Karyapost.com – Dalam upaya mempererat tali silaturahmi serta memperkuat sinergi antara tokoh agama dan pemerintah, Panitia Syawalan Kebangsaan melakukan kunjungan resmi ke Kantor Walikota Yogyakarta pada Rabu, 1 April 2026.
Rombongan panitia disambut langsung oleh Walikota Yogyakarta, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), dalam suasana penuh kehangatan, kekeluargaan, dan semangat kebersamaan. Pertemuan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun komunikasi yang konstruktif demi kemaslahatan masyarakat luas.
Kunjungan ini dipimpin oleh Al Ust. Al Habib Nuha Assegaf bersama jajaran panitia yang terdiri dari Ust. Sarwono, Ust. Daldiri, Ust. Jaelani, Ust. Romadhon, Ust. Ulil Albab,
Ust. Suradji, Ust. Jibril, dan Ust. Siswanto.
Kehadiran para tokoh ini mencerminkan semangat kebersamaan lintas elemen dalam menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.
Dalam audiensi tersebut.
Panitia Syawalan Kebangsaan menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan sekaligus memaparkan rencana pelaksanaan Syawalan Kebangsaan Bregodo Bapak Tilas Jenderal Sudirman yang akan digelar pada tanggal 12 April 2026.
Kegiatan tersebut direncanakan berlangsung di Masjid Gedhe Kauman yang berada di kawasan Keraton Yogyakarta, sebuah lokasi bersejarah yang sarat dengan nilai religius dan budaya.
Syawalan Kebangsaan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat persatuan bangsa, serta menanamkan kembali semangat perjuangan dan keteladanan Jenderal Sudirman sebagai salah satu tokoh besar bangsa Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Walikota Yogyakarta menyampaikan apresiasi yang tinggi atas inisiatif Panitia Syawalan Kebangsaan.
Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi bagian dari tradisi keagamaan pasca Idul Fitri, tetapi juga memiliki nilai strategis dalam memperkuat harmoni sosial dan kebangsaan di tengah masyarakat.
“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi dan kebersamaan antara ulama dan umara.
Kami menyambut baik rencana kegiatan Syawalan Kebangsaan dan berharap dapat berjalan dengan lancar serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Walikota.
Lebih lanjut, dr. H. Hasto Wardoyo, Sp.OG(K), juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai gotong royong, toleransi, dan persatuan dalam kehidupan bermasyarakat, khususnya di Kota Yogyakarta yang dikenal sebagai kota budaya dan kota pelajar.
Audiensi berlangsung dalam suasana dialogis dan penuh keakraban, di mana kedua belah pihak saling bertukar gagasan, pandangan, serta harapan ke depan.
Panitia juga berharap adanya dukungan dari Pemerintah Kota Yogyakarta agar kegiatan Syawalan Kebangsaan dapat terselenggara dengan baik dan memberikan dampak positif yang luas.
Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol kuatnya hubungan antara tokoh agama dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sosial, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta membangun peradaban masyarakat yang berlandaskan akhlak, budaya, dan semangat kebangsaan.
Dengan adanya sinergi yang terjalin melalui silaturahmi ini, diharapkan Syawalan Kebangsaan yang akan digelar pada 12 April 2026 mendatang dapat menjadi agenda yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
Jurnalis Firmanda Dedi Wibowo
