YOGYAKARTA — Karyapost.com Bertempat di Ndalem Benawan, Rotowijayan, Yogyakarta, pemutaran perdana (premiere) film dokumenter Kyai Jala Sutra Mukti sukses digelar pada hari sabtu,Pukul 19.00 wib-selesai (5/9/2026).

Acara yang berlangsung penuh kehangatan ini menjadi sarana refleksi bersama dalam memperkuat tali silaturahmi, kerukunan serta keharmonisan warga lintas kabupaten Daerah istimewa Yogyakarta.

Film dokumenter ini diilhami dari kearifan lokal serta dinamika kehidupan masyarakat di salah satu padukuhan di Ponjong, Gunung kidul Melalui proses dan narasi pembuatan pusaka Kyai Jala Sutra Mukti, karya ini secara visual merekam nilai-nilai luhur kebersamaan, kekompakan dan budaya gotong royong yang masih mengakar kuat di tengah masyarakat.

RM Kukuh Hertriasning Wayah dalem Sri sultan HB VIII menyampaikan bahwa karya dokumenter ini diharapkan tidak sekadar menjadi tontonan visual tetapi juga tuntunan moral untuk membangkitkan kembali semangat kebangsaan.

” Melalui pemutaran film Kyai Jala Sutra Mukti ini kami berharap dapat menumbuhkan kembali semangat nasionalisme kebangsaan mempererat persatuan dan menghidupkan jiwa gotong royong di tengah masyarakat ” ujar Gusti Kukuh Hertriasning dalam sambutannya.

Acara pemutaran perdana ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan tokoh masyarakat lintas wilayah, tampak hadir perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Gunungkidul dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo yang memberikan apresiasi sambutandalam acara tersebut kemudian hadir putra dari Pahlawan Nasional Bung Tomo yakni Bambang Sulistomo yang merupakan Tokoh Nasional sekaligus Penasehat Ormas DPP IP-KI / Ikatan Pendukung Kemerdekaan indonesia dari Jakarta serta perwakilan dari Ormas,Paguyuban, Ponpes maupun Komunitas daerah lainnya.

Kehadiran para tokoh dan perwakilan antar wilayah ini mempertegas pesan utama yang diusung dalam film Kyai Jala Sutra Mukti yakni pentingnya menjaga persatuan dan merawat warisan budaya sebagai perekat bangsa. Seluruh rangkaian acara berlangsung khidmat dan diakhiri dengan sesi ramah tamah antar undangan yang hadir dalam louncing Filem Dokumenter Kyi Jolo Sutra Mukti tersebut.

Jurnalis Budi Legowo Santoso