Bekasi Kota – Di tengah pandemi Covid 19 yang melanda seluruh dunia, tentunya berdampak pada semua sektor. Tetapi tetap optimis masih ada peluang.

Adalah pemilik Telaga Putri di Lampung Tengah yang sudah sembilan tahun berbisnis , Anton mengatakan PMR (Pengantar Minum Racun) semua orang suka dengan musik, beliau mendukung artis yang kurang beruntung.

Agar makin banyak, tentunya berpeluang makin maju ujarnya di teras 124 Sabtu (28/1) Jati Mekar Bekasi

Menambahkan sebagai orkes yang kocak dan membawa pesan moral, sejak tahun 1977, pihak selalu mendukung (support) .

PMR dahulu sempat jaya namum tenggelam namum di harapkan bisa bangkit lagi tambahnya.

Grup musik jenaka Orkes Moral Pengantar Minum Racun (OM PMR) merilis album baru berjudul PMR Not Dead. Meski kini grup yang eksis sejak 1977 itu tinggal menyisakan Harry Kapoor, Imma Naranaa, dan Adjie Cetti Bahadursyah, tetapi OM PMR tetap menjaga nyala semangat berkarya hingga detik ini. Sebelumnya, OM PMR sempat mengalami perubahan formasi setelah ditinggal vokalis eksentrik Johnny Iskandar dan juga dua rekan lainnya yang telah meninggal dunia yaitu Boedi Padukone dan Yuri Mahipal.

PMR Not Dead dirilis di bawah label PMR Records, pada Sabtu 29 Januari 2022. Proses rekaman album ini dikerjakan di Komunitas Taring Babi yang dikelola oleh rekan-rekan dari grup musik Marjinal.

Lewat 10 track yang masuk ke dalam album terbaru, PMR tetap menjaga roh mereka sebagai band dengan kadar humor dan jenaka yang tinggi. Hal itu sudah jelas terlihat dari judul-judul lagu, antara lain “Kuntilanak Jomblo,” “Engkong,” dan “Nyasar

Optimis karena sudah banyak yang kenal, PMR akan eksist lagi di masa akan datang.

Konser ini tetap menetapkan protokol kesehatan yang ketat dan selalu 5 M