LENDAH — Karyapost.com Komitmen Pondok Pesantren Darussalam Lendah dalam membangun kemandirian ekonomi santri terus membuahkan hasil nyata. Di bawah bimbingan pengasuh pondok Kyai Toha Sulhan S.Ag untuk unit usaha pengolahan thiwul instan yang dikelola oleh ratusan santrinya di Kapanewon Lendah ini makin berkembang pesat hingga berhasil menembus pasar antar kota.
Usaha yang berawal dari pemanfaatan potensi pangan lokal ini tercatat telah berjalan lebih dari lima tahun. Seiring berjalannya waktu, produk thiwul yang dulunya diproduksi secara sederhana kini telah menggunakan kemasan modern yang menarik, higienis serta siap jual untuk jangkauan pasar yang lebih luas.
Pengasuh Ponpes Darussalam Lendah Kyai Toha Sulhan S.Ag, mengungkapkan bahwa pengembangan usaha ini bertujuan untuk membekali ratusan santrinya dengan keterampilan berwirausaha (entrepreneurship) agar siap dan mandiri saat terjun ke masyarakat kelak.
“Kami ingin para santri tidak hanya mendalami ilmu agama tetapi juga memiliki bekal keterampilan ekonomi. Usaha thiwul instan yang sudah berjalan lebih dari lima tahun ini menjadi sarana belajar bersifat langsung bagi para santri mulai dari proses produksi, pengemasan hingga pemasaran,” ujar Kyai Toha Sulhan S.Ag disampaikan kepada awak media.
Dengan kemasan siap jual yang lebih praktis dan tahan lama thiwul instan produksi Ponpes Darussalam Lendah kini tidak hanya diminati oleh warga lokal Kulon Progo, tetapi juga mulai rutin dikirim ke berbagai kota luar daerah.
Ke depan Pondok Pesantren Darussalam dari Jatirejo Lendah berharap unit usaha ini dapat terus bertumbuh, menopang perekonomian pondok secara berkelanjutan, sekaligus memberikan dampak positif bagi para petani singkong di wilayah Kapanewon Lendah dan sekitarnya.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
