KULON PROGO – Karyapost.com, Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kulon Progo melangkah konkret dalam menggerakkan ekonomi dan potensi lokal masyarakat. Lewat sarasehan yang digelar di Aula LKSA Aisyiyah Banaran,Galur, Sabtu (9/10/2026).
MPM PDM Kulon Progo resmi menggagas hadirnya Kampung ‘PAK AR’.
Ketua MPM PDM Kulon Progo, R. H. Wakhid PH, menjelaskan bahwa Kalurahan Banaran memiliki modal sosial dan ekonomi yang sangat lengkap.
Selain sarat akan nilai sejarah K.H. Abdul Rozak Fachruddin (Pak AR), Banaran menyimpan potensi besar di sektor UMKM, kuliner, pariwisata, budaya, serta iklim religi dari banyaknya pondok pesantren.
“Inisiasi Kampung PAK AR ini didukung oleh Lazismu sebagai bentuk nyata inovasi pemberdayaan Muhammadiyah.
Kami berangkat dari kekuatan potensi yang ada di masyarakat kemudian Konsep kita adalah pemberdayaan sejati yang dampaknya langsung dirasakan warga ungkap Wakhid disampaikan kepada awak media.
Gagasan visioner ini mendapat respons positif dari Bupati Kulon Progo yang hadir langsung sebagai pembicara kemudian Bupati Kulon Progo mengapresiasi Muhammadiyah yang kini tidak hanya bergerak di bidang pendidikan, kesehatan dan dakwah syiar, tetapi juga terus berinovasi dalam pemberdayaan masyarakat. Pemkab Kulon Progo pun menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan kebijakan.
Dukungan penuh juga mengalir dari Anggota DPD-RI, Ir. Ahmad Syauqi Soeratno kemudian Pihaknya siap mendampingi tim perumus dalam mematangkan konsep Kampung PAK AR, sekaligus menggalang dukungan lintas sektor dari Pemerintah Daerah hingga Pimpinan Pusat Muhammadiyah.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
