Connect with us

Uncategorized

Bappeda dan Litbangda Kota Bekasi Gelar Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kota Bekasi Tahun 2025

Published

on

Kota Bekasi, 7 Maret 2024 – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda dan Litbangda) Kota Bekasi mengadakan Musrenbang Dalam Rangka Penyusunan RKPD Kota Bekasi Tahun 2025 dengan tema “Penguatan Kualitas Manusia Melalui Pembangunan Pendidikan, Kesehatan, dan Ketahanan Keluarga yang Inklusif dan Merata”. Acara dilaksanakan di Patriot Hall Hotel Santika Kota Bekasi pada hari Kamis, 7 Maret 2024.

 

Drs. Dinar Faizal Badar sebagai Kepala Bappelitbangda Kota Bekasi menjelaskan bahwa pertama latar belakang bahwa Musrenbang ini ada dua hal yang pertama tentunya adalah langkah kita dalam melaksanakan amanat peraturan perundang-undangan dalam rangka tertib perencanaan dan penyusunan APBD yang dilaksanakan di Pemerintahan Kota Bekasi.

 

Yang kedua tentunya sebagai ajang kita untuk mencari dan menemukan bersama-sama bagaimana apa yang menjadi tujuan sesuai dengan RKPD yang dirancang dan kekinian sesuai dengan dinamika yang terjadi di wilayah dan sosial masyarakat sehingga urusan ini bagian yang tidak terpisahkan dalam rangka penyesuaian RKPD.

 

Terkait waktu dan tempat sudah bertahun-tahun Kota Bekasi melakukan RKPD atau Musrenbang selalu 1 hari. Back to basic kita menyelenggarakan 2 hari kembali karena kita ingin intens sebelumnya dengan para pemangku kepentingan. Dengan OPD kita sudah 2 hari melakukan Musrenbang dalam rangka penyusunan RKPD untuk APBD 2025.

 

Kemarin kita laksanakan sampai hari ini di Hotel Santika Kota Bekasi. Adapun sebagai peserta kita menggunakan dua cara. Yang pertama hadir langsung maupun zoom. Jadi kita hybrid maka hari ini tidak dihadirkan terlalu banyak tidak seperti tahun sebelumnya. Kita melakukan 2 metode supaya ruangnya tidak terlalu penuh. Narasumber ada 2, yang pertama dari Bappenas dan juga Bappeda Jawa Barat.

 

Inovasi dimasukkan dalam Musrenbang Kota Bekasi hari ini karena kedepan indeks inovasi ini menjadi penilaian yang utuh. Sekarang di Nasional dan juga Provinsi Jawa Barat kami laporkan kepada Pak Walikota dan para hadirin guna menjadi Indikator Kerja Utama (IKU).

 

Kota Bekasi belum baru dalam RKPD dan RPJ belum. Mudah-mudahan dalam pembahasan RPJMD Tekno terakhir agenda disusun apa yang kita sepakati bersama kedepan inovasi ini menjadi salah satu indeks pengukuran yang harus di IKU terkait kinerja Pemerintah Kota Bekasi. Selanjutnya dasar hukum Musrenbang juga tentunya sama di semua tempat ada aturan yang berlaku baik di Pusat maupun di Pemkot Bekasi.

 

Kota Bekasi ini seluruh wilayanya tidak ada yang berubah baik itu Kecamatan, Kelurahan, maupun RT/RW. Kalau RT/RW ada pemecahan ada juga moratorium terkait dengan proses pemilihan di tingkat legislatif maupun Presiden. Dinamika perubahan RT/RW sesuai dengan kebutuhan yang ada di Kota Bekasi. Terkait Demografi penduduk Kota Bekasi tahun 2023 tercatat 2.614.847 Jiwa. Proyeksi tahun 2025 meningkat minimal 20 ribu di satu atau dua tahun yang akan datang.

 

Aspek kesejahteraan salah satu yang di input dari pertumbuhan PDRB. Kita rata-rata trennya ketika covid memang turun terutama di tahun 2020 tapi rebound kembali dalam waktu yang tidak lama. Tiap tahun kita bisa rebound lagi.

 

Mudah-mudah bisa meningkat lagi PDRB dari angka konstan. Terkait inflasi Kota Bekasi kalau kita ukur year on year kita masih di angka 3 koma walaupun kita kemarin ada peningkatan. Tetapi yang kita tampilkan pertahun, Alhamdulillah kita bisa menekan laju inflasi. Inflasi secara rata-rata Kota Bekasi dibandingkan dengan berbagai daerah lumayan kita ada di tingkat tengah. Mudah-mudahan kita bisa seperti Kota Bandung paling rendah untuk tingkat inflasinya.

 

GINI kita memang relatif angkanya masi di angka 0,4 dan ini mudah-mudahan kesenjangan ini kita dapat turunkan seperti tahun-tahun dekade yang lama diangka yang lebih kecil lagi. Terkait kemiskinan ini menjadi salah satu fokus terhadap 10 arahan Presiden selain inflasi salah satunya adalah kemiskinan ini.

 

Tahun 2023 angkanya 4,1% ini masih dibawah target, target kita 4,01% masih kekurangan 0,09%. Fokus agar kemiskinan ini dapat ditekan. Untuk IPM Kota Bekasi Alhamdulillah relatif baik Kabupaten/Kota yang lain tertinggi nomor 2 di Jawa Barat, Angka Harapan Hidup tertinggi di Jawa Barat, Rata-rata lama sekolah tertinggi kedua setelah Kota Depok, Harapan lama sekolah tertinggi ke 4 dan Pengeluaran perkapita tertinggi kedua setelah Kota Bandung.

 

Target Indikator Makro Kota Bekasi tahun 2025 yaitu:

 

Indeks Pembangunan Manusia

2024=83,41

2025=83,78

Indeks GINI

2024=0,395

2025=0,385

Laju inflasi

2024=3,05±1%

2025=3,08±1%

Laju pertumbuhan ekonomi

2024=2,70-5,17%

2025=2,75-5,12%

Laju pertumbuhan penduduk

2024=1,08%

2025=1,07%

Tingkat pengangguran

2024=8,55%

2025=8,42%

Angka Kemiskinan

2024=4,5%

2025=4,4%

PDRB perkapita

2024=116.620.000

2025=121.697.000

 

Evaluasi program berdasarkan RPJMD yang berakhir Tahun 2023. Ada 33 program yang ketercapaian diatas 100%. Ada 45 program yang ketercapaian 100% dan 38 program ketercapaiannya dibawah 100%. Jadi ada 116 program RPJMD sebelumnya. Tahapan pelaksanaan dan perencanaan pembangunan atau RKPD saat ini untuk 2025.

 

Krusialnya masa berakhir jabatan DPRD di bulan Agustus. Kita sampaikan pembahasan ini kepada DPRD sebelum habis masa jabatan agar bisa menjadi fokus DPRD Kota Bekasi.

 

Tentu ada hal yang kita lalui dan perbaiki bersama sesuai kebijakan pemerintah pusat maupun Pemprov Jawa Barat. Ada isu pembangunan terkait kesehatan dan pendidikan.

 

Tantangan pembangunan yaitu pendidikan yaitu optimalisasi kualitas dan aksesibilitas pelayanan pendidikan. Kesehatan Alhamdulillah PR kita di 2024 ini sudah 55 tinggal kurang 1 lagi di Jatiwaringin kesulitan untuk mencari tempat pembangunan Puskesmas. Pencapaian new zero stunting, kualitas pelayanan kesehatan, optimalisasi imunisasi dasar lengkap dan penanganan penyakit tropis terabaikan. Masih tingginya/luas sebaran titik banjir (53 titik banjir).

 

Masih rendahnya RTH. Ketahanan pangan dan ekonomi keluarga, peningkatan urban farming, penyediaan lapangan kerja. Pengelolaan sampah dan indeks kualitas Lingkungan Hidup. Kualitas layanan air minum dan sanitasi, penanganan kawasan kumuh. Layanan pemadam kebakaran dan penanganan bencana. Pengentasan kemiskinan, PPKS dan PSKS.

 

Isu besar pembangunan Kota Bekasi Tahun 2025. Penyusunan RPJMD Tahun 2025-2029 dan pelaksanaan RPJPD tahun 2025-2029 periode ke 1. Penyelarasan dengan Visi Misi Kepala Daerah Terpilih. Proporsi pendapatan daerah UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah dan Daerah. Perubahan arah kebijakan sektor kesehatan UU No. 17 Tahun 2023 tentang kesehatan.

 

Arah kebijakan pembangunan Kota Bekasi RPD Tahun 2024-2026.

 

1. Penguatan Fungsi Pemerintah Melalui Reformasi Birokrasi dan Transformasi Layanan Berbasis Digital.

2. Penguatan Kualitas manusia melalui pembangunan pendidikan dan kesehatan yang inklusif dan merata

3. Penguatan ketahanan keluarga

4. Peningkatan ketahanan Kota

5. Peningkatan kekuatan dan kemantapan perekonomian kota.

 

Terkait inovasi di Kota Bekasi dalam 3 atau 4 tahun selalu ada di 10 besar. Indeks inovasi daerah tahun 2023 yaitu peringkat 3 dari 93 Kota se-Indonesia. 360 Inovasi yang dilaporkan perangkat daerah pada sidikjaribekasikota.go.id serta 135 inovasi unggulan.

Continue Reading

Uncategorized

HUT RS ASM ke-14, Optimis Tingkatkan Kualitas Unggul Layanan Rumah Sakit

Published

on

By

Jakarta, Rumah Sakit Ali Sibroh Malisi (RS ASM) merayakan hari jadinya yang ke-14 dengan penuh rasa syukur dan optimisme untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat, Sabtu (13/6/2026).
Dengan mengusung tema “Kuat Bersinergi Unggul Melayani, Menguatkan Internal & Kolaborasi Eksternal untuk Pelayanan Berkualitas”.

Momentum ini sekaligus menjadi ajang refleksi atas perjalanan panjang RS ASM, dalam memberikan layanan kesehatan, khususnya bagi warga Jakarta Selatan dan sekitarnya.
Dalam sambutannya, pendiri RS ASM, yakni dr Ali Sibroh Malisi, mengungkapkan rasa bangga dan bahagia melihat perkembangan rumah sakit miliknya yang terus tumbuh hingga saat ini.
Namun, menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari jasa dan doa kedua orang tua yang menjadi inspirasi utama dalam perjalanan hidupnya.
Ia, mengenang kisah sang ayah yang pernah mengalami sakit usus buntu, pada masa ketika fasilitas kesehatan masih sangat terbatas. Saat itu, ayahnya harus menempuh perjalanan panjang menuju rumah sakit menggunakan tandu untuk mendapatkan penanganan medis.
“Pengalaman itu menjadi pelajaran berharga bagi keluarga kami. Di masa lalu, akses pelayanan kesehatan tidak semudah sekarang. Dari situlah muncul harapan agar masyarakat dapat memperoleh layanan kesehatan yang lebih dekat dan lebih mudah dijangkau,” ujarnya.
Menurutnya, berdirinya RS Ali Sibroh Malisi merupakan bagian dari ikhtiar untuk menghadirkan manfaat bagi masyarakat sekaligus menjadi bentuk penghormatan kepada jasa orang tua.
Pada kesempatan tersebut, ia, juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur RS ASM, dr. Eduardo, beserta seluruh tenaga kesehatan dan karyawan yang telah bekerja keras mengembangkan rumah sakit selama 14 tahun terakhir.
Ia mengakui bahwa setiap rumah sakit, baik tipe A, B, C maupun D, pasti memiliki tantangan dan kekurangan. Namun, hal itu tidak boleh mengurangi semangat untuk terus melakukan perbaikan demi meningkatkan mutu pelayanan.
“Kita mungkin belum sempurna, tetapi yang terpenting adalah bagaimana pelayanan kepada masyarakat terus menjadi lebih baik dari waktu ke waktu,” katanya.
Sebagai landasan pelayanan, RS ASM terus mengusung motto “Ramah, Cepat, Tepat, Ikhlas”.
Menurutnya, nilai ramah dan ikhlas mencerminkan budaya pelayanan, sementara cepat dan tepat merupakan bentuk profesionalisme yang harus dimiliki seluruh tenaga kesehatan.
“Perpaduan antara budaya dan profesionalisme itulah yang menjadi kekuatan rumah sakit ini. Melayani dengan santun, penuh empati, dan profesional harus menjadi pedoman bersama,” tuturnya.
Ia, juga mengapresiasi berbagai tokoh dan pemangku kepentingan yang selama ini mendukung pengembangan layanan kesehatan di Jakarta Selatan.
Salah satu yang mendapat perhatian khusus adalah Bapak Fauzi Bowo, Gubernur DKI Jakarta periode 2007-2012, yang dinilainya memiliki kontribusi besar melalui pembangunan RSUD Pasar Minggu sebagai fasilitas kesehatan penting bagi masyarakat Jakarta Selatan.
Selain itu, ia menyoroti tantangan pelayanan kesehatan di tengah tingginya jumlah pasien peserta BPJS Kesehatan yang saat ini mencapai sekitar 90 persen dari total pasien yang dilayani rumah sakit.
Menurutnya, efisiensi dan pengelolaan rumah sakit yang baik harus terus dilakukan tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Jangan sampai kendala administratif atau pembiayaan mengganggu pelayanan kepada pasien.
“Apa pun kondisinya, pelayanan harus tetap menjadi prioritas utama,” tegasnya.
Ia, mengingatkan pentingnya nilai kepedulian terhadap sesama sebagaimana yang terkandung dalam Al-Qur’an, Surah Al-Ma’idah ayat 32.
Menurutnya, membantu orang yang sedang sakit bukan hanya memberikan manfaat bagi pasien, tetapi juga bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Ketika kita peduli kepada sesama, kita juga sedang membantu keluarga dan masyarakat. Karena itu, semangat melayani harus terus kita jaga dan tingkatkan,” ujarnya.
Melalui peringatan HUT ke-14 ini, RS Ali Sibroh Malisi menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, humanis, dan profesional dengan berpegang teguh pada nilai-nilai “Ramah, Cepat, Tepat, Ikhlas” demi mewujudkan layanan kesehatan yang semakin baik bagi masyarakat

Continue Reading

Uncategorized

Syrilus Fensi Harma Antang : Program Bantu Rakyat Pilah Sampah Jadi Jalan PAN Dekat dengan Masyarakat Manggarai Timur

Published

on

By

Jakarta – Anggota DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), dari Fraksi PAN, Syrilus Fensi Harma Antang , menghadiri Workshop Partai Amanat Nasional (PAN) bertajuk “Bantu Rakyat Pilah Sampah” yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, pada 7–9 Juni 2026.

Bagi Syrilus Fensi Harma Antang, kehadirannya dalam kegiatan yang digelar DPP PAN tersebut merupakan sebuah kebanggaan sekaligus amanah untuk membawa manfaat bagi masyarakat di daerah. Menurutnya, workshop ini tidak hanya memperkenalkan program unggulan PAN kepada masyarakat, tetapi juga memperkuat kesamaan visi dan semangat seluruh kader.

“Ini menjadi kebanggaan bagi kami kader daerah yang diundang langsung oleh DPP PAN. Workshop ini bertujuan agar masyarakat semakin mengenal PAN, sekaligus menyatukan cita-cita besar seluruh kader.

Kami mendapatkan empat prinsip dasar mengenai pengelolaan dan pemilahan sampah agar gerakan ini dapat berjalan hingga ke kampung-kampung di Manggarai Timur,” ujar
Syrilus Fensi Harma Antang.

Ia menjelaskan, sebagai daerah yang didominasi wilayah pegunungan dan sektor pertanian, Manggarai Timur memiliki tantangan tersendiri dalam pengelolaan sampah. Sampah organik yang berasal dari aktivitas rumah tangga dan pertanian perlu diolah secara tepat agar tidak mencemari lingkungan.

“Banyak sampah organik yang sebenarnya bisa dimanfaatkan kembali. Jangan sampai dibuang begitu saja ke sungai atau lahan pertanian. Ilmu yang kami peroleh dari workshop ini akan menjadi bekal untuk mengedukasi masyarakat dan kader PAN di daerah,” katanya.

Selain membahas isu lingkungan, Vency juga menyinggung target politik PAN di Manggarai Timur. Saat ini PAN memiliki empat kursi di DPRD Kabupaten Manggarai Timur. Ke depan, partainya menargetkan peningkatan perolehan kursi menjadi enam serta kembali meraih posisi Ketua DPRD.

Menurutnya, pencapaian tersebut hanya dapat diraih melalui kerja nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Rakyat akan memberikan kepercayaan apabila mereka mengenal dan merasakan manfaat dari kerja kita. Melalui program Bantu Rakyat Pilah Sampah, PAN hadir secara nyata di tengah masyarakat. Kami berharap publikasi kegiatan ini semakin memperkenalkan figur-figur PAN yang siap berjuang untuk rakyat pada pemilu mendatang,” tambahnya.

Workshop Bantu Rakyat Pilah Sampah menjadi wadah bagi kader PAN dari seluruh Indonesia untuk memperkuat sinergi dan komitmen dalam menjalankan program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Dari Jakarta, Syrilus Fensi Harma Antang
membawa semangat baru untuk Manggarai Timur, yakni mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, kader yang semakin solid, serta pelayanan yang lebih nyata bagi rakyat.

Continue Reading

Uncategorized

HUT ke-18 KAI, Dr. Surya Wahyu Danil Tegaskan Komitmen KAI Jaga Independensi dan Kawal Reformasi Hukum Nasional

Published

on

By

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Sumatera Utara, Dr. Surya Wahyu Danil, S.H., M.H., menegaskan bahwa Kongres Advokat Indonesia (KAI) akan terus menjaga independensi organisasi serta konsisten berperan aktif dalam mendorong pembangunan hukum nasional yang progresif, berkeadilan, dan berintegritas.

Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Surya Wahyu Danil kepada awak media di sela-sela rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kongres Advokat Indonesia (KAI) yang dirangkaikan dengan Kongres Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KAI 2026 di Jakarta Pusat, pada 30–31 Mei 2026.

Kegiatan nasional tersebut berlangsung di bawah kepemimpinan Presiden KAI, Adv. Dr. Nasrullah Nawawi, S.H., M.M., dan menjadi momentum konsolidasi organisasi advokat dari berbagai daerah untuk memperkuat profesionalisme, integritas, serta peran strategis advokat dalam pembangunan hukum nasional.

Menurut Dr. Surya Wahyu Danil, perjalanan KAI selama 18 tahun merupakan bukti nyata komitmen organisasi dalam menjaga cita-cita para pendiri, khususnya almarhum Prof. Adnan Buyung Nasution, yang menginginkan lahirnya organisasi advokat yang profesional, independen, dan berintegritas dalam mengawal penegakan hukum di Indonesia.

“Kongres Advokat Indonesia hingga saat ini tetap konsisten menjaga semangat perjuangan yang telah dicetuskan para pendiri. Salah satu ciri khas organisasi ini adalah konsistensi dalam menjalankan aturan organisasi, termasuk periodesasi kepemimpinan yang diatur secara jelas dalam anggaran dasar sehingga regenerasi organisasi dapat berjalan dengan baik,” ujar Surya.

Ia menjelaskan bahwa nilai-nilai etika, adab organisasi, dan profesionalisme selalu menjadi fondasi utama KAI dalam menjalankan roda organisasi. Selain itu, KAI juga aktif memberikan kontribusi terhadap perkembangan hukum nasional melalui berbagai gagasan, rekomendasi, serta masukan terhadap pembaruan regulasi dan kebijakan hukum di Indonesia.

Dr. Surya Wahyu Danil menegaskan bahwa KAI merupakan organisasi advokat yang lahir dari semangat independensi dan hingga kini tetap berdiri sebagai organisasi yang mandiri, bebas dari intervensi kekuasaan maupun kepentingan politik tertentu.

“Kami tegaskan bahwa KAI adalah organisasi yang independen. Tidak ada intervensi kekuasaan dalam menentukan sikap organisasi. Advokat harus tetap bebas dan objektif dalam memberikan pendapat hukum, membela kepentingan masyarakat, serta mengawal kebijakan publik tanpa adanya kepentingan tertentu,” tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mendorong percepatan pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang Advokat yang saat ini masih berada dalam proses legislasi di DPR RI. Menurutnya, keberadaan undang-undang yang lebih komprehensif sangat diperlukan untuk memperkuat profesi advokat sekaligus memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.

Selain itu, KAI juga mengusulkan pembaruan kode etik advokat secara menyeluruh agar mampu menjawab tantangan profesi hukum di era modern yang terus berkembang.

“Kami mendorong agar Undang-Undang Advokat segera disahkan dan kode etik advokat diperbarui secara komprehensif. Hal ini penting untuk menjaga marwah profesi sekaligus memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan tugas advokat,” katanya.

Lebih lanjut, Surya berharap seluruh pemangku kepentingan penegakan hukum, mulai dari advokat, kepolisian, kejaksaan, pengadilan hingga lembaga pemasyarakatan, dapat memiliki persepsi dan komitmen yang sama dalam mewujudkan sistem hukum yang berkeadilan dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Menurutnya, hukum tidak boleh hanya menjadi slogan, tetapi harus benar-benar menghadirkan rasa aman, kepastian, dan keadilan bagi masyarakat.

“Keadilan harus benar-benar dirasakan masyarakat. Hukum tidak boleh menjadi alat yang menimbulkan ketakutan atau kesan diskriminatif. Semua pihak harus bersatu membangun sistem hukum yang memberikan rasa aman, nyaman, dan kepastian bagi rakyat Indonesia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Dr. Surya Wahyu Danil juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden KAI, Adv. Dr. Nasrullah Nawawi, S.H., M.M., beserta seluruh jajaran pengurus pusat yang dinilai berhasil menjaga soliditas organisasi sekaligus memperkuat peran advokat dalam menghadapi berbagai tantangan hukum di tingkat nasional.

Menutup keterangannya, Surya berharap Kongres Advokat Indonesia tetap menjadi organisasi yang konsisten mengawal reformasi hukum nasional, menjaga independensi profesi advokat, serta memperjuangkan tegaknya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Peringatan HUT ke-18 KAI, Kongres Nasional, dan Rakernas KAI 2026 pun menjadi momentum strategis bagi para advokat dari seluruh Indonesia untuk memperkuat konsolidasi organisasi, meningkatkan profesionalisme, serta memperkokoh komitmen dalam mendukung pembangunan hukum nasional yang berkeadilan, modern, dan berintegritas.

Continue Reading

Trending