Metro
Ketua Umum AAI Terpilih Palmer Situmorang Berikan Pernyataan Sikap Mengenai Munas AAI di Bandung
Published
4 tahun agoon
By
admin
Bandung – Sehubungan dengan adanya pihak-pihak yang memberikan tanggapan keliru serta menyesatkan terkait pelaksanaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Advokat Indonesia yang dilaksanakan secara serentak di 6 (enam) TPM dengan TPM Utama di Hotel Holiday Inn, Jln. Djunjunan No. 96, Bandung (“MUNAS VI AAI”), dengan ini saya, Dr. Palmer Situmorang, S.H., M.H., selaku Ketua Umum AAI masa bakti 2022-2027, menyatakan hal-hal sebagai berikut :
1. Bahwa beredar berita penundaan MUNAS VI AAI karena Covid-19, adalah tidak benar, karena penundaan MUNAS VI AAI bukan semata-mata karena alasan Pandemi Covid-19, melainkan akibat kelalaian Rekan Muhammad Ismak selaku Ketua Umum DPP AAI periode 2015-2020 dalam mengurus permohonan izin keramaian penyelenggaraan acara MUNAS VI AAI ke MABES POLRI;
2. Bahwa kondisi Pandemi Covid-19 telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir dan yang terbaru pada Januari 2022 ditemukan varian Omicron, sebagaimana diberitakan oleh Pemerintah melalui Media Cetak dan Elektronik jumlah penduduk yang dinyatakan positif Covid-19 akan meningkat hingga akhir bulan Februari 2022, sehingga Pemerintah menyatakan keadaan Jawa dan Bali masuk ke Level-3 Penanganan Covid-19, Rekan Ismak selaku Ketua Umum periode 2015-2020 (Demisioner) tidak melakukan tindakan yang patut mencegah afgar peserta Munas tidak terjebak dalam bahaya Pandemi Covid19, padahal seharusnya selaku Ketua Umum Demisioner, penanggungjawab Munas mengambil sikap apakah menunda Munas atau meneruskan Munas. Tetapi pemanggilan Munas dilakukan tanpa terlebih dahulu mempersiapkan / memiliki izin sebelum pemanggilan diumumkan di Koran Republika tanggal 27 Januari 2022, tidak lazim dan tidak patut apalagi dalam situasi pandemi Covid19;
3. Bahwa sejenak menoleh ke belakang, pada tanggal 19 Februari 2021, DPP AAI Periode 2015-2022 telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan MUNAS AAI VI, kemudian pada tanggal 19 Mei 2021 telah diumumkan melalui koran Republika yang terbit pada hari Rabu tanggal 19 Mei 2021 (halaman 15), mengenai pelaksanaan MUNAS VI AAI Tahun 2021 dilaksanakan di Hotel Pullman Bandung Grand Central dan Ibis Styles Bandung Grand Central pada tanggal 25-27 Juni 2021;
4. Bahwa pada tanggal 18 Juni 2021, DPP AAI telah mengeluarkan Surat Keputusan Tentang Penundaan Pelaksanaan Musyawarah Nasional VI Asosiasi Advokat Indonesia (MUNAS AAI) VI Tahun 2021 yang menunda MUNAS VI AAI sampai September 2021 atau selambat-lambatnya pada Bulan Desember 2021;
5. Bahwa penundaan demi penundaan MUNAS VI AAI tersebut menunjukkan bahwa permasalahan Covid-19, bukanlah hal yang baru bagi Ketua Umum DPP AAI periode 2015-2020, sehingga sudah sepatutnya DPP AAI Periode 2015-2022 mencari jalan keluar dalam menyelenggarakan MUNAS VI AAI di tengah kondisi Covid-19;
6. Bahwa pada tanggal 17 Januari 2022, DPP AAI telah mengeluarkan Surat Pemberitahuan dan Undangan MUNAS VI AAI Tahun 2022, diikuti dengan pengumuman melalui koran Republika yang terbit pada hari Kamis tanggal 27 Januari 2022 (halaman 10), mengenai Panggilan dan Undangan Musyawarah Nasional Asosiasi Advokat Indonesia Tahun 2022 dilaksanakan di : (i) Hotel Holiday Inn Bandung (TPM Utama); (ii) Hotel Aryaduta Medan (TPM-1); (iii) Hotel Novotel Palembang (TPM-2); (iv) Hotel The Sultan Hotel & Residential Jakarta (TPM-3); (v) Hotel Aryaduta Bandung (TPM-4); dan (vi) Hotel The Stone Hotel Legian Denpasar (TPM-5), pada tanggal 11-13 Februari 2022, MESKIPUN DPP AAI, SC DAN OC BELUM MENDAPATKAN SURAT REKOMENDASI DARI SATGAS COVID-19 KOTA BANDUNG DAN IZIN PENYELENGGARAAN DARI MABES POLRI, dalam hal ini Ketua Umum DPP AAI tidak menyelamatkan, malah membiarkan dan menyembunyikan keadaan ketiadaan perijinan dari anggota peserta Munas, sehingga seluruh peserta Munas terjebak pada ketidakpastian terselenggaranya Munas, sehingga dari 2120 peserta terdaftar yang ikut Munas, namun yang hadir pada ke enam Venue TPM hanya 1200 peserta;
7. Bahwa sangat miris, ternyata DPP AAI 2015-2020 baru menerima Surat Rekomendasi dari Satgas Covid-19 Kota Bandung pada tanggal 04 Februari 2022, dengan rincian jumlah peserta pada setiap venue MUNAS di Bandung adalah sebagai berikut : (i) Hotel Holiday Inn Bandung (TPM Utama) sejumlah 250 peserta; dan (ii) Hotel Aryaduta Bandung (TPM-4) sejumlah 250 peserta, padahal DPP AAI 2015-2020, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC) MUNAS VI AAI menerima peserta mencapai 900 (sembilan ratus) peserta MUNAS VI AAI di Kota Bandung;
8. Bahwa pada kenyataannya, hari H-5, ditengarai enam orang anggota SC dan OC MUNAS VI AAI bernama : WD, RC, AN, ED, Fir, HD, telah dinyatakan positif terpapar Covid-19 dan dengan demikian, sudah seharusnya Ketua Umum DPP AAI 2015-2020 menyatakan kepanitiaan OC, Lock Down, demi menyelamatkan semua peserta sesuai azas utama adalah mengutamakan keselamatan jiwa/nyawa, maka sepatutnya Ketua UMUM AAI Periode 2015-2020 menunda Munas demi keselamatan anggota yang akan hadir, dilayani dan besar potensi bersentuhan dengan OC, namun walaupun telah diketahui membahayakan, justru nyata dibiarkan berlangsung perkumpulan masa yang jelas terdapat kelebihan jumlah peserta MUNAS VI AAI dari jumlah maksimum yang disebutkan dalam rekomendasi Satgas Covid Kota Bandung, Ketua Umum DPP AAI 2015-2020, SC, OC MUNAS VI AAI malah berusaha penambahan venue MUNAS VI AAI, di hotel yang sama, yang tentunya dapat diduga akan ditolak oleh Satgas Covid-19 Kota Bandung karena rekomendasi Satgas Covid tanggal 04 Februari 2022 tersebut di atas, sangat tegas menyebutkan Munas pada Venue Hotel Holiday Inn peserta maksimum 250 orang dan Hotel Aryaduta Bandung maksimum 250 orang, dalam hal ini nyata Ketua Umum DPP AAI 2015-2020, SC dan OC telah sadar sesadar-sadarnya telah melakukan tindakan menyembunyikan keadaan yang sebenarnya dari peserta MUnas, membiarkan anggota peserta Munas terjebak dalam keadaan bahaya ancaman Covid-19, dan terancam Munas dibubarkan yang sepatutnya hal itu mudah diketahui oleh Ketua Umum DPP AAI 2015-2020 yaitu karena tidak adanya ijin dari Satgas Covid untuk kelebihan peserta di atas 250 orang ;
9. Bahwa juga sepatutnya setelah Ketua Umum DPP AAI 2015-2020 mengambil langkah menyatakan OC Lock Down karena telah mengetahui Surat Keputusan Walikota Bandung pada tanggal 5 Februari 2020, Status Jawa dan Bali mencapai level 3 penanganan Covid-19, dikarenakan kasus Covid varian Omicron sangat meningkat dan beberapa instansi pemerintah diantaranya seperti Pengadilan Negeri dan DPR RI telah melakukan Lock Down apabila ditemukan karyawan nyadinyatakan positif Covid-19, bukan itu saja, Rekomendasi Satgas Covid 19 Kota Bandung, tertanggal 04 Februari, hanya memberikan kapasitas maksimum untuk 250 orang saja, yaitu H-7, jika itu dilakukan, para peserta Munas tidak sampai terlanjur membeli tiket untuk datang ke Munas;
10. Bahwa Rekan Muhammad Ismak selaku Ketua Umum DPP AAI periode 2015-2020, yang belum memperoleh izin bukannya mengambil sikap untuk menunda MUNAS VI AAI sebelum peserta MUNAS VI AAI dari luar kota membeli tiket perjalanan, atau tiba di venue MUNAS VI AAI, malah DPP AAI justru membuat panggilan MUNAS meskipun disadarinya belum memperoleh izin penyelenggaraan MUNAS VI AAI dari MABES POLRI dan atas KELALAIAN Rekan Muhammad Ismak selaku Ketua Umum DPP AAI Periode 2015-2020, SC dan OC MUNAS VI AAI tersebut, maka Ketua Umum DPP AAI TELAH GAGAL melaksanakan kewajibannya menyelenggarakan MUNAS, sebagaimana diatur dalam Pasal 9 ayat 2 Anggaran Dasar AAI;
11. Bahwa berdasarkan Pasal 9 ayat 7 Anggaran Dasar AAI, KETUA UMUM HARUS BERTANGGUNGJAWAB atas segala hal yang dikerjakan selama masa jabatannya termasuk atas tidak terlaksananya MUNAS VI AAI, untuk itu Rekan Muhammad Ismak selaku Ketua Umum AAI periode 2015-2020 TIDAK LAGI MEMILIKI LEGITIMASI DAN KEMAMPUAN UNTUK MENJALANKAN MANDAT, TUGAS, DAN KEWAJIBANNYA SELAKU KETUA UMUM;
12. Berdasarkan fakta-fakta tersebut di atas, maka kepemimpinan Rekan Muhammad Ismak selaku Ketua Umum AAI periode 2015-2020 sebagaimana diputuskan oleh MUNAS V AAI berakhir sesuai dengan Anggaran Dasar dan Peraturan Rumah Tangga AAI, karena telah terbukti :
a. Lalai dalam menjalankan tugasnya selaku Ketua Umum DPP AAI periode 2015-2020;
b. Merugikan para anggota AAI peserta MUNAS VI AAI;
c. Merusak nama baik AAI; dan
d. Masa Bakti sebagai Ketua Umum DPP AAI telah berakhir tanggal 31 Desember 2020, dan sejak itu tidak ada perpanjangan masa jabatan Ketua Umum yang didapatkan dari institusi yang sah, karena Ketua Umum AAI diangkat dan dipilih dalam Munas sesuai ketentuan Pasal 8 ayat (1) AD dan ketentuan tersebut masih berlaku hingga saat ini (belum pernah dilakukan perubahan).
13. Bahwa pada tanggal 11 Februari 2022, Ketua Umum tidak menemui peserta Munas di Venue Utama, bahkan penundaan dan pengumuman DPP AAI periode 2015-2020 dilakukan di Jl. Jakarta No. 36, Kebon Waru, Bandung (sebelah Kejaksaan Negeri Bandung), bukan dilakukan di Hotel Holiday Inn sebagai Venue Utama yang ditetapkan dalam iklan panggilan Munas di Koran Republika.
14. Bahwa atas kekosongan pengurus AAI, dan demi menyelamatkan keberlangsungan kepengurusan dan tanggung jawab hukum maupun eksistensi AAI ke luar maupun ke dalam Pengadilan, maka anggota dan DPC-DPC yang hadir di TPM Utama dan diikuti di TPM-TPM MUNAS VI AAI lainnya secara sepakat telah membuat, membuka dan menyelenggarakan Munas AAI Ke VI, dengan keputusan; menunjuk dan mengangkat secara aklamasi nama-nama sebagai berikut :
a. Dr. Palmer Situmorang, S.H., M.H. sebagai Ketua Umum Pusat AAI;
b. Dr. Hendri Donal sebagai Sekretaris Jenderal Pusat AAI;
c. Dr. Efran Helmi Juni sebagai Wakil Ketua Umum Pusat AAI;
d. Kuswara S Taryono, S.H., M.H. sebagai Ketua Dewan Kehormatan Pusat AAI;
e. Dr. KPHA Tjandra Sridjaja Pradjonggo, S.H., M.H. sebagai Ketua Dewan Penasihat AAI; dan
f. Johnson Panjaitan, S.H. sebagai Ketua Komisi Pengawas AAI.
untuk menjalankan tugas dan tanggung jawab masing-masing untuk masa bakti 2022 – 2027 sebagaimana ketentuan Anggaran Dasar dan Peraturan Rumah Tangga AAI; dan
15. Bahwa kami, yang nama-namanya disebutkan di atas, diberi kewenangan untuk membentuk organ dan alat kelengkapan organisasi serta diberikan mandat, kewenangan, dan tugas untuk mengambil tindakan hukum. Untuk itu, telah kami persiapkan langkah hukum, baik melalui jalur perdata, pidana dan kode etik, atas kerugian anggota peserta MUNAS VI AAI dan lain sebagainya yang dipandang perlu.
Demikian Press Release ini saya sampaikan sebagai pemberitahuan kepada masyarakat luas, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih.
Jakarta, 16 Februari 2012
Hormat saya,
Dewan Pimpinan Pusat
Asosiasi Advokat Indonesia
TtdTtd
Dr. Palmer Situmorang, S.H., M.H Dr. Hendri Donal S.H., M.H
Ketua Umum 2022-2027Sekretaris Jenderal 2022-2027
You may like
Metro
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Published
18 jam agoon
Juli 30, 2026
KULON PROGO — Karya post.com,Perjuangan panjang komunitas Generasi muda Kulon Progo (GMK) yang berdiri tahun 2009 dengan misi membangun jati diri melalui karya ide dalam suatu wadah pemersatu untuk mengembangkan daya kreativitas generasi mudanya dalam mengemban cita-cita Pahlawan Bangsa sekaligus mempunyai kepedulian tinggi terhadap lingkungannya untuk berbagi dan berbakti. ( 30/7/2026 ).
Momen di tahun 2026 dalam mengawal sejarah lokal kembali memasuki babak baru sebagai bentuk peran aktif semangat Generasi mudanya melalui komunitas GMK terus menunjukkan komitmennya untuk memperjuangkan gelar Pahlawan Nasional bagi RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa melalui aksi roadshow dan audiensi ke fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Dalam aksi terbarunya,perwakilan dari Generasi muda GMK yaitu Hafidz generasi muda dari Kecamatan Sentolo dengan di dampingi oleh Budi Legowo Santoso yang merupakan senior dari GMK sekaligus Penasehat DPD PWMOI / Persatuan Wartawan Media online Indonesia wilayah kabupaten Kulon Progo Yogyakarta melakukan silaturahmi politik ke Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten Kulon Progo.
Rombongan perwakilan dari Komunitas GMK/Generasi muda Kulon Progo diterima langsung oleh anggota Fraksi PKB DPRD KP bapak Kartono yang juga merupakan ketua Komisi III DPRD Kulon Progo.
Pertemuan tersebut bertujuan untuk menggalang dukungan politik yang solid dari legislatif demi mempercepat proses pengusulan
RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa di tingkat nasional.
Perjuangan Panjang dan Harapan cerita sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa yang merupakan putra kandung dari Pangeran Diponegoro yang mana di masa lampau ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo berharap aspirasi dari GMK cerita sejarah kepahlawanannya bisa masuk dalam Curriculum Sekolah melalui dinas pendidikan kabupaten kulon Progo.
Langkah awal menyambangi fraksi PKB ini merupakan bagian dari rangkaian roadshow yang akan menyasar seluruh fraksi di DPRD Kulon Progo dan Aksi ini mempertegas ikhtiar maupun upaya dari GMK yang sudah berlangsung lama di mana sebelumnya audiensi serupa telah dilakukan ke jajaran Pemerintah Daerah (Pemda) hingga Pimpinan DPRD Kulon Progo.
Selain memperjuangkan gelar kepahlawanan di tingkat pusat GMK juga membawa misi edukatif bagi generasi penerus di Kulon Progo
“Kami berharap rekam jejak dan sejarah perjuangan RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa ini dapat diakomodasi sebagai bahan kurikulum muatan lokal di sekolah-sekolah karena sangat penting bagi generasi muda Kulon Progo untuk mengenal tokoh lokalnya sendiri yang telah gigih berjuang melawan penjajah kolonial belanda” tegas perwakilan GMK di sela-sela kegiatan silaturahmi di fraksi PKB DPRD Kulon Progo.
Sinyal Positif dari legislatif menanggapi aspirasi dan gerak cepat para pemuda GMK dalam menyampaikan aspirasinya termasuk penyerahan Buku sejarah kepahlawanan dari RM Bagus singlon atau Ki Sadewa , bapak Kartono anggota DPRD Kulon Progo dari fraksi PKB memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi GMK dalam merawat sejarah perjuangan daerah kemudian
pihaknya menyatakan siap pasang badan untuk meneruskan dan mengawal aspirasi ini ke jenjang kelembagaan yang lebih tinggi, baik di tingkat kabupaten, provinsi, maupun ke jajaran kementerian terkait melalui jalur fraksi.
RM Kukuh Hertasning Wayah dalem Sri Sultan HB VIII dari Dalem Benawan kita Yogyakarta menjelaskan kepada awak media pada saat audensi beliau ikut mendampingi perwakilan dari sesepuh Paguyuban Trah RM Bagus singlon atau Ki Sadewa bersama perwakilan dari ormas DPC IP-KI / Ikatan Pendukung kemerdekaan Indonesia,KB-FKPPI PC.1204./ Forum Komunikasi putra dan putri Purnawirawan TNI-Polri ,Lembaga MLKI Kulon Progo maupun komunitas GMK bahwa agenda audensi dalam menyampaikan usulan pahlawan Nasional RM Bagus singlon atau Ki Sadewa ke Pemda kulon Progo dan DPRD Kulon Progo sudah berjalan dengan baik bahkan di lanjutkan dengan menyampaikan aspirasi dalam bentuk surat dukungan bersama dari semua komponen masyarakat secara kelembagaan dengan bersurat kepada Ketua DPR-RI di jakarta dengan harapan akan ada kajian penelusuran sejarah kepahlawanan dari Bagus singlon atau Ki Sadewa yang ikut melakukan perlawanan terhadap penjajah kolonial Belanda di kabupaten kulon Progo sampai beliau wafat.
Priyo Santoso SH.MH seorang Advokat sekaligus tokoh masyarakat menyampaikan melalui sinergi erat antara elemen pemuda, tokoh senior dan lembaga legislatif ini kami tetap optimis nama RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa dapat segera terukir sah dalam lembaran sejarah Pahlawan bangsa tentunya dengan memperbanyak kegiatan dengan segmen edukatif seperti sosialisasi melalui event-event yang bersifat interaksi dengan masyarakat seperti seminar maupun sarasehan sebagai bentuk dukungan moral terhadap usulan tersebut begitu disampaikan kepada awak media.
Jurnalis Budi Legowo Santoso
Metro
PT. Surya Segara Punya 100+ Mitra, dari PELNI hingga Pertamina
Published
20 jam agoon
Juli 30, 2026
JAKARTA – PT Surya Segara terus memperkuat bisnis penyediaan peralatan keselamatan maritim (safety marine) dan perlengkapan kapal di Indonesia. Perusahaan yang telah beroperasi sejak 1974 tersebut kini tercatat menjalin kemitraan dengan lebih dari 100 perusahaan, mulai dari BUMN, swasta nasional hingga perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia.
Owner PT Surya Segara, Cut Irdianty, mengatakan jaringan kemitraan tersebut mencakup sejumlah perusahaan besar, di antaranya PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI), Duta Marine, dan Pertamina.
“Sejauh ini yang sudah bekerja sama lebih dari 100 perusahaan. Ada BUMN, swasta, dan perusahaan asing yang beroperasi di sini juga ada,” ujar Cut Irdianty saat ditemui di sela-sela pameran InaMarine 2026 di Jakarta, Kamis (30/7/2026).
Menurut Cut, bisnis Surya Segara tidak hanya menyasar kebutuhan keselamatan armada kapal, tetapi juga mencakup sektor onshore dan offshore, termasuk industri minyak dan gas (migas).
Untuk mendekatkan layanan dengan pelanggan, Surya Segara telah membangun jaringan operasional di sejumlah wilayah yang menjadi pusat aktivitas industri maritim. Jaringan tersebut mencakup Jakarta, Merak, Cilacap, Surabaya, Banyuwangi, Bali, Labuan Bajo, Balikpapan, hingga Makassar.
Dalam memenuhi kebutuhan pelanggan, perusahaan mengombinasikan produk manufaktur dalam negeri dengan produk impor dari sejumlah negara, antara lain China, Inggris, dan Denmark.
Salah satu produk yang menjadi andalan dan banyak diminati pelanggan adalah liferaft, yakni sekoci penyelamat darurat yang menjadi bagian penting dari perangkat keselamatan kapal.
Cut mengatakan aspek kualitas dan kepastian layanan menjadi salah satu perhatian utama perusahaan. Karena itu, Surya Segara memastikan produk dan layanan yang ditawarkan dilengkapi sertifikasi resmi serta garansi.
“Untuk harga yang kami tawarkan sangat kompetitif. Untuk layanan jasa servis, kisaran harganya mulai dari Rp5 jutaan. Setiap produk dan layanan juga dilindungi garansi serta dilengkapi sertifikasi resmi,” katanya.
Keikutsertaan Surya Segara dalam InaMarine 2026 menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperluas jejaring bisnis dan membuka peluang kerja sama baru di industri maritim.
Perusahaan berharap penguatan jaringan tersebut dapat meningkatkan kontribusinya dalam memenuhi kebutuhan peralatan keselamatan maritim, perlengkapan kapal, serta kebutuhan rig untuk sektor onshore maupun offshore, baik di pasar domestik maupun internasional.
“Harapan kami bisa terus memenuhi kebutuhan keselamatan maritim dan pasokan alat kapal serta rig (onshore/offshore), baik untuk pasar nasional maupun internasional,” ujar Cut.
Metro
Kendalikan Pikiran, Ubah Masa Depan: Sukses Besar Lewat Training Mind Power
Published
21 jam agoon
Juli 30, 2026
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“

Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.

Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma
mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg
Mind Power/kekuatan pikiran benar-benar mengungkap tentang power/kekuatan; kekuatan untuk mengambil kendali penuh atas pikiranmu, emosimu, dan hidupmu. Pikiran dan pola berpikirmu benar-benar menginformasikan segala sesuatu yang kamu rasakan, katakan, dan lakukan. Bayangkan betapa efektifnya kamu dapat memerintah dan memengaruhi arah hidupmu jika kamu tahu cara mengendalikan kekuatan pikiranmu.
Belajar mengendalikan rasa takut dan kecemasan; meningkatkan semua hubungan dalam kehidupan pribadi dan kerjamu; manfaatkan kekuatan penuh memori/ingatan, logika, dan keterampilan analitismu; menjadi lebih persuasif, berpengaruh dan berdampak; dan buka pikiranmu untuk bersikap “apa yang bisa dilakukan?“
Pelatihan itulah yang dilakukan oleh Ikatan Alumni PPM School of Management (IKA PPM) dibawah Komando Ketua Umum IKA PPM. David Chandrawan,, S.T., M.M mengadakan Effective Learning Skill, sebuah pelatihan satu hari penuh yang diadakan pada Minggu, 26 Juli 2026 di PPM School of Management, Menteng, Jakarta, bersama pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA dan Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS. Pelatihan ini diikuti 65 oranang yang berfokus pada teknik belajar cepat dan praktis bagi kalangan eksekutif, akademisi, serta professional.
Materi Utama Pelatihan:
Seminar 1 (satu) hari full praktek. Materi yang dipakai para leader buat briefing, analisis, dan presentasi ke Direksi, seperti :
Speed Reading: Teknik membaca cepat untuk memahami buku teks dan jurnal ilmiah dalam waktu singkat. Bedah laporan 50 halaman dalam 30 menit. Ambil Insight, bukan capek mata.
Mind Mapping & Rich Picture: Metode membuat catatan visual yang efektif guna menuangkan gagasan, ceramah, maupun naskah. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Super Memory: Cara melatih daya ingat agar informasi baru tersimpan kuat dan mudah dipanggil kembali (recall) saat dibutuhkan. Rapat 1 jam jadi catatan 1 halaman. Tim kita auto paham.
Mind Power: Pengaturan potensi mental untuk meningkatkan produktivitas serta mempercepat proses pengambilan keputusan. Teknik fokus ala eksekutif. Anti-distract notifikasi WA.
Apa Pun Mungkin
Kamu hanya tertahan oleh keterbatasan pikiranmu. Di tempat kerja dan kehidupan pribadimu, Mind Power Skills akan menunjukkan kepadamu bagaimana mengambil kendali, mengubah sikapmu, dan menciptakan masa depanmu yang sukses.
Doa dan keyakinannya dikabulkan Tuhan, sel-sel kanker ganas di tubuhnya menghilang. Kekuatan doa dan keyakinan yang kuat memang mampu menimbulkan kesuksesan yang luar biasa. Sukses memang tidak hanya diraih dengan bekerja keras, tetapi juga dengan keyakinan yang kuat dan doa. Dalam hal ini, bila kesukesan bisa dipermudah dengan cara lain, mengapa tidak? Apalagi, bila cara tersebut bisa menghemat energi. Sisa energi yang lain bisa digunakan untuk menciptakan kesuksesan berikutnya.
Salah satu cara untuk meningkatkan kesuksesan adalah melalui skill pembelajaran efektif (effective learning skill) dengan cara mengoptimalkan kekuatan otak kita (mind power). Cara tersebut diyakini mampu membangkitkan kekuatan alam bawah sadar kita untuk mencapai kesuksesan yang kita inginkan.
Menurut pembicara Ir. Sumartoyo, M.B.A., DBA, pikiran manusia itu 88% merupakan pikiran bawah sadar. Di dalam pikiran bawah sadar ini tertanam ingatan jangka panjang, kebiasaan, dan citra diri seseorang.
“Citra diri ini terkait dengan kesuksesan yang diraih seseorang, apakah itu kesehatan, karier, bisnis, atau proses terciptanya ide-ide kreatif,” ujar Sumartoyo di Jakarta, Minggu (26/07/2026). Citra diri ini umumnya dibentuk oleh lingkungan di mana seseorang berada. Beruntunglah mereka yang hidup di lingkungan yang mampu membentuk citra dirinya dengan positif.
Ambil contoh, orang tua yang terbiasa memberi pujian hebat manakala anaknya berhasil melakukan sesuatu. Bila anak tidak mampu melakukannya, sebaiknya orang tua pun tetap men- support dengan mengatakan “kamu pasti bisa, cuma mungkin perlu latihan lagi”, atau kata-kata memotivasi lainnya. Kata-kata bermuatan motivasi itu tentu juga berpengaruh bagi orang dewasa. Maka, yakinlah bahwa kita mampu melakukan sesuatu sesuai dengan target yang diinginkan.
Meditasi Sebagai Alat Bantu
Untuk mewujudkan target yang diinginkan, memang tidak mudah. Bagi orang awam, mungkin diperlukan alat bantu untuk memprogram pikiran bawah sadar. Meditasi mungkin bisa dilakukan untuk masuk ke alam bawah sadar di mana otak berada dalam gelombang alpha yang rileks dan selanjutnya masuk ke gelombang teta.
“Dalam keadaan rileks, otak akan fokus pada satu hal sehingga memudahkan kita melakukan pekerjaan yang dilakukan. Sedangkan dalam gelombang teta, orang biasanya mudah mendapat inspirasi dan kekuatan untuk mewujudkan keinginannya,” jelasnya.
Cara ini lah yang sering dilakukan oleh Rektor MNC University, Dendi Pratama, S.Sn., M.M., M.Ds, salah satu pesertra pelatihan yang sudah mengikuti kegiatan pelatihan ini berulang sebanyak 4X. Guna mendapatkan inspirasi dalam menciptakan ide-ide kreatifnya, ia sering melakukan meditasi. “Biasanya dengan meditasi, pikiran saya kembali segar dan muncul ide-ide baru untuk dituangkan menjadi desain busana,” kata Dendi Pratama, alumnus PPM School of Management, Magister Manajemen Eksekutif (MME) angkatan 47.
Lantas, apa yang bisa dilakukan ketika berada di alam bawah sadar? Menurut Ir. Yanto Sidik Pratiknyo, M.A., Dipl.Ccoop., CMI, CHRS, Instruktur pendamping Sumartoyo, kita harus senantiasa memprogram pikiran dengan afirmasi dan visualisasikan target yang diinginkan. “Berpikirlah secara personal, positif, dan present tense (saat ini, red) bahwa saya mampu melakukannya. Ucapkan di dalam hati secara berulang-ulang, persistence, dan dengan keinginan atau passion yang kuat, serta divisualisasikan dalam kepala kita agar menjadi kenyataan,” ujarnya.
Misalnya saja kita memiliki keinginan untuk menurunkan berat badan, aplikasikan keinginan itu dengan bahasa yang positif. Ucapkan, saya langsing, bukan tidak gemuk. Citra diri bahwa saya langsing berhasil diterapkan oleh seseorang di PPM School. “Dengan selalu mengucapkan saya langsing, Bapak tersebut bisa mengontrol makanannya sehingga mampu menurunkan berat badan dari 87 kg menjadi 75 kg,” tutur Yanto.
Semoga wawasan dan keterampilan yang diperoleh setiap peserta pelatihan, dapat membantu belajar lebih efektif, bekerja lebih produktif, serta mengambil keputusan dengan lebih cepat dan tepat.
Terima kasih atas antusiasme dan partisipasi seluruh peserta. Sampai jumpa pada program pengembangan diri berikutnya yang diselenggarakan oleh IKA PPM. Cek Informasinya di Instagram (IG) : IKA_PPM
#IKAPPM #PPMSchoolOfManagement #EffectiveLearningSkill #LifelongLearning
#ExecutiveLearningProfessionalDevelopment #SpeedReading
#MindMapping #SuperMemory #MindPower #BerdampakNyata
Polres Tangsel Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan di Kranggan
Tindak Lanjuti Arahan Presiden, Wakapolri dan Wamen Kehutanan Konsolidasikan Langkah Nasional Hadapi El Nino dan Karhutla
Perkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
Forum Komunikasi Pejuang NKRI Gelar Sarasehan Kebangsaan Negara Indonesia Maju
Deklarasi Forum Wartawan Jakarta
Abuba Steak Cipete Gelar Lomba Makan Wagyu Eating Competition 2019
Trending
-
Metro2 hari agoKetua Bid Pemuda dan Olahraga DPP Golkar Said Aldi Al Idrus Usulkan Munas AMPI Segera Dilaksanakan
-
nasional2 hari agoAPKIDA Meet & Greet 2026 Bahas Hilirisasi, Liquid CO2, dan Inovasi untuk Masa Depan Industri Kimia Indonesia
-
Metro2 hari agoUbah Tren Studi Banding, Tuwanggana Ajak Tamu Pemda Belajar Langsung dari Akar Rumput
-
Metro18 jam agoPerkuat Dukungan Politik, GMK Pastikan Usulan Pahlawan Nasional RM Bagus Singlon atau Ki Sadewa Terus Menggema
-
Metro2 hari agoMangara T. Marpaung Dorong Industri Manfaatkan Liquid CO2, PT Kaltim Parna Industri Tampil di Chemical Indonesia 2026
-
TNI / Polri3 hari agoKapolda Metro Jaya dan Pangdam Jaya Kunjungi Pangkormar, Perkuat Sinergi TNI-Polri
-
TNI / Polri3 hari agoBegini Cara Resmi Urus BPKB Hilang
-
Metro3 hari agoChandra Motik: Pameran Industri Jadi Ruang Strategis Cetak SDM Unggul dan Perkuat Industri Nasional
