-layang train naga, yang memiliki nilai seni tinggi dan telah dikenal hingga mancanegara. Kehadiran peserta internasional menjadi kesempatan berharga bagi para perajin untuk memperluas jaringan, bertukar pengalaman, sekaligus memperkenalkan kreativitas masyarakat Kulon Progo kepada dunia.

Salah seorang peserta asal Beirut, Lebanon, Sami, mengungkapkan kekagumannya terhadap masyarakat Kulon Progo.

«”Masyarakatnya sangat ramah, hangat, dan murah senyum. Di era gawai seperti sekarang, menjaga tradisi layang-layang ini sangat penting bagi generasi muda.”»

Pernyataan tersebut menjadi gambaran bahwa keramahan masyarakat Kulon Progo memberikan kesan mendalam bagi para tamu mancanegara sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi nilai budaya dan persaudaraan.

Keberhasilan penyelenggaraan festival merupakan hasil sinergi berbagai pihak, mulai dari Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, panitia penyelenggara, aparat keamanan, tenaga kesehatan, relawan, komunitas layang-layang, pelaku UMKM, media, hingga seluruh masyarakat yang bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, dan kenyamanan selama acara berlangsung.

Tidak hanya itu, festival ini juga menjadi wadah pemberdayaan generasi muda. Puluhan pemuda dari wilayah sekitar turut dilibatkan dalam pengelolaan keamanan lingkungan, pengaturan lalu lintas, serta pelayanan parkir kendaraan roda dua dan roda empat. Keterlibatan mereka tidak hanya membantu kelancaran penyelenggaraan acara, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi serta pengalaman berharga dalam mengelola sebuah event berskala internasional.

Adapun para juara Festival dan Lomba Layang-Layang Internasional Kulon Progo Tahun 2026 adalah sebagai berikut.

Kategori Tradisional

– Juara I: Mandala Berwarna – Club Ronggolawe
– Juara II: Owel – Club Ronggolawe
– Juara III: Wijaya Kusuma – Club PWM Kite

Kategori Kreasi

– Juara I: Kencana Langit – Club PWM Kite
– Juara II: Anoman – Club Mustika Team
– Juara III: Drum – Club PWM Kite

Kategori Train Dewasa

– Juara I: Animasakaa – Independent
– Juara II: Naga Dewangkara – Club Santiko Buwono
– Juara III: Naga Krisna – Club Royal Team

Kategori Train Anak

– Juara I: Nyai Ageng Serang – Club Bolo Srewu Kite
– Juara II: Kaiyang – Club Bolo Dewo
– Juara III: Grasesa – Club Nogo Ruwet Team

Sementara itu, penghargaan Juara Favorit diberikan kepada Pelatuk Kite atas kreativitas, keunikan desain, dan penampilan atraktif yang berhasil memikat perhatian para pengunjung.

Keberhasilan penyelenggaraan Festival dan Lomba Layang-Layang Internasional Kulon Progo 2026 semakin memperkuat posisi Kabupaten Kulon Progo sebagai destinasi unggulan wisata budaya, sport tourism, dan ekonomi kreatif yang mampu menyelenggarakan agenda bertaraf internasional.

Bapak Bupati Kulon Progo  Dr. R. Agung Setyawan S.T M.Sc,M.M dalam sambutannya menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berharap festival ini dapat terus berkembang menjadi agenda tahunan yang semakin berkualitas, menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, meningkatkan investasi di sektor pariwisata, memperluas kesempatan usaha bagi masyarakat, serta menginspirasi generasi muda untuk terus mencintai, melestarikan, dan mengembangkan budaya bangsa.

RM Kukuh Hertriasning Wayah Dalem Sri Sultan HB VIII Pembina JIKF 2026 menyampaikan melalui semangat gotong royong, inovasi, dan pelestarian budaya, Kulon Progo kembali membuktikan bahwa tradisi mampu berjalan selaras dengan kemajuan zaman. Dari langit Kulon Progo, ribuan layang-layang bukan sekadar menghiasi cakrawala, melainkan menjadi simbol persahabatan antar bangsa, penggerak ekonomi rakyat, serta duta budaya Indonesia yang terbang membawa nama baik daerah menuju panggung dunia kemudian beliau menyampaikan terimakasih kepada Pemda kulon Progo, Ketua DPRD Kabupaten Kulon  Progo,Dinas Pariwisata,Dinas Perhubungan, Satpol PP Kulon Progo, Dinas Koperasi dan UMKM, Kepolisian,TNI, Pemerintah Kalurahan Banaran, Panewu Galur , RAPI Kulon Progo , BANSER Kulon Progo, KOKAM Kulon Progo ,PMI Kulon Progo,     Perwakilan DPC IP-KI / Ikatan pendukung kemerdekaan Indonesia Kabupaten Kulon Progo, GMK”2009 ( Generasi Muda Kulon Progo ),Biro Karya Post Daerah istimewa Yogyakarta,Pokdarwis Galur,Desa Wisata Galur sekaligus semua unsur yang sudah ikut berpartisipasi aktif mendukung pelaksanaan event acara tersebut kemudian mengucapkan terimakasih apresiasi kepada Ketum DPP IP-KI Baskara Harimukti Sukarya di jakarta yang ikut memberikan piala kejuaraan JIKF 2026 di kabupaten kulon Progo kemudian menghaturkan terima kasih kepada segenap kehadiran tamu undangan Bapak AKBP Ridho Hidayat S.I.K., M.H Kapolres Kulon Progo,   Bapak Letkol Dyan Niti Sukma Dandim 0731 Kulon Progo,Agus Supriyanto SM Fraksi DPRD kabupaten kulon Progo,Sendy Yulistya Prihandiny Fraksi Gerindra DPRD Kulon Progo,  Sutarman S.STP, M.Eng Kepala Dinas Pariwisata Kulon Progo,Dhani Kurniawan Dinas Perhubungan Kulon Progo,Kepala Satpol PP Kulon Progo,Dinas PU Kabupaten kulon Progo,Dinas Kebudayaan Kulon Progo,Bapak Kapten Ngasiman Danramil Galur, Bapak AKP Agus Winaryo S.H Kapolsek Galur,Panewu Galur,Lurah Banaran,KRT Sarwanto Hadi sesepuh Paguyuban Trah RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa putra kandung dari Pangeran Diponegoro kemudian dari kota Yogyakarta R Wisesa Handaka Ketua PD 12 KB FKPPI DIY (Forum Komunikasi putra dan putri purnawirawan TNI-POLRI) begitu disampaikan kepada awak media Karya Post dari Jakarta.

Jurnalis Budi Legowo Santoso

Continue Reading

Metro

FORMASI Akan Gelar Aksi Jika KPK Tidak Segera Periksa Bupati Gowa Terkait Dugaan Gratifikasi dan Korupsi

Published

on

By

JAKARTA, 19 Juli 2026 – Forum Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (FORMASI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera menindaklanjuti berbagai dugaan yang mencuat dalam proses penyelidikan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Kabupaten Gowa.

Desakan tersebut disampaikan Ketua Umum FORMASI, Jalih Pitoeng, usai bertemu dengan sejumlah aktivis antikorupsi yang terdiri dari Aliansi Mahasiswa Hukum, Lembaga Pemantau Kinerja Pemerintah, serta insan pers Jakarta yang hadir di depan Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta.

Dalam keterangannya, Jalih Pitoeng meminta KPK segera melakukan telaah dan penyelidikan terhadap seluruh dugaan yang berkembang dalam proses Pansus Hak Angket DPRD Gowa.

“Kami meminta KPK segera melakukan penyelidikan, dan pemeriksaan serta langkah hukum sesuai kewenangannya terhadap seluruh dugaan yang berkembang dalam proses Pansus Hak Angket DPRD Gowa.

FORMASI menilai seluruh dugaan yang berkembang dalam forum Pansus perlu ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum dan ketentuan yang berlaku agar masyarakat tahu karena merupakan hak konstitusional mereka.

Selain itu, FORMASI menegaskan akan terus mengawal proses tersebut. Apabila dalam waktu 7 x 24 jam sejak penyampaian laporan desakan ini belum ditindak lanjuti oleh KPK, maka FORMASI berencana menggelar aksi unjuk rasa secara damai di depan Gedung Merah Putih KPK.

“Kami ingin mengembalikan Marwah KPK sebagai pengemban amanat reformasi, dimana KPK dibentuk sebagai jawaban atas amanat TAP MPR No 11 tahun 1998 tentang KKN,” tegas Jalih Pitoeng mengingatkan.

“Jika KPK mengabaikannya, maka kita akan menggelar aksi Akbar di gedung KPK,” ungkap Jalih Pitoeng.

Melalui aksi tersebut, FORMASI menyatakan akan mendesak KPK untuk segera melakukan pemeriksaan terhadap Bupati Gowa Husniah Talenrang.

Continue Reading

Metro

Rina Tambunan Apresiasi Jakarta Prov Oke 2026, Dorong Jakarta Jadi Kota Kolaborasi Bertaraf Dunia

Published

on

By

JAKARTA – Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta sukses menggelar ajang Jakarta Prov Oke 2026, sebuah ruang kolaborasi yang mempertemukan kreativitas lintas generasi dalam upaya memperkuat identitas Jakarta sebagai kota modern, inklusif, dan berdaya saing global.

Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat untuk menampilkan potensi di bidang seni, budaya, olahraga, dan ekonomi kreatif, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang mampu membawa Jakarta sejajar dengan kota-kota besar dunia.

Dalam kesempatan tersebut, perwakilan pelari World Major Marathon, Rina Tambunan, menyampaikan apresiasi atas komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menghadirkan ruang kreatif bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Menurut Rina, kehadiran program seperti Jakarta Prov Oke 2026 menjadi alternatif positif yang dapat mengarahkan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas dibanding menghabiskan waktu pada aktivitas yang kurang produktif.

“Daripada menghabiskan waktu untuk hangout yang kurang bermanfaat, lebih baik kita memaksimalkan media dan ruang yang ada di sini. Program ini sangat baik karena didukung kuat oleh pemerintah dan menjadi wadah yang merangkul semua generasi, termasuk Generasi Z,” ujar Rina.

Rina menilai, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat merupakan kunci utama dalam membangun ekosistem kreatif yang berkelanjutan. Berbagai bentuk ekspresi seni, mulai dari seni lukis, budaya, hingga adaptasi tren global, dinilai memiliki potensi besar apabila mendapatkan dukungan yang memadai.

Ia juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum tersebut dengan terus berinovasi dan berani menghadirkan karya-karya kreatif yang dapat menjadi identitas baru Jakarta.

“Dengan adanya dukungan dari pemerintah, inilah waktunya kita untuk menjadi lebih kreatif dan inisiatif dalam segala hal. Saya sangat berharap Jakarta benar-benar menjadi kota kolaborasi yang modern, yang mendukung penuh upaya kreatif warganya,” katanya.
Bawa Inspirasi World Major Marathon ke Jakarta

Berbekal pengalaman mengikuti sejumlah ajang World Major Marathon, termasuk Tokyo Marathon, Rina mengaku memiliki impian untuk menghadirkan atmosfer penyelenggaraan event kelas dunia di Jakarta.

Menurutnya, Jakarta memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai kota tujuan berbagai kegiatan olahraga, budaya, dan pariwisata internasional apabila didukung dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, komunitas, dan masyarakat.

“Harapan dan impian saya adalah membawa pengalaman luar biasa yang ada di Tokyo untuk diterapkan di sini, di Jakarta. Kita punya potensi besar untuk itu,” ungkapnya.

Melalui penyelenggaraan Jakarta Prov Oke 2026, Dinas Kebudayaan Provinsi DKI Jakarta berharap semangat kolaborasi yang terbangun dapat menjadi pemicu lahirnya berbagai inovasi kreatif serta memperkuat posisi Jakarta sebagai kota global yang maju, berbudaya, dan mampu bersaing di tingkat internasional.

Continue Reading

Metro

Abdul Malik Optimistis PBB Konawe Utara Tambah Kursi pada Pemilu Mendatang, Targetkan Raih 9 Kursi DPRD

Published

on

By

JAKARTA – Partai Bulan Bintang (PBB) Kabupaten Konawe Utara menegaskan optimisme menghadapi kontestasi politik mendatang dengan menargetkan peningkatan perolehan kursi legislatif. Berbekal capaian politik yang konsisten dalam dua pemilu terakhir, PBB Konawe Utara menilai peluang untuk memperkuat posisinya di tingkat kabupaten maupun provinsi semakin terbuka.

Anggota DPRD Kabupaten Konawe Utara dari Partai Bulan Bintang, Abdul Malik, mengatakan bahwa Konawe Utara merupakan salah satu daerah dengan capaian politik terbaik bagi PBB secara nasional. Pada Pemilu 2019 maupun Pemilu 2024, PBB berhasil meraih tujuh kursi di DPRD Kabupaten Konawe Utara dan mempertahankan posisinya sebagai kekuatan politik utama di daerah tersebut.

Selain sukses di legislatif, PBB juga memperoleh kepercayaan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Konawe Utara melalui Bupati Ruksamin yang telah menjabat selama dua periode.

Menurut Abdul Malik, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh kader yang secara konsisten membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.

“Kedepan kami akan semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kekuatan Partai Bulan Bintang ada pada kerja nyata dan komunikasi yang baik dengan rakyat. Insyaallah target kami di Kabupaten Konawe Utara adalah meningkatkan perolehan dari tujuh kursi menjadi sembilan kursi DPRD pada pemilu mendatang,” ujar Abdul Malik.

Ia juga optimistis PBB mampu meningkatkan kekuatan politiknya di tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara. Saat ini PBB memiliki empat kursi di DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara, namun pada pemilu berikutnya partai menargetkan peningkatan perolehan menjadi sedikitnya enam hingga tujuh kursi.

Menurut Abdul Malik, target tersebut realistis apabila seluruh kader terus memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, serta menghadirkan calon-calon legislatif yang memiliki integritas, kapasitas, dan kedekatan dengan konstituen.

Ia menegaskan bahwa momentum Milad ke-28 Partai Bulan Bintang menjadi kesempatan penting untuk mempererat soliditas kader sekaligus menyatukan langkah dalam menyongsong agenda politik mendatang.

“Kami berharap seluruh kader terus menjaga kekompakan dan tetap hadir di tengah masyarakat. Masyarakat membutuhkan figur pemimpin yang bekerja, mendengar aspirasi rakyat, dan mampu memberikan solusi. Itulah semangat yang terus kami bangun di Partai Bulan Bintang,” katanya.

Pernyataan tersebut disampaikan Abdul Malik saat ditemui di sela-sela rangkaian peringatan Milad ke-28 Partai Bulan Bintang yang berlangsung di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (18/7/2026).

Menurutnya, semangat kebersamaan yang dibangun melalui Milad ke-28 PBB diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh kader untuk semakin solid, memperluas basis dukungan masyarakat, serta membawa Partai Bulan Bintang meraih hasil yang lebih baik pada Pemilu 2029.

Continue Reading

Trending