JAKARTA – Dewan Pimpinan Daerah Gerakan Cinta Prabowo (DPD GCP) Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sekaligus bersikap kritis terhadap jalannya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga akhir masa jabatan pada 2029.
Ketua DPD GCP Kalimantan Timur Gusti Rusli Irawan mengatakan, sebagai relawan pendukung, pihaknya tetap mengapresiasi berbagai capaian positif pemerintahan selama dua tahun terakhir. Namun, sikap kritis dinilai tetap diperlukan agar pelaksanaan kebijakan dan program pembangunan berjalan sesuai dengan tujuan yang diharapkan masyarakat.
“Kami sebagai relawan pendukung Prabowo akan tetap mengkritisi pemerintahan yang ada, tetapi kita juga tidak bisa menutup mata karena dari dua tahun perjalanan ini banyak hal-hal positif yang sudah terjadi,” ujar Rusli seusai menghadiri Dialog Nasional bertajuk “Refleksi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran” di Museum Perfilman Usmar Ismail, Kuningan, Jakarta, Kamis (22/10/2026).
Rusli menilai, salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian pemerintah adalah penyebaran informasi mengenai program-program yang telah dilaksanakan. Menurut dia, sosialisasi yang lebih luas diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang utuh mengenai kebijakan dan hasil kerja pemerintah.
Ia juga menyoroti dinamika informasi di media sosial yang dinilainya belum berimbang. Kondisi tersebut, menurut Rusli, perlu direspons melalui komunikasi publik yang lebih aktif, terbuka, dan menjangkau berbagai lapisan masyarakat.
“Sekarang ini kan tinggal masalah kuat-kuatan di media sosial, karena yang beredar posisinya kurang imbang. Dari pemerintahan pun sebenarnya kurang untuk menyosialisasikan program-program yang ada. Jadi kami dari GCP akan tetap mengawal pemerintahan Prabowo sampai 2029,” katanya.
Lebih lanjut, Rusli menekankan bahwa upaya membangun Indonesia membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, terlepas dari perbedaan pilihan politik maupun dukungan terhadap pemerintah.
Ia berharap kondisi perekonomian nasional semakin membaik, kehidupan masyarakat berjalan dengan baik, keamanan tetap terjaga, serta penegakan keadilan dapat dirasakan secara luas.
Menurut Rusli, pengawalan terhadap jalannya pemerintahan tidak hanya dimaknai sebagai bentuk dukungan, tetapi juga sebagai upaya memberikan perhatian dan kritik terhadap kebijakan yang dinilai perlu diperbaiki.
“Harapan kita semua, walaupun kita bukan pendukung Prabowo atau pendukung Prabowo, kita berharap ekonomi kita tetap membaik, kehidupan lancar, keamanan lancar, keadilan, semuanya. Jadi harapan kita ya memang kita kawal pemerintahan ini dengan baik,” pungkasnya.
Melalui komitmen tersebut, DPD GCP Kalimantan Timur menyatakan akan terus memantau jalannya pemerintahan hingga 2029, dengan tetap memberikan perhatian terhadap capaian, pelaksanaan program, serta berbagai hal yang dinilai perlu menjadi bahan evaluasi.
